Meraup Omzet Ratusan Juta dari Bisnis Sepatu Lari Sandiaga

Written By Kontak Perkasa Futures on Friday, November 30, 2018 | 1:58 PM



PT Kontak Perkasa Futures - Gaya cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno selalu mencuri atensi, termasuk saat dirinya yang kerap tampil dengan sneakers. Rupanya, sepatu yang sering dipakai oleh calon wakil presiden yang mendampingi Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden 2019 ini berasal dari brand lokal.

Adalah sepatu dari brand lokal 910 yang jadi favorit Sandiaga untuk dipakai di berbagai aktivitasnya. Sepatu besutan Hartono Wijaya itu telah menjadi salah satu karya anak bangsa yang cukup disegani para peminatnya. Dari bisnis sepatunya itu, Hartono dapat meraup omzet hingga ratusan juta per bulan.

Hartono sendiri bercerita bagaimana awalnya dia bisa mendirikan brand lokal yang disegani tersebut. Sekitar enam tahun yang lalu, Hartono bersama rekan-rekannya merupakan salah satu pegawai di sebuah perusahaan sepatu raksasa multinasional.

Kemudian, suatu ketika terlintas ide di benaknya untuk mencoba mendirikan bisnis sepatunya sendiri. Bermodalkan pengalaman yang cukup matang di dunia persepatuan, Hartono dan kawan-kawan berani mencoba mengambil keputusan untuk mendirikan usaha sendiri.

"Jadi kita melihat, loh ternyata membikin running shoes tidak sesusah yang kita bayangkan kalau kita sudah masuk di dalamnya. Dan kita melihat sangat sayang sebagai salah satu negara penghasil sepatu terbesar di dunia, tapi kita tidak punya brand yang sangat kuat atau cukup kuat untuk dibanggakan di luar negeri," ujarnya.

Dengan modal patungan tak sampai Rp 100 juta, Hartono akhirnya membuat brand dengan nama 910. Dia bilang, arti dari 910 sendiri diterjemahkan sebagai hal yang sempurna, yakni gabungan dari angka sembilan dan sepuluh.

Dalam menjalankan bisnis, hambatan serta tantangan kerap dihadapi oleh para pelakunya. Hal itu pun tak luput dirasakan oleh Hartono dalam menjalankan usaha sepatunya. Hartono mengaku ada cukup banyak tantangan yang menghampiri selama menjalankan bisnis.

Hartono bercerita, kesulitan sangat dirasakan di tahun pertama ia membuka bisnis. Saat itu, brand yang diciptakannya masih belum dikenal konsumen. Dia pun mencoba menganut konsep sepatu asal negeri Sakura untuk produknya untuk bisa menarik konsumen. Sayangnya, cara itu tak berhasil.

"Kita gunakan konsep (sepatu) saat itu ambil dari Jepang, karena saya pikir kalau (konsep) dari Jepang pasti akan sangat bagus, tapi kenyataan lain, market di sini beda dengan Jepang. Setahun pertama kita hampir tidak jualan sama sekali. Modal kita sudah benar-benar habis," ceritanya.


Walau mengalami kegagalan, namun Hartono dan kawan-kawan tak menyerah. Dengan komitmen yang tinggi, mereka bekerja keras untuk bisa memajukan usaha sepatunya. Segala hambatan serta tantangan dia jadikan pelajaran dalam menjalankan suatu bisnis. Jerih payah mereka pun akhirnya terbayarkan.

"(Tantangan dan hambatan) Itu adalah sesuatu yang memperkaya 910 hingga saat ini. Itu yang membuat kita jadi lebih yakin bagaimana merespons untuk masa depan," ujarnya.

Hartono dan kawan-kawan gencar melakukan pemasaran di berbagai lini. Mulai dari door to door ke toko-toko konvensional di awal-awal kehadirannya, hingga kini melalui sosial media, e-commerce, serta membuka laman sendiri.

Setelah banyak mengalami pasang surut dalam menjalani bisnis, kini brand 910 telah menghasilkan ribuan model sepatu. Termasuk model sepatu running dengan nama Sandi Uno yang menjadi salah satu andalannya.


Hartono mengatakan, perbedaan atau keunikan yang dimiliki 910 menjadi salah satu faktor brand tersebut bisa dikenal bahkan dijumpai di seluruh nusantara. Dia bilang, keunikan brand sepatunya ialah dari sisi teknologi dalam memproduksi sepatu.

"Salah satu yang kita selalu pegang adalah teknologi. Teknologi yang ada di 910 bermacam-macam. Ada yang namanya gel, ini hanya brand yang sangat besar yang punya teknologi seperti itu. Kedua belum mengenai upper materialnya, material bottom-nya," kata dia.

"Hampir setiap bagian daripada sepatu itu mempunyai satu teknologi yang kita rasakan bisa bersaing dengan brand-brand luar atau brand besar walaupun harganya ekonomis," sambungnya.

Teknologi tersebut, kata Hartono membuat sepatu menjadi lebih ringan dan nyaman saat digunakan. Sepatu tersebut juga dapat melindungi kulit pengguna karena bahannya yang lembut dan nyaman. Menurutnya, produk sepatu yang dibuatnya dapat bersaing dengan merek sepatu raksasa multinasional.

Bahkan, merek 910 bisa lebih unggul karena harganya yang lebih ekonomis. Sepatu 910 sendiri jual mulai dari harga Rp 199.000 sampai yang termahal Rp 499.000. Sepatu 910 juga dinilai kuat dan awet digunakan.

Dengan produk ini, Hartono bermimpi untuk bisa membuat karya anak bangsa menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Ia ingin agar masyarakat bisa bangga dengan produk-produk lokal yang berkualitas tinggi. - PT Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 1:58 PM
Share this article :

Post a Comment

 
Copyright © 2011. PT.Kontak perkasa Futures Yogyakarta All Rights Reserved
Disclaimer : Semua Market Reviews atau News di blog ini hanya sebagai pendukung analisa,
keputusan transaksi atau pengambilan harga sepenuhnya ditentukan oleh nasabah sendiri.
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger