Powered by Blogger.
Latest Post

Saham Jepang Volatile, Menghadapi Penurunan Mingguan

Written By Kontak Perkasa Futures on Friday, April 19, 2013 | 10:39 AM

MarketWatch (19/4) - LOS ANGELES – Blue-Chip Jepang bersifat volatile pada perdagangan pagi dihari Jumat ini, dengan acuan Index Nikkei yang kemungkinan posting penurunan mingguan pertamanya dalam empat minggu, sementara Index Nikkei dibuka sebanyak 0.4% lebih tinggi, tetapi telah kehilangan pijakan terhadap kemerosotan gain.

Secara fraksional menuju level 13,216.69, Index Topix yang lebih luas juga berbalik lebih rendah pada penurunan sebanyak 0.5%, sementara saham-saham energi telah gagal mendapatkan sebuah dorongan dari minyak berjangka yang naik diatas level $87 per barrel dalam waktu semalam.(tito)

http://www.marketwatch.com/story/japan-stocks-volatile-face-weekly-loss-2013-04-18
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:39 AM

Emas menguat didorong oleh short-covering dan bargain hunting

New York, 18/04 (Reuters) – Harga emas naik pada hari Kamis oleh membaiknya permintaan fisik tetapi para buyer tetap berhati-hati menyusul sell-off historis logam mulia ini pada awal minggu.
Emas rebound tajam setelah jatuh hampir 3 persen pada perdagangan Asia di tengah berita bahwa kepemilikan terbesar di dunia Exchange-Traded Fund (ETF), SPDR Gold Trust, telah turun 1 persen ke level terendah dalam tiga tahun.
Tanda-tanda peningkatan permintaan fisik di harga yang lebih rendah, termasuk serentetan pembelian emas batangan, koin dan nugget (gumpalan emas) di Asia, dan sangat kuatnya penjualan koin emas di AS, mendongkrak pasar.
Kemerosotan di dalam ekuitas AS atas klaim pengangguran mingguan AS yang mengecewakan dan data pabrik, dikombinasikan dengan pemulihan di hampir sebagian besar komoditas yang dipimpin oleh minyak mentah juga meningkatkan minat emas.
Sentimen di kalangan investor emas tetap terguncang karena penurunan tajam emas mendorong pasar mempertanyakan status tradisional logam mulia ini sebagai safe haven.
'Kelemahan di pasar ekuitas mungkin akan melihat beberapa pembelian yang masuk kembali ke emas. Ini mungkin akan panjang sebelum “logam kuning” ini memberikan banyak perasaan aman, 'kata Carlos Perez-Santalla di broker komoditas Marex Spectron.
Spot emas turun 0,8 persen pada $1,387.50 per ounce, setelah sebelumnya mencapai level rendah di $1,339.86.
'Volatilitas kemungkinan akan tetap sangat tinggi dalam beberapa sesi ke depan,' kata analis Commerzbank, Daniel Briesemann.
Diberitakan $34 miliar fund negara minyak Azerbaijan berencana menambahkan cadangan 12 ton emas untuk mencapai cadangan 30 ton, direktur eksekutif fund mengatakan kepada Reuters, berita tersebut membantu men-support pasar. (rf)

New York, 18/04 (Reuters) – Harga emas naik pada hari Kamis oleh membaiknya permintaan fisik tetapi para buyer tetap berhati-hati menyusul sell-off historis logam mulia ini pada awal minggu.
Emas rebound tajam setelah jatuh hampir 3 persen pada perdagangan Asia di tengah berita bahwa kepemilikan terbesar di dunia Exchange-Traded Fund (ETF), SPDR Gold Trust, telah turun 1 persen ke level terendah dalam tiga tahun.
 
Tanda-tanda peningkatan permintaan fisik di harga yang lebih rendah, termasuk serentetan pembelian emas batangan, koin dan nugget (gumpalan emas) di Asia, dan sangat kuatnya penjualan koin emas di AS, mendongkrak pasar.
Kemerosotan di dalam ekuitas AS atas klaim pengangguran mingguan AS yang mengecewakan dan data pabrik, dikombinasikan dengan pemulihan di hampir sebagian besar komoditas yang dipimpin oleh minyak mentah juga meningkatkan minat emas.
 
Sentimen di kalangan investor emas tetap terguncang karena penurunan tajam emas mendorong pasar mempertanyakan status tradisional logam mulia ini sebagai safe haven.
'Kelemahan di pasar ekuitas mungkin akan melihat beberapa pembelian yang masuk kembali ke emas. Ini mungkin akan panjang sebelum “logam kuning” ini memberikan banyak perasaan aman, 'kata Carlos Perez-Santalla di broker komoditas Marex Spectron.
 
Spot emas turun 0,8 persen pada $1,387.50 per ounce, setelah sebelumnya mencapai level rendah di $1,339.86.
'Volatilitas kemungkinan akan tetap sangat tinggi dalam beberapa sesi ke depan,' kata analis Commerzbank, Daniel Briesemann.
 
Diberitakan $34 miliar fund negara minyak Azerbaijan berencana menambahkan cadangan 12 ton emas untuk mencapai cadangan 30 ton, direktur eksekutif fund mengatakan kepada Reuters, berita tersebut membantu men-support pasar. (rf)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:14 AM

Wall St kembali jatuh, sinyal bearish memuncak

New York, Reuters (18/04) – Saham-saham AS berjatuhan pada hari Kamis dan indeks S&P 500 ditutup di bawah level teknikal utamanya setelah forecast mengecewakan dari eBay dan perusahaan lain, membuat kegelisahan yang meningkat di dalam market baru-baru ini .
S&P 500 ditutup di bawah moving average 50-harinya pada posisi 1,543.04 untuk pertama kalinya tahun ini, memberikan bobot lebih tentang gambaran bahwa rally pasar baru-baru ini kehilangan momentum, terutama setelah dua hari menurun tajam awal pekan ini. Indeks Nasdaq 100 dan Russell 2000 keduanya telah ditutup di bawah rata-rata 50-hari pekan ini, menambah selueuh tekanan teknikal terhadap pasar.
Saham-saham teknologi memimpin pelemahan. Saham eBay turun 5,9 persen di level $52,82, sehari setelah perusahaan e-commerce ini mencatat hasil dan memberikan forecast pendapatan yang mengecewakan untuk kuartal kedua. Sektor teknologi indeks S&P merosot 1,4 persen.
Saham Apple memperpanjang penurunannya dari hari Rabu, ketika sahamnya menembus di bawah $400 pada intraday basis untuk pertama kalinya sejak Desember 2011. Saham jatuh 2,7 persen menjadi $392,05 pada hari Kamis.
Indeks Volatilitas CBOE, yaitu indeks ketakutan Wall Street, naik 6,4 persen menjadi 17,56. Sejauh ini, VIX naik sekitar 46 persen selama seminggu. Indeks ini masih jauh di bawah level tertingginya baru-baru ini, tetapi gain-nya bisa menjadi sinyal perubahan market trend.
Saham-saham telah rally untuk sebagian besar tahun ini atas pandangan bahwa ekonomi AS menguat dan Federal Reserve akan mempertahankan stimulus ekonominya. (rf)
New York, Reuters (18/04) – Saham-saham AS berjatuhan pada hari Kamis dan indeks S&P 500 ditutup di bawah level teknikal utamanya setelah forecast mengecewakan dari eBay dan perusahaan lain, membuat kegelisahan yang meningkat di dalam market baru-baru ini .
 
S&P 500 ditutup di bawah moving average 50-harinya pada posisi 1,543.04 untuk pertama kalinya tahun ini, memberikan bobot lebih tentang gambaran bahwa rally pasar baru-baru ini kehilangan momentum, terutama setelah dua hari menurun tajam awal pekan ini. Indeks Nasdaq 100 dan Russell 2000 keduanya telah ditutup di bawah rata-rata 50-hari pekan ini, menambah selueuh tekanan teknikal terhadap pasar.
Saham-saham teknologi memimpin pelemahan. Saham eBay turun 5,9 persen di level $52,82, sehari setelah perusahaan e-commerce ini mencatat hasil dan memberikan forecast pendapatan yang mengecewakan untuk kuartal kedua. Sektor teknologi indeks S&P merosot 1,4 persen.
 
Saham Apple memperpanjang penurunannya dari hari Rabu, ketika sahamnya menembus di bawah $400 pada intraday basis untuk pertama kalinya sejak Desember 2011. Saham jatuh 2,7 persen menjadi $392,05 pada hari Kamis.
Indeks Volatilitas CBOE, yaitu indeks ketakutan Wall Street, naik 6,4 persen menjadi 17,56. Sejauh ini, VIX naik sekitar 46 persen selama seminggu. Indeks ini masih jauh di bawah level tertingginya baru-baru ini, tetapi gain-nya bisa menjadi sinyal perubahan market trend.
 
Saham-saham telah rally untuk sebagian besar tahun ini atas pandangan bahwa ekonomi AS menguat dan Federal Reserve akan mempertahankan stimulus ekonominya. (rf)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:42 AM

China Mengulangi Kesalahan Ekonomi Jepang

Written By Kontak Perkasa Futures on Thursday, April 18, 2013 | 12:08 PM


MarketWatch (18/4) - SYDNEY — Terlepas dari sebuah konflik sejarah dan kompetisinya, China dan Jepang keduanya berbagi model pengembangan, tetapi jika tidak berhati-hati, terdapat kemungkinan bahwa China juga berbagi takdir ekonomi Jepang.

Pemulihan ekonomi Jepang setelah perang dan pertumbuhan China yang terkini keduanya berdasarkan pada ekspor dan tenaga kerja yang murah, sementara mata uang yang Undervalued memberikan manfaat yang kompetitif bagi para eksportir, dan ekspor dipromosikan pada pendapatan dan konsumsi rumah tangga.

Sebagai tambahan, China dan Jepang keduanya menganjurkan tingkat simpanan domestik yang tinggi, yang biasanya digunakan untuk kegiatan investasi keuangan, kedua Negara tersebut menghasilkan surplus perdagangan yang besar yang mereka tanamkan diluar negeri, terutama dalam sekuritas pemerintahan A.S, dalam rangka untuk menghindari tekanan atas terhadap mata uang mereka dan untuk membantu pembelian keuangan pada ekspor mereka, keduanya juga menggunakan level yang tinggi terhadap investasi biaya domestik untuk mengarahkan pertumbuhan ekonomi.

Bagi Jepang, kegiatan tersebut telah berhenti pada bulan September 1985 ketika pihak Plaza Accord memaksa apresiasi terhadap yen, yang mengurangi ekpor Jepang dan pertumbuhan ekonominya.(tito)

http://www.marketwatch.com/story/china-is-repeating-japans-economic-mistakes-2013-04-18
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 12:08 PM

Emas murah kerek permintaan dari mal India & China

MUMBAI, Kontan (18/4) -- Pada pekan ini, ratusan konsumen di China mengantre untuk membeli emas. Sementara di Hong Kong, para konsumen berebut membeli gelang dan kalung. Kondisi serupa juga terlihat di India di mana warga di Negeri Taj Mahal itu ramai-ramai membeli perhiasan untuk menjadi mas kawin. Tak heran, penjualan emas di pasar Zaveri di Mumbai (pasar emas terbesar India) hingga Perth Mint di Australia, meningkat dua kali lipat dari pekan lalu.

Inilah sedikit gambaran mengenai dampak aksi jual besar-besaran terhadap emas yang terjadi pada awal pekan lalu. Sekadar mengingatkan, harga emas sudah anjlok sebesar 13% dalam dua sesi hingga 15 April lalu. Kondisi tersebut mengantarkan pasar emas masuk ke dalam definisi pasar bearish karena sudah anjlok lebih dari 20% dari level rekor tertingginya yang tercipta pada Agustus 2011 lalu.

Aksi beli emas saat harga murah sangat terlihat di India dan China. Maklum saja, kedua negara ini memang negara konsumen emas terbesar dunia. Tak heran jika mereka melihat penurunan besar terhadap emas sebagai kesempatan untuk membeli.

'Budaya di Asia adalah mereka akan memburu emas fisik saat harganya jatuh. Permintaan perhiasan semakin membaik dan konsumen untuk industri ini juga membeli saat harganya turun dalam,' jelas Dick Poon, general manager Heraeus Metals Hong Kong Ltd.

Data yang dirilis All India Gems & Jeewellery Trade Federation menunjukkan, permintaan emas dalam beberapa hari terakhir merupakan yang terbesar di sepanjang tahun ini.

'Kami membeli emas setelah dua tahun. Kami akan membeli lebih banyak lagi jika harganya turun lebih dalam,' jelas Yogender Gyan, 29 tahun saat diwawancara di toko perhiasan Connaught Place di New Delhi. Di toko perhiasan ini, pelanggan yang datang lebih banyak ketimbang salesman dengan perbandingan 5:1.

Situasi berbeda tampak di London. Hanya sedikit konsumen yang memasuki toko perhiasan seperti Baird & Co dan J Blundell & Sons Ltd saat jam makan siang kemarin. Pelanggan yang datang ke toko emas ATS Bullion juga terbilang sedikit karena jalan Strand ditutup dalam rangka pemakaman mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher.

http://internasional.kontan.co.id/news/emas-murah-kerek-permintaan-dari-mal-india-china
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 12:05 PM

Pilar uptrend emas sedang diserang - Morgan Stanley

Written By Kontak Perkasa Futures on Wednesday, April 17, 2013 | 10:50 AM

Bloomberg, (17/4) - Pilar uptrend pasar emas 'berada dibawah serangan yang cukup terpadu' pada saat ini, kata Peter Richardson, analis dari Morgan Stanely pada wawancara televisi Bloomberg.

* Likuidasi Lanjutan dari kepemilikan exchange-traded funds fisik telah inti dan kekuatan pendorong utama pertumbuhan permintaan investasi sejak tahun 2003

* Risiko bahwa ekonomi tertekan di negara zona euro dapat menjual kepemilikan emasnya, hal ini 'jauh lebih mengkhawatirkan,'

* Investor Jangka panjang akan sangat berhati-hati untuk kembali memasuki pasar sampai mereka melihat adanya stabilitas

CATATAN: Morgan Stanley memangkas perkiraan harga emas tahun 2013 sebesar 16% menjadi $ 1.487 per ounce.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:50 AM

Emas naik di hari kedua; kejatuhan telah menarik para pembeli

Bloomberg, (17/4) - Spot emas naik untuk hari kedua pada spekulasi bahwa kemerosotan terbesar dalam tiga dekade yang terjadi di beberapa sesi terakhir akan memacu aksi pembelian. Namun, kontrak berjangka masih melanjutkan penurunan.

Emas untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,9 persen menjadi $ 1,380.25 per ounce dan berada di $ 1,375.28 pukul 09:54 a.m. di Singapura. Harga menyentuh $ 1,321.95 kemarin, terendah sejak Januari 2011. Indikator RSI 14-hari pada emas berada di 22,8, (indikasi sinyal oversold). Harga yang terjun 9.1 persen pada tanggal 15 April kemarin adalah yang paling curam sejak tahun 1983.

Bullion turun 18 persen pada 2013 setelah naik enam kali lipat dalam reli 12-tahun beruntun hingga tahun lalu. Logam ini anjlok 5 persen pada 12 April, tergelincir ke dalam pasar bearish, atas spekulasi bahwa bank sentral di Eropa mungkin akan menjual kepemilikan untuk mengumpulkan dana bailout dan pemulihan ekonomi di AS akan mendorong Federal Reserve untuk menarik sebagian program stimulusnya. Harga memperpanjang penurunan setelah CME Group Inc menaikkan margin pada kontrak berjangka.

'Jika Anda melihat fundamental, penurunan tersebut terlalu berlebihan dan tidak sesuai dengan kenyataan bahwa kita masih memiliki banyak masalah di luar sana - monetisasi utang, suku bunga riil akan tetap di wilayah negatif dan dolar dalam jangka panjang masih tidak akan yang kuat,' kata Dominic Schnider, kepala riset komoditas dari unit management kekayaan UBS AG, dalam sebuah wawancara televisi Bloomberg. 'Namun demikian, banyak kerusakan yang telah terjadi.'

Emas untuk pengiriman Juni turun sebanyak 1,6 persen menjadi $ 1.365 per ounce di Comex, New York, sebelum diperdagangkan di $ 1,377.60. Kontrak berjangka menguat 1,9 persen kemarin setelah dua hari jatuh, 13 persen penurunan yang terburuk dalam tiga dekade terakhir. Bullion yang diperdagangkan pada exchange-traded produk menurun untuk hari ke-11 ke 2,377.791 metrik ton kemarin, terdalam setidaknya sejak Juni. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:48 AM
 
Copyright © 2011. PT.Kontak perkasa Futures Yogyakarta All Rights Reserved
Disclaimer : Semua Market Reviews atau News di blog ini hanya sebagai pendukung analisa,
keputusan transaksi atau pengambilan harga sepenuhnya ditentukan oleh nasabah sendiri.
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger