Gua Ini Simpan Bukti Tsunami Aceh 7.400 Tahun Silam

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Friday, August 4, 2017 | 12:29 PM


PT Kontak Perkasa - Di Aceh ditemukan gua yang menyimpan jejak tsunami dahsyat pada masa lalu. Konon gua ini telah ada semenjak 7.400 tahun yang lalu.

Ternyata bencana tsunami yang melanda Aceh bukan hanya terjadi pada 26 Desember 2004. Jauh sebelum itu, sekitar 7400 tahun silam, provinsi Serambi Mekkah ini juga pernah diterjang gelombang dahsyat. Jejak-jejaknya tsunami masa lalu masih tersimpan di Gua Ek Leuntie di Aceh Besar, Aceh.

Peneliti Universitas Syiah Kuala, Nazli Ismail, mengatakan bahwa jejak tsunami di Gua Ek Leuntie diketahui berdasarkan hasil temuan Unsyiah dengan Nanyang Technological University (NTU) Singapore. Tim peneliti berhasil mengidentifikasi lapisan-lapisan pasir yang mengendap akibat tsunami ribuan tahun lalu.

"Misteri kedahsyatan tsunami tahun 2004 di Aceh mulai terpecahkan melalui temuan besar ini dan sudah dipublikasikan di Nature Communications," kata Nazli dalam keterangan tertulis yang diterima detikTravel, Rabu (2/8/2017).

Gua Ek Leuntie terletak di kawasan Meunasah Lhok, Kecamatan Lhong, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Gua ini perlu dilestarikan dan dijadikan sebagai museum alam.

"Gua Ek Leuntie merupakan situs yang dapat dijadikan sebagai tempat pembelajaran tentang kebencanaan dan Unsyiah berharap keberadaan gua tsunami tersebut dapat dilestarikan," ungkap Nazli.

Sementara itu, Rektor Unsyiah Prof Samsul Rizal, mengatakan, Unsyiah mendesak semua pihak untuk menyelamatkan situs Gua Ek Leuntie. Masyarakat desa setempat bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, Badan Penanggulangan Bencana Aceh, dan Kemristekdikti perlu menetapkan gua ini sebagai situs cagar tsunami purba yang perlu dilindungi dan dilestarikan.

Selain itu, situs gua ini dapat dijadikan sebagai fasilitas pendidikan dan penelitian lapangan mengenai tsunami purba dan sarana penyadaran akan pentingnya kesiapsiagaan bencana di Aceh.

"Gua Ek Leuntie sangat berpotensi untuk menjadi tujuan pariwisata dan Unsyiah siap membantu pemerintah untuk pelestarian gua tersebut," kata Rektor.

Prof Hermann M Fritz dari The Georgia Institute of Technology Amerika Serikat mengungkapkan, kejadian tsunami tahun 2004 di Aceh berdampak luas ke berbagai negara. Namun, semua negara yang terkena dampak tidak menggunakan peringatan dini sehingga banyak korban jiwa yang berjatuhan.

"Maka sudah seharusnya kita belajar dari sejarah dan pengalaman dengan meningkatkan infrastruktur peringatan dini dan perangkat komunikasi untuk mengurangi resiko bencana," paparnya - PT Kontak Perkasa
Sumber:travel.detik
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 12:29 PM
Share this article :

Post a Comment

 
Copyright © 2011. PT.Kontak perkasa Futures Yogyakarta All Rights Reserved
Disclaimer : Semua Market Reviews atau News di blog ini hanya sebagai pendukung analisa,
keputusan transaksi atau pengambilan harga sepenuhnya ditentukan oleh nasabah sendiri.
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger