Powered by Blogger.
Latest Post

Prospek Stimulus AS, Saham Hongkong Naik Di Hari Kedua

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Friday, November 15, 2013 | 10:20 AM

Kontak Perkasa - Bloomberg (15/11) Saham-sahm Hong Kong naik, dengan indeks acuan tersebut menuju gain mingguannya, paska nominator Ketua Federal Reserve memberikan sinyal bahwa dia akan mempertahankan rekor stimulus.

Li & Fung Ltd., pemasok mainan dan pakaian yang mendapatkan mayoritas pendapatannya dari AS., naik 2.9% memimpin gain pada indeks Hang Seng. Luk Fook Holdings International Ltd. naik 6.9% paska retail perhiasan mengatakan bahwa perusahaan memperkirakan kenaikan laba yang signifikan pada semester pertama. GCL-Poly Energy Holdings Ltd., pembuat polysilicon untuk solar panels terbesar di dunia, naik 1.6% paska Premier Li Keqiang mengatakan industri yang menjaga lingkungan dapat menjadi pilar untuk pertumbuhan, berdasarkan pada laporan CCTV.

Indeks Hang Seng gain 1% ke level 22,865.72 pada pukul 10 pagi di Hong Kong, menuju gain mingguan sebesar 0.6%. Sekitar delapan saham mengalami kenaikan untuk setiap yang turun pada 50 anggota di indeks tersebut berada pada volume transaksi sebesar 40% lebih tinggi dari 30 hari rata-rata intraday. Indeks Hang Seng China Enterprises naik 1.7% ke level 10,563.91.

Indeks Hang Seng mengalami kenaikan sebesar 14% dari terendahnya tahun ini pada tanggal 24 Juni lalu hingga kemarin ditengah tanda-tanda stabilnya ekonomi China. Indeks acuan Hong Kong ditransaksikan sebesar 10.82kali dari proyeksi laba kemarin, dibanding dengan 16.17 pada indeks Standard & Poor 500.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:20 AM

Investor Timbang Stimulus, Emas Berayun Mendekati Sepekan Tertingginya

Kontak Perkasa - Bloomberg (15/11) Emas berfluktuasi dekati satu pekan tertingginya sejalan dengan para investor mempertimbangkan komitmen Federal Reserve untuk mempertahankan stimulus. Investor John Paulson mempertahankan kepemilikannya pada reksa dana berbasis bullion terbesar di dunia.

Emas Bullion untuk pengiriman langsung ditransaksikan pada level $1,288.02 per ounce pada pukul 9:18 pagi di Singapura paska kenaikan pada level $1,294.42 kemarin, kenaikan tertinggi sejak tanggal 8 November lalu. Harga yang ditetapkan sebagai penurunan minggu ketiga tersebut naik sebesar 1.5% dalam dua hari terakhir hingga kemarin sejalan dengan nominator Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan komitmennya guna mendorong pemulihan ekonomi yang kuat.

Emas telah mengalami penurunan sebesar 23% di tahun 2013 ini ditengah spekulasi bahwa Federal Reserve akan memulai pengurangan pembelian obligasi bulanan sebesar $85 miliar sejalan dengan membaiknya ekonomi. Data kemarin menunjukkan bahwa banyak orang Amerika dari yang diperkirakan mengisi applikasi pada klaim pengangguran pekan lalu seiring Yellen mengatakan bahwa dia akan menjamin stimulus moneter tidak dipangkas secepatnya.

Emas untuk pengiriman bulan Desember ditransaksikan pada level $1,286.40 per ounce pada Comex di New York dari level $1,286.30 kemarin, saat harga gain sebesar 1.4%, tertinggi dalam tiga pekan terakhir. Volume transaksi sebesar 41% di bawah rata-rata 100 hari lalu saat ini.

Permintaan bullion global jatuh sebesar 21% pada kuartal ketiga sejalan dengan para investor melanjutkan guna mempengaruhi kepemilikan logan melalui reksa dana dan bank sentral mengurangi pembelian obligasi, menurut World Gold Council kemarin.

Perak jatuh 0.1% ke level $20.7768 per ounce dan 3.4% terendahnya pada pekan ini, menuju penurunan tertingginya seperti dalam dua bulan terakhir. Platinum gain 0.2% ke level $1,449.72 per ounce dan palladium sedikit berubah pada level $739.60 per ounce.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:19 AM

Penyulingan Minyak Bergerak, indeks Berjangka China Naik

Kontak Perkasa - Bloomberg (15/11) Indeks berjangka China naik. Indeks acuan tersebut menuju penurunan dalam dua pekan terakhir paska pertemuan petinggi Partai Komunis mengecewakan para investor yang menanti informasi mengenai perubahan kebijakan.

Kontrak berjangka pada indeks CSI 300 yang akan berakhir di bulan Desember gain 0.4% ke level 2,311.40 pada pukul 9:20 pagi waktu lokal. China Coal Energy Co., penghasil batu bara terbesar kedua di Negara tersebut, kemungkinan akan bergerak paska perusahaan tersebut mengatakan bahwa hasil penjualan memicu kenaikan 25% pada bulan lalu. China Petroleum & Chemical Corp., juga yang dikenal sebagai Sinopec, dan PetroChina Co. kemungkinan turun paska pemerintah mengatakan bahwa hal ini akan memangkas harga bensin.

Indeks Shanghai Composite naik 0.6% ke level 2,100.51 kemarin. Indeks tersebut telah mengalami penurunan sebesar 0.3% pada pekan ini. Indeks CSI 300 naik 0.7% ke level 2,304.50 kemarin. Indeks Hang Seng China Enterprises gain 1.1%. Indeks Bloomberg China-US Equity, indeks perusahaan-perusahaan China yang mayoritas ditransaksikan di AS, naik 0.7% di New York.

Indeks Shanghai Composite telah mengalami penurunan sebesar 14% dari tertingginya tahun ini pada tanggal 6 Februari ditengah kekhawatiran pertumbuhan ekonomi yang akan menurun pada kuartal keempat. Indeks tersebut ditransaksikan sebesar 8.3kali dari proyeksi laba untuk 12 bulan kedepan, terendah sejak tanggal 23 Agustus lalu, berdasarkan data yang dihimpun oleh Bloomberg.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:55 AM

Emas Naik Karena Sinyal Yellen Akan Melanjutkan Stimulus

Kontak Perkasa - Bloomberg (15/11) - Emas naik setelah calon Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengisyaratkan bahwa dia akan melanjutkan dengan stimulus moneter AS dan banyak warga Amerika lebih dari perkiraan mengajukan klaim untuk manfaat pengangguran.

Yellen mengatakan dalam testimoninya kepada Senat Komite Perbankan pada hari ini bahwa bank sentral harus berhati-hati untuk tidak menarik stimulus terlalu dini, " terutama ketika pemulihan yang rapuh. " Klaim pengangguran dalam pekan yang berakhir pada 9 November kemarin turun 2.000 ke 339.000, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada hari ini. Perkiraan rata-rata dari 51 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg adalah 330.000.

"Klaim awal yang buruk dari yang diharapkan, memberikan dorongan pada emas, " Phil Streible, broker komoditas senior di RJ O'Brien & Associates, mengatakan dalam sebuah wawancara telepon dari Chicago. " Laporan dovish dari Yellen juga sangat mendukung. "

Emas berjangka untuk pengiriman Desember naik 1,4 persen untuk menetap di $ 1,286.30 per ons pada pukul 1:47 siang di Comex New York. Logam memangkas kerugian dalam lima sesi berturut-turut, kemerosotan terpanjang sejak bulan Agustus yang lalu. Bullion untuk pengiriman segera naik 0,2 persen menjadi $ 1,284.55 per ons di London.

Harga telah jatuh 23 persen pada tahun 2013 memberikan tanda-tanda pemulihan ekonomi yang mendorong spekulasi bahwa The Fed akan mulai untuk memotong pembelian obligasi bulanannya, penguatan pada dolar. Permintaan emas global turun 21 persen pada kuartal ketiga karena investor terus membuang kepemilikan logam melalui dana yang diperdagangkan di bursa dan bank sentral memperlambat pembeliannya, kata World Gold Council.

"Pasar kembali menilai harapan untuk tapering The Fed memberikan komentar Yellen jelas dovish, " kata Nic Brown, kepala riset komoditas pada Natixis SA di London.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:50 AM

Dolar Menghapus Gain Karena Yellen Berkomitmen Pada Stimulus Ekonomi

Kontak Perkasa - Bloomberg (15/11) - Dolar menghapus gain karena Janet Yellen, calon untuk ketua Federal Reserve, mengatakan bahwa ia berkomitmen untuk mempromosikan pemulihan ekonomi yang kuat dan akan memastikan stimulus moneter tidak dihapus terlalu cepat.

Yen melemah melampaui 100 per dolar untuk pertama kalinya sejak bulan September yang lalu setelah sebuah laporan pemerintah menunjukkan pertumbuhan ekonomi melambat pada kuartal terakhir, menambah kasus untuk Bank of Japan dalam meningkatkan stimulus. Mata uang emerging market naik terhadap spekulasi Yellen, yang memberikan pernyataannya di Washington, bahwa ia akan terus membeli obligasi The Fed untuk menopang perekonomian AS.

" Pesan bahwa tapering tidak ketat secara perlahan tenggelam," kata Andrew Wilkinson, kepala strategi ekonomi di Miller Tabak & Co. di New York. " Saya pribadi berpikir bahwa dia seimbang dan berusaha untuk mengatakan ' tergantung pada data ' dengan cara lain dan tanpa eksplisit mengucapkan kata-kata tersebut. "

Indeks Dollar AS Bloomberg, yang memantau greenback terhadap 10 mata uang utama, sedikit berubah di 1,017.74 pada pukul 11:39 siang di New York setelah naik 0,3 persen. Dolar sebelumnya turun menjadi 1,015.83, yang merupakan terendah sejak 7 November kemarin.

Yen melemah 0,7 persen menjadi 99,92 per dolar setelah menyentuh 100,12, level terlemah sejak 11 Septemberyang lalu. Mata uang Jepang turun 0,6 persen menjadi 134,64 per euro. Euro berada di $ 1,3473 setelah sebelumnya jatuh 0,5 persen.

" Saya menganggap itu penting bahwa kita melakukan apa yang kita bisa untuk mempromosikan pemulihan yang sangat kuat, " kata Yellen dalam menanggapi pertanyaan selama memberikan testimoni pada hari ini kepada Senat Komite Perbankan di Washington. " Sangat penting untuk tidak membuang dukungan, terutama ketika pemulihan yang rapuh dan alat yang tersedia untuk kebijakan moneter, seharusnya ekonomi goyah, terbatas mengingat bahwa suku bunga jangka pendek berada di nol. "

Federal Open Market Committee yang siap ia pimpin sedang mempertimbangkan apakah akan mulai memperlambat Program pembelian obligasi bulanan sebesar $ 85 miliar, yang mendorong aset The Fed menuju ke rekor $ 4 triliun. The Fed telah mempertahankan target suku bunganya mendekati nol sejak bulan Desember 2008 yang lalu
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:43 AM

Nikkei 225 Naik Diatas 15,000, Saham Jepang Naik Terhadap Yen

Kontak Perkasa - Bloomberg (15/11) – Saham-saham Jepang naik, mendorong indeks Nikkei 225 Stock Average diatas 15,000 untuk pertama kalinya sejak bulan Mei lalu, paska yen melemah terhadap dolar.

Indeks Nikkei 225 gain 1.1% ke level 15,036.31 pada pukul 9:02 pagi di Tokyo, pertama kalinya indeks acuan tersebut naik diatas 15,000 pada basis intraday sejak tanggal 24 Mei lalu. Indeks Topix naik sebesar 0.9% ke level 1,229.71, akan tetapi satu dari 33 grup industri mengalami kenaikan. Yen ditransaksikan pada level 100.19 terhadap dolar, yang merupakan level terendah sejak tanggal 19 September.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:15 AM

Yen Melemah, Saham Asia Naik

Kontak Perkasa - Bloomberg (15/11) – Saham-saham Asia naik, dengan indeks acuan regional tersebut memangkas penurunan tiga pekannya dipimpin oleh saham-saham di Korea dan Jepang, sementara yen melemah terkait perkiraan pada berlanjutnya stimulus ekonomi AS. Minyak dan tembaga berjangka naik.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0.5% pada pukul 9:57 pagi di Tokyo, kenaikan sebesar 1% pada pekan ini ke 1 ½ pekan tertingginya. Indeks South Korea Kospi naik tajam sejak bulan Agustus lalu sementara indeks berjangka Standard & Poor 500 sedikit berubah paska indeks acuan tersebut ditutup pada rekornya di New York. Mata uang Jepang melemah ke level dua bulan terendahnya terhadap dolar sejalan dengan ringgit Malaysia menguat. Minyak West Texas Intermediate naik 0.3% sementara tembaga berjangka di New York naik 0.2%.

Janet Yellen, dinominasikan untuk mengganti Ketua Federal Reserve Ben S. Bernanke, memberikan sinyal ketika mendengarkan konfirmasi senatnya kemarin bahwa dia akan mempertahnkan rekor stimulus moneternya yang telah memicu asset global gain dan menekan biaya pinjaman hingga ekonomi AS membaik. Bank terbesar ketiga di Jepang melaporkan sebuah kenaikan pada laba semester pertamnya pekan ini. Data pertumbuhan ekonomi Malaysia dan Hong Kong maupun inflasi di regional eropa akan dirilis hari ini.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:12 AM

Saham Hongkong Jatuh Ke 10 Pekan Terendahnya

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Wednesday, November 13, 2013 | 10:01 AM

Kontak Perkasa - Bloomberg (13/11) Saham-saham Hong Kong jatuh, dengan indeks acuan kota tersebut mendekati level 10 pekan terendahnya, paska para pemimpin China gagal memberikan informasi detail mengenai perubahan kebijakan paska pertemuan guna membahas reformasi dan ditengah spekulasi bahwa Federal Reserve akan memangkas stimulus lebih awal dari yang diperkirakan.

Indeks Hang Seng turun sebesar 1.1% ke level 22,645.14 pada pukul 9:33 pagi di Hong Kong, menuju terendah sejak tanggal 5 September lalu. Indeks Hang Seng China Enterprises turun sebesar 1.6% ke level 10,395.00. Dallas Fed President Richard Fisher mengatakan di Melbourne kemarin bahwa akomodasi moneter menjadi lebih berisiko dari hari ke hari.
Indeks Hang Seng mengalami kenaikan sebesar 16% dari terendahnya di tahun ini pada tanggal 24 Juni hingga kemarin ditengah tanda-tanda ekonomi China yang stabil. Indeks acuan Hong Kong ditransaksikan sebesar 10.94 kali dari estimasi pendapatan, dibanding dengan 16 kali pada indeks Standard & Poor 500 kemarin
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:01 AM

Sidang Pleno Berakhir, Indeks China Berjangka Turun

Kontak Perkasa - Bloomberg (13/11) Indeks China berjangka jatuh paska pertemuan Partai Komunis gagal menghasilkan rencana perubahan kebijakan yang menarik bagi investor.

Kontrak berjangka bulan November di Indeks CSI 300 turun sebesar 0.6% ke level 2,324.20 pukul 9:15 pagi. China akan membuat pasar desisif pada alokasi pendanaan, berdasarkan pada pengumuman resmi paska pertemuan Partai Komunis selama empat hari. China akan tetap dominan pada ekonomi, mengindikasikan batasan pada pengurangan keterlibatan pemerintah. Goldman Sachs Group Inc. mengatakan bahwa siding pleno tidak cukup guna mendoorng saham-saham naik. Bocom International Holdings Co. menagatkan bahwa pertemuan terdapat berbagai informasi.
Indeks Shanghai Composite naik 0.8% ke level 2,126.77 kemarin. Indeks CSI 300 naik 1% ke
level 2,340. Indeks Hang Seng China Enterprises turun sebesar 0.2%. Indeks Bloomberg China-US Equity jatuh sebesar 0.6%.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:00 AM

Sentimen Stimulus, Emas Ditransaksikan Dekati Satu Bulan Terendahnya

Kontak Perkasa - Bloomberg (13/11) Emas ditransaksikan mendekati satu bulan terendahnya paska penurunan selama empat hari berturut-turut sejalan dengan perkiraan bahwa Federal Reserve kemungkinan akan memulai stimulus yang mengurangi permintaan akan tempat lindung nilai.

Emas Bullion untuk pengiriman langsung pada level $1,269.01 per ounce pukul 9:01 pagi di Singapore dari level $1,268 kemarin, saat logam turun pada level $1,261.42, level terendah sejak tanggal 15 Oktober lalu. Emas Bullion telah mengalami kenaikan hanya satu kali sejak tanggal 29 Oktober lalu ketika dolar mengalami kenaikan.

Emas telah mengalami penurunan sebesar 24% di tahun 2013 sejalan dengan prospek akan pemulihan ekonomi yang mempengaruhi permintaan asset safe haven. Fed Bank of Atlanta President Dennis Lockhart mengatakan kemarin ketika dia akan melihat inflasi naik menjelang Federal Reserve memangkas pembelian obligasi bulanannya sebesar $85 miliar, beberapa pembicaraan mengenai tapering dapat dilaksanakan pada bulan depan. Para pembuat kebijakan akan memutuskan untuk mengurangi pembelian sebesar $70 miliar pada pertemuan tanggal 18-19 Maret tahun depan, berdasarkan pada estimasi 32 ekonom di survei Bloomberg pada tanggal 8 November.

Emas untuk pengiriman langsung bulan Desember turun sebesar 0.4% ke level $1,266.30 per ounce pada Comex di New York paska penurunan kemarin di level $1,260.50, level terendah sejak tanggal 15 Oktober. Volume transaksi sebesar 42% dibawah rata-rata 100 hari saat ini.

Perak turun sebesar 0.2% ke level $20.6975 per ounce, tergelincir pada hari kelimanya. Harga turun ke level $20.585 kemarin, level terendah sejak tanggal 15 Oktober.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:54 AM

Saham Asia Jatuh Pertama Kalinya Dalam Tiga Hari Terakhir

Kontak Perkasa Bloomberg (13/11) Saham-saham Asia jatuh, dengan indeks acuan regional tersebut memangkas gain dua harinya terkait spekulasi Federal Reserve kemungkinan akan memulai pengurangan stimulus AS bulan depan dan paska para pemimpin China batal memberikan informasi terkait perubahan kebijakan.

Samsung Electronics Co., memperoleh 43% pada pendapatannya di Amerika dan China, tergelincir 1.8%. KDDI Corp., memimpin penurunan pada saham-saham jasa komunikasi paska kenaikan 13 tahun tertingginya kemarin. Pioneer Corp., naik sebesar 17% di Tokyo paska perusahaan tersebut melaporkan laba yang melebihi dari estimasi sebelumnya.

Indeks MSCI Asia Pacific turun sebesar 0.2% ke level 139.54 pada pukul 9:36 pagi di Tokyo, dengan semua, tetapi dua dari 10 group industri pada indeks tersebut jatuh. Indeks Topix Jepang naik 0.2%. Sementara bursa di China dan Hong Kong belum dibuka.

Fed Bank of Atlanta President Dennis Lockhart mengatakan kemarin bahwa pengurangan pembelain obligasi AS sangat baik bila dilaksanakan pada bulan depan.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:42 AM

Sentimen Stimulus AS, Emas Bertahan Di Bawah $1,300

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Tuesday, November 12, 2013 | 9:39 AM


Kontak Perkasa - Singapura, Reuters (12/11) – Emas bertahan dibawah $1,300 pada hari Selasa, ditransaksikan mendekati 3-1/2 pekan sejalan dengan para investor khawatir mengenai tapering stimulus Federal Reserve dan sejalan dengan permintaan emas fisik tidak cukup kuat guna menetapkan harga bawah.

Emas menurun sebesar 0.1% ke level $1,281.56 per ounce pada pukul 00:26 GMT. Emas ditransaksikan dibawah $1,300 sejak hari Jumat dan telah mengalami penurunan sebesar 3% selam empat sesi terakhir.

Emas berada dibawah tekanan sejak hari Kamis lalu sejalan dengan kenaikan pada data ekonomi dan pekerjaan AS yang mengalami kekhawatiran akan stimulus Federal Reserve.

Penurunan emas dibawah $1,300 telah gagal menarik permintaan di Asia sejalan dengan para konsumen menunggu terkait perkiraan harga yang melemah.

Sebuah parlemen khusus Roamania secara tegas menolak pengajuan draft yang akan mengijinkan Canada Gabriel Resources mendirikan tambang emas terbesar eropa di gunung Carpathian.

Global banker BNP Paribas menurunkan perkiraan harga emas di tahun 2014 sebesar $1,095 per ounce dari $1,155, akibat pemulihan ekonomi di AS dan lesunya permintaan. (bgs)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:39 AM

Saham AS Bersiap Pada Rekor Tertinggi Yang Baru


Kontak Perkasa - NEW YORK, MarketWatch ( 12/11 ) – Saham-saham AS  goyah antara keuntungan dan kerugian yang kecil pada hari Senin setelah kinerja yang kuat di sesi sebelumnya yang mendorong indeks Dow ke rekornya mendekati penutupan.

Para investor menimbang laporan ekonomi China yang keluar selama akhir pekan dan membantu mendorong ekuitas di Asia dan Eropa. Mereka juga terus-menerus mencermati data laporan pekerjaaan AS yang  lebih baik dari perkiraan pada hari Jumat kemarin.

Perdagangan obligasi  libur pada hari Senin karena Hari Veteran, dimana tidak akan ada juga  laporan ekonomi dari pemerintah AS.

' Hari ini akan menjadi hari yang cukup ringan ketika datang pergerakan, hanya karena kita tidak akan melihat banyaknya data di jalan, ' kata Kristina Hooper, seorang analis investasi AS di Allianz Global Investors. ' Kurangnya titik data ekonomi hari ini mungkin hanya menyebabkan pengawasan lebih lanjut dari laporan pekerjaan pada hari Jumat kemarin. '

Indeks S & P 500 terakhir tidak berubah  pada level 1.771. Indeks Dow Jones Industrial Average naik tipis 14 poin atau kurang dari 0,1% menjadi 15.776, menuju rekor penutupan terbaru. Indeks Nasdaq Composite berada pada 1 poin, atau kurang dari 0,1% menuju ke level 3.921. ( rk )
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:29 AM

Saham Pengembang Jatuh, Saham Hong Kong Berayun Diantara Gain dan Loss

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Monday, November 11, 2013 | 10:25 AM


Kontak Perkasa - Bloomberg, (11/11) – Saham-saham Hong Kong berayun diantara gain dan loss sejalan dengan saham-saham pengembang dari China di Hong Kong jatuh. Yashili International Holdings Ltd. naik ke rekornya pasca perusahaan-perusahaan seperti Singapore Temasek Holdings Pte menyepakati untuk membeli saham-saham produsen susu perah.

Indeks Hang Seng turun sebesar 0.2% ke level 22,700.38 pada pukul 9:56 pagi di Hong Kong, menghapus gain sebesar 0.3%. Indeks acuan tersebut turun sebesar 2.2% pada pekan lalu ditengah kekhawatiran Federal Reserve yang kemungkinan akan memangkas stimulusnya lebih awal dari perkiraan.

Indeks Hang Seng China Enterprises turun sebsar 0.1% ke level 10,377.61.

Kontrak berjangka pada indeks Standard & Poor 500 jatuh sebesar 0.2%. Indeks acuan tersebut naik sebesar 1.3% pada tanggal 8 November lalu di New York sejalan dengan laporan pekerjaan mengalami kenaikan dari yang diperkirakan sebelumnya sebagai pertanda bahwa pertumbuhan ekonomi cukup kuat guna menahan pemangkasan stimulus. Tapering akan dimulai pada bulan Maret tahun depan , berdasarkan pada sebuah survei Bloomberg pekan lalu, dengan para annalis memperkirakan pembelian obligasi bulanan turn sebesar $70 miliar dari $85 miliar.

Indeks Hang Seng naik sebesar 15% dari terendahnya tahun ini pada tanggal 24 Juni hingga tanggal 8 November ditengah tanda-tanda stabilnya ekonomi China. Indeks acuan Hong Kong ditransaksikan sebesar 10.87 kali perkiraan pendapatan, dibanding dengan 15.98 kali pada indeks S&P 500 kemarin. (bgs)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:25 AM

Indeks Berjangka China Turun Pasca Inflasi


Kontak Perkasa - Bloomberg, (11/11) – Indeks berjangka China jatuh pasca laporan ekonomi selama akhir pekan termasuk inflasi.

Kontrak berjangka pada indeks CSI 300 yang berakhir pada bulan November turun sebesar 0.2% ke level 2,310 pada pukul 9:22 pagi waktu lokal. China Vanke Co. dan Poly Real Estate Group Co. kemungkinan akan mengalami penurunan diantara pengembang lainnya terkait kekhawatiran pemerintah memperkuat acuan untuk mengendalikan pasar properti. Suning Commerce Group Co., sebuh retailer online, kemungkinan akan mengalami kenaikan sejalan dengan para konsumen menggunakan Internet untuk melakukan penawaran terkait Single Day, salah satu hari belanja terbesar di China pada tahun ini.

Indeks Shanghai Composite turun sebesar 1.1% ke level 2,106.13 pada tanggal 8 November, menandai penurunan sebesar 2% pada pekan lalu. Output industri naik sebesar 10.3% dari awal tahun di bulan Oktober lalu, berdasarkan pada rilis data pada tanggal 9 November oleh National Bureau of Statistics. Inflasi sebesar 3.2% pada bulan lalu, harga produsen jatuh sebesar 1.5% dari awal tahun dan penjualan retail naik sebesar 13.3%.

Indeks CSI 300 turun sebesar 1.4% ke level 2,308 pada tanggal 8 November. Indeks Hang Seng China Enterprises turun sebesar 0.8%. Indeks Bloomberg China-US Equity naik sebesar 1.1% di New York.

Indeks Shanghai turun sebesar 13% dari tertingginya pada tahun ini terkait kekhawatiran pertumbuhan ekonomi yang akan turun pada kuartal keempat. Indeks acuan tersebut ditransaksikan sebesar 8.4 kali proyeksi laba selama dua belas bulan kedepan, dibanding dengan tujuh tahun rata-rata sebesar 15.3, berdasarkan pada data yang dihimpun oleh Bloomberg.

Ekonomi China memasuki kuartal terakhir di tahun 2013 ini dengan akselerasi pada sektor manufaktur dan ekspor, momentum yang memberikan kepercayaan kepada pertemuan kepala partai Komunis guna menentukan pergerakan kebijakan untuk dekade yang akan datang. (bgs)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:41 AM

Optimisme Ekonomi AS, Saham Jepang Naik


Kontak Perkasa - Bloomberg (11/10) – Saham-saham Jepang naik dengan indeks Topix mengalami kenaikan untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir sejalan dengan yen melemah pasca laporan tenaga kerja AS lebih baik dari perkiraan sebelumnya sebagai pertanda bahwa ekonomi terbesar di dunia tersebut mengalami pertumbuhan.

Indeks Topix gain sebesar 1.2% ke level 1,190.13 pada pukul 9:01 pagi di Tokyo, dengan semua tetapi satu dari 33 grup industri mengalami kenaikan. Indeks acuan tersebut pada pekan lalu jatuh sebesar 0.6% pada sesi penutupan tanggal 8 November lalu pada satu bulan terendahnya. Nikkei 225 Stock Average naik sebesar 1.4% ke level 14,278.34. Yen turun pada hari kedua, penurunan sebesar 0.2% ke level 99.20 per dolar.

Tenaga kerja AS mengalami kenaikan sebesar 204,000 pekerja pada bulan lalu pasca direvisi mengalami gain sebesar 163,000 di bulan September yang merupakan estimasi terbesar sebelumnya, menurut Departemen Tenaga Kerja AS rilis data pada tanggal 8 November lalu. Kenaikan pada daftar gaji atas perkiraan yang paling optimis oleh survey oleh para ekonom dan memacu kenaikan sebesar 1.3% pada indeks Standard & Poor’s 500. Output pabrik di China mengalami kenaikan lebih dari estimasi para analis pada bulan lalu dan inflasi yang tinggi tidak sesuai dengan perkiraan, berdasarkan pada laporan terpisah pada tanggal 9 November lalu.

Kontrak berjangka pada S&P 500 sedikit berubah
pada hari ini. Federal Reserve akan memangkas pembelian obligasi bulanannya sebesar $70 miliar saat pertemuan pada tanggal 18-19 Maret dari jumlah yang saat ini sebesar $85 miliar, berdasarkan pada estimasi oleh 32 ekonom pada tanggal 8 November di survey Bloomberg News. (bgs)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:08 AM

Emas Perpanjang Penurunan


Kontak Perkasa - SINGAPORE, Reuters (11/11) – Emas menurun pada hari Senin ini ditransaksikan mendekati tiga pekan terendahnya pasca laporan pekerjaan AS secara tak terduga naik yang memicu kekhawatiran mengenai Federal Reserve akan memulai stimulus sebagai dukungannya terhadap ekonomi.

Emas jatuh sebesar 0.2% ke level $1,286.19 per ounce pada pukul 00:20 GMT. Emas turun sebesar 1.7% pada hari Jumat lalu – penurunan logam terbesar dalam satu hari selama lebih dari satu bulan.

Data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa tenaga kerja mengalami kenaikan sebesar 204,000 pekerjaan ke dalam daftar gaji pada bulan lalu, mengalami kenaikan lebih dari estimasi sebelumnya sebesar 125,000, menunjukkan ketangguhan ekonomi meskipuan adanya shutdown pemerintah.

Para investor sedang memonitor data utama terkiat ekonomi AS guna memprediksi kapan Federal Reserve akan memulai tapering pembelian obligasi bulanannya sebesar $85miliar. Mereka khawatir bahwa data yang mengalami kenaikan akan memacu bank sentral AS memangkas kembali pembelian obligasinya sebelum akhir tahun ini.

Sekitar 2,300 pekerja tambang Afrika Selatan menagadakan sebuah perundingan di tambang Anglo American Platinum's Dishaba, mengatakan bahwa mereka tidak akan meninggalkan hingga penangguhan pemimpin serikat kerja diterima kembali, menurut perusahaan pada hari Senin ini. (bgs)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:02 AM

Indeks Saham China Berjangka Jatuh Sebelum Data Ekonomi

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Friday, November 8, 2013 | 9:44 AM


Kontak Perkasa - Bloomberg (08/11) - Indeks saham China berjangka turun sebelum data perdagangan pada hari ini dan awal dari sebuah pertemuan Partai Komunis besok. Indeks patokan menuju kerugian mingguannya.

Indeks CSI 300 berjangka November tergelincir 0,2 persen menjadi 2.343 pada pukul 9:18 China Cosco Holdings Co, perusahaan pelayaran terbesar di negara itu, mungkin aktif setelah perusahaan mengatakan direktur eksekutif Xu Minjie sedang diselidiki. Industrial & Commercial Bank of China Ltd dan Bank of Communications Co mungkin turun setelah saham Hong Kong mereka diturunkan ke inline di Standard Chartered Plc. Poly Real Estate Group Co dapat menguat setelah penjualan bulan Oktober naik sebesar 57 persen dari tahun lalu.

Indeks Shanghai Composite tergelincir 0,5 persen ke level 2,129.40 kemarin, menambah kerugian sebesar 0,9 persen pada minggu ini. Pemerintah dijadwalkan merilis data ekspor pada hari ini dan laporan harga konsumen dan output industri besok. Petinggi partai China akan bertemu di Beijing sampai dengan 12 November untuk memetakan cetak biru untuk reformasi seiring negaranya menuju pertumbuhan yang paling lambat dalam lebih dari dua dekade terakhir.

Indeks CSI 300 turun 0,6 persen ke level 2,340.55 kemarin, sementara Indeks Hang Seng China Enterprises turun 0,8 persen. Indeks Ekuitas Bloomberg China-AS jatuh sebanyak 2,2 persen setelah lebih cepatnya pertumbuhan ekonomi AS yang memicu kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan mengurangi stimulus lebih cepat dari yang diharapkan.

China Oilfield Services Ltd mungkin mundur setelah mendapatkan tagihan pajak senilai US$ 29.000.000 dari pemerintah Norwegia. China Railway Construction Corp dapat memperoleh gain setelah bersedia tawaran untuk proyek 7 miliar yuan (US$ 1,2 milyar). (izr)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:44 AM

Bursa Saham Jepang, Won Turun


Kontak Perkasa - Bloomberg (08 /11) - Saham Asia jatuh, ditetapkan untuk penurunan mingguan ketiga dipimpin oleh saham Jepang, sementara mata uang emerging market melemah seiring investor menunggu data payrolls AS setelah pertumbuhan ekonomi berkembang yang lebih cepat yang memicu kekhawatiran Federal Reserve akan memangkas stimulus lebih cepat dari yang diharapkan. Minyak mentah rebound.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2 persen pada pukul 09:15 di Tokyo, turun 0,9 persen pada minggu ini untuk penurunan mingguan terpanjang sejak bulan Juni. Indeks Topix Jepang jatuh untuk hari kedua, turun 0,9 persen seiring yen mempertahankan kenaikannya terhadap euro hampir sebulan terakhir. Indeks Standard & Poor 500 berjangka naik 0,1 persen setelah indeks meluncur sebesar 1,3 persen di New York, terbesar sejak 27 Agustus. Won Korea Selatan turun 0,2 persen terhadap dolar  AS sementara minyak mentah di New York naik 0,3 persen.

Fokus investor bergeser ke laporan gaji AS bulan Oktober setelah data kemarin menunjukkan ekonomi terbesar dunia tumbuh pada kecepatan yang lebih cepat ketimbang estimasi para analis pada kuartal terakhir dan Bank Sentral Eropa secara tak terduga menurunkan suku bunga. The Reserve Bank of Australia, yang mempertahankan suku bunga  pada rekor terendahnya pada minggu ini, serta menerbitkan pernyataan kebijakan kuartalan pada hari ini, sementara surplus perdagangan China mungkin tumbuh pada bulan lalu seiring pertumbuhan ekspor dipercepat, menurut survei Bloomberg terhadap para ekonom. (izr)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:41 AM

Dolar Mempertahankan Gain Sebelum Data Perkerjaan


Kontak Perkasa - Bloomberg (08/11) - Dolar mempertahankan keuntungan terhadap sebagian besar rekan-rekan utama sebelum laporan pekerjaan AS pada hari ini dan setelah data kemarin menunjukkan ekonomi tumbuh lebih dari perkiraan, memicu taruhan pemangkasan stimulus Federal Reserve lebih awal.

Mata uang AS menuju kenaikan mingguan kedua terhadap euro seiring ukuran Bloomberg ekonomi AS membuat kejutan dengan berbalik positif untuk pertama kalinya dalam hampir sebulan terakhir. Euro ditetapkan untuk penurunan mingguan keduanya terhadap yen setelah Bank Sentral Eropa secara tak terduga memangkas suku bunga ke rekor terendahnya kemarin. Dolar Australia jatuh setelah bank sentral menurunkan proyeksi pertumbuhan untuk tahun depan.

Dolar sedikit berubah pada level US$ 1,3414 per euro pada pukul 9:44 di Tokyo sejak kemarin, ketika menyentuh level US$ 1,3296, level terkuat sejak tanggal 16 September. Greenback diperdagangkan pada level 98,19 ¥ dari level 98,09 ¥. Mata uang Jepang diperdagangkan pada level harga 131.72 per euro dari level harga 131,63 di New York, ketika naik 1,3 persen.

Dolar telah meningkat 0,5 persen terhadap euro pada pekan ini, menyusul reli sebesar 2,3 persen pada minggu lalu. Dolar telah jatuh sebesar 0,5 persen terhadap yen, sementara mata uang Jepang telah naik 1 persen terhadap euro. (izr)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:31 AM

Emas Turun Ke 3 Pekan Terendahnya Pasca ECB Pangkas Suku Bunga


Kontak Perkasa - NEW YORK/LONDON, Reuters (8/11) – Emas jatuh ke tiga pekan terendahnya di hari Kamis, membalikkan gain pada awal pembukaan yang diakhiri turun mendekati 1%, ditandai dengan penguatan pertumbuhan ekonomi AS dan sejalan dengan bank sentral eropa memangkas tingkat suku bunga ke rekor terendahnya.

Logam mulia pada awal pembukaan naik pasca bank sentral eropa memangkas tingkat suku bunga ke rekor terendahnya pada hari Kamis dan mengatkan bahwa hal ini dapat menurunkan suku bunga lebih rendah lagi guna mencegah pemulihan ekonomi zona eropa dari keterlambatan akibat penurunan inflasi.

Emas bullion berada dibawah tekanan pasca pemerintah AS merilis data pertumbuhan ekonomi yang tinggi pada kuartal ketiga bisnis mengisi persediaan-persediaannya kembali.

Bagaimanapun, pertumbuhan yang rendah pada belanja konsumen dalam dua tahun terakhir mengindikasikan bahwa adanya sebuah momentum yang mendasari penurunan.

Pertumbuhan pasar ekuitas baru-baru ini terkait perkiraan pertumbuhan ekonomi yang membaik juga melemahkan momentum emas sebagai tradisional safe haven, menurut para analis. Saham AS di indeks S&P 500 turun di hari Kamis.

Spot emas turun sebesar 0.9% pada level harga $1,305.71 per ounce pada pukul 2:19 siang EST (19:59 GMT), setelah sebelumnya mencapai level harga $1,298.31, terendah sejak tanggal 17 Oktober lalu.

Emas berjangka AS untuk pengiriman bulan Desember turun sebesar $9.30 pada level harga $1,308.50, dengan volume transaksi sebesar 10% diatas 250 hari rata-ratanya, rilis data awal oleh Reuters, pembalikkan (reversal) trend baru-baru ini dari perputaran yang melemah.

Harga emas telah jatuh sebesar 20% pada tahun ini terkait perkiraan bahwa Federal Reserve akan mengurangi program stimulusnya.

Para analis mengatakan bahwa laporan pekerjaan AS bulan oktober pada hari Jumat kemungkinan akan menujukkan pandangan mengenai dampak shutdown pemerintah pada bulan lalu yang memacu keberlanjutan perpanjangan akan pembelian obligasi Federal Reserve. (bgs)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:29 AM

GDP Picu Kekhawatiran Federal Reserve, Saham AS Turun


Kontak Perkasa - Bloomberg (8/11) – Saham-saham AS jatuh, menyeret indeks Standard & Poor 500 ke level terendahnya dalam sebulan terakhir sejalan dengan spekulasi Federal Reserve kemungkinan akan mempertimbangkan kembali stimulus ditengah pertumbuhan ekonomi yang tinggi dari estimasi sebelumnya yang dibayangi sebuah tindakan oleh Bank Sentral Eropa memangkas tingkat suku bunga.

Twitter Inc., yang telah menaikkan IPO (initial public offering) sebesar $1.82 miliar , mengalami rally sebesar 82% dalam debutnya. Qualcomm Inc. turun sebesar 4.7% pasca pembuat chip smartphone terbesar memprediksi bahwa penjualan kuartalannya kurang dari estimasi para analis ebelumnya. Whole Foods Market Inc. turun 11% pasca menurunkan perkiraan labanya. J.C. Penney Co. naik 6.9% pasca melaporkan kenaikan penjualan bulanan pertama dalam dua tahun terakhir.

Indeks S&P 500 jatuh 1%, penurunan tajam sejak tanggal 8 Oktober lalu, ke level 1,753.28 pada pukul 2:49 siang di New York. Dow Jones Industrial Average tergelincir sebesar 101.43 point, atau 0.6%, ke level 15,645.45. Indeks Nasdaq Composite turun sebesar 1.6% penurunan tajam dalam sebulan terkahir. Transaksi saham di indeks S&P 500 sebesar 17% diatas 30 hari rata-rata selama hari ini.

Dow Jones naik ke rekornya kemarin dan indeks S&P 500 ditutup pada satu minggu tertingginya sejalan dengan Federal Reserve mengatakan bahwa ekonomi yang memburuk memperingatkan kembali mengenai stimulus dari bank sentral. Indeks pasar ekuitas  Amerika telah mengalami rally sebesar 23% pada tahun ini, menantang tahun 2009 untuk gain tahunan terbaik selama satu dekade terakhir, sejalan dengan pendapatan-pendapatan perusahaan yang tinggi dari estimasi sebelumnya  dan bank sentral mempertahankan tingkat suku bunga rendah guna memacu pertumbuhan ekonomi. (bgs)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:59 AM

Mayoritas Saham China Jatuh Sebelum Rapat Pleno

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Thursday, November 7, 2013 | 11:43 AM


Kontak Perkasa - Bloomberg (07/11) - Sebagian besar saham China turun seiring harga berayun pada indeks acuan mencapai posisi terendahnya dalam dua bulan terakhir sebelum dimulainya pertemuan Partai Komunis pada akhir pekan ini. Saham perusahaan Teknologi dan kesehatan memimpin penurunan.

Indeks Shanghai Composite tergelincir sebesar 0,1 persen ke level 2,138.06 pada pukul 9:50 pagi waktu setempat, dengan volume perdagangan sebesar 35 persen di bawah rata-rata 30-hari pada hari ini dan tingkat volatilitas 10-hari terendah sejak 6 September.

Indeks CSI 300 turun 0,2 persen menjadi 2,348.74. Indeks Hang Seng China Enterprises turun 0,7 persen. Indeks Bloomberg China-AS turun 0,5 persen.

Petinggi partai China akan bertemu di Beijing dari 9-12 November untuk memetakan cetak biru untuk reformasi seiring negara menuju pertumbuhan yang terlambat dalam lebih dari dua dekade terakhir.

Indeks Shanghai turun sebesar 6,1 persen pada tahun ini dan diperdagangkan sebanyak 8,4 kali laba yang diproyeksikan untuk 12 bulan ke depan, lebih rendah dari rata-rata tujuh tahun dari 15,3, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. (izr)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 11:43 AM

Euro Mempertahankan Gain Terhadap Mata Uang Utama sebelum ECB


Kontak Perkasa - Bloomberg (07/11) - Euro mengadakan keuntungan dari kemarin dibandingkan rekan-rekan yang paling utama sebelum pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa bertemu pada hari ini di tengah spekulasi perekonomian eropa tidak cukup rapuh untuk menjamin pemotongan suku bunga.

Euro kemarin menghentikan penurunan selama lima hari terakhir terhadap sembilan rekan-rekan mengembangkan pasar dilacak oleh Bloomberg Correlation Weighted Indexes, dengan Presiden ECB Mario Draghi dijadwalkan untuk berbicara setelah keputusan bank Sentral. Sebuah mengukur kekuatan dolar AS tetap rendah sebelum data yang mungkin menunjukkan ekspansi dalam produk domestik bruto AS melambat pada kuartal terakhir. Dolar Australia melemah terhadap 16 mata uang utama setelah data pekerja naik kurang dari prediksi ekonom.

Euro diperdagangkan pada level harga US$ 1,3516 pada pukul 12:21 di Tokyo, setelah kemarin naik 0,3 persen menjadi US$ 1,3513. Mata uang umum sedikit berubah pada level 133,28 ¥. Dolar diperdagangkan pada level harga  98,61 ¥ dari 98,66 ¥ di New York.

Indeks Bloomberg US Dollar, yang melacak greenback terhadap 10 mata uang utama, sedikit berubah pada level 1,014.16 setelah turun 0,3 persen menjadi 1,013.48 kemarin. (izr)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 11:30 AM

Saham AS Naik Menuju Rekor Ditengah Spekulasi The Fed Terhadap Stimulus


Kontak Perkasa - Bloomberg ( 7/11 ) --- Saham AS menguat , dengan indeks Dow Jones Industrial Average bersiap untuk sebuah rekor, seiring pejabat Federal Reserve mengatakan bahwa ekonomi memburuk yang menjadi bukti akan berlanjutnya stimulus dan investor menunggu data pada pekan ini mengenai pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi.

Microsoft Corp naik 4 persen seiring Nomura Holdings Inc mengatakan bahwa perusahaan software kemungkinan meninggalkan konsumer bisnis kehilangan uangnya di bawah CEO baru. Ralph Lauren Corp menguat 5,1 persen setelah pembuat pakaian jadi meningkatkan batas bawah perkiraan penjualannya dan meningkatkan dividennya. Tesla Motors Inc anjlok sebesar  14 persen seiring penjualan kendaraannya kurang dari beberapa estimasi para analis.

Indeks  Standard & Poor 500 naik 0,3 persen ke level 1,768.96 pada pukul 03:01 sore di New York. Indeks Dow naik  116,30 poin , atau 0,7 persen  ke level 15,734.52 melampaui rekor pada penutupan sebelumnya sebesar 15,680.35 pada tanggal 29 Oktober. Transaksi saham di S & P 500 sebesar 2,3 persen di atas rata-rata 30 - hari pada hari ini.

Indeks S & P 500 tergelincir 0,3 persen kemarin seiring homebuilders jatuh. Indeks acuan tersebut naik 24 persen pada tahun ini, menuju kinerja tahunan terbaiknya sejak tahun 2003, seiring dengan pendapatan perusahaan melebihi perkiraan dan bank sentral mempertahankan program stimulusnya.(rk)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 11:28 AM

Indeks Topix Menghentikan Penurunan Selama 3 Harinya Terhadap Pendapatan

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Wednesday, November 6, 2013 | 2:51 PM


Kontak Perkasa - Bloomberg (06/11) - Indeks Topix Jepang naik untuk pertama kalinya dalam empat hari terakhir, membalikkan penurunan sebelumnya, seiring melemahnya mata uang yen yang mendorong eksportir dan investor mempertimbangkan pendapatan perusahaan.

Sony Corp, yang mendapat hampir 70 persen dari pendapatan di luar negeri, naik 1,2 persen. Mitsumi Electric Co melonjak terbesar pada indeks Nikkei 225 Stock Average setelah produsen komponen elektronik memperkirakan kerugian dapat dikurangi. Dainippon Screen Manufacturing Co tergelincir 4,5 persen setelah prospek operasi keuntungan produsen peralatan semikonduktor yang meleset dari perkiraan.

Indeks Topix naik 0,8 persen menjadi 1,192.16 pada penutupan perdagangan di Tokyo, setelah tergelincir sebanyak 0,3 persen. Semua saham kecuali dua dari 33 kelompok industri indeks yang menguat. Indeks Nikkei 225 naik 0,8 persen menjadi 14,337.31. Lebih dari 8.000 kontrak berjangka pada indeks diperdagangkan dalam jendela 10 menit berakhir pada pukul 12.30 WIB, naik dari 485 di sebelum 10 menit terakhir, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Indeks Topix tertinggal 23 pasar maju lainnya dilacak oleh Bloomberg pada bulan Oktober, naik kurang dari 0,1 persen. Indeks tersebut masih menjadi Best Performer pada tahun ini dengan reli sebesar 39 persen. Saham naik seiring pelonggaran moneter yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh Bank of Japan yang menyebabkan yen melemah, meningkatkan prospek pendapatan bagi eksportir. (izr)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 2:51 PM

Bursa Saham HK Berayun antara Keuntungan dan Kerugian


Kontak Perkasa - Bloomberg (06/11) – Bursa saham Hong Kong berayun antara keuntungan dan kerugian menjelang dimulainya pertemuan Partai Komunis pada pekan ini untuk memetakan reformasi. Perusahaan utilitas memimpin penurunan pada Indeks Hang Seng Composite, sementara saham-saham energi menguat.

Indeks Hang Seng naik 0,3 persen ke level 23,102.87 pada sesi pagi di Hong Kong, setelah jatuh sebanyak 0,4 persen. Indeks Hang Seng China Enterprises turun 0,2 persen menjadi 10,619.31. Pemimpin Cina bertemu di Beijing dari 09-12 November.

Indeks Hang Seng melonjak 16 persen dari level terendahnya pada tahun ini pada tanggal 24 Juni hingga kemarin seiring data menunjukkan ekonomi China mulai stabil. Sebuah survei swasta menunjukkan kemarin ekspansi industri jasa setelah pengukur non-manufaktur resmi naik ke level tertingginya pada tahun ini. Indeks Hong Kong diperdagangkan pada 11 kali estimasi laba kemarin, dibandingkan dengan 15,9 untuk indeks Standard & Poor 500. (izr)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 2:42 PM

Bursa Saham Jepang Flats di Sesi Pagi


Kontak Perkasa - AFP (06/11) - Saham-saham Jepang flats pada perdagangan hari Rabu pagi, menyusul penurunan pada indeks Wall Street setelah data AS menambah spekulasi bahwa Federal Reserve akan segera memangkas stimulus.

Indeks Nikkei turun tipis 1,55 poin ke level 14,223.82, sedangkan indeks Topix dari seluruh saham bagian pertama naik 0,23 persen, atau 2,69 poin, menjadi 1,185.27.

Dealer mengatakan perdagangan ini cenderung bergerak dalam kisaran ketat pada hari Rabu, seiring investor menunggu hasil lebih perusahaan, termasuk laba setengah tahun Toyota setelah pasar tutup.

Pertumbuhan pada sektor jasa besar AS secara tak terduga meningkat pada bulan Oktober, menurut angka pada hari Selasa, menawarkan bukti baru bahwa ekonomi terbesar dunia tidak terpengaruh pada shutdown parsial pemerintah selama 16-hari pada bulan lalu.

Pada perdagangan saham Tokyo, Uniqlo Operator Fast Retailing turun 2,46 persen ke level  31.700¥ setelah mengatakan penjualan toko domestik pada bulan Oktober jatuh untuk pertama kalinya dalam enam bulan terakhir.

Di pasar uang, dolar diperdagangkan pada level 98,47 ¥, sedikit turun dari level 98,53 ¥ di New York. (izr)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 11:46 AM

Harga Minyak Naik Menjelang Laporan Stok Minyak AS


Kontak Perkasa - AFP (06 /11) - Harga minyak naik di perdagangan Asia pada hari Rabu namun tekanan yang dihadapi dari kekhawatiran permintaan AS dan spekulasi atas masa depan program stimulus Federal Reserve, kata para analis.

Minyak West Texas Intermediate ( WTI ) untuk pengiriman Desember naik 41 sen ke level harga US$ 93,78 per barel di perdagangan Asia pertengahan pagi, setelah tenggelam ke level harga US$ 1,25 menjadi ditutup pada level terendahnya dalam lima bulan terakhir di New York.

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember naik 45 sen menjadi US$ 105,78.

EIA mengharapkan laporan persediaan AS meningkat 1,9 juta barel pada pekan ini yang berakhir 1 November, menurut analis yang disurvei oleh Dow Jones Newswires.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 11:36 AM

China’s Stock-Index Futures Fall as Tsingtao Brewery May Decline


Kontak Perkasa - Bloomberg (06/11) -- China’s stock-index futures fell.
November futures on the CSI 300 Index slid 0.4 percent to 2,374.40 as of 9:17 a.m. in Shanghai. Anhui Jianghuai Automobile Co. may drop after reporting a 35 percent decline in car sales in October. Tsingtao Brewery Co. may slide after its Hong Kong shares were cut to underperform at Jefferies Group LLC. China will maintain the stability and consistency of its policies, the People’s Bank of China said in a report yesterday.

The Shanghai Composite rose 0.4 percent to 2,157.24 yesterday, as agricultural companies rallied on speculation the government will introduce reforms to boost the industry. China’s top party officials will meet in Beijing from Nov. 9-12 to map out a blueprint for reform as the country heads for its slowest growth in more than two decades.

The CSI 300 Index advanced 0.1 percent to 2,383.77 yesterday, while the ChiNext rallied 3.1 percent and the Hang Seng China Enterprises Index slid 0.5 percent. The Bloomberg China-US Index fell 1.3 percent to 102.52 yesterday.

The Shanghai index has dropped 4.9 percent this year and trades at 8.5 times projected profits for the next 12 months, lower than the seven-year average of 15.3, according to data compiled by Bloomberg. Trading volumes for the index were 30 percent below the 30-day average yesterday, data showed.

China’s central bank reiterated that the country will pursue a prudent monetary policy, according to a third-quarter report. China has problems with property and local government debt, while consumer prices may accelerate from year-ago levels, the central bank said.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:35 AM

Hongkong Stocks Slide Third Day as Energy Companies Decline


Kontak Perkasa - Bloomberg (06/11) -- Most Hong Kong stocks fell, with the benchmark index sliding a third day, as energy companies led declines on the Hang Seng Composite Index.

The Hang Seng Index fell 0.2 percent to 23,003.69 as of 9:39 a.m. in Hong Kong, with about two shares declining for each that rose on the 50-member gauge. The Hang Seng China Enterprises Index of mainland companies lost 0.6 percent to 10,567.63.

The Hang Seng Index jumped 16 percent from this year’s low on June 24 through yesterday as economic data boosted confidence in China. A private survey yesterday showed expansion in services industries yesterday after an official non-manufacturing gauge rose to the highest this year. Hong Kong’s benchmark index traded at 11 times estimated earnings yesterday, compared with 15.9 for the Standard & Poor’s 500 Index.

President Xi Jinping said the country should speed up its strategy of using innovation to drive development and realize full-year economic targets, the official Xinhua News Agency reported yesterday. The nation’s official growth target is 7.5 percent this year. China’s leaders meet in Beijing Nov. 9-12 to map out reforms.
Futures on the S&P 500 gained 0.2 percent today. The equity gauge dropped 0.3 percent yesterday as investors awaited this week’s data on economic growth and employment. Faster-than-estimated expansion in a U.S. services gauge in October stoked speculation the economy is strong enough for the Federal Reserve to cut stimulus earlier than anticipated.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:29 AM

Topix Jepang Berayun Terhadap Pendapatan; Fast Retailing Turun


Kontak Perkasa - Bloomberg (06 /11) - Topix indeks Jepang berayun antara keuntungan dan kerugian seiring para investor menimbang pendapatan perusahaan. Fast Retailing Co turun setelah penjualan bulanan di Jepang Uniqlo toko pakaiannya turun.

Indeks Topix naik 0,1 persen ke level 1,184.11 pada pukul 09:19 di Tokyo, setelah tergelincir sebanyak 0,3 persen. Sekitar delapan saham naik untuk setiap tujuh saham yang jatuh dengan volume perdagangan sebesar 12 persen di bawah rata-rata 30 - hari intraday. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,2 persen menjadi 14,192.63.

Indeks Topix tertinggal 23 pasar maju lainnya dilacak oleh Bloomberg pada bulan Oktober, naik kurang dari 0,1 persen. Indeks tersebut masih menjadi best performer pada tahun ini hingga kemarin dengan sebesar reli sebesar 38 persen. Saham naik seiring pelonggaran moneter yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh Bank of Japan yang menyebabkan melemahnya yen, meningkatkan prospek pendapatan bagi eksportir.

Lebih dari 500 perusahaan pada 1.746 anggota Topix announce hasil pada minggu ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Toyota Motor Corp, produsen mobil terbesar di dunia, adalah di antara mereka postingan pendapatan harian pada penutupan perdagangan. 190Perusahaan  yang telah mengumumkan hasil pendapatan pada kuartal ini dan yang memiliki perkiraan Bloomberg, sebesar 58 persen melampaui ekspektasi.

Ukuran Laba per saham diperkirakan meningkat sebesar 44 persen dari kuartal sebelumnya , menurut proyeksi analis yang dikumpulkan oleh Bloomberg. (izr)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:26 AM

Mayoritas Saham Asia Jatuh pada Taruhan Stimulus The Fed Setelah Layanan AS


Kontak Perkasa - Bloomberg (06/11) - Sebagian besar saham Asia jatuh untuk hari kelima, penurunan terpanjang dalam lebih dari dua bulan terakhir, seiring pertumbuhan layanan industri AS memicu spekulasi Federal Reserve akan pemangkasan stimulus yang lebih awal dari perkiraan sebelumnya.

MSCI Asia Pacific Index turun 0,1 persen menjadi 140,87 pada pukul 09:01 di Tokyo, sebelum pasar dibuka di Hong Kong dan Cina. Indeks Topix Jepang turun 0,1 persen. Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 sedikit berubah. Indeks Australia S&P/ASX 200 turun 0,2 persen. Indeks Kospi Korea Selatan dan Indeks NZX 50 Selandia Baru sedikit berubah.

The US Institute for Supply Management mengukur industri jasa naik lebih dari strategi yang diperkirakan, data menunjukkan kemarin, memicu kekhawatiran bahwa ekonomi terbesar dunia tersebut cukup baik bagi The Fed untuk mempertimbangkan pengurangan pembelian aset. Indeks MSCI Asia Pacific merosot sebesar 13 ??persen dari level puncaknya pada tanggal 20 Mei sepanjang tahun ini dari level terendah pada 25 Juni seiring kekhawatiran investor bahwa pemangkasan stimulus akan mengurangi aliran dana ke pasar modal di kawasan itu.

Para pembuat kebijakan The Fed pada pekan lalu mengisyaratkan mengurangi kekhawatiran atas biaya pinjaman yang lebih tinggi seiring mereka mempertahankan pembelian obligasi bulanan mereka senilai US$ 85 miliar dan mencari lebih banyak bukti dari pertumbuhan yang berkelanjutan sebelum memangkas stimulus. (izr)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:22 AM

Emas Masih Berada di Level Terendah setelah 7 hari Penurunan


Kontak Perkasa - SINGAPURA, Reuters (06/11) - Emas sedang berjuang untuk melepaskandari penurunan beruntun terpanjang dalam hampir enam bulan terakhir seiring dengan keraguan berlangsung selama ketika Federal Reserve AS akan mulai memangkas langkah-langkah stimulusnya.

Spot emas mendatar di level US$ 1,311.66 per ons pada 08:13.
Logam ini telah turun sekitar 3 persen sejak tanggal 28 Oktober dan telah mencatat penurunan terpanjang sejak pertengahan Mei ketika turun sebesar 8 persen dalam tujuh hari terakhir.

Kegiatan usaha sektor jasa AS meningkat pada bulan Oktober dan perusahaan mengambil pekerja meskipun shutdown parsial pemerintah, namun pertumbuhan orde baru melambat untuk dua bulan berturut-turut, laporan industri menunjukkan pada hari Selasa.

Investor mengamati dengan seksama data AS seiring The Fed telah terikat pada setiap pemangkasan stimulus ke pemulihan ekonomi yang kuat dan perbaikan di pasar tenaga kerja. (izr)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:18 AM

Bursa Saham China Jatuh ke 2 Bulan Terendahnya

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Tuesday, November 5, 2013 | 10:35 AM


Kontak Perkasa - Bloomberg (05/11) Saham China Jatuh, mengikuti Indeks acuan yang turun selama dua bulan terakhir. Sektor Finansial dan Konsumen memimpin penurunan.

China Citic Bank Corp. and Ping An Bank Co. tergelincir lebih dari 2% ditengah kecemasan peningkatan kompetisi setelah the China Securities Journal mengatakan pemerintah akan melonggarkan perijinan untuk private banks pada tahun depan. Tsingtao Brewery Co. turun 3.4% memimpin penurunan untuk bagi produsen konsumen staples.

The Shanghai Composite Index turun 0,9% menjadi 2,129.74 pada pukul 09:56 waktu setempat. Investor menjual saham pada kekhawatiran reformasi pemerintah yang akan mengecewakan pada pertemuan Partai Komunis yang dimulai hari Sabtu ini, analis Tebon Securities Zhang Haidong mengatakan dari Shanghai. Petinggi partai China akan bertemu di Beijing sampai dengan 12 November untuk memetakan cetak biru untuk reformasi seiring negara kepala mengumumkan pertumbuhan yang paling lambat dalam lebih dari dua decade terakhir.

Indeks CSI 300 melemah 1,3% menjadi 2,349.81 dan indeks Hang Seng China Enterprises Index turun 1,1%. Shanghai Composite turun 6% pada tahun ini dan diperdagangkan sebanyak 8,4 kali laba yang diproyeksikan untuk 12 bulan ke depan, lebih rendah dari rata-rata tujuh tahun dari 15,4, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Volume perdagangan indeks adalah sebesar 38% di bawah rata-rata 30-hari pada hari ini. (izr)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:35 AM

Saham HK Jatuh Untuk Hari Kedua Terhadap Saham Teknologi Sebelum PMI


Kontak Perkasa - Bloomberg (05/11) Saham Hong Kong Turun untuk hari kedua seiring Saham Teknologi Informasi Jatuh menjelang Laporan Swasta pada industri jasa China.
Indeks Hang Seng turun 0.9% ke level 22,990.96 pada pukul 9:37 pagi waktu Hong Kong setelah naik sebesar 0.5%. Indeks Hang Seng China Enterprises yang di perdagangkan di China daratan turun 1% ke level 10,572.08.

Indeks Hang Seng melonjak sebesar 17% dari level terendahnya pada tahun ini pada tanggal 24 Juni hingga kemarin pada tanda-tanda ekonomi China yang mulai stabil. Indeks Hong Kong diperdagangkan pada 11,1 kali estimasi laba kemarin, dibandingkan dengan 16 kali  untuk indeks Standard & Poor 500.

HSBC Holdings Plc dan Markit Economics Ltd akan merilis sebuah Indeks PMI China untuk Oktober pada hari ini setelah indeks non-manufaktur yang disusun oleh pemerintah naik ke level tertingginya pada tahun ini. Kenaikan berikut lebih baik dari perkiraan pembacaan untuk dua indeks aktivitas pabrik pekan lalu.

HSBC naik 1,4% menjadi HK$ 86,30 untuk memimpin keuntungan setelah mengatakan laba sebelum pajak kuartal ketiga melonjak 30% menjadi $ 4.53 miliar dari tahun sebelumnya, didorong oleh pendapatan di Hong Kong dan pemotongan biaya. Bank juga mengatakan itu di antara perusahaan keuangan sedang diselidiki oleh regulator perdagangan over- valuta asing.

Hong Kong Exchanges & Clearing Ltd kemarin mengatakan pihaknya berencana untuk menawarkan perdagangan after-hours pada lebih kontrak berjangka. Bursa juga mempertimbangkan memperluas perdagangan tersebut menjadi sekitar tengah malam dari 23:00. (izr)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:33 AM

Indeks Saham China Berjangka Jatuh Sebelum Laporan Jasa Swasta


Kontak Perkasa - Bloomberg (05/11) - Indeks saham China berjangka turun sebelum laporan swasta pada industri jasa.
Indeks CSI 300 Berjangka November turun 0,5 persen menjadi 2,369.80 pada pukul 09:22 di Shanghai. Aluminium Corporation of China Ltd mungkin aktif setelah China Central Television melaporkan negara sedang mempelajari reformasi harga untuk industri aluminium di tengah kekhawatiran tentang kelebihan kapasitas. China Vanke Co dapat memperoleh keuntungan setelah penjualan bulan Oktober melonjak.

Shanghai Composite sedikit berubah pada level 2,149.64 kemarin, sedangkan Indeks CSI 300 melemah 0,2% menjadi 2,380.45 dan indeks Hang Seng China Enterprises naik 0,1%. The Bloomberg China-AS Index naik 0,7% menjadi 103,82, tertinggi sejak tanggal 22 Oktober.

HSBC Holdings Plc dan Markit Economics akan merilis layanan mereka pada Indeks PMI untuk bulan Oktober pada pukul 09:45 Indeks jatuh ke level 52,4 pada bulan September dari level 52,8 pada bulan Agustus. Sejumlah lebih dari level 50 menunjukkan ekspansi. PMI non-manufaktur resmi naik menjadi level 56,3 pada bulan Oktober dari level 55,4 pada bulan September, menurut laporan tanggal 3 November. Itu merupakan level tertinggi pada tahun ini dan diikuti pertumbuhan yang lebih cepat dari perkiraan dalam dua indeks manufaktur pada pekan lalu.

Shanghai Composite turun 5,3% pada tahun ini dan diperdagangkan sebanyak 8,5 kali laba yang diproyeksikan untuk 12 bulan ke depan, lebih rendah dari rata-rata tujuh tahun terakhir dari 15,4, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Volume perdagangan pada indeks adalah sebanyak 44% di bawah rata-rata 30 - hari kemarin.

Petinggi partai China akan bertemu di Beijing dari tanggal 9-12 November untuk memetakan cetak biru untuk reformasi seiring kepala negara mengumumkan pertumbuhan ekonomi yang paling lambat dalam lebih dari dua dekade terakhir. (izr)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:31 AM

Emas di kisaran yang ketat menunggu petunjuk stimulus AS


Kontak Perkasa - SINGAPORE, Reuters (05/11) -- Emas diperdagangkan dalam kisaran sempit pada hari Selasa seiring investor menahan diri dari mengambil posisi menjelang laporan pekerjaan AS yang krusial pada akhir pekan ini yang dapat membantu pasar mengukur waktu pemangkasan stimulus oleh Federal Reserve.

Spot emas diperdagangkan stabil naik 0,03% pada level US$ 1,314.74 per ons pada pukul 08:22, setelah juga perdagangan flat di sesi sebelumnya.

The Fed harus memangkas pembelian aset bulanan senilai US$ 85 miliar hanya ketika ekonomi AS menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang lebih jelas dan bahkan kemudian harus bertindak perlahan, satu gubernur bank sentral senior mengatakan pada hari Senin, sementara dua lainnya menekankan tidak perlu terburu-buru.

Konsumsi emas China diperkirakan akan meningkat menjadi lebih dari 1.000 ton pada tahun ini, meskipun tren ini tidak berkelanjutan dan bisa turun di bawah tingkat ini dari tahun 2014, produsen emas terbesar negara itu mengatakan. (izr)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:27 AM

Minyak Mentah WTI Sedikit Berubah Mendekati Empat Bulan Terendahnya


Kontak Perkasa - Bloomberg (05/11) – Minyak WTI (West Texas Intermediate) sedikit berubah mendekati level terendahnya dalam empat bulan terakhir di tengah spekulasi bahwa stok minyak mentah AS naik untuk minggu ketujuhnya.

Minyak WTi berjangka berayun antara keuntungan dan kerugian setelah ditutup sebesar 1% lebih tinggi kemarin. Persediaan minyak naik 2,2 juta barel, atau 0,6%, ke 386.100.000 barel pada 1 November, menurut median dari tujuh perkiraan analis sebelum laporan Administrasi Informasi Energi besok. Lima responden memperkirakan kenaikan, yang mengatakan ada penurunan dan satu diproyeksikan tidak ada perubahan. Harga rata-rata bensin di pompa untuk pengendara di AS jatuh ke level terendahnya pada tahun ini.

Minyak WTI untuk pengiriman Desember tidak berubah pada level US$ 94,62 per barel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange pada pukul 8:15 pagi di Singapura. Ini menetap di level harga US$ 94,61 pada 1 November, setidaknya sejak 21 Juni. Volume semua berjangka yang diperdagangkan adalah sebesar 87% di bawah rata-rata 100 hari. WTI turun sebesar 5,8% pada bulanOktober, ini menjadi penurunan bulanan terbesar dalam setahun.

Minyak Brent untuk pengiriman Desember naik 32 sen, atau 0,3%, ke level harga US$ 106,23 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London kemarin. Harga Premi minyak mentah patokan Eropa diatas WTI melebar ke level harga US$ 11,61 dari US$ 11,30 pada 1 November. (izr)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:25 AM

Dolar Menahan Penurunan Terhadap Mata Uang Utama

Kontak Perkasa - Bloomberg (05/11) - Dolar menahan penurunan dari kemarin terhadap rekan-rekan mata uang yang paling utama sebelum laporan diperkirakan menunjukkan ekspansi dalam sektor layanan melambat pada bulan lalu, ini membebani harapan The Fed yang akan bergerak untuk mengurangi stimulusnya.

Greenback kemarin melemah dari level enam minggu tertingginya terhadap euro dengan data pada minggu ini yang diperkirakan akan menunjukkan ekonomi terbesar dunia melambat pada kuartal terakhir dan pengusaha mempekerjakan pekerja lebih sedikit pada bulan Oktober. Dolar Australia memegang kenaikan terbesar kemarin dalam dua minggu terakhir sebelum pertemuan Reserve Bank di mana pembuat kebijakan diharapkan untuk mempertahankan suku bunga sehingga tidak berubah. Cadangan devisa Korea Selatan naik ke rekor tertingginya pada bulan lalu seiring euro menguat, bank sentral mengatakan pada hari ini.

Dolar diperdagangkan pada level harga US$ 1,3519 per euro pada pukul 10:04 pagi di Tokyo setelah jatuh sebesar 0,2% kemarin sempat menyentuh level harga US$ 1,3442, terkuat sejak 18 September. Dolar di perdagangkan di level  98,52 ¥ dari level 98,60 ¥ di New York. Mata uang bersama Eropa sedikit berubah pada level 133,19 ¥.

The Institute for Supply Management AS indeks non - manufaktur mungkin turun ke level terendahnya dalam empat bulan terakhir dari level 54 pada bulan Oktober, dari level 54,4 pada bulan sebelumnya, menurut perkiraan median dalam survei Bloomberg News sebelum laporan pada hari ini. Angka di atas level 50 menunjukkan ekspansi. (izr)

Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:21 AM

Hong Kong Stocks Advance After China Non-Manufacturing Report

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Monday, November 4, 2013 | 9:07 AM


Kontak Perkasa - Bloomberg (04/11) -- Hong Kong stocks advanced, with the benchmark index extending last week’s gains, after a gauge of China’s non-manufacturing industries rose to the highest level this year.
The Hang Seng Index added 0.4 percent to 23,333.85 as of 9:32 a.m. in Hong Kong. The Hang Seng China Enterprises Index of mainland shares listed in the city climbed 0.5 percent to 10,735.96, heading for its highest close in more than six weeks.

The Hang Seng Index jumped 17 percent from this year’s low on June 24 through last week as data from China signaled the world’s second-largest economy is stabilizing. The nation’s non-manufacturing Purchasing Managers’ Index climbed to 56.3 in October from 55.4 in September, a government report showed yesterday. The increase follows better-than-estimated readings for two manufacturing indexes last week.

The Hang Seng Index, on which gains this year have been led by gaming shares and China’s biggest Internet company, traded at 11.1 times estimated earnings on Nov. 1, compared with 15.9 for the Standard & Poor’s 500 Index.

The S&P 500 rose 0.1 percent last week as positive corporate results overshadowed concern that improving economic data may prompt the Federal Reserve to trim stimulus as soon as next month. Of the index members that have reported quarterly earnings this season, 75 percent have posted higher profit than analysts estimated, data compiled by Bloomberg show. Futures on the gauge added 0.2 percent today.
China’s top party officials will meet in Beijing from Nov. 9-12 to map out a blueprint for reform as the country heads for its slowest growth in more than two decades.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:07 AM

Emas Memperpanjang Penurunannya dalam Tiga Bulan Terhadap Data A.S


Kontak Perkasa - Bloomberg (04/11) – Emas turun untuk hari kelima, menuju ke penurunan terpanjang dalam tiga bulan terakhir, setelah data manufaktur A.S menunjukan peningkatan aktifitas ke dua tahun tertingginya, mempercepat spekulasi The Fed yang akan memulai memangkas stimulus.

Emas untuk Pengiriman segera turun sebesar 0.3% ke level US$1,312.55 per ons, dan di perdagangkan pada level US$1,314.56 pada pukul 9.10 pagi waktu Singapore. Penurunan hari ini disebabkan oleh penurunan terpanjang selama lima hari terakhir sejak tanggal 1 Agustus. Turun ke level US$1,306 pada 1 November, lni level terendah sejak tanggal 17 Oktober.

Emas telah turun sebesar 22% pada tahun 2013 seiring investor menjual logam mulia dari rekor percepatannya dari perdagangan ETF ditengah prospek pemulihan ekonomi. Minggu lalu The Fed mempertahankan pembelian obligasi bulanannya senilai US$85 miliar. Sedangkan tidak adanya tanda-tanda “penguatan yang mendasari” pada perekonomian terbesar didunia tersebut.

Laporan (PMI) Institute for Supply Management’s manufacturing index pada tanggal 1 November menunjukan peningkatan sektor manufaktur pada bulan Oktober naik ke level 56,4, level tertinggi sejak bulan April 2011, dibandingkan dengan penigkatan pada bulan sebelumnya di level 56,2 dan menurut estimasi ekonom turun ke level 55. Kepemilikan kontrak ETF emas sebesar 29% pada tahun ini setelah naik setiap tahunnya sejak produk ini pertama kali di luncurkan pada tahun 2003.

Emas untuk pengiriman bulan Desember di perdagangkan pada level US$1,315 per ons di Comex New York dari level sebelumnya pada tanggal 1 November di level US$1,313.20, dengan volume perdagangan sebesar 1.1% di bawah rata-rata perdagangan 100 hari pada hari ini. (izr)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:01 AM
 
Copyright © 2011. PT.Kontak perkasa Futures Yogyakarta All Rights Reserved
Disclaimer : Semua Market Reviews atau News di blog ini hanya sebagai pendukung analisa,
keputusan transaksi atau pengambilan harga sepenuhnya ditentukan oleh nasabah sendiri.
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger