Khawatir Pasokan Membludak, Rupiah Dilepas Investor

Written By Kontak Perkasa Futures on Wednesday, September 2, 2020 | 9:54 AM


PT KP Press - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah cukup dalam di perdagangan pasar spot pagi ini. Sepertinya pelaku pasar merespons dinamika hubungan pemerintah dan Bank Indonesia (BI).
Pada Rabu (2/9/2020), US$ 1 setara dengan Rp 14.600 kala pembukaan perdagangan pasar spot. Rupiah melemah 0,24% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Kemarin, rupiah menutup perdagangan pasar spot dengan depresiasi tipis 0,03%. Sebelumnya, rupiah sudah menguat selama tiga hari perdagangan beruntun.


Namun depresiasi rupiah kali ini sepertinya bukan sekedar koreksi teknikal. Kemungkinan pasar merespons perkembangan terbaru dari partisipasi BI dalam pembiayaan anggaran negara.

Kepada para jurnalis media asing di Istana Bogor, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa jika pertumbuhan ekonomi tahun depan bisa berada di kisaran 4,5-5,5%, maka skema yang disebut burden sharing tersebut mungkin tidak lagi dibutuhkan pada 2022. Pernyataan Jokowi bisa dimaknai bahwa masih ada peluang pemerintah akan meminta bantuan kepada BI untuk membiayai defisit anggaran setidaknya hingga 2022, andai pertumbuhan ekonomi di bawah kisaran yang disebut Jokowi.

Padahal kebijakan ini awalnya disebut-sebut hanya sekali pukul (one-off). Sejak awal, pelaku pasar agak hati-hati menyikapi masuknya BI untuk membiayai defisit fiskal. Sebab begitu BI masuk maka pasokan uang beredar sehingga nilai tukar rupiah melemah.

Kini dengan prospek perpanjangan burden sharing setidaknya sampai 2022, pelaku pasar semakin cemas. Pasokan rupiah akan membludak sehingga 'harganya' bakal turun.

Sebelum itu terjadi, investor memilih cabut sekarang. Aksi jual membuat rupiah terperosok ke jalur merah. - PT KP Press

Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:54 AM
Share this article :

Post a Comment

 
Copyright © 2011. PT.Kontak perkasa Futures Yogyakarta All Rights Reserved
Disclaimer : Semua Market Reviews atau News di blog ini hanya sebagai pendukung analisa,
keputusan transaksi atau pengambilan harga sepenuhnya ditentukan oleh nasabah sendiri.
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger