Powered by Blogger.
Latest Post
1:34 PM
Penurunan Harga Emas Menawarkan Sedikit Keringanan
Written By Kontak Perkasa Futures on Monday, April 29, 2013 | 1:34 PM
|
Bloomberg (29/4) – Obsesi India terhadap emas
kemungkinan akan mendongkrak volume impor logam berharga tersebut, yang
mengimbangi terhadap keringanan bagi rekening perdagangan Negara tersebut dari
sebuah penurunan tajam yang terkini dalam harga-harga, berdasarkan data
HSBC.
India adalah konsumen emas terbesar dunia dan telah mengimpor hampir mendekati level harga $60 Milyar logam berharga tersebut beserta permata dalam periode Sembilan bulan dari bulan April hingga Desember 2012 tahun lalu, berdasarkan data pemerintahan, sudah sangat umum bagi rumah tangga lokal untuk menahan sebagian dari kekayaan mereka dan memiliki simpanan dalam bentuk emas. Tetapi dalam kehadiran dari kegunaan produktif manapun seperti simpanan tersebut, dalam prakteknya kerap mendapatkan kritikan, khususnya kaerna dampak impor emas berada pada posisi luar Negara tersebut. Impor emas telah terhitung sebanyak 2.9% dalam GDP tahun 2012. Ketika Negara tersebut melaporkan penurunan terhadap current-account mereka yang telah lompat hingga sebanyak 5.1% dari GDP, berdasarkan kalkulasi dari pihak HSBC. Level premium emas di India naik pada pekan lalu seiringan dengan para pedagang retail lokal yang telah membayar harga yang lebih tinggi pada impor untuk mencapai penguatan terhadap demand domestik, berdasarkan laporan dari The Wall Street Journal.(tito) http://blogs.marketwatch.com/thetell/2013/04/29/gold-price-drop-to-offer-little-relief-to-indias-current-account/ |
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 1:34 PM
Labels:
News
10:29 AM
Saham-saham Asia Berujung Naik, Market Waspada
|
Reuters (29/4) – Saham-saham Asia merambat maju
pada hari Senin ini, sementara mata uang dollar telah kehilangan pijakannya
terhadap mata uang yen, seiring dengan market yang membungkuk kebawah dalam
sebuah pekan yang sibuk untuk persiapan data ekonomi serta pertemuan mengenai
kebijakan oleh pihak bank sentral yang berada didalam zona euro dan Amerika
Serikat.
Kegiatan tersebut jarang dengan market Jepang yang ditutup selama hari libur nasional dan China yang juga tutup hingga hari Kamis diminggu ini, sementara Index MSCI Asia-Pacific yang berada diluar Jepang telah naik sebanyak 0.2%, tetapi telah terlepas dari enam minggu level tertingginya yang tersentuh pada hari Jumat pekan lalu. Saham-saham Korea Selatan ditransaksikan dengan datar, sementara market Australia bertambah sebanyak 0.5% berkat penguatan yang sedang berlangsung dalam bursa saham perbankan. Spot emas bernaung lebih kuat dilevel $1,464.91 per ons, yang telah berkonsolidasi dengan pantulan dari pekan yang lalu, sedangkan minyak mentah A.S turun sebanyak 37 sen dilevel $92.63 per barrel dan juga minyak Brent yang turun sebanyak 33 sen dilevel $102.83. Sementara data pertumbuhan yang mengecewakan dari A.S, China dan juga dari zona euro telah melemahkan market komoditas dan mendorong turun terhadap yield obligasi , hal tersebut telah membatasi dampak pada ekuitas global.(tito) http://www.reuters.com/article/2013/04/29/us-markets-global-idUSBRE88901C20130429 |
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:29 AM
Labels:
News
10:25 AM
Bursa HK naik tertinggi dalam sebulan terakhir
|
Bloomberg, (29/4) -- Saham-saham Hong Kong
menguat, dengan Indeks Hang Seng menuju level tertingginya sejak Maret setelah
didukung oleh sektor perbankan dan Operator internet, Tencent Holdings Ltd.
Sektor industri turun setelah data menunjukkan bahwa laju pertumbuhan laba
mengalami perlambatan.
Indeks Hang Seng naik 0,2 persen menjadi 22,601.15 pada pukul 9:59 a.m. di Hong Kong, dengan sekitar lima saham naik untuk setiap empat yang mengalami penurunan. Hang Seng China Enterprises Index turun 0,2 persen di 10,816.90. Volume perdagangan di Indeks Hang Seng adalah 20 persen lebih kecil dibandingkan 30-hari rata-rata intraday. Pasar ekuitas China daratan ditutup hingga 1 Mei untuk libur nasional. (brc) |
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:25 AM
Labels:
News
10:21 AM
Emas naik setelah tingginya permintaan fisik mengimbangi outflow ETFs
|
Bloomberg, (29/4) -- Emas naik, memperkecil
kerugian bulanan terburuk sejak Desember 2011 karena permintaan untuk logam
fisik mengimbangi outflow dari produk emas yang diperdagangkan di bursa
(ETFs).
Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,6 persen menjadi $ 1,470.40 per ounce, dan diperdagangkan di $ 1,469.60 pada pukul 09:53 a.m. di Singapura. Emas menuju penurunan 8,1 persen selama bulan April setelah logam terjun ke pasar beruang (bear market) bulan ini. Emas naik 4,2 persen pekan lalu, menunjukkan yang terbaik sejak Januari 2012 berkat lonjakan permintaan terhadap koin dan perhiasan emas dari AS, China hingga India. Volume untuk acuan kontrak di Shanghai Gold Exchange melonjak ke rekor baru pada minggu lalu, sementara premi untuk mengamankan pasokan di India melonjak sampai lima kali sebelum harga merosot tajam. Penjualan koin emas oleh US Mint ditetapkan untuk menjadi yang tertinggi sejak Desember 2009, sedangkan persediaan yang dipantau oleh Comex jatuh pekan lalu ke level terendah sejak Juli 2008. Emas untuk pengiriman Juni naik sebanyak 1,1 persen menjadi $ 1,469.50 per ounce di Comex dan diperdagangkan di posisi $ 1,468.40. Hedge fund dan spekulan besar lainnya mempertahankan 69.726 kontrak pada tanggal 23 April atau hanya 0,6 persen dari dari level tertinggi sepanjang yang dicapai enam minggu sebelumnya, menurut data dari US Commodity Futures Trading Commission. (brc) |
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:21 AM
Labels:
News
10:11 AM
Index USD turun jelang laporan data belanja konsumen AS
|
Bloomberg, (29/4) - Indeks Dollar jatuh sebelum
rilis data AS yang bisa menunjukkan bahwa tingkat belanja konsumen cenderung
stagnan selama bulan lalu, meningkatkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan
memperbaharui komitmennya untuk program pembelian obligasi pada pertemuan
kebijakan pekan ini.
Laporan pemerintah pada tanggal 26 April lalu menunjukan bahwa ekonomi AS tumbuh kurang dari perkiraan pada kuartal pertama, membantu imbal hasil obligasi Treasury memperpanjang penurunan bulanan mereka yang tertajam sejak Mei. Yen mempertahankan gain versus mata uang Australia dan Selandia Baru setelah dari laporan China menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan industri di negara Tirai Bambu tersebut melambat bulan lalu. Indeks Dollar, yang mana IntercontinentalExchange Inc menggunakannya untuk melacak greenback terhadap mata uang dari enam mitra dagang AS, turun 0,1 persen menjadi 82,436 pada pukul 08:23 a.m. di Singapura. Mata uang AS turun 0,2 persen menjadi 97,89 yen dan sedikit berubah pada posisi $ 1,3035 per euro. Mata uang dari 17 negara Eropa turun 0,1 persen menjadi 127,57 yen. Pasar finansial Jepang ditutup hari ini untuk liburan. Dolar menguat 2,9 persen selama tiga bulan terakhir terhadap sembilan rekan-rekan negara berkembang yang dilacak oleh Bloomberg Correlation Weighted Index. Euro telah melemah 1 persen selama periode tersebut, sementara yen turun 5,5 persen, menjadi the biggest loser. Mata uang Jepang naik 0,2 persen menjadi 100,62 per dolar Australia hari ini setelah naik 1,4 persen pada tanggal 26 April. Mata uang itu sedikit berubah terhadap dollar Selandia Baru di 83,11 menyusul gain 1.4 persen pada akhir pekan lalu. (brc) |
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:11 AM
Labels:
News
8:37 AM
Kenaikan Emas, Mendekati puncak 1 pekan Tertinggi
|
Reuters (29/4) - SINGAPORE – Emas naik dengan
perlahan pada hari Senin ini, mendekati level tertingginya selama lebih dari
sepekan, seiring dengan rebound harga dari palung selama 2 tahun terakhir yang
gagal untuk membatasi minat para investor terhadap logam berharga
tersebut.
FUNDAMENTAL * Spot emas telah naik sebanyak $1.15 per ons menuju ke level $1,463.65 pada jam 00.25 GMT, dengan pencapaian terhadap gain mingguan terbesarnya dalam 3 bulan terakhir hingga pekan yang lalu. Emas turun hingga sekitar level $1,321 pada tanggal 16 April, merupakan yang terendah selama lebih dari dua tahun, dalam sebuah aksi jual yang mengejutkan minat emas para investor dan bullion. * emas A.S untuk pengiriman dibulan Juni berdiri dilevel $1,463.20 per ons, naik sebanyak $9.60. * Kepemilikan ETF berbasis emas yang terbesar, New York's SPDR Gold Trust GLD, turun sebanyak 0.66% pada hari Jumat pekan lalu sejak hari Kamis, sementara ETF yang berbasis perak yang terbesar, New York's iShares Silver Trust SLV, naik sebanyak 0.25% dalam periode yang sama. * Hedge funds dan para menajer keuangan telah memangkas kepemilikan bersihnya dalam emas berjangka dan opsi diminggu ini hingga tanggal 23 April pekan lalu seiring dengan para investor yang mengurangi taruhan terhadap bullish, seperti yang telah ditunjukkan oleh sebuah laporan dari Commodity Futures Trading Commission (CFTC) pada hari Jumat minggu lalu.(tito) http://www.reuters.com/article/2013/04/29/markets-precious-idUSL3N0DG01X20130429 |
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:37 AM
Labels:
News
9:11 AM
Saham berjangka China naik ditopang perbankan, Petrochina pasca hasil laba
Written By Kontak Perkasa Futures on Friday, April 26, 2013 | 9:11 AM
|
Bloomberg, (26/4) - Indeks saham berjangka
China naik, menandakan indeks benchmark itu mungkin akan memperkecil kerugian
mingguannya setelah perusahaan dari Bank of China Ltd hingga China Life
Insurance Co melaporkan hasil pendapatan yang lebih tinggi.
Kontrak pada Indeks CSI 300 naik 0,2 persen menjadi 2,474.2 pada pukul 09:20 a.m. waktu setempat. Bank of China dan Bank of Communications Co mungkin akan berfluktuasi setelah membukukan laba kuartalan yang mencapai rekor. China Petroleum & Chemical Corp, PetroChina Co, dan BYD Co mungkin akan aktif diperdagangkan setelah melaporkan hasil laba. Shanghai Composite Index turun 0,9 persen di level 2,199.31 kemarin, mengambil kerugian mingguannya menjadi 2 persen. Indeks itu telah turun 1,6 persen selama bulan April, menuju penurunan bulanan ketiga beruntun. Pasar finansial China akan ditutup untuk tiga hari pertama pada minggu depan untuk hari libur nasional. Index CSI 300 turun 1,1 persen di 2,467.88 kemarin. Hang Seng China Enterprises Index naik 1,3 persen di Hong Kong. Index komposit Shanghai tersebut telah merosot 9,7 persen sejak tertinggi di 6 Februari pada kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi yang akan merugikan pendapatan perusahaan. Ekonomi China tumbuh 7,7 persen pada kuartal pertama, berada dibawah perkiraan setelah produksi industri dan investasi aset tetap untuk bulan Maret turun lebih rendah dari perkiraan. Biro statistik China akan merilis laba perusahaan industri untuk Maret pada hari esok. Laba bersih di Bank of China naik 8,2 persen menjadi 39,8 miliar yuan ($ 6,5 milyar) pada kuartal pertama, sejalan dengan 39,2 miliar yuan estimasi median dari analis yang disurvei oleh Bloomberg News, kata bank kreditur tersebut kemarin. Laba di BoCom tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan sebesar 12 persen menjadi 17,7 miliar yuan. PetroChina membukukan laba bersih sebesar 36 miliar yuan dalam tiga bulan yang berakhir 31 Maret, mengalahkan estimasi rata-rata enam analis untuk 34,3 miliar yuan. China Petroleum & Chemical Corp, refiner terbesar di Asia dan yang juga dikenal sebagai Sinopec, mengatakan bahwa laba bersih naik 25 persen menjadi 16,7 miliar yuan pada kuartal pertama, membuntuti perkiraan analis sebesar 18,9 milyar yuan. China Life Insurance, perusahaan asuransi terbesar di negara itu, mencatat peningkatan 79 persen dalam laba pada kuartal pertama. (brc) |
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:11 AM
Labels:
News










