Powered by Blogger.
Latest Post

Pewangi Helm Bisa Usir Virus Corona

Written By Kontak Perkasa Futures on Tuesday, March 31, 2020 | 9:58 AM


PT Kontak Perkasa - Berbagai cara bisa dilakukan untuk mengusir virus corona (COVID-19). Salah satunya dengan menyemprotkan cairan disinfektan ke beberapa objek yang sering disentuh atau digunakan.
Dikutip dari laman resminya, menurut Kepala Loka Penelitian Teknologi Bersih Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ajeng Arumsari, disinfektan dapat merusak lapisan lemak pada virus COVID-19 sehingga membuat virus tersebut lemah.

Peneliti Loka Penelitian Teknologi Bersih LIPI, Chandra Risdian, banyak produk rumah tangga yang mengandung konsentrasi bahan aktif yang sesuai untuk disinfeksi. Bahan aktif tersebut terbukti efektif melawan virus corona berdasarkan studi literatur yang dilakukan.

Berdasarkan informasi yang diterima dari The Robert Koch Institute (RKI), Jerman, Chandra menjelaskan bahwa jika produk disinfektan yang aktif terhadap virus corona tidak tersedia, produk disinfektan lain yang setidaknya memiliki aktivitas virucidal terhadap virus berselimut (enveloped virus) juga dapat digunakan.

Setidaknya ada 11 bahan aktif yang bisa digunakan untuk campuran disinfektan. Di antaranya adalah Accelerated hydrogen peroxide (0.5%), Benzalkonium chloride/quaternary ammonium/alkyl dimethyl benzyl ammonium chloride) (0.05%), Chloroxylenol (0.12%), Ethyl alcohol atau ethanol (62-71%), Iodine in iodophor (50 ppm), Isopropanol atau 2-propanol (50%), Pine oil (0.23%), Povidone-iodine (1% iodine), Sodium hypochlorite (0.05 - 0.5%), Sodium chlorite (0.23%), dan Sodium dichloroisocyanurate (0.1-0.5%).

Berdasarkan data yang dihimpun Loka Penelitian Teknologi Bersih LIPI, salah satu produk pewangi helm bisa digunakan untuk disinfeksi virus corona. Produk penghilang bau helm yang mengandung bahan aktif Benzalkonium chloride (0.05%) itu disebut bisa digunakan untuk mengusir virus corona. (Produk rumah tangga lainnya untuk disinfeksi virus corona bisa dilihat di laman resmi LIPI).

Produk penghilang bau helm itu bisa dengan mudah didapatkan di e-commerce. Dilihat di beberapa e-commerce, ada yang menjual produk pengusir bau helm dengan harga di bawah Rp 10.000 hingga Rp 20.000-an untuk kemasan dengan ukuran 60 ml. - PT Kontak Perkasa

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:58 AM

Wartawan Otomotif Status PDP Meninggal, Istri: Sehari Datangi 5 RS, Ada yang Menolak

Written By Kontak Perkasa Futures on Monday, March 30, 2020 | 10:09 AM


PT Kontak Perkasa Futures - Mendiang wartawan senior otomotif, WD, sempat berkeluh kesah kepada Presiden Jokowi soal buruknya pelayanan di rumah sakit rujukan pasien virus corona. Dalam komentar di twitter (21/3/2020), WD membalas cuitan Jokowi dan mengatakan tidak mendapat tindakan sama sekali selama 5 jam di RSUD Tangerang. Padahal dia memiliki salah satu gejala COVID-19 dan butuh penanganan serius.
Kondisi WD dalam mencari pertolongan ternyata lebih menyedihkan lagi. Menurut penuturan sang istri, DR, dalam waktu sehari ia harus berkunjung ke 5 rumah sakit di Jakarta dan Tangerang, demi suaminya mendapat perawatan yang layak.

"Dalam sehari kita mendatangi Rumah Sakit Sari Asih, RSPAD, RSPI Sulianti Saroso, RSUD Tangerang, dan terakhir Eka Jaya BSD," ungkap DR, melalui sambungan telepon, Minggu (29/3/2020).

Dari lima rumah sakit yang dikunjungi pada 20 Maret, 3 di antaranya merupakan rumah sakit rujukan pasien corona. Adapun di Rumah Sakit Sari Asih, tindakan yang dilakukan dokter berupa pengecekan darah dan rontgen. Selanjutnya pihak rumah sakit menyarankan untuk dibawa ke rumah sakit rujukan, sebab hasil lab menunjukkan gejala COVID-19.

Namun malang, WD ditolak di dua rumah sakit rujukan pemerintah, dengan alasan kapasitas ruang isolasi sudah penuh. DR pun mengarahkan mobilnya ke RSUD Tangerang. Diterima. Tapi ditelantarkan di ruang isolasi selama lima jam.

"Tanpa penanganan hingga jam 10 malam," tutur DR.

Tak ingin menunggu lebih lama, DR membawa suami ke Rumah Sakit Eka Jaya di bilangan BSD, Tangerang. WD mendapatkan ruang perawatan saat tengah malam. DR juga tidak membawa hasil laboratorium karena khawatir ditolak jika pihak rumah sakit tahu kondisi suaminya.

"Saya khawatir dengan memberi hasil lab lagi nanti tidak diterima. Saya larikan ke Rumah Sakit Eka. Tengah malam saya ditelepon, bisa masuk, dan ada kamarnya. Terus suami saya mendapat penanganan dan sudah memakai alat bantu pernafasan. Kemudian besoknya sudah harus pakai ventilator," ungkapnya lagi.

Tidak Ada Gejala Awal

DR sebelumnya tidak menyangka suaminya akan menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona. Sebab tidak ada gejala awal yang dialami WD. Semuanya tampak sehat-sehat saja. Namun dalam satu waktu, gejala itu menyerang dengan hebat.

"Sebelumnya enggak ada indikasi apa, tiba-tiba malam itu batuk hebat. Dibawa pagi-pagi ke rumah sakit tanggal 20 (Maret)," ungkap ibu dua anak itu.

Soal riwayat penularan, DR pun tidak mengetahui pasti, di manakah sang suami tertular virus itu.

"Tidak tahu sampai saat ini. Karena kami juga enggak ada perjalanan ke luar negeri dalam dua bulan ini. Tapi dia memang sedang sibuk bolak-balik ke kampusnya. Saya benar-benar tidak tahu suami tertular di mana dan kami juga sulit menebak," lanjut DR.

WD sendiri masih memiliki segudang kesibukan di dunia otomotif. WD memiliki bengkel modifikasi motor F-16, ia juga masih berstatus mahasiswa Pascasarjana. Selain itu ia juga masih aktif di Aliansi Profesi Teknik Otomotif dan menjadi salah satu anggota tim Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Pengemudi.

WD meninggal dunia pada hari Kamis (26/3/2012) pagi. Hingga kini almarhum masih berstatus sebagai PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Dan hasil tes swab di Rumah Sakit Eka Jaya belum diinformasikan lagi. - PT Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:09 AM

Haru, Pasien Corona yang Sembuh Tulis Pesan Menyentuh untuk Tenaga Medis

Written By Kontak Perkasa Futures on Friday, March 27, 2020 | 9:23 AM


PT KP Press - Saat merawat pasien virus corona, tenaga medis baik dokter atau perawat berjuang sekuat tenaga untuk menyembuhkan mereka. Meski kadang tak dipungkiri lelah menghampiri, namun tenaga medis rela berjuang di garis depan untuk 'melawan' virus corona COVID-19 yang kini telah menginfeksi lebih dari 400 ribu orang di seluruh dunia.
Bagi pasien sembuh, jasa tenaga medis tentu tak akan mereka lupakan begitu saja. Beberapa pasien bahkan mengungkapkan rasa terimakasih mereka yang mendalam kepada tenaga medis dengan berbagai cara.

Seperti yang dilakukan oleh pasien COVID-19 di Cleveland Clinic, Amerika Serikat, yang menuliskan pesan haru di dinding kaca kamarnya. Di Cleveland Clinic, dokter dan perawat kerap kali menuliskan pesan ke pasien lewat dinding kaca ruang isolasi, baik itu berisi pesan penyemangat atau untuk berkomunikasi menanyakan kondisi pasien.

Lalu setelah dinyatakan sembuh dan keluar dari rumah sakit, seorang pasien menuliskan pesan yang kemudian di unggah di akun instagram resmi rumah sakit. Isi pesannya mencerminkan rasa terimakasih yang mendalam kepada seluruh petugas kesehatan yang berada di garis depan saat wabah virus corona.

Berikut isi pesannya:

"Jendela ini telah menjadi jendela yang sangat berarti di hidup saya. Dalam beberapa hari ketika saya melihatmu bekerja keras untuk menjaga saya dan orang lain tetap hidup, saya tidak bisa mengucapkan terimakasih untuk waktu yang kalian berikan kepada saya,"

"Dan meskipun saya tidak akan pernah mendapatkan kesempatan untuk memberikan dukungan dan cinta kepada kalian, saya ingin kalian tahu bahwa kalian semua sangat keren,"

"Saya menyaksikan beberapa dari kalian mengalami malam yang baik dan beberapa malam yang buruk, tetapi yang konsisten adalah setiap malam, kalian tetap peduli kepada orang lain,"

"Hari ini saya meninggalkan ICU sebagai sosok yang berbeda, semoga menjadi lebih baik, bukan hanya karena penyembuhan medis dan bimbingan Tuhan tetapi juga karena telah tahu ada orang-orang luar biasa yang mendedikasikan dirinya untuk merawat dan memperhatikan orang lain,"

Postingan tersebut menjadi viral di sosial media dan sama seperti orang yang menuliskan pesan menyentuh di jendela, semua warganet juga berterimakasih kepada tenaga medis karena telah mengorbankan waktu dan tenaganya bahkan menyampingkan risiko untuk merawat pasien virus corona COVID-19. - PT KP Press

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:23 AM

Ilmuwan Islandia Klaim Temukan 40 Mutasi Virus Corona

Written By Kontak Perkasa Futures on Thursday, March 26, 2020 | 9:39 AM


Kontak Perkasa Futures - Ilmuwan di Islandia mengklaim telah menemukan 40 mutasi virus corona COVID-19. Mereka juga berhasil melacak sumber masuknya virus corona dari 3 episentrum di Eropa yakni Austria, Italia, dan Inggris.

Dikatakan, 7 kasus infeksi berasal dari sebuah pertandingan sepakbola di Inggris. Sayangnya, tidak disebutkan pertandingan manakah yang dimaksud.

Mutasi merupakan perubahan pada material genetik virus. Para ilmuwan menganalisisnya berdasarkan sampel yang didapat dari para pasien.

Bersama dengan perusahaan biofarmasetik deCode Genetics, para ilmuwan Islandia menganalisis 9.768 orang, mencakup pasien yang sudah terinfeksi dan mereka yang berisiko tinggi.

Sebanyak 5.000 prang yang tidak mengalami gejala telah setuju untuk berpartisipasi, dan 48 di antaranya mendapat hasil positif dalam pemeriksaan virus corona.

Hasil analisis mengungkap bagaimana virus tersebut masuk Islandia untuk pertama kalinya.

"Beberapa datang dari Austria," kata direktur deCode, Kari Stefansson, Kamis (26/3/2020).

"Ada tipe lain dari orang yang terinfeksi di Italia. Dan ada tipe ketika ditemukan pada orang yang terinfeksi di Inggris. Tujuh orang menghadiri pertandingan sepakbola di Inggris," jelasnya.

Temuan ini masih harus dikaji oleh ilmuwan lain. Namun seorang ahli virus dari departemen imunologi dan mikrobiologi di Kopenhagen, Allan Randrup Thomsen, menyebutnya 'masuk akal'.

"Menarik bahwa 40 varian spesifik yang dikelompokkan menjadi 3 kluster bisa dilacak hingga sumber infeksi secara spesifik," kata Allan. - Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:39 AM

New York, 'The City That Never Sleeps' Berhibernasi karena Corona

Written By Kontak Perkasa Futures on Tuesday, March 24, 2020 | 10:44 AM


PT Kontak Perkasa - New York punya julukan 'kota yang tak pernah tidur'. Tapi karena virus corona, kehidupan di sana kini luar biasa sepi. New York akhirnya dipaksa berhibernasi.
 
New York menjadi salah satu pusat penyebaran virus corona di Amerika Serikat. Itu membuat pemerintah setempat mengambil langkah-langkah drastis untuk mencegah penularan yang lebih luas.

New York pada akhir pekan lalu tidak seperti New York yang dikenal. Jalan-jalan sepi, pun begitu dengan Time Square. Billboard berukuran raksasa yang menyala terang itu nyaris tak ditonton satupun manusia.

Grand Central Terminal kosong melompong, hanya menyisakan satu-dua orang yang berjalan sendiri menuju tujuannya. Sementara di Brooklyn Bridge tak banyak aktivitas yang terlihat.

Patung Charging Bull yang tak pernah berhenti menarik turis dari seluruh dunia kini berdiri sendiri tanpa ada yang mengamati atau berfoto di sekitarnya.

Menurut Walikota Kota New York, Andre Cuomo, pada Minggu (22/3) tercatat 2.000 warganya dirawat di rumah sakit, dan 114 lainnya meninggal dunia karena corona.

Sedangkan di seluruh Amerika Serikat, ada 15.000 orang lebih sudah dinyatakan positif, 9.000 di antaranya ada di New York. Kondisi itu membuat Andre Cuomo melarang orang untuk pergi ke luar tanpa alasan jelas. Sementara acara yang melibatkan banyak orang dibatalkan. - PT Kontak Perkasa

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:44 AM

Tak untuk Semua, Hanya Kelompok Ini yang Bisa Screening Massal Corona

Written By Kontak Perkasa Futures on Monday, March 23, 2020 | 8:50 AM


PT Kontak Perkasa Futures - Pemerintah memastikan sudah ada 150 ribu kit atau alat untuk rapid test virus corona COVID-19. Namun ditegaskan, tidak semua orang akan menjalani screening massal.
Hal ini ditegaskan oleh judu bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Ahmad Yurianto, dalam konferensi pers Minggu (22/3/2020).

"Melakukan screening test pemeriksaan secara massal pada kelompok-kelompok berisiko, sebagai contoh manakala ada kasus positif yang dirawat di rumah sakit, kami akan melakukan penelusuran terhadap keluarganya dan seluruh keluarganya akan dilakukan screening test," kata Yuri.

Selain keluarga, kontak dekat pasien positif termasuk rekan kerja juga dikategorikan sebagai kelompok berisiko yang juga membutuhkan tes screening.

Rapid test atau tes cepat dilakukan dengan alat tes berbasis antibodi. Alat ini memiliki kelemahan karena tidak benar-benar mendeteksi keberadaan virus, melainkan mendeteksi respons serologi. Ketika seseorang terinfeksi, tubuh akan membentuk antibodi yang bisa dideteksi dengan alat ini.

Karenanya, ditegaskan bahwa hasil tes negatif tidak serta merta berarti seseorang bebas dari virus corona. Bisa jadi kondisi tersebut merupakan 'false negative', yakni tampak negatif karena tubuh belum membentuk antibodi.

"Apabila ditemukan kasus negatif, maka kami akan meminta untuk tetap melakukan social distancing," tegas Yuri.

Apabila dalam rapid test seseorang mendapatkan mendapatkan hasil negatif, maka selain harus melakukan social distancing juga harus menjalani rapid test kedua setelah 7 hari. Pada saat tes ulang tersebut, jika memang positif, maka respons antibodi sudah muncul.

"Apabila 2 kali dilakukan pemeriksaan dan ternyata tetap negatif, kisa bisa meyakini bahwa saat ini sedang tidak terinfeksi. Tetapi bisa besoknya terinfeksi manakala upaya untuk kontak dekat tidak dijalankan, upaya untuk melakukan isolasi diri dari orang lain yang positif tidak dijalankan dengan baik," jelas Yuri.

Selanjutnya, pemerintah menargetkan ada 1 juta kit untuk penapisan massal virus corona pada kelompok berisiko. - PT Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:50 AM

Jokowi Siapkan Insentif untuk Dokter dan Perawat Pasien Corona

Written By Kontak Perkasa Futures on Friday, March 20, 2020 | 10:48 AM


PT KP Press - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin memberikan insentif bagi mereka 'pahlawan' COVID-19. Mereka adalah dokter, perawat dan tenaga medis yang merupakan garda terdepan dalam melawan wabah virus corona.

Jokowi ingin adanya perlindungan yang maksimal kepada para dokter, tenaga medis dan jajaran yang ada berada di rumah sakit yang melayani pasien yang terinfeksi COVID-19.

"Pastikan kesediaan alat perlindungan diri (APD) karena mereka berada di garis terdepan. Sehingga petugas kesehatan terlindung dan tidak terpapar COVID-19," ujarnya saat membuka rapat terbatas melalui video conference, Kamis (19/3/2020).

Jokowi pun meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk menyiapkan insentif bagi tenaga medis yang merawat pasien COVID-19. Meskipun belum dirinci insentif apa yang akan diberikan.

"Termasuk juga saya minta menkeu ini juga pemberian insentif bagi para dokter perawat dan jajaran rumah sakit yang berpihak dengan penanganan COVID-19 ini," ucapnya.

Jokowi juga meminta alat-alat menjaga kesehatan seperti masker dan hand sanitizer selalu tersedia. Dia ingin agar ekspor seperti itu disetop.

Sri Mulyani akan menyiapkan dana sekitar Rp 27 triliun untuk menangkal penyebaran virus corona (covid-19). Uangnya dari mana?

Berdasarkan data APBN Kita yang dikutip, Kamis (19/3/2020), dana tersebut berasal dari realokasi beberapa pos anggaran di kementerian/lembaga (K/L) dan transfer ke daerah (TKD).

Sri Mulyani sendiri sudah menerbitkan Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2020 yang ditujukan agar setiap K/L bisa memindahkan pos pembiayaan. Mulai dari kegiatan yang kurang prioritas, dana yang masih diblokir, sisa tender, kegiatan yang dibatalkan.

Lalu dari belanja barang, khususnya belanja yang tidak mendesak seperti perjalanan dinas, baik dalam negeri dan luar negeri, lalu pertemuan seperti rapat, seminar, workshop, serta penyelenggaraan event. Sedangkan dari belanja modal bisa berasal dari anggaran yang masih diblokir, dalam proses tender, dan sisa lelang.

Dari sini, dia mengestimasi ada potensi dana sekitar Rp 5-Rp 10 triliun yang bisa direalokasi untuk penanganan covid-19.

Sedangkan yang berasal TKD, Sri Mulyani juga sudah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 19 Tahun 2020 tentang penyaluran dan penggunaan Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, dan Dana Insentif Daerah tahun 2020. Serta Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 20 Tahun 2020 tentang Revisi dan Realokasi APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah).

Dari aturan ini diestimasi ada dana sekitar Rp 17,7 triliun yang bisa dimanfaatkan untuk menangani virus corona. Dengan rincian, dari DBH sebesar Rp 463,12 miliar, DAU Rp 4 triliun, dan DID sebesar Rp 4,12 triliun. Serta dari DAK Fisik Kesehatan sebesar Rp 4,9 triliun dan DAK NF-BOK sebesar Rp 3,55 triliun. - PT KP Press

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:48 AM

Tak Isolasi Diri Saat Wabah Corona, Wanita Berbikini di Kolam Dipolisikan

Written By Kontak Perkasa Futures on Thursday, March 19, 2020 | 9:21 AM


Kontak Perkasa Futures - Penyebaran virus corona membuat pemerintah dari berbagai negara melakukan kebijakan lockdown dan menghimbau masyarakatnya untuk mengisolasi diri di rumah. Tapi, seorang wanita Inggris ini ditangkap polisi karena tak mengindahkan himbauan pemerintah untuk tetap berada di rumah. Ia pun memilih untuk berenang.

Seorang wanita ditangkap di kolam renang hotel Tenerife, Spanyol setelah mengabaikan aturan lockdown. Wanita yang masih mengenakan bikini saat ditangkap polisi ini melanggar aturan ketat sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona.

Awalnya, seorang polisi melihat ada wanita yang berenang di kolam. Petugas polisi kemudian langsung menanggalkan pakaiannya dan melompat ke kolam untuk menangkap wanita tersebut.

"Yang saya tahu adalah bahwa pria yang melompat untuk memaksanya keluar adalah seorang polisi. Ia melepaskan celananya di tepi kolam sebelum melompat," kata salah seorang saksi seperti dikutip dari Mirror.

Video insiden wanita yang ditangkap polisi di kolam renang ini pun jadi viral di Facebook setelah dibagikan oleh salah seorang tamu hotel dan dilihat 192 ribu lebih. Para tamu-tamu lain di hotel tersebut bersorak ketika melihat wanita itu dibawa pergi oleh petugas.

"Benar-benar mengejutkan, memalukan baginya," komentar netizen di Facebook

Pihak berwenang di resor kini sedang mengatasi wabah coronavirus dengan berusaha untuk menjaga wisatawan tetap berada di kamar mereka. Namun, turis ini jelas tak mengikuti peraturan untuk melakukan social distancing dan membuatnya ditangkap polisi. - Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:21 AM

Cerita Polisi Tangkap 'Kuntilanak' di Kalsel

Written By Kontak Perkasa Futures on Wednesday, March 18, 2020 | 9:22 AM


PT Kontak Perkasa - Hendri Espihartati (36) berdandan ala kuntilanak dan berdiri di pinggir Jalan Bhayangkara, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, demi konten YouTube. Aksinya itu membuat warga takut hingga diamankan polisi.
Dia memakai memakai pakaian putih serta wajah berbedak putih dengan makeup hitam di sekeliling mata dalam aksinya. Warga pun melaporkan keberadaan sosok 'kuntilanak' itu ke polisi.

"Piket patroli menindaklanjuti laporan masyarakat melalui Aplikasi SIHARAT+2.0 yang melihat ada sosok hantu menyerupai kuntilanak di dekat tokonya pada hari Senin (16/3) sekitar pukul 21.00 Wita yang kemudian petugas meluncur ke Jalan Bhayangkara Kota Banjarbaru," kata Kabid Humas Polda Kalsel M Rifa'i dalam keterangannya, Selasa (17/3/2020).

Polisi yang ke lokasi awalnya tidak menemukan sosok itu. Polisi kemudian kembali pada pukul 01.00 WITa dan mengamankannya saat membuat vlog.

"Kemudian saat kembali melaksanakan patroli ke Jalan Bhayangkara Kota Banjarbaru sekitar pukul 01.00 Wita petugas akhirnya berhasil menemukan sosok hantu yang menyerupai kuntilanak tersebut berdiri di pinggir jalan," ujarnya.

Sosok wanita itu kemudian dibawa ke Mapolres Banjarbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut. Wanita itu diketahui bernama Hendri Espihartati.

"Dari hasil pengakuan pelaku saat diamankan mengaku sedang membuat konten video untuk channel YouTube-nya," ujarnya.

Kepada polisi, Espihartati mengaku ingin videonya viral. Karena itu, dia berdandan ala kuntilanak dan berdiri di pinggir jalan.

"Karena ingin viral sehingga menggunakan kostum dan makeup menyerupai hantu kuntilanak yang menurutnya bisa viral dengan cepat," ujarnya.

Polisi memberikan nasihat dan pembinaan kepada pelaku. Espihartati juga diminta membuat pernyataan agar tidak mengulangi aksinya.

"Membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi hal-hal yang tidak wajar yang dapat merugikan diri sendiri serta merugikan dan membahayakan orang lain," ucapnya. - PT Kontak Perkasa

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:22 AM

Hari Ini Jadwal MRT, LRT, dan TransJakarta Kembali Normal

Written By Kontak Perkasa Futures on Tuesday, March 17, 2020 | 8:33 AM


PT Kontak Perkasa Futures - Setelah dibatasi operasionalnya kemarin, angkutan umum di Jakarta hari ini kembali normal. TransJakarta, MRT, dan LRT akan kembali ke jadwal dan kemampuan operasional semula.

Kekacauan dan antrean panjang hingga belasan meter terjadi di beberapa halte TransJakarta dan juga MRT pada Senin (16/3/2020) kemarin. Calon penumpang membludak setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pembatasan operasional berbagai armada angkutan umum yang mereka kelola.

Kondisi tersebut membuat publik melontarkan keluhan. Alih-alih menghindari virus corona, potensi tertular malah bisa lebih besar karena antrean yang sangat panjang dan aksi desak-desakan sebagian orang.

Atas pertimbangan tersebut, serta arahan dari Presiden Jokowi untuk mengembalikan fungsi angkutan umum secara penuh, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, akhirnya memutuskan mengembalikan angkutan umum Jakarta ke jadwal normal.

Namun Pemprov DKI Jakarta tetap melakukan beberapa kebijakan untuk menangkal corona di angkutan umum. Salah satunya pembatasan jumlah penumpang dalam rangkaian MRT, LRT, dan TransJakarta.

MRT

MRT akan kembali ke jadwal normal, mulai beroperasi pukul 05.00 WIB hingga 24.00 WIB. Sementara panjang rangkaiannya ditambah menjadi 16 buah.

Hanya saja, demi menciptakan 'social distance' di dalam gerbong, jumlah penumpang dalam setiap rangkaian dibatasi. Yakni dari maksimal mampu menampung 1.200 penumpang menjadi hanya 360 orang.


LRT

LRT juga bakal kembali ke rutinitas semua, start operasional pukul 05.00 hingga 23.00 WIB.

Pembatasan jumlah penumpang juga diberlakukan. Jika sebelumnya dalam rangkaian mampu menampung 270 maka hari ini jumlahnya dibatasi menjadi 80 penumpang saja.

TransJakarta

Tak ketinggalan TransJakarta yang kembali melayani warga DKI Jakarta dengan jadwal normal selama 24 jam.

Kapasitas penumpang TransJakarta juga dikurangi. Bus gandeng yang biasanya bisa menampung 150 orang akan dibatasi menjadi cuma 60 orang.

Sedangkan bus single hanya akan menampung 30 orang, dari sebelumnya 80 orang.

"Sesuai arahan Presiden terkait penyelenggaraan kendaraan umum massal untuk masyarakat, maka kami kembali menyelenggarakan dengan frekuensi tinggi untuk penyelenggaraan kendaraan umum di Jakarta," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, kemarin. - PT Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:33 AM

Cegah Penyebaran Corona, PM Ceko Karantina Seluruh Wilayah

Written By Kontak Perkasa Futures on Monday, March 16, 2020 | 9:38 AM


PT KP Press - Perdana Menteri (PM) Republik Ceko, Andrej Babis, memberlakukan karantina terhadap seluruh wilayah negaranya dalam upaya membatasi penyebaran virus Corona atau COVID-19. Langkah tegas ini diambil PM Babis saat jumlah kasus virus Corona di negara itu telah melebihi 290 kasus.

Senin (16/3/2020), langkah karantina secara nasional yang belum pernah diberlakukan sebelum ini akan mulai dilaksanakan pada Senin (16/3) waktu setempat. Karantina seluruh wilayah Ceko ini akan diberlakukan selama seminggu ke depan.

"Mulai dari 16 Maret hingga 24 Maret, pemerintah melarang pergerakan bebas dari orang-orang di seluruh wilayah Republik Ceko," tegas PM Babis dalam konferensi pers pada Minggu (15/3) waktu setempat.

Ditegaskan PM Babis dalam pengumumannya bahwa pemerintah akan melarang seluruh perjalanan di dalam wilayah Ceko, kecuali perjalanan ke tempat kerja dan perjalanan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia.

Dengan kata lain, warga Ceko masih akan diizinkan untuk berbelanja kebutuhan pokok, pergi ke rumah sakit dan klinik dan mengunjungi anggota keluarga mereka.

"Ini (larangan pergerakan bebas) tidak termasuk perjalanan ke tempat kerja dan bisnis, kunjungan yang diperlukan keluarga atau kerabat dan kunjungan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti membeli makanan, obat, peralatan medis, barang-barang saniter, kosmetik, barang-barang dari toko obat dan pasokan untuk hewan," sebut PM Babis.

"Untuk kebutuhan kerabat dan orang-orang tercinta dan dalam memastikan perawatan anak-anak dan hewan, kami memastikan penggunaan layanan finansial, pos dan bahan bakar yang diperlukan," imbuhnya.

Pemerintah Ceko juga memberlakukan pembatasan perjalanan di wilayahnya, dengan melarang seluruh warga negara asing untuk masuk ke negara tersebut kecuali memiliki residency. Sementara itu, seluruh warga Ceko juga tidak diizinkan bepergian ke luar negeri.

Sejauh ini, otoritas Ceko telah mengonfirmasi 293 kasus virus Corona di wilayahnya.

Bagi kebanyakan orang, virus Corona hanya memicu gejala ringan atau sedang, seperti demam dan batuk. Bagi beberapa orang lainnya, khususnya orang-orang berusia lanjut dan orang-orang dengan masalah kesehatan, virus Corona bisa memicu penyakit lebih parah, termasuk pneumonia. - PT KP Press

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:38 AM

Corona, Pesta Bikers Kawasaki Ditunda, Bagaimana Peluncuran ZX-25R?

Written By Kontak Perkasa Futures on Friday, March 13, 2020 | 9:58 AM


Kontak Perkasa Futures - Kawasaki Motor Indonesia (KMI) mengumumkan penundaan pesta bikers Kawasaki yang rencananya digelar di Ancol pada 4 April 2020. Penundaan ini terpaksa diputuskan demi mencegah penyebaran virus corona.
Dalam pernyataan resminya, Kawasaki menyebut penundaan Kawasaki Bike Week 2020 terkait dengan pandemi Covid-19. Padahal, Kawasaki Bike Week 2020 menjadi momen peluncuran Kawasaki Ninja ZX-25R, atau Kawasaki Ninja 250 cc bermesin empat silinder yang banyak ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia.

"Pembatalan tersebut merupakan keputusan yang kami ambil bersama seluruh pihak terkait, di mana hal tersebut kami pertimbangkan melihat situasi wabah yang tidak dapat kami pastikan kapan berakhir," tulis Kawasaki dalam pernyataannya.

Kawasaki melanjutkan, penundaan pesta bikers Kawasaki ini adalah bentuk dukungannya terhadap tindakan atau regulasi pemerintah agar masyarakat tetap aman dan sehat.

Menurut Kawasaki, pencinta motor sport yang tak sabar melihat langsung ZX-25R tetap bisa bertatap muka dengan motor sport yang fenomenal tersebut. Kawasaki Ninja ZX-25R akan dipajang di showroom Kawasaki Abdul Muis, Jakarta.

"Kawasaki Lovers dapat langsung melihat unit Kawasaki Ninja ZX-25R pada tanggal 4 April 2020 di showroom Kawasaki Abdul Muis, dan untuk yang bertempat tinggal di Jabodetabekser, dapat melakukan pre-order di showroom Kawasaki Abdul Muis. Dan untuk di luar Jabodetabkeser dapat melakukan pre-order di dealer setempat. Nomor urut konsumen dimulai tanggal 4 April 2020. Jangan sampai kehabisan!" tulis Kawasaki. - Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:58 AM

WhatsApp di Afrika Lebih Banyak Fiturnya, Kok Gitu?

Written By Kontak Perkasa Futures on Thursday, March 12, 2020 | 9:57 AM


PT Kontak Perkasa - Bukan rahasia lagi kalau WhatsApp adalah aplikasi pesan instant terpopuler di dunia. Di luar fakta tersebut, banyak pengguna menginginkan lebih banyak fitur seperti pesan yang bisa dijadwalkan, atau fungsi mengirimkan file berukuran besar. Di Afrika, penggunanya bisa memakai WhatsApp yang lebih kaya fitur.
Rupanya, para pengguna di Afrika menggunakan WhatsApp versi yang sudah dimodifikasi. Berdasarkan laporan yang dikutip dari Quartz, WhatsApp mod atau WhatsApp versi yang diutak-atik ini tentu saja tidak tersedia di toko aplikasi manapun.

Jadi, para pengguna ini mendownload versi modifikasi WhatsApp dari sumber tidak resmi, atau membaginya secara offline dari perangkat ke perangkat. Quartz menemukan bahwa 'WhatsApp ilegal' seperti GBWhatsApp dan YoWhatsApp, malah lebih populer di kalangan para pengguna di Afrika ketimbang Facebook dan Messenger yang masih satu atap dengan WhatsApp.

Di WhatsApp versi modifikasi, ada sejumlah fitur tambahan yang ditawarkan antara lain password lock untuk mengunci percakapan tertentu, library theme yang melimpah untuk pilihan berganti-ganti tema, status message yang bisa disesuaikan untuk kontak tertentu, dan file preview sebelum didownload.

Dari sisi keamanan, dengan versi tidak resmi ini, ada risiko karena rentan disusupi malware. Yang lebih penting lagi untuk diketahui, obrolan dalam WhatsApp versi modifikasi ini tidak dienkripsi, sehingga peretas atau pihak manapun bisa mengintip percakapan kalian. Selain itu, ada kemungkinan WhatsApp bisa mencekal karena melanggar persyaratan dan layanan mereka.

Versi modifikasi aplikasi chat populer memang tidak umum. Selain WhatsApp, banyak juga aplikasi Telegram versi modifikasi seperti Plus Messenger dan Supergram. Perusahaan aplikasi chat pun biasanya akan selalu mengingatkan untuk tidak menggunakan versi modifikasi ini karena dapat membahayakan privasi dan keamanan. - PT Kontak Perkasa

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:57 AM

Liburan Seru Sambil Belajar Cegah Corona di Trans Studio Cibubur

Written By Kontak Perkasa Futures on Wednesday, March 11, 2020 | 1:52 PM


PT Kontak Perkasa Futures - Meluasnya wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia membuat banyak masyarakat panik. Hal ini, selanjutnya menjadi bahan pertimbangan beberapa tempat wisata untuk mengambil tindakan preventif, salah satunya adalah Trans Studio Cibubur Theme Park.
Trans Studio Cibubur Theme Park memberi edukasi singkat terkait virus Corona kepada pengunjung. Edukasi tersebut disampaikan oleh salah satu ikon Trans Studio Cibubur Theme Park, Profesor Neo.

Para siswa merasa senang serta memahami beberapa poin penting yang disampaikan, sehingga mereka tidak merasa khawatir terhadap virus berbahaya tersebut. Selain itu, mereka mulai paham apa saja tindakan yang perlu dilakukan untuk mencegahnya."Sejak datang di Trans Studio Cibubur, kami mendapatkan sambutan yang luar biasa dari tim Trans Studio," ujar Kepala Sekolah SDIT Rabbani Cikarang, Isra Abdurahman, Rabu (11/3/2020).

Beberapa tindakan preventif yang disampaikan oleh Profesor Neo antara lain edukasi bagaimana cara mencuci tangan yang benar, pengecekan suhu tubuh yang dilakukan tim security Trans Studio Cibubur Theme Park, tersedianya hand sanitizer di setiap titik publik, serta terjaganya kebersihan setiap wahana dan spot yang kerap disentuh pengunjung.

Dengan adanya langkah pencegahan yang maksimal, Trans Studio Cibubur Theme Park tetap akan memberikan pelayanan yang membuat pengunjung merasa aman serta membawa pengalaman yang tak terlupakan.

"Kemudian kami juga sempat diperiksa di depan di ukur suhu tubuh dan diberikan hand sanitizer untuk pencegahan virus corona," lanjut Isra.

"Secara umum yang kami rasakan disini Alhamdulillah sangat baik," pungkas Isra. - PT Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 1:52 PM

Pemerintah Italia Pastikan Serie A dan Olahraga Lain Dihentikan Sementara

Written By Kontak Perkasa Futures on Tuesday, March 10, 2020 | 9:47 AM


PT KP Press - Pemerintah Italia memastikan akan menghentikan sementara seluruh pertandingan olahraga. Meredam penyebaran virus corona menjadi prioritas mereka.
Keputusan itu akan diambil pemerintah Italia setelah mendengar rekomendasi dari Komite Olimpiade Nasional Italia (CONI). Italia memang tengah menghadap situasi genting terkait wabah virus corona.

Football Italia mengungkapkan sudah ada 463 korban virus yang juga bernama covid-19 tersebut, dengan 9.172 orang positif terinfeksi. Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte pun mengumumkan dalam konferensi pers darurat pada Senin (9/3/2020) malam waktu setempat, bahwa pembatasan yang tadinya berlaku di area Lombardia dan beberapa wilayah utara, kini berlaku secara nasional.

"Tidak ada waktu lagi, angka-angkanya memberi tahu kami bahwa ada kenaikan signifikan dalam hal penularan, juga untuk orang yang masuk pelayanan intensif, serta kematian. Kebiasaan kita harus berubah, kita harus mengorbankan sesuatu untuk kebaikan seluruh Italia. Inilah sebabnya kami akan menerapkan langkah yang lebih keras," ungkap Conte.

"Saya akan meneken surat keputusan yang baru, yang bisa dirangkum dengan frasa 'saya akan berada di rumah saja'. Tidak ada lagi zona merah, yang ada cuma Italia yang terlindungi. Kami harus menghindari melakukan perjalanan kecuali untuk alasan kerja yang terjamin, alasan kesehatan, atau kepentingan lainnya."

"Kami melarang pertemuan-pertemuan publik. Kami juga punya langkah-langkah lebih tegas terkait ajang olahraga. Serie A dan semua turnamen secara umum ditangguhkan. Semua penggemar harus menerimanya. Tidak ada alasan untuk kompetisi ini tetap berjalan," imbuhnya seperti dilansir Football Italia.

Dengan demikian, Liga Italia Serie A dipastikan akan berhenti berjalan setidaknya sampai 3 April mendatang, sesuai durasi ketetapan pemerintah. Sebelumnya memang sudah ada tekanan dari Asosiasi Pemain dan FIGC untuk menghentikan sejenak kompetisi karena krisis ini, mengingat tak ada jaminan atas keamanan pemain, staf, dan para anggota keluarga mereka.

Belum diketahui bagaimana pengaruh ketetapan pemerintah ini terhadap tim-tim yang tampil di kompetisi internasional. Napoli dan Atalanta bertanding di Liga Champions, sementara Inter Milan dan AS Roma berjuang di Liga Europa. - PT KP Press

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:47 AM

Beda Hasil Tes Urine dan Pengakuan Asisten soal Ririn Ekawati

Written By Kontak Perkasa Futures on Monday, March 9, 2020 | 10:05 AM


Kontak Perkasa Futures - Ada yang menjadi sorotan usai Ririn Ekawati diamankan terkait narkoba. Hasil tes urinenya menunjukkan pemain sinetron ini negatif narkoba tapi ada pengakuan berbeda dari asistennya.
Ririn Ekawati diamankan di Jakarta Selatan pada Sabtu (7/3) malam. Selain Ririn, polisi juga mengamankan dua orang lainnya yaitu asisten Ririn yang berinisial ITY serta teman ITY yang berinisial DN.

Di lokasi, polisi menemukan barang bukti berupa 38 butir pil happy five. Tiga orang tersebut lalu menjalani tes urine.

Hasilnya, Ririn Ekawati negatif narkoba. Di sisi lain, urine asistennya positif narkoba. Sementara itu, polisi belum mengungkap hasil tes urine DN.

"RE (Ririn Ekawati) itu setelah dilakukan tes awal, itu negatif menggunakan obat atau terkait barang bukti yang kita amankan juga," kata Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Audie S Latuheru di Mapolres Jakarta Barat, Minggu (8/3/2020) malam.

"DN belum. ITY positif," tambahnya.

Usai tes urine, tiga orang ini diperiksa intensif. Asisten Ririn mengaku memberikan pil happy five untuk Ririn. Bahkan, Ririn disebut mengonsumsinya.

"Dalam pemeriksaan terhadap ITY, dia menyebutkan bahwa dia juga memberikan kepada RE. Jadi di dalam pemeriksaan BAP-nya, dia menyebut RE juga menggunakan," kata Audie.

Polisi akan terus mendalami pengakuan ITY ini ke Ririn. Lalu, apa dugaan soal dua hal yang bertolak belakang ini?

"Mungkin karena dia menggunakannya beberapa hari sebelumnya. Jadi dalam pemeriksaan awal melalui tes urine itu, tidak didapati kandungan obat yang terkait dengan barang bukti tersebut," papar Audie. - Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:05 AM

Tenang, Masih Ada yang Jual Masker Rp 2.500

Written By Kontak Perkasa Futures on Friday, March 6, 2020 | 8:34 AM


PT Kontak Perkasa - Seiring merebaknya virus corona ke Indonesia, harga masker melonjak di pasar khususnya di Pasar Pramuka sebagai sentra pasar alat kesehatan. Untuk membuat harga masker kembali terjangkau, PD Pasar Jaya melakukan operasi pasar.

Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan pihaknya membanjiri pasar dengan total 1 juta pieces masker alias 20 ribu box masker.

"Kita cari stok masker yang sesuai standar ada sertifikasi dan sebagainya, kita dapat 1 juta masker untuk kita lakukan operasi pasar. Itu sekitar 20 ribu box," kata Arief di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (5/3/2020).

Hal ini dilakukan setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memerintahkannya untuk melakukan normalisasi harga.

"Pak Gubernur minta harga masker ini dinormalisasi, kita sebagai yang punya pasar langsung turun hari ini," ungkap Arief.

Operasi pasar dilakukan di JakMart yang berada di dalam Pasar Pramuka. Di sana masker dijual hanya Rp 2.500 per lembar dengan harga satu kotak Rp 125.000.

Apa syaratnya?

Bagi masyarakat yang mau membeli harus menunjukkan KTP dan hanya bisa membeli satu kotak.

"Yang beli dibatasi per orang satu box di JakMart, Pasar Pramuka. Rp 125.000 per box per piece cuma Rp 2.500, silakan datang dan tunjukkan KTP," kata Arief.

Arief mengatakan mekanisme pasar akan berjalan dengan adanya operasi pasar. Sehingga harga pasaran masker akan turun. Dia mengatakan apabila ada harga barang murah dengan stok banyak di pasar maka akan memicu penurunan harga pasar.

"Memang nggak bisa in one short night. Tapi mekanisme pasar pasti terjadi kok, kalau ada harga lebih murah di pasar, stoknya banyak, pasti semua akan turun, jadi nggak usah ragu," kata Arief.
Baca juga: Darurat Corona, Jenis Bunga Matahari Ini Bisa Tingkatkan Imun Tubuh

Stok 1 juta masker bukan cuma akan diguyur di Pasar Pramuka saja. Setidaknya ada 87 titik gerai JakGrosir dan JakMart milik PD Jaya yang tersebar di seluruh kelurahan dan kecamatan di Jakarta.

Harga masker di gerai JakGrosir dan JakMart sendiri dijual lebih murah dengan harga Rp 1.950 per piece. Namun, pembeli hanya boleh membeli sebanyak dua piece saja.

"Kita jual masker murah juga di jaringan JakGrosir JakMart itu maksimal dibeli 2 pieces harganya Rp 1.950 per masker. Sudah ada 87 titik di Kecamatan dan Kelurahan se-Jakarta," jelas Arief. - PT Kontak Perkasa

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:34 AM

KPI Keluarkan Edaran Tentang Penyiaran Wabah Corona

Written By Kontak Perkasa Futures on Thursday, March 5, 2020 | 10:16 AM


PT Kontak Perkasa Futures - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menerbitkan surat edaran mengenai penyiaran informasi soal wabah Corona. Melalui edaran ini, KPI meminta lembaga penyiaran untuk mengabarkan informasi soal COVID-19 sesuai pedoman lembaga penyiaran.
Sebagaimana diterima, Kamis (5/3/2020), surat itu bernomor 123/K/KPI/31.2/03/2020 tentang Penyiaran Wabah Corona, ditujukan kepada Direktur Lembaga Penyiaran, diteken Ketua KPI Pusat Agung Suprio.

"Dibutuhkan batasan-batasan tertentu agar lembaga penyiaran tidak menambah atau menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat terkait wabah corona," demikian bunyi petikan surat itu.

Berikut adalah isi surat ini selengkapnya:

Kepada Yth.
Direktur Lembaga Penyiaran
SURAT EDARAN
KOMISI PENYIARAN INDONESIA PUSAT
NOMOR 123/K/KPI/31.2/03/2020
TENTANG PENYIARAN WABAH CORONA

1. Umum

Virus Corona atau 2019 Novel Coronavirus (COVID-19) merupakan virus yang muncul di beberapa negara termasuk Indonesia. Berdasarkan pernyataan Presiden Ir. H. Joko Widodo dan arahan dari Kementerian terkait, pada tanggal 2 Maret 2020 dua Warga Negara Indonesia dinyatakan positif virus corona. Wabah ini dikategorikan sebagai bencana non-alam yaitu bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non-alam yang antara lain berupa gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemi, dan wabah penyakit, sesuai yang tertuang dalam Pasal 1 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Di era kemajuan teknologi seperti saat ini, masyarakat sangat mudah memperoleh informasi yang disiarkan oleh lembaga penyiaran, namun acap kali tidak melalui proses verifikasi yang memadai. Dibutuhkan batasan-batasan tertentu agar lembaga penyiaran tidak menambah atau menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat terkait wabah corona.

2. Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan Surat Edaran ini adalah agar lembaga penyiaran senantiasa mengingat dan berpedoman pada kaidah-kaidah penayangan di lembaga penyiaran.

3. Ruang Lingkup

Ruang lingkup Surat Edaran ini adalah ketentuan yang harus diperhatikan dan batasan-batasan dalam menayangkan wabah corona sesuai ketentuan Peraturan KPI Nomor 01/P/KPI/03/2012 tentang Pedoman Perilaku Penyiaran dan Peraturan KPI Nomor 02/P/KPI/03/2012 tentang Standar Program Siaran.

4. Dasar Hukum

1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran;
2. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana
3. Peraturan KPI Nomor Ol/P/KPI/03/2012 tentang Pedoman Perilaku Penyiaran;
4. Peraturan KPI Nomor 02/P/KPI/03/2012 tentang Standar Program Siaran.

5. Memperhatikan:
Keputusan Pleno KPI Pusat tanggal 3 Maret 2020

6. Pelaksanaan
Berkenaan dengan wabah Virus Corona (COVID-19) positif ditemukan di Indonesia dan perkembangan pemberitaan serta penyampaian informasi di beberapa media penyiaran, Komisi Penyiaran Indonesia Pusat meminta kepada seluruh lembaga penyiaran agar memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
1. Memberitakan/menginformasikan wabah Virus Corona dengan hati-hati, tidak spekulatif, dan tidak menimbulkan kepanikan masyarakat di semua program yang disiarkan termasuk pernyataan host/reporter/penyiar; Menggunakan diksi (pilihan kata) dan pembawaan presenter/reporter/host secara tepat dan tidak terkesan mendramatisir atau menakut-nakuti agar tidak menimbulkan persepsi publik yang menyebabkan kepanikan;
2. Menyampaikan bahwa pemerintah telah turun tangan menangani wabah Virus Corona (COVID-19) dan menyebutkan hotline service Kemkes RI (081212123119 atau 021-5210411) atau hotline service masing-masing daerah dan Rumah Sakit rujukan untuk penanganan wabah Virus Corona di masing-masing wilayah (lihat website Kemkes RI berikut ini http://infeksiemerging.kemkes.go.id/ atau http://sehatnegeriku.kemkes.go.id);
3. Menggunakan sumber informasi tentang Virus Corona dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan dan terkonfirmasi serta tidak menyiarkan informasi dari media sosial kecuali informasi tersebut telah terkonfirmasi kebenarannya;
4. Menghadirkan narasumber wawancara yang kredibel dan menyampaikan materi wawancara secara positif dalam pembahasan
wabah Virus Corona;
5. Tidak menyebutkan identitas pasien dan tidak mengeksploitasi lingkungan serta warga sekitar penderita;
6. Menyampaikan data-data tentang wabah Virus Corona secara berimbang. Jika hendak menyampaikan angka kematian HARUS
diikuti dengan angka (persentase) kesembuhan;
7. Menayangkan/menyiarkan ILM tentang wabah Virus Corona yang berisi: cara persebaran, gejala, langkah pencegahan dan penanganan dini, hotline service pemerintah dan di daerah, serta RS yang ditunjuk untuk penanganan;
8. Menyampaikan peringatan bahwa pihak-pihak yang memanfaatkan situasi terkait wabah Virus Corona (spekulan masker dan hand sanitizer) diancam penjara 6 tahun dan maksimal denda Rp 4 milyar sebagaimana disebutkan dalam UU No. 24/2007 tentang penanggulangan bencana.

Dalam hal lembaga penyiaran tidak melaksanakan beberapa ketentuan di atas, maka akan ditindak lanjuti sesuai kewenangan KPI sebagaimana Peraturan KPI Nomor Ol/P/KPI/03/2012 tentang Pedoman Perilaku Penyiaran dan Peraturan KPI Nomor 02/P/KPI/03/2012 tentang Standar Program Siaran.

9. Penutup
Demikian edaran ini disampaikan untuk diperhatikan dan dilaksanakan. Terima kasih

Ditetapkan di Jakarta,
pada tanggal 4 Maret 2020
KETUA KOMISI PENYIARAN
INDONESIA PUSAT,

AGUS SUPRIO - PT Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:16 AM

Corona Mewabah, Pengendara Jangan Meludah Sembarangan Ya!

Written By Kontak Perkasa Futures on Wednesday, March 4, 2020 | 9:24 AM


PT KP Press - Meludah sembarangan memang kebiasaan yang tidak baik. Namun kebiasaan ini kerap dijumpai di jalan untuk pengendara motor atau mobil.
Dokter Wibisono, salah satu bagian dari komunitas moge yang anggotanya berprofesi sebagai dokter, MedDocs & Friends Indonesia mengatakan, meludah sembarangan bukan hanya tidak mengenal etika, tapi juga dapat menimbulkan potensi bahaya bagi lingkungan melalui kontak langsung.

"Bahaya sekali, itu memang tidak dianjurkan, bukan hanya untuk virus Corona ya," kata dr Wibisono salah satu anggota komunitas moge Meddocs saat dihubungi, Selasa (3/3/2020).

"Tidak hanya air liur ya, kadang-kadang dahak juga keluar di situ kan. Bisa infeksi dari kuman pneumonia, kuman TBC, itu bisa keluar lewat dahak itu semua," kata pria yang menjadi Ketua MedDocs & Friends Solo Raya ini.

Pria yang berdinas di RS DR. Moewardi Solo, PKU, dan RS Indiarti Solo tersebut menyebut, virus dan bakteri dapat berpindah melalui droplet (partikel air kecil) yang bertugas untuk membawa mikroorganisme.

Wibisono menjelaskan droplet saat batuk atau bersin tidak terlihat. Akan tetapi, partikel itu bisa menjadi media penularan sebuah virus. Kebiasaan meludah dan membuang dahak sembarangan bisa menyebarkan kuman tersebut ke sekitar.

"Meludah di sembarang tempat bisa menular (penyakit-Red) ke orang sekitar, makanya sangat tidak dianjurkan," jelas dia. - PT KP Press

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:24 AM

Kronologi 2 Pasien Pertama Virus Corona COVID-19 di Indonesia

Written By Kontak Perkasa Futures on Tuesday, March 3, 2020 | 10:33 AM


Kontak Perkasa Futures - Dua warga Depok, Jawa Barat, menjadi pasien pertama di Indonesia yang positif terinfeksi virus corona Covid-19. Sebelumnya Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto mengatakan saat ini dua orang tersebut telah dirawat dan dalam kondisi baik.
"Tadi sudah diumumkan 2 kasus positf covid-19 dan sekarang 2 orang itu dirawat di RS Sulianti Saroso dan kondisinya baik," katanya kepada media saat dijumpai di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Senin (3/3/2020).

Dua pasien positif Covid-19 di Indonesia bermula ketika satu di antaranya kontak dekat dengan WN Jepang yang ternyata terbukti positif Covid-19 saat melakukan pemeriksaan di Malaysia. Diduga awal kontak langsung terjadi di malam Valentine. Berikut kronologisnya.

14 Februari
Terjadi kontak antara WN Jepang yang tinggal di Malaysia. Kontak dengan WNI karena pasien adalah teman dekatnya. Keduanya berdansa.

16 Februari
Setelah WN Jepang kembali ke Malaysia, rekannya yang seorang WNI merasa tidak nyaman. Sudah alami batuk sehingga berobat jalan.

22 Februari
Ibu dari pasien mengeluh sakit.

26 Februari
Keluhan batuk yang dialami tak kunjung hilang. Saat kembali ke rumah sakit, ia meminta dievaluasi karena bercerita sempat kontak dengan WN Jepang. Statusnya menjadi orang dalam pengawasan dan pasien dalam pengamatan.

28 Februari
Dapat telepon bahwa rekannya yang WN Jepang positif Covid-19 di Malaysia. Pasien langsung dipindahkan ke RSPI Sulianti Saroso.

1 Maret
Dua pasien dinyatakan positif.

2 Maret
Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya kasus positif Covid-19 di Indonesia. - Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:33 AM

Umroh Terhenti, Haji Andalan Terakhir Biro Travel Agar Tak Rugi

Written By Kontak Perkasa Futures on Monday, March 2, 2020 | 8:59 AM


PT Kontak Perkasa - Penundaan penyelenggaraan ibadah umroh oleh Arab Saudi akibat potensi wabah corona tak cuma membuat merana para calon Jemaah, tapi juga para pengusaha biro travel. Padahal umroh menjadi salah satu andalan mereka setelah sejumlah negara tujuan wisata religi atau wisata halal juga ditutup pasca wabah corona.
Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh RI (Amphuri) Joko Asmoro menghitung secara kasar dalam setahun operasi perjalanan umroh dari seluruh Indonesia sekitar 100 ribu jemaah. Kalau 100 ribu jemaah rata-rata membayar paket umroh minimum Rp 20 juta, potensi kehilangan penjualan dari seluruh anggota assosiasi mencapai Rp 2 triliun.

"Tapi itu hitungan kasar bila penghentian sampai setidaknya 10 bulan," kata Joko.

Dua pekan terakhir Februari, ia melanjutkan, menjadi andalan biro travel penyelenggara umroh dalam memutar roda bisnis mereka. Sebab isu wabah corona telah membuat sejumlah negara tujuan wisata halal dan religi seperti Jepang, Korea, China, Kairo dan Jerusalem lebih dulu ditutup sejak awal Februari.

"Jadi praktis setelah Saudi menutup umroh sejak Kamis siang (27/2/2020), semua aktivitas bisnis terhenti," kata Joko.

Harapan satu-satunya biro travel, ia melanjutkan, adalah penyelenggaraan ibadah haji pada pertengahan Juli mendatang. Sebab penyelenggara ibadah umroh ini juga sebagian adalah penyelenggara ibadah haji. "Jadi insya Allah masih ada sumber rezeki lain yang akan membuat kami bertahan," kata Joko.

Selain itu, ia menambahkan, kemungkinan pihaknya juga akan membuat paket-paket wisata dalam negeri.

Pada bagian lain, Joko Asmoro mengungkapkan para Jemaah yang batal umroh dan masih berada di sejumlah negara transi, seperti Dubai, Abu Dhabi, Miskat, dan Istanbul akan segera kembali ke tanah air. Sejumlah maskapai penerbangan telah menyampaikan komitmennya untuk menjemput mereka.

Di luar itu, ia mendapat laporan bahwa pada Jumat petang ada 38 jemaah asal Makassar yang masih harus tertahan selama 5 hari di Istanbul, Turki pasca menunaikan umroh di Saudi. Mereka harus menjalani pengawasan kesehatan dan baru akan kembali ke Indonesia pada 5 Maret.

Untuk makan dan akomodasi selama di Istanbul, sementara ditanggung oleh Biro Travel yang memberangkatkan mereka. - PT Kontak Perkasa

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:59 AM
 
Copyright © 2011. PT.Kontak perkasa Futures Yogyakarta All Rights Reserved
Disclaimer : Semua Market Reviews atau News di blog ini hanya sebagai pendukung analisa,
keputusan transaksi atau pengambilan harga sepenuhnya ditentukan oleh nasabah sendiri.
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger