Powered by Blogger.
Latest Post

Saham HK Turun Ditengah Ketegangan Suriah, PetroChina Terjun

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Wednesday, August 28, 2013 | 9:18 AM


Bloomberg, (28/8) - Bursa Hong Kong turun, dengan indeks patokan jatuh hari kedua, di tengah kekhawatiran meningkatnya serangan militer terhadap Suriah yang mungkin dapat mengganggu pasokan minyak. PetroChina Co. dan Kunlun Energy Co. merosot setelah eksekutif mengundurkan diri di tengah tindakan keras anti-korupsi di China.

Indeks Hang Seng turun 1,4 persen menjadi 21,569.73 pada pukul 9:31 pagi di Hong Kong, penurunan terbesar sejak 20 Agustus Semua kecuali dua saham jatuh pada indeks 50-anggota. Indeks Hang Seng China Enterprises kehilangan 1,7 persen menjadi 9,820.66. Saham turun pada pekan lalu terhadap ekspektasi AS akan mengekang stimulus secepatnya bulan depan.

'Tumbuhnya risiko geopolitik di Timur Tengah dan ketidakpastian yang tidak menentu tentang kebijakan moneter AS telah digabungkan menjadi badai yang sempurna,' kata Matthew Sherwood, kepala pasar penelitian di Investasi Abadi yang berbasis di Sydney dalam sebuah e-mail. 'Pada saat likuiditas ringan dan pasar cenderung terus menuju yang lebih rendah.'

Indeks Hang Seng melemah 3,5 persen tahun ini sampai kemarin, kinerja terburuk kedua di antara negara maju yang dilacak oleh Bloomberg. Indeks kemarin diperdagangkan pada 10,47 kali estimasi pendapatan, dibandingkan dengan 14,8 untuk Standard & Poor 500 dan 13,66 pada Indeks Stoxx 600 Eropa.

Indeks S & P 500 naik 0,3 persen hari ini. Indeks itu turun 1,6 persen di New York kemarin, penurunan terbesar dalam sembilan minggu, seperti Amerika Serikat, Perancis dan Inggris meletakkan dasar hukum bagi serangan militer terhadap Suriah setelah pemerintah diduga berbalik menggunakan senjata kimia pada rakyatnya. Ketegangan melebihi data yang menunjukkan kepercayaan konsumen secara tak terduga naik. (frk)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:18 AM

Saham Asia Jatuh Sementara Minyak Mentah Naik terhadap Suriah


Bloomberg, (28/8) - Saham Asia melemah hari kedua, dipimpin oleh saham Jepang, sementara minyak mentah memperpanjang keuntungan di tengah kekhawatiran AS akan mengambil tindakan militer terhadap Suriah. Crop berjangka rebound seiring kebanyakan logam mulia naik dan dolar Australia melemah terhadap greenback.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 1,3 persen pada pukul 10:06 pagi di Tokyo seiring Indeks Topix Jepang merosot 2,1 persen, ditetapkan untuk penutupan terendah sejak 27 Juni. Indeks Standard & Poor 500 berjangka naik 0,2 persen setelah indeks jatuh 1,6 persen di New York. Dolar Aussie melemah 0,4 persen menjadi 89,49 sen AS dan rupee India memperpanjang menurun ke depan. Minyak mentah WTI naik hari kedua, menambahkan 0,6 persen. (frk)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:15 AM

Index S&P 500 Jatuh, 9 Pekan Terakhir ditengah Ketegangan di Syria


Bloomberg (28/8) – Saham-saham A.S jatuh, dengan sebagian besar Index Standard & Poor’s 500 yang jatuh sejak tanggal 20 Juni, seiring dengan meningkatnya ketegangan terhadap kemungkinan aksi militer di Syria yang membayangi sebuah laporan yang memperlihatkan tingkat keyakinan konsumen yang naik secara tidak terduga dibulan Agustus.

Saham di sektor keuangan dan juga teknologi turun sedikitnya 2% untuk memimpin penurunan diantara 10 industri utama S&P 500, selain itu American Express Co. dan Microsoft Corp. turun lebih dari 2.3%, Southwest Airlines Co. jatuh 3.5% ditengah kecemasan naiknya harga minyak yang akan mendorong harga bahan bakar, D.R. Horton Inc. jatuh 3.8% seiring dengan sebuah laporan yang telah memperlihatkan meningkatnya harga perumahan real estate dibulan Juni yang berada pada laju yang lebih lambat.

Sementara itu Index S&P 500 turun 1.6% menuju ke level 1,630.48 pada jam 4 sore di New York, yang merupakan level penutupan terendah sejak tanggal 3 Juli dan sebanyak 4.6% dibawah rekor terakhir pada tanggal 2 Agustus, selain itu Dow Jones Industrial Average jatuh 1.1% sejumlah 170.33 poin menuju ke level 14,776.13, acuan tersebut telah terjatuh delapan kali dari 10 sesi terakhir menuju ke level terendahnya sejak tanggal 25 Juni.(tito)

http://www.bloomberg.com/news/2013-08-27/u-s-stock-index-futures-fall-before-confidence-report.html
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 7:56 AM

Nikkei Siap Jatuh Terhadap Kecemasan di Syria, Yen Naik


Reuters (28/8) - TOKYO – Index Nikkei Jepang sedang bersiap menghadapi sebuah penurunan tajam dihari Rabu ini, memperpanjang penurunannya menuju hari ketiga pada ketidakpastian geopolitik terhadap kemungkinan serangan militer A.S terhadap pemerintahan Syria.

Para pemain di market mengatakan bahwa Index Nikkei kemungkinan akan ditransaksikan diantara level 13,100 hingga 13,400 setelah jatuh sebanyak 0.7% menuju ke level 13,542.37 pada hari Selasa kemarin, acuan tersebut diperkirakan akan menembus garis support immediate sebesar 13,270.72, sebuah retracement pada penurunan dari level tertingginya dibulan Maret menuju ke level terendahnya dibulan Juni.

Penutupan Index Nikkei di Chicago berada dilevel 13,200, turun sebanyak 2.5% dari penutupan di Osaka pada level 13,540.

Sementara itu para partisipan di market mengatakan bahwa terdapat kemungkinan bahwa market akan melihat sebuah aksi jual secara luas, dengan para eksportir yang memimpin penurunan tersebut dibalik dari naiknya mata uang yen seiring dengan ketidakpastian geopolitik yang telah mendesak para investor untuk bertumpuk menuju safe haven mata uang Jepang.(tito)

http://www.reuters.com/article/2013/08/27/markets-japan-stocks-idUSL4N0GS3UU20130827
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 7:52 AM

Isu suriah kian menekan Wall Street

NEW YORK. Mayoritas saham yang diperdagangkan di bursa AS ditutup melemah tadi malam di New York. Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 16.00 waktu setempat, indeks S&P 500 tergerus 1,6% menjadi 1.630. Ini merupakan level penutupan terendah sejak 3 Juli dan hanya berjarak 4,6% dari level rekor terendah yang tercipta 2 Agustus lalu.

Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,1% menjadi 14.776,13. Indeks acuan ini sudah menurun selama delapan dari 10 sesi ke posisi terendahnya sejak 25 Juni.

Sektor finansial dan teknologi merupakan sektor dengan penurunan terbesar di antara 10 sektor lainnya sebesar 2%. Adapun pergerakan sejumlah saham yang turut mempengaruhi bursa AS adalah American Express Co dan Microsoft Co yang turun lebih dari 2,3%. Sementara, saham Southwest Airlines Co melorot 3,5% dan DR Horton Inc turun 3,8%.

Penurunan bursa AS dipicu oleh semakin tingginya ketegangan geopolitik atas aksi militer di Suriah. Faktor ini membayangi data kepercayaan konsumen AS yang secara tidak terduga mencatatkan kenaikan pada Agustus.

"Pelaku pasar menunggu apa yang akan terjadi di Suriah. Apakah ketegangan akan meningkat? Harga energi, jika naik tinggi, apakah akan mengganggu kekuatan ekonomi yang sudah muncul akhir-akhir ini? Jika harga pangan dan bahan bakar naik, kita akan melihat terjadinya inflasi dan hal itu akan mempengaruhi kebijakan the Fed," jelas Randy Bateman, chief investment officer Huntington Asset Advisors di Columbus, Ohio.

http://investasi.kontan.co.id/news/isu-suriah-kian-menekan-wall-street
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 7:37 AM

Minyak naik diperdagangan Asia pagi ini

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Tuesday, August 27, 2013 | 11:19 AM

AFP, (27/8) - Harga minyak naik di tengah kekhawatiran atas kemungkinan aksi militer AS terhadap Suriah setelah Washington memperingatkan rezim Presiden Bashar al-Assad akan menghadapi tindakan atas serangan senjata kimia yang dituduhkan.

Kontrak utama New York, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober, naik 57 sen menjadi $ 106,49 dalam perdagangan Asia di pertengahan pagi, dan minyak mentah jenis Brent North Sea untuk pengiriman Oktober naik 45 sen menjadi $ 111,18.

Kelly Teoh, ahli strategi pasar dari IG Markets di Singapura mengatakan bahwa investor tengah mengantisipasi kemungkinan tindakan terhadap Suriah terhadap dugaan tuduhan penggunaan senjata kimia, meski telah dibantah oleh pihak Damaskus.

'Selama beberapa hari terakhir kita telah melihat rekaman (dari dugaan serangan kimia) dan itu benar-benar keji,' katanya kepada AFP. 'Itu tergantung pada apakah dunia akan bergabung dan menghentikan hal ini. Investor harus mencerna peristiwa.'

Amerika Serikat pada hari Senin mengeluarkan peringatan keras kepada Suriah.

'Biar aku jelas. Pembantaian warga sipil, pembunuhan perempuan dan anak-anak yang tak bersalah oleh senjata kimia adalah tindakan tidak bermoral,' kata Menteri Luar Negeri AS, John Kerry dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi.

Kerry mengatakan Washington akan memberikan lebih banyak bukti terhadap siapa yang berada di belakang serangan itu, dan Presiden AS Barack Obama bertekad bagi mereka yang bersalah akan menghadapi konsekuensinya.

'Jika kemungkinan AS meningkat respon militernya, ini akan meningkatkan ketegangan di Timur Tengah dan mempengaruhi stabilitas dari wilayah kunci penghasil minyak dunia, sehingga bisa menaikan harga,' kata Phillip Futures dalam sebuah catatan. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 11:19 AM

Dollar naik terkait peringatan AS kepada Suriah



AFP, (27/8) - Dolar dan yen menguat pada Senin kemarin setelah AS menyampaikan peringatan kepada Suriah atas serangan senjata kimia yang telah menewaskan ratusan jiwa.

Keuntungan yang kecil di dapat di antara mata uang utama, tetapi mata uang emerging market jatuh lebih lanjut di tengah meningkatnya ketegangan Timur Tengah.

Pada 04.00 WIB, euro berada di $ 1,3369, dibandingkan dengan $ 1,3381 pada Jumat sore.

Dolar dibeli seharga 98,51 yen, turun sedikit dari posisi 98,71 yen, dan euro berada di 131,68 yen, dibandingkan dengan 132,11 yen pada hari Jumat lalu.

Menteri Luar Negeri AS, John Kerry memberikan peringatan yang paling eksplisit kepada Damaskus bahwa AS akan mengambil tindakan keras atas serangan senjata kimia yang ia di cap sebagai 'kecabulan moral'.

'Presiden Obama percaya bahwa harus ada pertanggungjawaban bagi mereka yang menggunakan senjata paling keji di dunia terhadap orang-orang yang paling rentan di dunia,' katanya.

Mata uang di Thailand, India, Indonesia, Brasil, Meksiko dan Afrika Selatan semua meluncur lebih jauh mengikuti penurunan ekonomi lebih lanjut dan investor mencari imbal hasil investasi yang lebih tinggi ke obligasi Treasury AS dan kekhawatiran Suriah mendorong para pedagang beralih ke safe haven investasi. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:21 AM

Saham Asia Jatuh, AS Meminta Akuntabel Suriah



Bloomberg, (27/8) - Saham Asia jatuh, dengan indeks patokan regional siap untuk memangkas kenaikan dua hari, setelah Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan bahwa presiden akan meminta tanggung jawab pemerintah Suriah setelah menggunakan senjata kimia.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,3 persen menjadi 132,28 pada pukul 09:01 pagi di Tokyo. Indeks Topix Jepang kehilangan 0,5 persen persen. Pasar China dan Hong Kong belum dibuka.

Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 turun 0,1 persen hari ini. Pengukur kehilangan 0,4 persen kemarin, membalikkan keuntungan, seperti Kerry mengatakan Presiden Barack Obama sedang berkonsultasi dengan sekutu dan anggota Kongres setelah Suriah “kehilangan moral” menggunakan senjata kimia terhadap rakyatnya.

Indeks Asia-Pacific naik 1,7 persen tahun ini sampai kemarin, tertinggal lonjakan 16 persen di S & P 500 karena pertumbuhan melambat di China dan spekulasi bahwa Fed akan mengurangi stimulus ekonomi yang mendorong para investor untuk menjual aset di Asia dan pasar negara berkembang.

Indeks MSCI Asia Pacific diperdagangkan pada 12,9 kali estimasi laba kemarin, dibandingkan dengan 15 untuk Indeks S & P 500 dan 13,9 kali untuk Indeks Stoxx 600 Eropa, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Kontrak berjangka pada Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,2 persen dan kontrak di Indeks Hang Seng China Enterprises perusahaan perdagangan China di Hong Kong menguat 0,1 persen. Indeks Ekuitas Bloomberg China-AS merupakan saham Cina yang paling-diperdagangkan di AS turun 0,2 persen kemarin. (frk)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:19 AM

Index Nikkei Siap Terjatuh pada Lemahnya Perdagangan Wall Street


Reuters (27/8)- TOKYO – Index Nikkei Jepang siap dibuka lebih rendah pada hari Selasa ini, menelusuri terhadap sebuah penurunan pada Wall Street, dengan para investor yang kemungkinan akan tetap tersisihkan ditengah kurangnya petunjuk perdagangan.

Index Nikkei kemungkinan akan ditransaksikan diantara level 13,400 dan 13,700, menurut para ahli strategi, setelah turun sebanyak 0.2% menuju ke level 13,636.28 dihari Senin kemarin, sementara itu Index Topix yang lebih luas telah menurun sebanyak 0.1% menuju ke level 1,140.00.

Index Nikkei ditutup pada level 13,540 hari Senin kemarin di Chicago, turun sebanyak 0.8% dari penutupan di Osaka sebanyak 13,650.(tito)

http://www.reuters.com/article/2013/08/26/markets-japan-stocks-idUSL4N0GR1SK20130826
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:14 AM

Emas bertahan diatas $ 1400, didukung data AS yang lemah


Reuters, (27/8) SINGAPURA - Emas berada di atas $ 1.400 per ounce pada Selasa, melayang mendekati tertingginya dalam 11 minggu, didukung oleh data AS yang lemah bahwa para pedagang berharap bisa menghalangi rencana Federal Reserve AS untuk mengukur penurunan stimulus tahun ini.

Emas Spot telah jatuh 0,1 persen menjadi $ 1,402.56 per ounce pada pukul 07:07 pagi waktu setempat, sementara emas AS naik sekitar $ 9 sampai $ 1,402.40.

Pesanan untuk barang manufaktur tahan lama AS mencatat penurunan terbesar mereka dalam hampir setahun pada bulan Juli dan ukuran pengeluaran bisnis yang direncanakan pada barang industri juga jatuh, menghilangkan bayangan atas perekonomian pada awal kuarter ketiga.

Laporan pada hari Senin ditambahkan ke data lain untuk Juli pada produksi industri, housing starts dan penjualan rumah baru yang diharapkan membantu pertumbuhan ekonomi kuartal ini kemungkinan tidak akan mempercepat sebanyak ekonom harapkan.

Emas naik sekitar 0,6 persen pada Senin karena pedagang percaya data yang lemah bisa menunda penuruna stimulus the Fed, bahwa sebagian besar ekonom mengharapkan mulai dari bulan depan.

Emas menembus diatas $ 1.400 per ounce pada hari Senin untuk pertama kalinya sejak 7 Juni, dan pola grafik bullish 'cup and handle', menunjukkan keuntungan lebih banyak di toko untuk logam mulia yang mungkin telah dipercaya keluar dua bulan lalu, kata para analis teknis. (frk)

http://www.reuters.com/article/2013/08/27/markets-precious-idUSL4N0GS00O20130827
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:12 AM

Dolar Menurun terhadap Euro

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Monday, August 26, 2013 | 8:54 AM


Bloomberg, (26/8) - Dolar mempertahankan penurunan mingguan terhadap euro seiring para investor berspekulasi mengenai apakah ekonomi AS cukup kuat untuk mendukung pengurangan stimulus Federal Reserve bulan depan.

Index US Dollar Bloomberg sedikit berubah sebelum laporan yang diperkirakan akan menunjukkan pesanan barang tahan lama turun untuk pertama kalinya dalam empat bulan. Pejabat The Fed menolak seruan internasional pada pertemuan di Jackson Hole, Wyoming pekan lalu untuk mengambil ancaman kejatuhan di pasar negara berkembang sampai memperhitungkan ketika penurunan stimulus moneter AS. Euro berada mendekati tertinggi dalam satu bulan terhadap yen sebelum perkiraan data besok untuk menunjukkan perbaikan yang berkesinambungan dalam iklim bisnis Jerman.

Dolar sedikit berubah pada $ 1,3381 per euro pada pukul 8:45 pagi di Tokyo dari 23 Agustus, ketika menyelesaikan kerugian mingguan 0,4 persen. Mata uang AS membeli 98,77 yen dari 98,72. Euro sedikit berubah pada 132,17 yen setelah mencapai 132,43 pada 23 Agustus, terbesar sejak 25 Juli.

The Bloomberg Indeks Dolar diperdagangkan pada 1,026.29 dari 1,026.15 minggu lalu. (frk)

http://www.bloomberg.com/news/2013-08-25/dollar-holds-loss-as-traders-watch-economy-for-tapering-clues.html
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:54 AM

Topix dan Nikkei sama-sama melaju di awal pekan

 TOKYO. Mayoritas saham yang diperdagangkan di bursa Jepang dibuka sumringah pada transaksi pagi ini (26/8). Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.17 waktu Tokyo, indeks Topix mendaki 0,5% menjadi 1.147,82. Dari 33 sektor yang diperdagangkan, hanya ada tiga sektor yang memberikan sinyal merah. Sementara, indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,5% menjadi 13.734,94.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa Negeri Sakura ini. Beberapa di antaranya yaitu: Nippon Pait Co yang naik 5,6% setelah mengumumkan rencana buyback, Mitsui Chemicals Inc naik 5,4% setelah Nomura Holdings Inc menaikkan rating investasi atas sahamnya, dan Tokyo Electric Power Co melorot untuk hari keenam setelah melaporkan adanya kebocoran pada salah satu pabriknya di Fukushima.

Kenaikan bursa Jepang dipicu oleh spekulasi investor bahwa the Fed belum akan memangkas nilai stimulusnya pada September mendatang. Sebab, data penjualan rumah AS yang baru saja dirilis akhir pekan lalu mengalami penurunan.

Catatan saja, data pada 23 Agustus lalu menunjukkan, pembelian rumah AS pada Juli mencatatkan penurunan terbesar dalam tiga tahun terakhir.

http://investasi.kontan.co.id/news/topix-dan-nikkei-sama-sama-melaju-di-awal-pekan
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:32 AM

Penjualan rumah AS anjlok, harga emas masih tinggi

Pergerakan harga kontrak emas dunia mendekati level tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Mengutip data Bloomberg, pada pukul 07.23 waktu Tokyo, harga emas tak banyak berubah posisi di level US$ 1.397,72 per troy ounce setelah melonjak ke posisi tertinggi sejak 6 Juni  lalu pada akhir pekan lalu.

Posisi harga emas hari ini dipengaruhi oleh penurunan penjualan rumah AS sehingga meredakan kecemasan bahwa the Federal Reserve akan segera memangkas nilai stimulusnya bulan September.

Asal tahu saja, data yang dirilis 23 Agustus menunjukkan, pembelian rumah baru di AS mencatatkan penurunan terbesar pada Juli lalu.

"Tepat di saat pelaku pasar meramal the Fed akan mengurangi nilai stimulusnya bulan depan, data perumahan AS menunjukkan angka negatif. Data tersebut menyebabkan kecemasan pasar mereda," jelas Sharon Zollner, senior economist ANZ Bank New Zealand Ltd di Wellington.

http://investasi.kontan.co.id/news/penjualan-rumah-as-anjlok-harga-emas-masih-tinggi
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:28 AM

Bursa Hong Kong jatuh untuk hari kelima dipimpin sektor properti dan finansial

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Wednesday, August 21, 2013 | 10:38 AM


Bloomberg, (21/8) - Bursa Hong Kong turun, dengan indeks benchmark Hang Seng menuju penurunan beruntun terpanjang dalam dua bulan terakhir. Sektor properti dan keuangan memimpin koreksi di bursa itu.

Indeks Hang Seng turun untuk hari kelima, kehilangan 1,1 persen menjadi 21,721.54 pada pukul 10:17 pagi di Hong Kong, dengan 46 saham bluechips yang turun dari 50-anggotanya. Benchmark ekuitas Hong Kong tersebut mencatat penurunan paling dalam di tujuh minggu terakhir pada sesi kemarin karena kekhawatiran arus keluar aset dari emerging market atas ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mulai mengurangi stimulusnya bulan depan.

'Tekanan Jual terus berlanjut di tengah kekhawatiran tentang pemangkasan stimulus The Feddan arus modal keluar dari pasar negara berkembang,' kata Castor Pang, kepala peneliti dari Core Pacific-Yamaichi International Hong Kong Ltd. 'Investor mencoba untuk mengurangi risiko dengan merealokasi dananya kembali ke AS'

Saham emerging market anjlok ke posisi terendah enam minggu pada sesi kemarin dan investor telah menarik sekitar $ 8.4 milyar dari exchange-traded funds (reksadana) dari negara-negara berkembang tahun ini bersama dengan melemahnya ekonomi dari India hingga Indonesia yang memberikan dukungan terhadap pesimisme.

Hang Seng China Enterprises Index saham China daratan yang diperdagangkan di Hong Kong yang juga dikenal sebagai indeks H-share, turun 1 persen menjadi 9,805.07 pagi ini. Indeks itu turun 19 persen dari level tertinggi pada 1 Februari lalu hingga kemarin. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:38 AM

Emas berayun sebelum rilis risalah rapat the Fed ditengah meningkatnya permintaan


Bloomberg, (21/8) - Emas berfluktuasi antara keuntungan dan kerugian sebelum Federal Reserve AS mengeluarkan risalah/notulen dari pertemuan terakhir di bulan Juli yang dapat memberikan petunjuk pada apakah laju program stimulus akan diperlambat di tengah tanda-tanda peningkatan permintaan emas batangan.

Spot emas naik dan jatuh setidaknya 0,3 persen, dan 0,1 persen lebih rendah di level $ 1,369.77 per ounce pada pukul 9:10 pagi di Singapura. Harga naik ke tertinggi dua bulan $ 1,384.55 pada 19 Agustus kemarin. Aset dalam produk reksadana berbasis emas yang diperdagangkan di bursa naik untuk keempat kalinya bulan ini, sementara volume kontrak acuan di Shanghai naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua minggu terakhir.

Emas telah turun 18 persen tahun ini di tengah spekulasi bahwa the Fed akan memangkas pembelian aset bulanan senilai $85 milyar yang telah membantu bullion berjalan pada bullish trend selama 12-tahun hingga tahun lalu. Risalah rapat dari Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) tanggal 30-31 Juli lalu akan dirilis hari ini yang mungkin akan memberikan sinyal kapan waktunya the Fed memulai pemangkasan program pembelian aset tersebut seiring dengan penguatan ekonomi domestik. The Bloomberg US Dollar Index naik 0,1 persen setelah turun 0,3 persen kemarin.

'Emas telah diuntungkan dari pelemahan dolar baru-baru ini dan investor saat ini lebih memilih untuk wait-and-see untuk melihat arah kebijakan yang jelas dari the Fed sebelum membuat langkah berikutnya,' kata Wang Xiaoli, kepala strategi investasi dari CITICS Futures Co di China. 'Aset SPDR tampaknya menjadi lebih stabil dan permintaan masih relatif kuat di China setiap kali harga mengalami koreksi kembali.'

Kepemilikan di SPDR Gold Trust naik menjadi 914,12 metrik ton kemarin, setelah pekan lalu mencatat kenaikan mingguan pertamanya tahun ini. Di China, volume untuk emas kemurnian 99,99 persen naik menjadi 10.926 kilogram kemarin, tertinggi sejak 2 Agustus, menurut data dari Shanghai Gold Exchange.

Emas untuk pengiriman Desember turun sebanyak 0,5 persen menjadi $ 1,365.30 per ounce di Comex dan berada di posisi $ 1,368.70 per ounce. Kontrak berjangka emas turun sebanyak 1 persen kemarin sebelum berakhir naik sebesar 0,5 persen. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:19 AM

Saham Asia jatuh untuk hari kelima menjelang rilis risalah FOMC hari ini


Bloomberg, (21/8) Saham-saham Asia kembali mengalami kejatuhan untuk sesi hari kelima, dengan perdagangan indeks acuan regional berada di level terendah dalam enam minggu terakhir, sebelum rilis risalah pertemuan Federal Reserve bulan Juli pada hari ini.

Index MSCI Asia Pacific turun 0,1 persen menjadi 131.40 pada pukul 9:03 pagi di Tokyo. Indeks tersebut turun 3,3 persen dalam empat hari terakhir ke level terendah sejak 9 Juli. Untuk index Topix Jepang dan berjangka pada indeks Standard & Poor 500 hanya mengalami sedikit perubahan. Pasar saham di China dan Hong Kong belum dibuka ketika berita ini diturunkan, sementara pasar saham Taiwan ditutup pagi ini karena ancaman badai tropis.

Index ukur saham Asia-Pacific tersebut telah naik sebesar 1,7 persen sejak awal tahun ini hingga kemarin, masih tertinggal dibandingkan 16 persen lonjakan di index S & P 500 karena ekspektasi melambatnya pertumbuhan di China dan spekulasi bahwa Federal Reserve akan mengurangi pembelian obligasi yang mendorong investor untuk menjual aset-aset di Asia dan pasar negara berkembang lainnya. Para investor akan mengamati rilis dari risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Juli lalu pada hari ini sebagai petunjuk lebih lanjut tentang kapan the Fed mulai menarik stimulus moneternya.

Pasar saham emerging market sejak Senin mengalami pergolakan yang cukup tinggi di tengah kekhawatiran akselerasi arus modal keluar. Investor asing kemarin melakukan penjualan bersih senilai $ 359 milyar saham Thailand, jumlah yang tertinggi ketiga dalam satu dekade terakhir menurut data bursa yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Indeks SET Thailand merosot sebesar 2 persen kemarin, penutupan terendah sejak 24 Juni. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia juga turun hingga 3,2 persen kemarin, memperpanjang koreksi hingga 20 persen dari level puncaknya tahun ini.

Emerging market dari Brasil ke Indonesia telah menaikan biaya pinjaman pada tahun 2013 untuk mencoba membantu mempertahankan mata uang mereka dari depresiasi karena prospek berkurangnya stimulus moneter AS yang bisa membatasi permintaan untuk aset-aset di negara berkembang. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:14 AM

Dolar AS menguat terhadap yen jelang risalah rapat the Fed


Bloomberg, (21/8) -- Dolar naik terhadap yen sebelum dikeluarkan risalah rapat pertemuan terakhir dari Federal Reserve hari ini karena investor menunggu sinyal kebijakan moneter AS untuk masa depan.

Greenback juga menguat untuk hari ketiga terhadap dolar Australia dan Selandia Baru tengah kekhawatiran potensi penurunan pembelian obligasi the Fed yang akan menyebabkan arus modal keluar dari negara-negara yang menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi. Euro berada di dekat level tertinggi enam bulan sebelum rilis data manufaktur dan jasa kawasan mata uang tunggal tersebut besok yang mungkin akan menambah bukti penguatan pemulihan mata uang kawasan itu.

'Risalah rapat the Fed tersebut bisa mengembalikan fokus perhatian pasar kembali pada prospek pemangkasan stimulus,' kata Peter Dragicevich, seorang ekonom mata uang dari Commonwealth Bank of Australia yang berbasis di Sydney. 'Itu bisa membuat dolar AS rebound selama beberapa hari ke depan.'

Mata uang AS naik 0,3 persen menjadi 97,55 yen pukul 09:20 pagi di Tokyo setelah jatuh 0,3 persen kemarin. Mata uang AS itu sedikit berubah di level 1,3418 per euro dan kemarin jatuh serendahnya di 1,3452 per euro, terlemah sejak 14 Februari. Mata uang bersama Eropa tersebut naik 0,3 persen menjadi 130,87 yen, menguat untuk hari keempat.

The Fed akan menerbitkan risalah/notulen rapat bulan Juli lalu pada hari ini yang mungkin akan menawarkan petunjuk tentang apakah para pembuat kebijakan AS tersebut akan mulai mengurangi pembelian obligasi bulanan senilai $85 milyar sesegera mungkin di pertemuan kebijakan bulan September mendatang. Federal Open Market Committee (FOMC) akan mengadakan pertemuan berikutnya pada 17-18 September.

The Fed telah mengatakan bahwa akan mempertahankan tingkat suku bunga mendekati nol setidaknya selama pengangguran di atas 6,5 persen dan inflasi tidak lebih dari 2,5 persen.

Dolar Australia turun 0,3 persen menjadi 90,45 sen AS setelah 1,2 persen penurunan selama dua hari. Sementara, mata uang Selandia Baru turun sebesar 0,4 persen menjadi 79,51 sen dan telah melemah 1,5 persen dalam dua hari terakhir. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:08 AM

Emas bergerak dua arah

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Tuesday, August 20, 2013 | 12:26 PM


Bloomberg, (20/8) - Emas berfluktuasi antara keuntungan dan kerugian setelah turun dari level tertinggi dua bulan karena investor menimbang prospek pengurang stimulus AS terhadap meningkatnya permintaan untuk investasi alternatif.

Spot emas naik dan turun setidaknya 0,2 persen, dan diperdagangkan $ 2,45 lebih rendah pada posisi $ 1,363.53 per ounce pukul 0:13 siang di Singapura. Harga naik ke level $ 1,384.55 kemarin, tertinggi sejak 18 Juni sebelum ditutup 0,8 persen lebih rendah karena kekhawatiran bahwa Federal Reserve AS akan memperlambat laju pembelian obligasi bulanan senilai $ 85 milyar sehingga menekan harga komoditas, saham dan obligasi.

Emas naik 4,8 persen selama pekan lalu, yang terbesar sejak lima hari perdagangan hingga 12 Juli, dengan indeks saham MSCI All-Country World yang turun. Harga bullion masih 19 persen lebih rendah sejak awal tahun ini pada spekulasi bahwa the Fed akan memangkas program pembelian aset yang telah membantu logam kuning tersebut menutup reli bullish selama 12-tahun hingga tahun lalu. Risalah rapat kebijakan the Fed (FOMC) tanggal 30-31 Juli lalu yang akan dirilis besok mungkin akan menunjukan bahwa para pembuat kebijakan di AS tersebut siap untuk memangkas program pembelian asetnya.

Emas untuk pengiriman Desember naik dan turun setidaknya 0,2 persen, sebelum perdagangan $ 2,20 lebih rendah pada posisi $ 1,363.50 di Comex. Aset di SPDR Gold Trust, produk reksadana emas terbesar yang diperdagangkan di bursa turun menjadi 912,32 metrik ton kemarin, setelah pekan lalu mencatat kenaikan mingguan pertamanya tahun ini. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 12:26 PM

Saham industri dan telekomunikasi imbangi kejatuhan Everbright di bursa China


Bloomberg, (20/8) - Saham-saham industri dan teknologi naik di tengah optimisme meningkatnya belanja negara ke sektor kereta api dan jaringan komunikasi sehingga akan meningkatkan prospek keuntungannya. Everbright Securities Co turun mencapai batas hariannya sebesar 10 persen.

Everbright adalah hambatan terbesar kedua pada kinerja indeks patokan pagi ini setelah saham tersebut diperdagangkan untuk pertama kalinya sejak terjadi kesalahan order pembelian yang saham mengguncang perdagangan bursa negara itu pada 16 Agustus lalu.

Shanghai Composite Index kehilangan 0,1 persen menjadi 2,084.55 pada pukul 10:29 pagi waktu setempat setelah naik sebanyak 0,5 persen. Pemerintah China kemarin mengatakan rencana untuk berinvestasi lebih dari yang direncanakan pada pembangunan infrastruktur rel kereta api tahun ini, menyusul pernyataan pekan lalu bahwa investasi pemerintah akan ditingkatan pada jaringan serat optik dan nirkabel untuk meningkatkan jangkauan internet broadband.

'Investor sekarang terfokus pada reformasi yang akan dilakukan oleh pemerintah,' kata Mao Sheng, analis dari Huaxi Securities Co, di Chengdu. 'Pertama akan meluncurkan perluasan jaringan broadband. Hari ini ada berita tentang meningkatkan investasi di kereta api. Ini jenis berita yang menghibur untuk investor dan mengimbangi kegagalan yang dibuat oleh Everbright.'

CSI 300 Index sedikit berubah pada posisi 2,331.26 dan Hang Seng China Enterprises Index tergelincir 0,3 persen.

Indeks Komposit Shanghai telah jatuh sekitar 40 persen dari level tertinggi Agustus 2009, menghapus sekitar $ 644 milyar dari nilai pasarnya karena ekspektasi perlambatan pertumbuhan di ekonomi terbesar kedua dunia tersebut yang menyebabkan para investor lokal mengosongkan lebih dari 2 juta rekening di perdagangan saham. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:31 AM

Bursa Hong Kong masih alami tekanan pagi ini

Bloomberg, (20/8) - Indeks saham acuan Hong Kong turun dan menuju kekalahan beruntun terpanjangnya dalam dua bulan terakhir dengan penurunan didominasi oleh produsen bahan baku mengikuti kejatuhan harga logam.

Indeks Hang Seng, Hong Kong turun sebesar 0,2 persen menjadi 22,429.72 pada pukul 9:38 pagi di Hong Kong dengan sekitar dua saham yang jatuh untuk setiap satu yang naik pada 50-anggota bluechips indeks. Hang Seng China Enterprises Index, yang juga dikenal sebagai indeks H-share, turun 0,1 persen menjadi 10,188.06.

Hang Seng Index telah melemah 0,9 persen sejak awal tahun hingga ses kemarin, dan menjadi satu-satunya indeks yang mengalami penurunan diantara pasar negara berkembang yang dilacak oleh Bloomberg.

perusahaan-perusahaan energi dan bahan baku memimpin penurunan tahun ini pada Hang Seng Composite Index di tengah kekhawatiran ekspansi yang lemah di China yang akan mengurangi tingkat permintaan.(brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:26 AM

Emas relatif stabil jelang risalah the Fed


Reuters, (20/8) - Emas bergerak stabil pada Selasa pagi di Asia; para pedagang menunggu petunjuk tentang prospek stimulus AS melalui risalah pertemuan kebijakan Federal Reserve bulan Juli lalu yang akan dirilis di kemudian hari.

Spot emas telah naik 0,1 persen menjadi $ 1,367.14 per ounce pada pukul 07:07 WIB. Harga jatuh pada hari Senin kemarin, mengakhiri kemenangan beruntun tiga hari karena meningkatnya imbal hasil obligasi AS yang mengisyaratkan bahwa The Fed sudah lebih dekat dengan pengurangan program pembelian obligasi bulan depan.

SPDR Gold Trust, reksadana berbasis emas terbesar di dunia kemarin mencatat kepemilikan yang jatuh 0,33 persen menjadi 912,32 ton pasca kenaikan mingguan pertamanya sejak November 2012.

Ekspor emas Inggris ke Swiss melonjak pada semester pertama tahun ini, seperti dikatakan Macquarie, salah satu bank Australia pada hari Senin kemarin. Ini menunjukkan bahwa aliran emas yang dijual melalui reksadana (exchange-traded funds) mungkin kini tengah menuju kilang-kilang Swiss sebelum dijual kembali ke Asia.

Sementara itu, pedagang India mengatakan mereka akan mulai mengimpor emas lagi pada minggu depan atau setelahnya setelah bank sentral India menjelaskan aturan baru perdagangan emas yang sempat membuat aliran logam mulia ke konsumen emas dunia tersebut berhenti hingga akhir Juli lalu. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:21 AM

Saham Jepang bergerak lemah pagi ini


Bloomberg, (20/8) - Saham-saham Jepang jatuh, dengan indeks Topix memperkecil keuntungan yang didapat kemarin; saham sumber daya menuju penurunan terbesarnya sejak 29 Juli setelah harga minyak mentah turun untuk pertama kalinya dalam tujuh hari terakhir.

Indeks Topix turun 0,5 persen menjadi 1,143.37 pada pukul 09:42 pagi di Tokyo. Indeks itu naik 0,6 persen kemarin di tengah volume yang rendah dan ditutup pada intraday tertingginya. Sementara, indeks Nikkei 225 turun sebesar 0,6 persen menjadi 13,669.67.

Para investor saat ini tengah menunggu sinyal terhadap rencana kedepan dari stimulus moneter Federal Reserve AS pada pekan ini. Hanya lima indeks acuan ekuitas yang naik di antara 24 pasar saham negara maju yang dilacak oleh Bloomberg kemarin.

Federal Open Market Committee akan merilis risalah dari pertemuan kebijakan the Fed tanggal 30-31 Juli lalu pada  21 Agustus mendatang. Para investor dan analis akan mencari petunjuk tentang kapan bank sentral AS tersebut akan mulai mengurangi pembelian aset bulanannya senilai $ 85 milyar.

Berdasarkan jejak pendapat yang dilakukan oleh Bloomberg, sebanyak 65 persen memperkirakan bahwa para pejabat pembuat kebijakan tersebut akan mulai memangkas membeli obligasi pada pertemuan kebijakan 17-18 September mendatang. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:04 AM

Saham China turun keempat kalinya

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Monday, August 19, 2013 | 9:54 AM

Bloomberg, (19/8) - Bursa saham China jatuh untuk hari keempat setelah kesalahan perdagangan pada Everbright Securities Co menyebabkan ayunan terbesar di saham-saham negara tersebut dalam empat tahun terakhir yang terjadi pada Jumat lalu.

Southwest Securities Co memimpin penurunan perusahaan brokerage. China Everbright Ltd, yang memiliki saham di Everbright Securities, turun 1,3 persen di Hong Kong. Poly Real Estate Group Co turun 1,2 persen, melampaui kerugian di sektor properti di tengah kekhawatiran bahwa pemerintah akan mengambil langkah-langkah lanjutan untuk mendinginkan pasar properti setelah harga rumah meningkat ke rekor tertinggi baru di Beijing, Shanghai dan Guangzhou.

Shanghai Composite Index turun sebesar 0,2 persen menjadi 2,065.17 pada pukul 09:44 pagi waktu setempat. Indeks itu melonjak Jumat lalu dari kerugi sebanyak 1 persen dengan keuntungan sebesar 5,6 persen dalam dua menit selama sesi pagi dan berakhir dengan kenaikan 0,6 persen. Kekeliruan order pembelian dari grup proprietary trading Everbright memicu reli awal, kata regulator sekuritas China.

'Insiden itu akan merusak kepercayaan karena mengingatkan investor akan lemahnya kontrol risiko di antara para partisipan,' kata Wu Kan, fund manager dari Dragon Life Insurance Co, yang mengawasi $ 3,3 miliar dalam aset investasi. 'Kami akan berhati-hati pada saham-saham properti karena berlanjutnya kenaikan harga rumah dapat menyebabkan pemerintah untuk menambah langkah pengetatan.'

CSI 300 Index turun 0,1 persen menjadi 2,301.94 dan Hang Seng China Enterprises Index turun 0,3 persen.

Southwest Securities turun 5 persen menjadi 8,90 yuan, menuju penurunan terbesar sejak 24 Juni. Founder Securities Co mundur 4 persen menjadi 5,76 yuan. Perdagangan saham Everbright Securities ditunda sampai besok.

China Securities Regulatory Commission (CSRC) telah memulai penyelidikan resmi ke Everbright, kata pengawas bursa. Everbright melaporkan kerugian mark-to-market sekitar 194 juta yuan ($ 31.7 juta) berdasarkan harga penutupan 16 Agustus dan mengatakan bahwa kerugian akhir masih dapat berubah.

Sistem perdagangan Everbright menempatkan akumulasi 23,4 miliar yuan dari order pembelian, dimana 7,27 milyar yuan telah ditransaksikan. Broker tersebut menjual 1,85 miliar yuan pada exchange-traded funds, bersama dengan short-selling 7.130 kontrak pada indeks berjangka, menurut CSRC.

Regulator untuk sementara waktu melarang pialang tersebut untuk melakukan proprietary trading.

Subindex jatuh 0,7 persen. Poly Real Estate turun sebesar 1,3 persen menjadi 10,89 yuan.

Harga rumah baru naik di 69 dari 70 kota yang dilacak pemerintah bulan lalu dari tahun sebelumnya, sesuai dengan data untuk Mei dan Juni.

Selatan kota Guangzhou membukukan kenaikan harga terbesar, naik 17 persen dari tahun sebelumnya, sementara di Beijing dan Shanghai, kedua meningkat sebesar 14 persen. Ketiga kota tersebut mencatat kenaikan terbesar sejak pemerintah mengubah metodologi perhitungan data di bulan Januari 2011. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:54 AM

JP Morgan proyeksi harga emas US$ 1.420 per ounce

NEW YORK. Para spekulan mulai melirik emas setelah harga emas naik ke level tertinggi sejak pertengahan Juni. Kenaikan harga emas  terjadi karena adanya kenaikan tanda-tanda permintaan fisik. "Orang-orang tertarik memegang emas karena harga turun," kata Tom Stringfellow, presiden Frost Investment Advisors LLC di San Antonio kepada Bloomberg.

Harga emas melonjak 4,5% menjadi $ US1.371 per ounce di Comex di New York pada pekan lalu, kenaikan terbesar sejak 12 Juli.  Sementara itu, outlook dari JPMorgan menyebutkan, harga emas naik karena ada kenaikan permintaan di India dan adanya pemogokan tambang emas di Afrika Selatan.
Selain itu, JP Morgan memproyeksi, 4-5 minggu ke depan, harga emas berpeluang reli menjadi US$ 1.420 per ounce. Hal ini disampaikan oleh Jeffrey Christian, managing partner di CPM Group, dalam sebuah wawancara kepada Bloomberg di Jaipur, India, pekan lalu.

Ia bilang, penurunan ekuitas dan melemahnya dolar mendukung harga emas. Suki Cooper, analis berbasis di New York di Barclays Plc, bilang, Indeks The S & P 500 Index turun 2,1% pekan lalu, penurunan terbesar sejak Juni.

Sebelumnya, harga emas jatuh sempat tumbang bulan April lalu dan berada di posisi harga terendah 34 bulan, tepatnya  28 Juni. Emas turun saat spekulasi penghentian stimulus ekonomi dari pemerintah AS. Namun, setelah ada bantahan dari bank sentral AS soal stimulus itu, harga emas kembali mereda.
Namun, survei Bloomberg bulan ini menunjukkan, 65% ekonom memperkirakan, Ketua bank Sentral AS, The Fed Ben S. Bernanke akan mengurangi stimulus senilai US$ 85 miliar tahun ini. "Emas telah sampai titik ini, menjadi tempat lindung nilai,” kata Chad Morganlander, manajer dana di Stifel Nicolaus & Co.

source: http://investasi.kontan.co.id/news/jp-morgan-proyeksi-harga-emas-us-1.420-per-ounce
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:03 AM

Pasar saham Jepang menurun di hari ketiga Senin pagi ini

Bloomberg, (19/8) - Pasar saham Jepang jatuh untuk hari ketiga di tengah volume rendah; penghasil tambang seperti seng, aluminium dan tembaga menurun sementara perusahaan minyak dan batubara naik.

Sumitomo Metal Mining Co, yang menambang tembaga dan seng, turun sebesar 2 persen. JX Holdings Inc naik 2,7 persen setelah peringkat perusahaan pemurnian tambang tersebut dinaikan oleh Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities Co. Honda Motor Co, produsen mobil terbesar kedua Jepang berdasarkan nilai pasarnya, turun sebesar 0,9 persen karena tingkat ekspor nasionalnya meleset dari perkiraan.

Indeks Topix turun 0,3 persen menjadi 1,139.30 pada pukul 10:07 pagi di Tokyo, setelah sebelumnya naik sebanyak 0,2 persen. Volume hanya mencapai 47 persen di bawah rata-rata 30-hari intraday-nya. Sementara itu, indeks Nikkei 225 Stock Average tergelincir 0,3 persen menjadi 13,611.95.

'Pasar tidak memiliki faktor yang memberi berpengaruh besar dengan volume rendah sehingga sulit untuk mendapatkan arah yang jelas,' kata Takahiro Nakano, senior strategist dari Mizuho Trust & Banking Co, unit dari bank terbesar ketiga Jepang berdasarkan pasar nilainya. 'Data perdagangan juga tidak memiliki banyak dampak ke pasar.'

Pemerintah Jepang pagi ini mengeluarkan data yang menunjukan bahwa tingkat ekspor mengalami kenaikan sebesar 12,2 persen pada bulan Juli dari tahun sebelumnya. Namun, angka tersebut kurang dari estimasi analis sebesar 12,8 persen. Sementara itu, tingkat impor meningkat 19,6 persen. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:55 AM

Emas masih bergerak di tertinggi dua bulan


Reuters, (19/8) - Emas masih mempertahankan keuntungan dari minggu lalu dan berkisar mendekati level tertinggi dalam dua bulan terakhir pada Senin pagi, didukung oleh data AS yang lemah dan kelanjutan arus masuk aset ETP bullion terbesar di dunia.

Spot emas mencatat kenaikan 0,07 persen menjadi $ 1,376.86 per ounce pada pukul 07:15 WIB, setelah mencapai puncak dua bulan tertinggi di $ 1,379.81 sebelumnya.

Bullion naik ke level tertinggi dalam lima minggu terakhir pada pekan lalu, membukukan kenaikan sebesar 5 persen. Sementara, perak naik 14 persen - kenaikan mingguan terbesar dalam hampir lima tahun terakhir.

Sentimen konsumen AS menyusut pada bulan Agustus dan konstruksi perumahan mengalami kenaikan yang kurang dari perkiraan pada bulan lalu. Ini berpotensi meredupkan ekspektasi terhadap percepatan aktivitas ekonomi di kuartal ketiga dan meningkatkan daya tarik emas sebagai safe haven.

Imbal hasil obligasi AS mencapai level tertinggi dua tahun pada Jumat lalu karena para investor khawatir bahwa Federal Reserve akan mulai menurunkan skala stimulus pada bulan depan, sementara indeks saham dunia mencatat kejatuhan mingguan terbesar dalam hampir dua bulan terakhir.

SPDR Gold Trust, exchange-traded funds yang berbasis logam dan terbesar di dunia mencatat kenaikan pada tingkat kepemilikannya sebesar 0,26 persen ke 915,32 ton pada hari Jumat lalu. Dana tersebut membukukan kenaikan dalam kepemilikan 0,4 minggu lalu - kenaikan pertama dalam hampir setahun.

Hedge fund dan manajer uang meningkatkan posisi net long pada emas dan perak, sebuah laporan yang diberikan oleh Commodity Futures Trading Commission pada Jumat lalu. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:53 AM

Hari ini harga emas melonjak Rp 7.000 per gram

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Friday, August 16, 2013 | 9:32 AM

JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (Antam) Tbk hari ini, Jumat (16/8) naik dibanding dari harga kemarin.

Seperti dikutip dari situs Logam Mulia, harga 1 gram emas Antam dibanderol Rp 512.000. Angka ini naik Rp 7.000 per gram dibanding harga Kamis, (15/8).

Sementara, harga pembelian kembali emas (buyback) oleh pihak Antam Rp 450.000. Angka tersebut naik Rp 8.000 per gram dibanding harga kemarin.

Adapun harga emas batangan milik Antam dalam pecahan lainnya, yakni:
1 gram: Rp 512.000
5 gram: Rp 2.415.000
10 gram: Rp 4.780.000
25 gram: Rp 11.875.000
50 gram: Rp 23.700.000
100 gram: Rp 47.350.000
250 gram: Rp 118.250.000

sumber: http://investasi.kontan.co.id/news/hari-ini-harga-emas-melonjak-rp-7.000-per-gram
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:32 AM

Emas Rally Akibat Kekacauan Mesir dan Jatuhnya Dolar

Emas rally pada hari kamis dinihari akibat anjloknya bursa saham AS dan dollar membuat investor beralih ke logam mulia. Ketegangan yang semakin meluas di Mesir dan Timur Tengah juga mendorong daya tarik emas sebagai safe haven. Bentrokan di Mesir menewaskan setidaknya 525 orang dan melukai 3.700 orang. Beberapa data yang dirilis pada hari Kamis mendorong penurunan emas pada awal perdagangan.

Data jumlah klaim pengangguran AS turun sebesar 15.000 menjadi 320.000, menyentuh level terendah sejak bulan Oktober 2007. Dollar sempat menguat menyusul data tersebut dan laju inflasi yang stabil pada bulan Juli yang membuat emas melemah. Namun melambatnya aktivitas pabrik di wilayah mid-Atlantic memaksa investor kembali melemahkan Dollar.

Sementara adanya peningkatan data ekonomi AS mendorong yield obligasi lebih tinggi ditengah kekhawatiran Federal Reserve akan mengurangi stimulus moneter yang menyebabkan bursa AS anjlok. Spot emas melonjak 2.2% menjadi $1.364 per troy ons

write by Mario Prabowo ~ Friday, 16 August 2013
source: http://www.kpfnews.com/2013/08/emas-rally-akibat-kekacauan-mesir-dan.html
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:10 AM

Saham Jepang Jatuh seiring Yen Menguat


Bloomberg (16/8) -- Saham Jepang turun, Dengan Indeks Topix Turun untuk hari kedua, seiring yen Menguatkan dan Meningkatnya data ekonomi AS memicu pemangkasan stimulus oleh The Fed.

Toyota Motor Corp, produsen mobil terbesar Asia, merosot 1,3%. Minyak refiner Showa Shell Sekiyu K. K. turun 2,1% setelah Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities Co memangkas rating pada saham. Tokyo Tatemono Co Naik 1,2% setelah sebuah laporan pengembang pada bulan Mei meningkatkan laba operasional sebesar 10 miliar yen ($103 juta US) pajak tahun depan. Jepang Drilling Co memimpin saham pertambangan untuk kenaikan terbesar antara kelompok Topix.

Indeks Topix turun 1% ke level 1.140,07 pada pukul 09:21 di Tokyo, dengan semua kecuali dua dari 33 kelompok industri jatuh. Indeks itu menuju penurunan sebesar 0,1% pada minggu ini. Indeks Nikkei 225 Stock Average tergelincir sebesar 1% ke level 13.611,43.

Kontrak pada indeks 500 Standard & Poor Naik 0,1% hari ini. Indeks itu turun ke level terendah sejak Juni kemarin karena perkiraan dari Cisco Systems Inc dan Wal-Mart Stores Inc kecewa ketika Meningkatkan data ekonomi mendorong imbal hasil obligasi yang lebih tinggi di tengah kekhawatiran Federal Reserve yang akan mengurangi stimulus.
(izr)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:04 AM

Dollar siap catat gain mingguan terhadap yen

Bloomberg, (16/8) - Dolar siap untuk keuntungan mingguan terbesar dalam satu bulan terhadap yen dengan imbal hasil Treasury AS berada pada level tertinggi dua tahun sebelum dikeluarkan data ekonomi yang mungkin akan tanda-tanda lanjutan perbaikan ekonomi AS termasuk pembangunan rumah baru dan kepercayaan konsumen yang meningkat ke level tertinggi enam tahun terakhir.

Sementara, Federal Reserve akan mengurangi pembelian obligasi bulanannya pada pertemuan kebijakan bulan depan menurut ekonom yang disurvei Bloomberg.

'Masih ada ruang untuk penguatan dolar,' kata Joseph Capurso, strategist mata uang pada Commonwealth Bank of Australia (CBA). 'Momentum ekonomi AS sudah pasti muncul. Ketika the Fed menarik pelatuknya, itu seharusnya cukup untuk mendukung dolar.'

Dolar diperdagangkan pada posisi 97,21 yen pukul 08:50 pagi di Tokyo, 0,2 persen lebih rendah dari posisi kemarin dan siap untuk kenaikan sebesar 1 persen sejak 9 Agustus. Nilai mata uang AS tersebut sedikit berubah di 1,3349 per euro dari 1,3342 per euro dan pada akhir pekan lalu. Euro turun 0,2 persen menjadi 129,73 yen hari ini.

Imbal hasil Treasury 10-tahun menyentuh 2,82 persen kemarin, tertinggi sejak Agustus 2011. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:02 AM

Securities and Derivatives Markets (HKEx) Delay Open

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Wednesday, August 14, 2013 | 9:15 AM

Securities and Derivatives Markets Delay Open due to Issuance of Typhoon Signal No. 8
Hong Kong Exchanges and Clearing Limited (HKEx) announced that the morning trading sessions of both the securities and derivatives markets have been delayed due to the issuance of Typhoon Signal No. 8. If Typhoon Signal No. 8 or above remains issued at 9:00 am, the morning trading sessions for all markets will be cancelled. 
If Typhoon Signal No. 8 signal or above is cancelled at or before 12:00 noon, major products of HKEx’s securities and derivatives markets will resume trading in the afternoon.  Trading will begin on the first half hour at least two hours after the discontinuation of the Typhoon Signal No. 8. 
If Typhoon Signal No. 8 signal or above remains issued at 12:00 noon, all trading sessions today will be cancelled. 
HKEx will make a further announcement in due course. 
For the details of arrangements for trading, and clearing and settlement during typhoons and black rainstorms, please refer to the rule books and summary table, which can be accessed via the Market Operations section of the HKEx website. 
For the latest typhoon news, please refer to the website of the Hong Kong Observatory.

Ends

source: http://www.hkex.com.hk/eng/newsconsul/hkexnews/2013/130814news.htm


Googkle Translasi:

Bursa Efek dan Pasar Derivatif  Mengalami Keterlambatan Buka karena Penerbitan Topan Sinyal No 8
Hong Kong Exchanges and Clearing Limited (HKEx) mengumumkan bahwa sesi perdagangan pagi dari kedua sekuritas dan pasar derivatif telah tertunda karena penerbitan Topan Sinyal No 8.

Jika Topan Sinyal No 8 atau di atas tetap dikeluarkan pada 09:00, sesi perdagangan pagi untuk semua pasar akan dibatalkan.

Jika Topan Sinyal No 8 sinyal atau di atas dibatalkan pada atau sebelum pukul 12:00 siang, produk utama surat berharga dan pasar derivatif HKEx akan melanjutkan perdagangan di sore hari. Perdagangan akan dimulai pada setengah jam pertama setidaknya dua jam setelah penghentian Sinyal Topan No 8.

Jika Topan Sinyal No 8 sinyal atau di atas tetap dikeluarkan pada pukul 12.00 siang, semua sesi perdagangan hari ini akan dibatalkan.

HKEx akan membuat pengumuman lebih lanjut pada waktunya.

Untuk rincian pengaturan untuk perdagangan, dan kliring dan penyelesaian selama topan dan badai hujan hitam, silakan lihat buku aturan dan tabel ringkasan, yang dapat diakses melalui bagian Operasi Pasar dari website HKEx.

Untuk terbaru topan berita, silakan merujuk ke situs Hong Kong Observatory.
 
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:15 AM

Saham-saham HK naik menuju level tertinggi 2-bulan

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Thursday, August 1, 2013 | 9:57 AM


Bloomberg, (1/8) - Saham-saham Hong Kong menguat, dengan indeks patokan negara itu yang menuju penutupan tertinggi dalam hampir dua bulan terakhir setelah aktivitas manufaktur China menguat secara tak terduga pada bulan Juli.

Hang Seng Index naik sebesar 1 persen menjadi 22,108.34 pada pukul 9:33 pagi di Hong Kong, menuju penutupan tertinggi sejak 4 Juni. Hang Seng China Enterprises Index dari perusahaan-perusahaan China daratan yang terdaftar Hong Kong naik sebesar 1 persen menjadi 9,755.82.

Indeks Hang Seng telah turun 3,4 persen sejauh tahun ini dan memberikan kinerja terburuk di antara bursa negara maju yang dilacak oleh Bloomberg, karena melemahnya pertumbuhan di China dan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan mulai memangkas program stimulusnya.

Indeks Pembelian Manajer China yang dirilis pagi ini berada di angka 50,3 pada bulan Juli berdasarkan paparan dari Biro Statistik Nasional dan Federasi Logistik dan Pembelian China dari Beijing. Angka tersebut dibandingkan dengan perkiraan rata-rata dari 35 analis dalam survei Bloomberg News di angka 49.8 dan angka 51.1 di bulan Juni. Angka diatas 50 mengindikasikan ekspansi aktivitas.

Saham-saham material dan energi memimpin penurunan tahun ini pada Hang Seng Composite Index ditengah kekhawatiran melemahnya permintaan karena melambatnya pertumbuhan ekonomi China. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:57 AM

Sektor Manufaktur China Naik diluar Dugaan


Bloomberg (01/8) – Sektor manufaktur China menguat secara tidak terduga dibulan Juli, menyimpulkan adanya sebuah penurunan dalam kondisi ekonomi terbesar kedua didunia yang kemungkinan akan menguat seiring dengan pihak pemerintah yang mengeluarkan acuan yang telah ditargetkan untuk memicu pertumbuhan.

Sementa itu Index PMI berada dilevel 50.3, seperti yang telah dikatakan oleh pihak National Bureau of Statistics and China Federation of Logistics and Purchasing hari ini di Beijing, yang dibandingkan dengan perkiraan median sebanyak 49.8 dari 35 analis dalam survey Bloomberg dan juga level 50.1 dibulan Juni, dengan pembacaan hasil yang berada diatas 50 mengindikasikan sebuah ekspansi.(tito)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:51 AM

WTI Naik di Hari Kedua Pasca Gain Bulanan Terbesar Sejak Agustus


Bloomberg (01/8) – Minyak WTI naik untuk hari kedua setelah menghentikan gain bulanan terbesarnya sejak bulan Agustus yang lalu seiring dengan cadangan minyak di Cushing yang merosot menuju 15 bulan terendah dan juga diiringi pertumbuhan A.S yang tumbuh melebihi proyeksi.

Kontrak berjangka naik sebanyak 0.6% di New York setelah naik banyak dalam tiga pekan kemarin, sementara itu  cadangan yang ada di Cushing, Oklahoma titik pengiriman WTI, turun sebanyak 1.9 Milyar barel pekan lalu, berdasarkan rilis data pemerintah, tingkat GDP tahunan A.S naik sebanyak 1.7% di kuartal kedua, seperti yang dikatakan oleh departemen perdagangan yang dibandingkan dengan sebuah perkiraan gain sebesar 1% oleh para ekonom dalam survey Bloomberg.

WTI untuk pengiriman September berada dilevel harga $105.61 per barel, naik 58 sen, dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange pada jam 11:03 pagi di Sidney, dengan volume seluruh kontrak yang diperdagangkan sebanyak 43% berada dibawah rata-rata 100 hari, kontrak tersebut naik sebanyak $1.95 menjadi $105.03 dihari kemarin, yang naik banyak sejak tanggal 10 Juli, selain itu harga-harga gain sebesar 8.8% dibulan Juli.

Brent oil untuk settlement bulan September naik sebanyak 38 sen atau sebesar 0.4% menuju ke level harga $108.08 per barel pada London-based ICE Futures Europe exchange, acuan Eropa tersebut berada dilevel premium sebanyak $2.44 bagi Minyak berjangka WTI dari sebanyak $2.67 dihari kemarin.

Total cadangan minyak mentah A.S meningkat sebanyak 431.000 per barel pekan lalu, menurut EIA (Energy Department’s statistical arm), yang diperkirakan menurun sebanyak 2.45 Juta barel berdasarkan estimasi median yang terdiri dari 12 analis pada survey Bloomberg.(tito)

http://www.bloomberg.com/news/2013-08-01/wti-crude-little-changed-after-biggest-monthly-gain-since-august.html
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:43 AM

Emas beringsut lebih tinggi pasca komentar dovish the Fed



Reuters, (1/8) - Emas beringsut lebih tinggi pada Kamis pagi setelah Federal Reserve mengatakan akan terus mendukung ekonomi AS dengan kembali membeli obligasi, bahkan ketika pertumbuhan ekonomi AS dan data pekerjaan telah memberikan pandangan cerah.

Emas berjangka AS naik lebih dari 1 persen, mendorong harga logam mulia lainnya.

Spot emas naik 0,4 persen menjadi $ 1,328.31 per ounce pada pukul 07:16 WIB, setelah membukukan kinerja bulanan terkuat sejak Januari 2012. Emas AS naik sebesar 1 persen menjadi $ 1,327.40, sementara perak berjangka juga naik sebesar 1 persen.

The Fed pada hari Rabu mengatakan akan terus membeli sekuritas Treasury dan hipotek sebesar $85 milyar per bulan dalam upaya untuk memperkuat perekonomian yang katanya masih ditantang oleh pengetatan anggaran pemerintah federal. Namun, hasil rapat kebijakan bank sentral tersebut tidak memberikan indikasi tentang kapan akan dimulainya penurunan skala program stimulus tersebut.

Laporan ekonomi dari pemerintah pada hari Rabu menunjukan bahwa ekonomi AS tumbuh lebih cepat dari perkiraan pada tingkat tahunan sebesar 1,7 persen di kuartal kedua. ADP National Employment Report menunjukkan bahwa perusahaan swasta menambahkan 200.000 pekerjaan pada Juli, tetap mempertahankan laju bulan Juni.

Jumlah emas yang ditransfer antara rekening yang dimiliki oleh para kliring emas naik ke level tertinggi 12 tahun di bulan Juni untuk bulan kedua, dengan rata-rata 29,0 juta ons per hari, berdasarkan data dari kelompok industri London Bullion Market Association.

Harga emas memiliki ruang untuk meningkat bahkan jika suku bunga AS terus meningkat seiring dengan perbaikan ekonomi yang seharusnya meningkatkan permintaan dari peritel perhiasan dan produsen, dikatakan dalam sebuah laporan oleh World Gold Council pada Rabu.

Penjualan koin emas American Eagle naik 66 persen pada bulan Juli dalam basis tahunan karena investor ritel memborong produk emas fisik, data dari website US Mint pada hari Rabu. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:40 AM
 
Copyright © 2011. PT.Kontak perkasa Futures Yogyakarta All Rights Reserved
Disclaimer : Semua Market Reviews atau News di blog ini hanya sebagai pendukung analisa,
keputusan transaksi atau pengambilan harga sepenuhnya ditentukan oleh nasabah sendiri.
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger