Powered by Blogger.
Latest Post

Tarif 6 Ruas Tol Naik Serentak Hari Ini

Written By Kontak Perkasa Futures on Friday, January 31, 2020 | 9:13 AM


PT Kontak Perkasa Futures - Sebanyak enam ruas jalan tol mengalami penyesuaian tarif secara serentak hari ini alias per 31 Januari pukul 00.00 WIB. Keenam ruas tersebut adalah Tol Cawang-Tomang-Pluit, Tol Cawang-Tanjung Priok-Ancol-Jembatan Tiga-Pluit, Tol Ujung Pandang tahap I, Tol Gempol-Pandaan tahap I, Tol Bali-Mandara, dan Tol Pondok Aren-Serpong.
Jika mengacu kepada waktu terakhir penyesuaiannya, keenam ruas tersebut seharusnya mengalami penyesuaian pada 2019 lalu.

Seperti diketahui evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali oleh BPJT seperti diatur dalam pasal 48 ayat (3) Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Pasal 68 ayat (1) dan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol. Penghitungan tarif tol disesuaikan dengan pengaruh inflasi sesuai dengan formula.

Berikut tarif baru keenam ruas tol tersebut.

Tol Cawang-Tj Priok-Ancol Timur-Pluit

Golongan I Rp 10.000
Golongan II Rp 15.000
Golongan III Rp 15.000
Golongan IV Rp 17.000
Golongan V Rp 17.000
Tol Cawang-Tomang-Grogol-Pluit

Golongan I Rp 10.000
Golongan II Rp 15.000
Golongan III Rp 15.000
Golongan IV Rp 17.000
Golongan V Rp 17.000

Tol Ujung Pandang Tahap I

Gerbang Cambaya

Golongan I Rp 4.000
Golongan II Rp 5.500
Golongan III Rp 5.500
Golongan IV Rp 9.000
Golongan V Rp 9.000
Gerbang Ramp Tallo Timur

Golongan I Rp 4.000
Golongan II Rp 5.500
Golongan III Rp 5.500
Golongan IV Rp 9.000
Golongan V Rp 9.000
Gerbang Parangloe

Golongan I Rp 4.000
Golongan II Rp 5.500
Golongan III Rp 5.500
Golongan IV Rp 9.000
Golongan V Rp 9.000
Gerbang Ramp Parangloe

Golongan I Rp 9.000
Golongan II Rp 14.000
Golongan III Rp 14.000
Golongan IV Rp 21.500
Golongan V Rp 21.500
Gerbang Ramp Tallo Barat

Golongan I Rp 3.000
Golongan II Rp 4.000
Golongan III Rp 4.000
Golongan IV Rp 6.500
Golongan V Rp 6.500
Gerbang Kaluku Bodoa

Golongan I Rp 4.000
Golongan II Rp 5.500
Golongan III Rp 5.500
Golongan IV Rp 9.000
Golongan V Rp 9.000

Tol Pondok Aren-Serpong

Golongan I Rp 7.000
Golongan II Rp 13.500
Golongan III Rp 13.500
Golongan IV Rp 16.000
Golongan V Rp 16.000
Tol Gempol-Pandaan

Asal GT Gempol IC tujuan Gempol

Golongan I Rp 3.000
Golongan II Rp 5.000
Golongan III Rp 5.000
Golongan IV Rp 6.000
Golongan V Rp 6.000
Asal GT Gempol JC tujuan Pandaan IC

Golongan I Rp 8.500
Golongan II Rp 14.000
Golongan III Rp 14.000
Golongan IV Rp 17.500
Golongan V Rp 17.500
Asal GT Gempol IC tujuan Pandaan IC

Golongan I Rp 11.000
Golongan II Rp 18.500
Golongan III Rp 18.500
Golongan IV Rp 23.500
Golongan V Rp23.500
Tol Bali Mandara

Golongan I Rp 12.500
Golongan II Rp 19.000
Golongan III Rp 19.000
Golongan IV Rp 25.000
Golongan V Rp 25.000
Golongan VI (sepeda motor) Rp 5.000 - PT Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:13 AM

Kebakaran Hutan Ungkap Sistem Akuakultur Kuno Australia

Written By Kontak Perkasa Futures on Thursday, January 30, 2020 | 8:43 AM


PT KP Press - Kebakaran hutan di Australia tak sengaja ikut mengungkap sistem akuakultur kuno di Australia, yang usianya dipercaya lebih tua dari piramida di Mesir!

Lahan akuakultur yang luas itu dibangun oleh penduduk asli Australia ribuan tahun lalu. Guna dari sistem irigasi itu untuk menjebak dan memanen belut.

Terungkapnya sistem akuakultur kuno di Australia itu tak lepas dari kebakaran hutan yang membakar habis vegetasi tebal di negara bagian Victoria. The Budj Bim Cultural Landscape terdiri dari saluran air, dam, dan bendungan yang dibangun dari batuan vulkanik.

Sistem akuakultur ini merupakan salah satu yang tertua dan paling luas di dunia, menurut UNESCO. Pembangunannya oleh orang Gunditjmara, lebih dari 6.600 tahun yang lalu, itu lebih tua dari piramida Mesir.

Sistem akuatik yang sebagian diketahui oleh para arkeolog telah ditambahkan ke Daftar Warisan Dunia UNESCO Juli lalu. Tambahan lainnya diungkap oleh kebakaran pada bulan Desember.

Menurut perwakilan dari Gunditjmara, Denis Rose, manajer proyek di kelompok nirlaba Gunditj Mirring, Pemilik Perusahaan Tradisional Aborigin, mengatakan bahwa sistem akuakultur Australia ini lebih besar daripada yang dicatat sebelumnya.

"Ketika kami kembali ke daerah itu, kami menemukan saluran yang tersembunyi di bawah rumput dan tumbuh-tumbuhan lainnya. Panjangnya sekitar 25 meter, ukuran yang cukup besar," kata Rose.

Menurut situs web Aboriginal Corporation, sistem akuakultur ini merupakan bagian dari Taman Nasional Budj Bim. Penduduk asli membangun sistem akuakultur menggunakan batuan vulkanik yang melimpah dari gunung berapi yang sekarang tidak aktif di daerah tersebut.

UNESCO mengatakan bahwa orang Gunditjmara menggunakan sistem akuakultur untuk mengarahkan dan memodifikasi saluran air. Gunanya untuk memaksimalkan hasil budidaya.

Kebakaran di dekat Taman Nasional Budj Bim disebabkan oleh sambaran petir pada akhir Desember. Kebakaran menyebar ke 790 hektar lahan.

Untuk melindungi warisan dunia, petugas pemadam kebakaran bekerja dengan warga lokal. Dalam hal ini mereka akan mengidentifikasi situs-situs yang penting dan menggunakan teknik berdampak rendah untuk menggantikan mesin berat ketika memadamkan api.

Gunditjmara adalah salah satu dari beberapa kelompok masyarakat adat yang dulu tinggal di bagian selatan Victoria saat ini sebelum ada pemukiman Eropa. Mereka diyakini sudah ada ribuan tahun sebelum tahun 1800-an, tetapi berkurang secara signifikan setelah orang Eropa tiba. - PT KP Press

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:43 AM

Mobil Listrik Bakal Dapat Pelat Nomor Khusus

Written By Kontak Perkasa Futures on Wednesday, January 29, 2020 | 10:32 AM


Kontak Perkasa Futures - Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) akan menerbitkan pelat nomor atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) khusus untuk kendaraan listrik. Pelat nomor khusus untuk kendaraan listrik ini bisa dijadikan pembeda dengan kendaraan konvensional karena kendaraan ramah lingkungan tersebut mendapat keistimewaan.
Salah satu keistimewaan kendaraan listrik adalah bebas ganjil genap. Agar petugas polisi mudah membedakan di lapangan, kendaraan listrik akan mendapat TNKB khusus sehingga tetap boleh melintas di wilayah ganjil genap.

Menurut Direktur Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Halim Pagarra, TNKB kendaraan listrik akan diberikan sedikit warna biru.

"Polri memberikan penandaan pada TNKB kendaraan bermotor listrik berbasis baterai berupa warna biru pada ruang masa berlaku TNKB sesuai peruntukan kendaraan bermotor listrik tersebut," kata Halim dalam keterangannya, Rabu (29/1/2020).

Menurut Halim, pembahasan dan kajian soal TNKB khusus kendaraan listrik itu sudah dilakukan. Regulasinya tetap berdasarkan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi, meminta kepada lembaga kepolisian untuk memberikan pelat nomor khusus untuk kendaraan listrik. Hal itu bertujuan untuk mempermudah dalam membedakan perlakuan antara kendaraan konvensional dengan kendaraan listrik.

"Saya minta kepada Polri untuk sepeda motor listrik atau Electric Vehicle (termasuk mobil listrik) seperti ini, itu ditandai dengan warna dasar pelat kendaraan yang berbeda," bilang Budi kepada wartawan di sela-sela peluncuran layanan GrabCar Elektrik di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (27/1/2020) lalu.

Menurut Budi, dengan membedakan warna dasar pelat nomor kendaraan listrik, baik motor maupun mobil, itu akan mempermudah pihak kepolisian maupun petugas parkir untuk memberi insentif khusus pada pengguna kendaraan listrik.

"Supaya petugas parkir atau Kepolisian tahu. Sehingga nanti insentif apa yang akan diberikan langsung bisa. Polisi sudah siap," jelas Budi. - Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:32 AM

Harga Elpiji Mau Naik, Mensos: Kata Siapa Sih?

Written By Kontak Perkasa Futures on Tuesday, January 28, 2020 | 10:15 AM


PT Kontak Perkasa - Pemerintah berencana mengubah format pemberian bantuan subsidi elpiji dari yang semula ke subsidi harga barang menjadi subsidi langsung ke penerima yakni warga miskin. Karena subsidi ke barang di cabut, imbasnya harga elpiji di pasaran akan naik dari harga saat ini.

Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan belum mendapatkan instruksi terkait hal itu.

"Kata siapa sih (harga elpiji naik)?" tanya Juliari balik ke awak media saat ditemui usai bersilaturahmi dengan penyandang disabilitas di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BBRSPDF) Prof dr Soeharso, Solo, Kamis (23/1/2020).

Dia mengaku belum mendapat perintah dari Presiden Joko Widodo. Dia juga mengatakan pertemuannya dengan Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), beberapa waktu lalu tidak membicarakan hal itu.

"Belum ada instruksi dari Pak Presiden. Kita menunggu," katanya.

Baca juga: Saran Pengembang: Alihkan Subsidi Elpiji untuk Kredit Rumah Murah
"(Soal pertemuan dengan Ahok), Pak Ahok kan teman lama saya, ya ngobrol ngalor ngidul," ujarnya.

Juliari menegaskan pihaknya belum melakukan rapat terkait kenaikan harga elpiji. Dia pun belum mengetahui bagaimana format subsidi untuk warga miskin.

"Jangankan formatnya, rapat aja belum," pungkas dia.

Adapun pertemuan Juliari dengan Ahok digelar di Kantor Kementerian Sosial, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020). Mereka antara lain membahas elpiji, namun tidak secara spesifik membicarakan rencana kenaikan harga elpiji.

"Kita ngobrol tentang sinergi antara Kemensos dan Pertamina, khususnya di dalam membantu rakyat miskin, pra sejahtera dalam hal ini dari program-program pemerintah seperti subsidi elpiji, subsidi bahan bakar," kata Juliari.

Baca juga: Pemerintah Mau Cabut Subsidi Gas 3 Kg, Andre Rosiade: Tak Bisa Sepihak!
Dia menyebut bakal ada pertemuan lebih lanjut soal kerja sama ini. Ahok, katanya, bakal memimpin langsung sinergi bantuan agar tepat sasaran.

"Nanti akan ditindaklanjuti tim Pertamina, nanti Pak Ahok akan pimpin langsung. Dalam waktu dekat kita akan diskusi lagi lebih detail mengenai data-data," ujar Juliari.

"Kan kuncinya soal ketepatan sasaran daripada pendistribusian distribusi ini supaya benar-benar rakyat yang paling layak yang dapat," sambungnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya juga sempat menegaskan bahwa rencana pencabutan subsidi elpiji 3 kilogram (kg) belum diputuskan. Menurut Jokowi, keputusan pencabutan subsidi harus melalui rapat terbatas (ratas) terlebih dahulu. - PT Kontak Perkasa

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:15 AM

Potret 'Rumah Berjalan' Anti Banjir, Dijual Rp 16,2 M

Written By Kontak Perkasa Futures on Monday, January 27, 2020 | 9:40 AM


PT Kontak Perkasa Futures - Umumnya mobil hanya bisa berjalan di daratan, tidak di lautan. Jika hendak bepergian melalui jalur laut biasanya orang akan menggunakan kapal, perahu, atau semacamnya. Namun berkat penemuan yang satu ini, kamu tidak perlu lagi menggunakan kapal atau perahu jika ingin bepergian melalui jalur laut. Cukup dengan menggunakan mobil RV dari perusahaan CAMI (Cool Amphibious Manufacturers International). Mobil ini isinya layaknya rumah berjalan. 

Mobil RV atau mini bus ini bernama Terra Wind. Kecepatan kendaraan ini bisa mencapai 80 m/jam atau 129 km/jam di jalan tol dan 7 knot atau 13 km/jam di permukaan air.

Kendaraan ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur mewah di dalamnya, seperti, furniture kulit, sistem komputer, peralatan kelautan, TV plasma 42 inch, lemari jati, lantai ubin marmer, bathub dan shower untuk mandi, dan peralatan-peralatan rumah lainnya.

Jadi selain kendaraan ini bisa berfungsi di darat dan juga laut, bagian dalamnya juga terlihat nyaman dan cukup mewah, sehingga akan membuatmu betah berlama-lama berada di dalamnya. Tertarik mencoba?

Kendaraan amfibi ini dijual dengan harga US$ 1.2 juta atau sekitar Rp 16,2 miliar. Harga yang cukup fantastis untuk sebuah kendaraan bukan? Tapi mengingat fitur-fitur yang ditawarkannya rasanya harga segitu cukup masuk akal. - PT Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:40 AM

Suspek Virus Corona di Jakarta Diisolasi, Ini Artinya

Written By Kontak Perkasa Futures on Friday, January 24, 2020 | 3:13 PM


PT KP Press - RS Pusat Infeksi Sulianti Saroso dikabarkan tengah merawat pasien suspek virus corona 2019-nCoV. Pemeriksaan masih berjalan, pasien suspek tersebut kini diisolasi agar tidak menyebarkan virus.

Ketika seorang pasien disebut sebagai suspek, sebenarnya apa sih artinya? Ahli penyakit tropik dan infeksi dari RS Cipto Mangunkusumo, dr Erni Juwita Nelwan, SpPD, menjelaskan maknanya.

"Suspek itu biasanya kalau kasus tersebut sudah memenuhi kriteria misal demam iya, batuk iya, ada kontak dengan orang yang positif dan ada riwayat ke Uuhan, dia jadi suspek," sebut dr Erni, saat dijumpai di Kantor Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020).

Apabila suspek pasien memang betul ada riwayat perjalanan dari Wuhan atau dataran China dan belum diketahui mengidap penyakit apa, maka pasien akan diisolasi. Setelah itu sampel virus akan diambil kemudian diteliti.

"Jika negatif tapi kondisinya masih berat, yang dilakukan tetap diisolasi dulu. Karena kan kita blm punya kit penanganannya. Kalau di cek dan dia positif berarti bukan suspect lagi tapi confirmed case, kasus pasti," tambahnya.

Meski pasien sudah diisolasi, tim medis tetap harus memeriksa keluarga terlebih yang memiliki kontak langsung. Sebab ditakutkan orang terdekat pasien sudah tertular namun belum menunjukkan gejala.

Untuk pengecekan spesimen dan virus tidak dilakukan di rumah sakit tetap sampelnya dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan (Balitbangkes).

"Saya rasa dalam 1x24 jam sudah keluar hasilnya," pungkasnya. - PT KP Press

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 3:13 PM

Waspada Korona! Bandara Adisutjipto Periksa Penumpang Internasional

Written By Kontak Perkasa Futures on Thursday, January 23, 2020 | 2:16 PM


Kontak Perkasa Futures - Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta melakukan peningkatan pengawasan dan pemeriksaan terhadap penumpang. Hal itu untuk mencegah peyebaran virus korona yang berpotensi membawa penyakit pneumonia atau penyakit menular lainnya.

"PT AP 1 Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta melakukan peningkatan pengawasan terhadap penumpang khususnya yang tiba melalui penerbangan internasional," ujar GM PT AP 1 Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Agus Pandu Purnama, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/1/2020).

Pandu menjelaskan, saat ini Bandara Internasional Adisutjipto melayani dua rute penerbangan internasional. Yakni dari Kuala Lumpur dan Singapura. Seluruh penumpang yang datang akan diperiksa suhu tubuhnya.

"Di terminal kedatangan internasional telah tersedia alat body thermal scanner, apabila penumpang menunjukkan indikasi suhu tubuh tinggi akan kami karantina. Kalau berpotensi menularkan penyakit atau wabah menular akan kami rujuk ke RSUP Dr Sardjito," jelasnya.

Pandu menjelaskan, pihaknya melakukan kerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas IV Yogyakarta. Sesuai prosedur, semua penerbangan internasional akan diperiksa oleh petugas KKP. Pemeriksaan juga berlaku untuk crew pesawat.

"Semua harus melalui pemeriksaan dulu di pintu kedatangan internasional," tegasnya.

Prosedur itu juga berlaku untuk maskapai yang diwajibkan untuk memberikan informasi sebelum tiba di bandara. "Maskapai perlu menyerahkan dokumen General Declarator untuk menilai apakah terdapat penumpang sakit yang berpotensi menular," katanya.

Upaya antisipasi penyebaran virus Korona ini, kata Pandu, telah dilakukan di Bandara Adisutjipto sejak beberapa hari yang lalu. Hingga saat ini belum ditemukan penumpang yang terindikasi mengidap virus tersebut.

"Kami telah lakukan antisipasi beberapa hari terakhir ini. Hingga kini tidak ada satupun penumpang yang terindikasi mengidap virus tersebut," bebernya. - Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 2:16 PM
 
Copyright © 2011. PT.Kontak perkasa Futures Yogyakarta All Rights Reserved
Disclaimer : Semua Market Reviews atau News di blog ini hanya sebagai pendukung analisa,
keputusan transaksi atau pengambilan harga sepenuhnya ditentukan oleh nasabah sendiri.
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger