Powered by Blogger.
Latest Post
10:34 AM
Bursa Asia Jatuh Pada Kecemasan Ekonomi
Written By Kontak Perkasa Futures on Thursday, April 4, 2013 | 10:34 AM
|
Bloomberg (04/4) – Bursa Asia jatuh lebih buruk
dari estimasi data ekonomi A.S yang memacu kecemasan mengenai laju dari
pertumbuhan dan seiring dengan para investor yang berspekulasi bahwa BOJ tidak
akan mencapai perkiraan untuk ekspansi kebijakan moneter.
Index MSCI Asia Pacific merosot 0.8% dilevel 133.89 pada jam 9:42 pagi di Tokyo, dengan lima saham yang terjatuh untuk setiap saham yang naik, acuan regional naik selama lima bulan terakhir seiring dengan saham jepang yang naik terhadap spekulasi bahwa Negara akan melancarkan lebih banyak stimulus dan ditengah tanda-tanda bahwa kondisi ekonomi A.S sedang memulih, sementara Market di China, Hong Kong dan Taiwan ditutup pada hari ini untuk hari libur. Index Nikkei 225 tenggelam 1.7% setelah kemarin menyumbang kenaikan terbesar dalam delapan minggu, sementara Index Australia’s S&P/ASX 200 turun 0.6%, dengan Index Kospi mundur 1% dan Index New Zealand’s NZX 50 sedikit berubah.(tito) |
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:34 AM
Labels:
News
10:33 AM
Bursa Jepang Turun Terhadap Data A.S
|
Bloomberg (04/4) – Bursa Jepang jatuh, mundur
setelah rata-rata Index Nikkei 225 kemarin naik paling banyak dalam delapan
minggu, seioringan dengan data ekonomi A.S yang salah estimasi dan yen
ditransaksikan mendekati satu bulan level tertingginya sebelum keputusan
terhadap kebijakan BOJ pada hari kamis ini.
Index Nikkei 225 turun 1.6% dilevel 12,160.40 pada jam 9:48 pagi di Tokyo setelah melompat 3% rabu kemarin, yang terbanyak sejak tanggal 6 Februar, sementara Index Topix yang lebih luas turun 1.4% dilevel 996.60 dengan lebih dari empat saham yang jatuh untuk setiap ada yang naik. Index Nikkei telah reli lebih dari 40% sejak pertengahan November ditengah optimisme pemerintahan perdana menteri yang baru Shinzo Abe, dan BOJ akan mengambil lebih banyak langkah untuk mengalahkan deflasi, dimana acuan tersebut berada pada 18.9 kali estimasi laba pada rata-rata hingga hari kemarin, dibandingkan dengan 14 kali bagi Index dan 12.6 kali bagi Index Stoxx Europe 600.(tito) |
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:33 AM
Labels:
News
10:32 AM
Emas Mendekati Bear Market seiring Saham Jatuh
|
Bloomberg (04/4) – Emas jatuh untuk hari
ketiga, mendekati bear market seiring dengan saham para investor yang turun ke
level terendahnya sejak bulan Agustus, sementara Perak diperdagangkan mendekati
level terendahnya dalam delapan bulan.
Emas untuk pengiriman cepat turun sebanyak 0.6% dilevel $1,548.12 per ons, level terendahnya sejak tanggal 1 Juni, dan berada dilevel $1,550.70 pada Jam 9:02 di Singapura, harga Index tersebut jatuh 1.1% rabu kemarin seiring dengan komoditas dari tembaga ke minyak yang mundur. Emas telah turun 7.5% di tahun 2013, setelah reli selama 12 tahun terakhir, pada spekulasi bahwa pemulihan kondisi ekonomi A.S akan mengurangi daya pikat bullion sebagai haven asset, sementara saham pada produk exchange-traded berada dilevel 2,437.38 metrik ton kemarin yang merupakan level terendahnya sejak sejak bulan Agustus, sementara Index Standard & Poor’s 500 naik mencapai rekor pada tanggal 2 April yang reli 10% pada kuartal pertama seiring penurunan emas 4.6%, namun Index tersebut jatuh kemarin setelah acuan pada Institute for Supply Management dari industri jasa A.S jatuh lebih dari perkiraan para ekonom dibulan Maret dan data data dari ADP Research Institute menunjukkan bahwa pihak perusahaan di A.S hanya menambahkan pekerjaan yang lebih sedikit dari yang telah diperkirakan. Sebuah penutupan dibawah $1,520.18 akan menandai sebesar 20% penurunan dari rekor settlement emas dilevel $1,900.23 dibulan September 201, sebuah level yang terlihat oleh beberapa investor seiring dengan menandai sebuah awal dari sebuah bear market dimana emas mencapai sebuah level intraday tertinggi sebanyak $1,921.15 dibulan yang sama. Bullion untuk pengiriman dibulan Juni sedikit berubah dilevel $1,552.80 per ons pada Comex di New York setelah jatuh 3% dalam dua hari terakhir, sementara Spot perak turun sebanyak 0.4% dilevel $26.885 per ons dan sempat berada dilevel $26.9025, harganya mencapai level $26.749 rabu kemarin yang merupakan level terendahnya sejak tanggal 24 Juli.(tito) |
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:32 AM
Labels:
News
10:32 AM
Emas Mendekati Bear Market seiring Saham Jatuh
|
Bloomberg (04/4) – Emas jatuh untuk hari
ketiga, mendekati bear market seiring dengan saham para investor yang turun ke
level terendahnya sejak bulan Agustus, sementara Perak diperdagangkan mendekati
level terendahnya dalam delapan bulan.
Emas untuk pengiriman cepat turun sebanyak 0.6% dilevel $1,548.12 per ons, level terendahnya sejak tanggal 1 Juni, dan berada dilevel $1,550.70 pada Jam 9:02 di Singapura, harga Index tersebut jatuh 1.1% rabu kemarin seiring dengan komoditas dari tembaga ke minyak yang mundur. Emas telah turun 7.5% di tahun 2013, setelah reli selama 12 tahun terakhir, pada spekulasi bahwa pemulihan kondisi ekonomi A.S akan mengurangi daya pikat bullion sebagai haven asset, sementara saham pada produk exchange-traded berada dilevel 2,437.38 metrik ton kemarin yang merupakan level terendahnya sejak sejak bulan Agustus, sementara Index Standard & Poor’s 500 naik mencapai rekor pada tanggal 2 April yang reli 10% pada kuartal pertama seiring penurunan emas 4.6%, namun Index tersebut jatuh kemarin setelah acuan pada Institute for Supply Management dari industri jasa A.S jatuh lebih dari perkiraan para ekonom dibulan Maret dan data data dari ADP Research Institute menunjukkan bahwa pihak perusahaan di A.S hanya menambahkan pekerjaan yang lebih sedikit dari yang telah diperkirakan. Sebuah penutupan dibawah $1,520.18 akan menandai sebesar 20% penurunan dari rekor settlement emas dilevel $1,900.23 dibulan September 201, sebuah level yang terlihat oleh beberapa investor seiring dengan menandai sebuah awal dari sebuah bear market dimana emas mencapai sebuah level intraday tertinggi sebanyak $1,921.15 dibulan yang sama. Bullion untuk pengiriman dibulan Juni sedikit berubah dilevel $1,552.80 per ons pada Comex di New York setelah jatuh 3% dalam dua hari terakhir, sementara Spot perak turun sebanyak 0.4% dilevel $26.885 per ons dan sempat berada dilevel $26.9025, harganya mencapai level $26.749 rabu kemarin yang merupakan level terendahnya sejak tanggal 24 Juli.(tito) |
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:32 AM
Labels:
News
8:35 AM
Bursa Jepang Naik seiring Pertemuan BOJ
Written By Kontak Perkasa Futures on Wednesday, April 3, 2013 | 8:35 AM
Bloomberg (03/4) – Bursa Jepang naik,
rebound setelah Index Topix menghentikan penurunan terbesarnya selama
dua hari kemarin sejak bulan Agustus 2011, seiring dengan pesanan pada
pabrik di A.S mengalahkan estimasi dan BOJ memulai pertemuan untuk
membahsa kebijakan pada hari Rabu ini.
Index Topix naik 0.4% dilevel 994.88 pada jam 9:27 pagi di Tokyo, acuan tersebut merosot 4.2% melampaui dua hari terakhir, sementara Index Nikkei 225 gain 1.3% dilevel 12,159.83 dihari ini.
Index Nikkei 225 reli 3.9% hingga hari selasa kemarin sejak tanggal 14 November tahun lalu, ditengah optimisme ketika Pemilu Jepang diumumkan.(tito)
Index Topix naik 0.4% dilevel 994.88 pada jam 9:27 pagi di Tokyo, acuan tersebut merosot 4.2% melampaui dua hari terakhir, sementara Index Nikkei 225 gain 1.3% dilevel 12,159.83 dihari ini.
Index Nikkei 225 reli 3.9% hingga hari selasa kemarin sejak tanggal 14 November tahun lalu, ditengah optimisme ketika Pemilu Jepang diumumkan.(tito)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:35 AM
Labels:
News
8:36 AM
Bursa HK diperkirakan awali April dengan pelemahan
Written By Kontak Perkasa Futures on Tuesday, April 2, 2013 | 8:36 AM
Reuters, (2/4) - Saham-saham Hong Kong
diperkirakan untuk memulai perdagangan awal April dengan sedikit
melemah setelah akhir pekan Paskah empat hari, menghadapi data ekonomi
AS yang sedikit lemah dan prolog dari lemahnya pasar saham China
daratan.
Saham-saham China jatuh ke level terendah mereka sejak awal tahun ini pada sesi kemarin pasca rilis data index pembelian manager (PMI) resmi yang menunjukkan rebound yang lebih lambat pada kegiatan manufaktur besar, dibawah ekspektasi.
PMI manufaktur China yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional kemarin naik ke level 11-bulan tertinggi di 50,9 pada bulan Maret, di bawah perkiraan jajak pendapat Reuters pada level 52,0.
Kamis pekan lalu, Indeks Hang Seng ditutup turun 0,7 persen pada posisi 22,299.6. Indeks China Enterprises di Hong Kong merosot 1,3 persen. Mereka membukukan kerugian kuartalan pertamanya dalam tiga kuartal terakhir, masing-masing kehilangan 1,6 dan 4,7 persen.
Saham-saham China jatuh ke level terendah mereka sejak awal tahun ini pada sesi kemarin pasca rilis data index pembelian manager (PMI) resmi yang menunjukkan rebound yang lebih lambat pada kegiatan manufaktur besar, dibawah ekspektasi.
PMI manufaktur China yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional kemarin naik ke level 11-bulan tertinggi di 50,9 pada bulan Maret, di bawah perkiraan jajak pendapat Reuters pada level 52,0.
Kamis pekan lalu, Indeks Hang Seng ditutup turun 0,7 persen pada posisi 22,299.6. Indeks China Enterprises di Hong Kong merosot 1,3 persen. Mereka membukukan kerugian kuartalan pertamanya dalam tiga kuartal terakhir, masing-masing kehilangan 1,6 dan 4,7 persen.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:36 AM
Labels:
News
8:35 AM
Yen Naik, Bursa Jepang Menurun pada Manufaktur A.S
Bloomberg (02/4) – Bursa Jepang,
dengan Index acuan yang berjatuhan ke level terendah dalam hampir
sebulan, setelah data estimasi yang meleset pada sektor manufaktur A.S
sementara yen naik menuju level tertingginya dalam empat minggu, yang
dapat meredam laba prospek untuk para ekportir.
Index Nikkei 225 menurun 2.3% ke level 11,861.36 pada jam 9:23 di Tokyo, menuju ke level terendahnya sejak tanggal 5 Maret, Index Topix yang lebih luas tenggelam 2.2% dilevel 978.98, sementara acuan barometer acuan saham Jepang telah reli sebanyak 40% sejak tanggal 14 November hingga senin kemarin ditengah optimisme bahwa pemerintahan perdana menteri Shinzo Abe dan BOJ akan mengambil lebih banyak langkah untuk mengalahkan deflasi.(tito)
http://www.bloomberg.com/news/2013-04-02/japan-stocks-decline-on-u-s-manufacturing-rising-yen.html
Index Nikkei 225 menurun 2.3% ke level 11,861.36 pada jam 9:23 di Tokyo, menuju ke level terendahnya sejak tanggal 5 Maret, Index Topix yang lebih luas tenggelam 2.2% dilevel 978.98, sementara acuan barometer acuan saham Jepang telah reli sebanyak 40% sejak tanggal 14 November hingga senin kemarin ditengah optimisme bahwa pemerintahan perdana menteri Shinzo Abe dan BOJ akan mengambil lebih banyak langkah untuk mengalahkan deflasi.(tito)
http://www.bloomberg.com/news/2013-04-02/japan-stocks-decline-on-u-s-manufacturing-rising-yen.html
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:35 AM
Labels:
News







