Powered by Blogger.
Latest Post

Makin Kinclong, Harga Emas Antam Hari Ini Naik Lagi

Written By Kontak Perkasa Futures on Thursday, December 28, 2023 | 10:39 AM

 


PT Kontakperkasa - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dipantau dari laman Logam Mulia, Kamis pagi naik Rp 4.000 menjadi Rp 1.141.000 per gram. Sebelumnya, harga emas batangan berada di posisi Rp 1.137.000 per gram pada Rabu (27/12/2023).

Sementara, harga jual kembali (buyback) emas batangan Kamis pagi juga naik Rp 4.000 menjadi Rp 1.039.000 per gram dibandingkan harga buyback pada Rabu (27/12/2023) senilai Rp 1.035.000 per gram.


Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di Logam Mulia Antam Kamis pagi:

- Harga emas 0,5 gram: Rp620.500

- Harga emas 1 gram: Rp1.141.000

- Harga emas 2 gram: Rp2.222.000

- Harga emas 3 gram: Rp3.308.000

- Harga emas 5 gram: Rp5.480.000

- Harga emas 10 gram: Rp10.905.000

- Harga emas 25 gram: Rp27.137.000

- Harga emas 50 gram: Rp54.195.000

- Harga emas 100 gram: Rp108.312.000

- Harga emas 250 gram: Rp270.515.000

- Harga emas 500 gram: Rp540.820.000

- Harga emas 1.000 gram: Rp1.081.600.000

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. - PT Kontakperkasa

Sumber : republika.co.id

Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:39 AM

Banyak Sentimen Positif Buat IHSG, Cek Deretan Saham Ini

Written By Kontak Perkasa Futures on Monday, November 27, 2023 | 10:10 AM

 


PT KP Press - Sepanjang pekan lalu, IHSG menguat 0,46% secara point-to-point (ptp). Dengan ini, maka IHSG sudah menguat selama empat pekan beruntun.
Dalam lima hari perdagangan pada pekan lalu, IHSG terpantau mencatatkan penguatan sebanyak tiga kali dan melemah sebanyak dua kali. Sementara itu pada perdagangan Jumat akhir pekan lalu, IHSG ditutup naik tipis 0,08% ke posisi 7.009,63.

Data pasar menunjukkan investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) mencapai Rp 304,77 miliar di seluruh pasar sepanjang pekan lalu. Adapun rinciannya yakni sebesar Rp 83,63 miliar di pasar reguler dan sebesar Rp 221,14 miliar di pasar tunai dan negosiasi.

Sentimen positif cenderung mendominasi pasar keuangan global pekan lalu.

Pertama dari global, dolar AS sudah mulai melandai, terlihat dari data Jumat pekan lalu, di mana indeks dolar (DXY) turun ke posisi103,40, nilai ini menyusut dibandingkan posisi hari sebelumnya sebesar 103,77.

Beralih ke domestik, Bank Indonesia (BI) diketahui mempertahankan suku bunga acuan BI-7 day reverse repo rate (BI7DRR), sebagai hasil rapat dewan gubernur pada 22-23 November 2023. BI rate dipertahankan di level 6%, sama seperti level saat kenaikan bulan lalu sebesar 25 basis points (bp) pada 19 Oktober 2023.

Di tengah sentimen positif terhadap IHSG tersebut, ada tiga saham yang menarik untuk dicermati, berikut daftarnya:

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

AMMN sedang membentuk formasi bullish harami dan berpotensi menembus mother candle dari formasi tersebut. AMMN saat ini berpotensi menguji area classic resistance yang didukung oleh indikator MACD yang masih bergerak di area positif.

Buy: 7150
Take Profit: 7550
Stop Loss: 6800

PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI)

MIDI telah menembus area mid band dari indikator Bollinger band dan berpotensi untuk mengejar target classic resistance, dimana hal ini didukung oleh momentum stochastic yang mengarah ka atas pada area netral, mengindikasikan MIDI akan mencapai classic resistance beberapa waktu ke depan.

Buy: 474
Take Profit: 500
Stop Loss: 452

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP)

HMSP berpotensi menguji area classic resistance setelah menguat dari mid band pada indikator bollinger band. Hal ini didukung dari momentum stochastic yang mengarah ke atas pada area netral, mengindikasikan HMSP berpeluang melanjutkan kenaikannya.

Buy: 985
Take Profit: 1005
Stop Loss: 965 - PT KP Press

Sumber : cnbcindonesia.com

Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:10 AM

Harga Emas Kembali Naik, Pasar Tunggu Rilis Notulen Fed

Written By Kontak Perkasa Futures on Tuesday, November 21, 2023 | 10:00 AM

 


PT KP Press - Harga emas naik pada Senin (21/11) dan dolar yang lemah memberikan dorongan bagi harga. Investor kini menunggu notulen rapat terakhir Federal Reserve untuk mendapat petunjuk mengenai pembaruan tingkat suku bunga bank sentral.

Melansir Reuters Selasa (21/11) pagi, Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities, menyampaikan "secara teknis kita telah melihat emas mencapai resistance dan kembali ke perdagangan dalam range terbatas dengan suku bunga yang sedikit lebih tinggi sebagai katalis di sini,"

Emas spot naik 0,36% ke $1.984,97/oz pukul 07.50 WIB pagi ini menurut data Investing.com. Emas berjangka naik 0,34 di $1.987,00/oz.

The Fed diperkirakan akan mempertahankan narasinya bahwa kebijakan moneter akan bergantung pada inflasi dan akan menahan suku bunga selama diperlukan, tambahnya.

Notulen rapat Fed akan dirilis hari Selasa.

Data minggu lalu menghidupkan kembali harapan bahwa the Fed dapat mulai melonggarkan kondisi moneter lebih cepat dari yang diharapkan setelah pasar kerja yang melambat dan laporan inflasi konsumen yang lebih lemah dari yang diperkirakan.

Suku bunga yang lebih rendah memberikan tekanan untuk dolar dan yields obligasi, meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Penguatan logam mulia telah kehilangan momentum dan membutuhkan dorongan fundamental yang baru, tulis analis di Kitco Metals dalam sebuah catatan.

Kenaikan Treasury yields AS mengalahkan dolar yang beranjak turun dan harga minyak naik untuk membuat buyers emas dan perak ragu-ragu, ungkap Kitco.

Dolar melemah  0,4% ke 103,38, level terendah lebih dari 2,5 bulan terhadap sejumlah mata uang utama lainnya, turut pula mendongkrak tren emas. - PT KP Press

Sumber : investing.com

Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:00 AM

Irak Ikut OPEC+ Batasi Produksi, Harga Minyak Akan Naik Lagi?

Written By Kontak Perkasa Futures on Monday, November 13, 2023 | 10:25 AM

 


PT Kontakperkasa -  Harga minyak mentah dunia dibuka beragam pada perdagangan hari ini Senin (13/11/2023) setelah kenaikan dua hari beruntun efek aksi pemboman Israel ke rumah sakit Indonesia di Gaza dan Irak mendukung pengurangan produksi OPEC.
Harga minyak mentah WTI dibuka turun 0,03% di posisi US$77,15 per barel, sementara minyak mentah brent dibuka stagnan ke posisi US$81,43 per barel.

Pada perdagangan Jumat (10/11/2023), harga minyak mentah WTI ditutup melesat 1,89% di posisi US$77,17 per barel, begitu juga dengan minyak mentah brent ditutup naik 1,77% ke posisi US$81,43 per barel.

Harga minyak naik sekitar 2% pada perdagangan Jumat karena Irak menyuarakan dukungan untuk pengurangan minyak OPEC+ menjelang pertemuan dua minggu ini dan karena beberapa spekulan menutup posisi short besar-besaran menjelang ketidakpastian akhir pekan.

Namun, harga tetap stabil dengan penurunan mingguan sebesar 4%, penurunan mingguan ketiga berturut-turut.

Analis di Price Futures Group, Flynn mencatat bahwa selain komentar Irak, dimana Arab Saudi dan Rusia mengkonfirmasi pada pekan kemarin bahwa mereka akan melanjutkan pengurangan produksi minyak hingga akhir tahun.

Dari Amerika Serikat (AS), perusahaan energi memangkas jumlah rig minyak yang beroperasi selama dua minggu berturut-turut ke level terendah sejak Januari 2022, menurut perusahaan jasa energi Baker Hughes. Jumlah rig menunjukkan produksi di masa depan.

Minyak brent dan WTI mencatat penurunan mingguan ketiga berturut-turut untuk pertama kalinya sejak Mei, meskipun kedua acuan tersebut secara teknis keluar dari wilayah oversold.

"Kekhawatiran terhadap permintaan telah menggantikan ketakutan akan terhentinya produksi terkait konflik Timur Tengah," ujar analis di Commerzbank.

Data ekonomi China yang lemah pada pekan kemarin meningkatkan kekhawatiran akan melemahnya permintaan. Pabrik penyulingan di China, pembeli minyak mentah terbesar dari Arab Saudi, eksportir terbesar dunia, meminta pengurangan pasokan untuk bulan Desember.

Sentimen konsumen AS turun selama empat bulan berturut-turut di bulan November dan ekspektasi rumah tangga terhadap inflasi kembali meningkat.

Presiden The Federal Reserve Bank AS di San Francisco Mary Daly mengatakan dia belum siap untuk mengatakan apakah The Fed sudah selesai menaikkan suku bunga, menggemakan komentar Ketua Fed Jerome Powell pada hari Kamis.

Suku bunga yang lebih tinggi dapat mengurangi permintaan minyak dengan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Di Inggris, perekonomian yang mengalami stagnasi gagal tumbuh pada periode Juli hingga September namun berhasil menghindari resesi, menurut Kantor Statistik Nasional Inggris.

OPEC+, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, akan bertemu pada 26 November mendatang.

Kementerian Perminyakan Irak mengatakan Baghdad berkomitmen terhadap perjanjian OPEC+ dalam menentukan tingkat produksi.

Kemungkinan Arab Saudi akan memperpanjang pengurangan produksinya hingga kuartal pertama tahun 2024 "pasti meningkat mengingat kekhawatiran pasar baru terhadap permintaan China dan prospek makro yang lebih luas," ujar analis RBC Capital Markets, Helima Croft.

Analis di Capital Economics mengatakan OPEC+ mungkin akan mengurangi pasokan lebih lanjut jika harga terus turun.

"Kami tetap berpegang pada perkiraan kami bahwa harga minyak brent akan berakhir pada tahun ini dan tahun depan pada kisaran US$85 per barel," menurut perusahaan riset tersebut dalam catatannya. - PT Kontakperkasa

Sumber : cnbcindonesia.com

Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:25 AM

AS dan China Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Turun Tajam

Written By Kontak Perkasa Futures on Thursday, November 9, 2023 | 3:45 PM

 



PT KP Press - Harga minyak mentah dunia kompak dibuka menguat pada perdagangan hari ini Kamis (9/11/2023) setelah penurunan tajam dua hari beruntun di tengah kekhawatiran permintaan.
Harga minyak mentah WTI dibuka melonjak 0,42% di posisi US$75,65 per barel, begitu juga dengan minyak mentah brent dibuka naik 0,18% ke posisi US$79,68 per barel.

Pada perdagangan Rabu (8/11/2023), harga minyak mentah WTI ditutup anjlok 2,64% di posisi US$75,33 per barel, begitu juga dengan minyak mentah brent ditutup terjun 2,54% ke posisi US$79,54 per barel.

Harga minyak turun lebih dari 2% pada perdagangan Rabu ke level terendah lebih dari tiga bulan di tengah kekhawatiran berkurangnya permintaan di Amerika Serikat (AS) dan China.

"Pasar jelas kurang khawatir terhadap potensi gangguan pasokan di Timur Tengah dan malah fokus pada pelonggaran keseimbangan," menurut analis ING Warren Patterson dan Ewa Manthey dalam sebuah catatan kepada kliennya, merujuk pada kondisi pasokan minyak mentah.

Hal lain yang juga membebani harga minyak adalah stok minyak mentah AS naik hampir 12 juta barel pada pekan lalu, mengutip angka dari American Petroleum Institute.

Jika terkonfirmasi, hal tersebut akan menjadi peningkatan terbesar sejak bulan Februari. Namun, Badan Informasi Energi AS (EIA) telah menunda rilis data persediaan minyak mingguan, biasanya pada hari Rabu, hingga tanggal 15 November untuk menyelesaikan peningkatan sistem.

Produksi minyak mentah AS akan meningkat tahun ini sedikit lebih rendah dari perkiraan namun konsumsi minyak bumi akan turun sebesar 300.000 barel per hari (bpd), menurut EIA pada hari Selasa, membalikkan perkiraan sebelumnya yang memperkirakan kenaikan sebesar 100.000 barel per hari.

Data dari China, importir minyak mentah terbesar di dunia, menunjukkan total ekspor barang dan jasa mengalami kontraksi lebih cepat dari perkiraan, sehingga menambah kekhawatiran terhadap prospek permintaan energi.

Di zona euro, data yang menunjukkan penurunan penjualan ritel juga menyoroti lemahnya permintaan konsumen dan prospek resesi.

"Keruntuhan harga minyak yang kita lihat mencerminkan dua hal yakni kekhawatiran terhadap perekonomian global berdasarkan data dari China dan juga rasa percaya diri bahwa perang di Israel dan Jalur Gaza tidak akan berdampak pada pasokan. ," ucap Phil Flynn, analis di Price Futures Group.

Namun, impor minyak mentah China pada bulan Oktober menunjukkan pertumbuhan yang kuat dan gubernur bank sentral China mengatakan negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut diperkirakan akan mencapai target pertumbuhan produk domestik brutonya pada tahun ini. Beijing telah menetapkan target pertumbuhan sekitar 5%.

Analis dari Goldman Sachs memperkirakan ekspor minyak bersih melalui laut oleh enam negara dari kelompok produsen minyak OPEC akan tetap hanya 600.000 barel per hari di bawah level bulan April. OPEC telah mengumumkan pengurangan produksi kumulatif sebesar 2 juta barel per hari sejak April 2023.

Rusia, bagian dari kelompok produsen yang dikenal sebagai OPEC+, sedang mempertimbangkan untuk mencabut larangan ekspor beberapa jenis bensin, kantor berita Interfax mengutip pernyataan Menteri Energi Nikolai Shulginov.

Moskow memberlakukan larangan ekspor bahan bakar pada 21 September 2023 untuk mengatasi tingginya harga bahan bakar dalam negeri dan kekurangan bahan bakar. Pemerintah melonggarkan pembatasan pada 6 Oktober, mengizinkan ekspor solar melalui pipa, namun tetap mempertahankan kebijakan ekspor bensin.

Barclays menurunkan perkiraan harga minyak mentah Brent tahun 2024 sebesar US$4 menjadi US$93 per barel. - PT KP Press

Sumber : cnbcindonesia.com

Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 3:45 PM

IHSG Melesat 1,33%, Asing Malah Terciduk Lepas 10 Saham Ini

Written By Kontak Perkasa Futures on Tuesday, November 7, 2023 | 8:44 AM

 


PT Kontakperkasa - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat di awal pekan ini Senin (6/11/2023). Indeks terus berada di zona hijau sepanjang perdagangan kemarin.
Adapun IHSG kemarin ditutup melonjak 1,33% di 6.878,83 pada penutupan sesi II perdagangan kemarin. Pergerakan positif ini terjadi walaupun data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal ketiga 2023 cenderung melandai.

Baca: Ekonomi RI Mengecewakan, Semoga Ada Kabar Baik dari China
Tercatat nilai transaksi kemarin sebesar Rp10,14 triliun dengan volume transaksi sebanyak 27,94 miliar saham. Terdapat 308 saham naik, 213 saham turun, dan 237 saham jalan di tempat.

Sementara itu, investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp269,45 miliar di seluruh pasar dan sebesar Rp467,01 miliar di pasar reguler. Di samping itu, investor asing juga tercatat melakukn penjualan bersih (net sell) sebesar Rp197,56 miliar di pasar negosiasi dan tunai.

Lantas, saham-saham apa saja yang dibuang asing di kala IHSG melesat 1,33%? Mengutip RTI Business, berikut net foreign sell sepanjang perdagangan Senin!

1. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) - Rp45,7 miliar

2. PT United Tractors Tbk. (UNTR) - Rp29,4 miliar

3. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) - Rp21,2 miliar

4. PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) - Rp19,4 miliar

5. PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) - Rp16,6 miliar

6. PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) - Rp13,4 miliar

7. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL) - Rp12,2 miliar

8. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) - Rp11,6 miliar

9. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) - Rp10,2 miliar

10. PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) - Rp9,5 miliar - PT Kontakperkasa

Sumber : cnbcindonesia.com

Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:44 AM

Israel Kepung Kota Gaza, Harga Minyak Melejit

Written By Kontak Perkasa Futures on Friday, November 3, 2023 | 9:56 AM

 


PT KP Press - Harga minyak mentah dunia dibuka kompak pada perdagangan Jumat (3/11/2023) karena kekhawatiran bahwa konflik Timur Tengah akan mengganggu pasokan.
Hari ini harga minyak mentah WTI dibuka menguat 0,15% di posisi US$82,58 per barel, begitu juga dengan harga minyak mentah brent dibuka naik 0,08% ke posisi US$86,92 per barel.


Pada perdagangan Kamis (2/11/2023), harga minyak mentah WTI ditutup melesat 2,51% di posisi US$82,46 per barel, begitu juga dengan minyak mentah brent ditutup melejit 2,62% ke posisi US$86,85 per barel.

Kenaikan harga minyak masih didorong dari kekhawatiran tensi geopolitik memanas. Pasukan Israel pada hari Kamis mengepung Kota Gaza, kota utama Jalur Gaza dalam serangan mereka terhadap Hamas, ungkap militer. Namun kelompok militan Palestina menolak upaya mereka dengan serangan tabrak lari dari terowongan bawah tanah.

Gedung Putih mengatakan pihaknya sedang menjajaki serangkaian jeda dalam konflik Israel-Hamas untuk membantu orang-orang keluar dari Gaza dengan aman dan memungkinkan bantuan kemanusiaan masuk, namun menegaskan kembali penolakannya terhadap gencatan senjata penuh.

Di sisi pasokan, eksportir minyak utama Arab Saudi diperkirakan akan mengonfirmasi kembali perpanjangan pengurangan produksi minyak secara sukarela sebesar 1 juta barel per hari hingga bulan Desember, perkiraan para analis.

Data jumlah rig minyak AS diperkirakan akan dirilis hari ini dan akan berfungsi sebagai indikator produksi di masa depan.

Sementara itu, The Federal Reverse AS memberikan tanda dovish terhadap kenaikan suku bunganya pada hari Rabu, sementara BoE memberikan sinyal hawkish pada hari Kamis. - PT KP Press

Sumber : cnbcindonesia.com

Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:56 AM

Duh! Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Turun Rp 4 Ribu

Written By Kontak Perkasa Futures on Wednesday, November 1, 2023 | 10:08 AM

 


PT Kontakperkasa - Harga emas yang dijual di PT Pegadaian pada perdagangan hari ini, Rabu (1/11/2023) terpantau mengalami penurunan. Emas batangan jenis Antam turun Rp 4.000, retro di Rp 1.000, dan hanya UBS yang tidak mengalami penurunan.
Pegadaian sendiri menjual berbagai jenis emas mulai dari emas Antam, emas Antam Retro, dan UBS. Ukurannya pun dijual beragam, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Pada perdagangan hari ini, melansir data dari situs resmi pegadaian hari ini harga emas Antam ukuran 1 gram dibanderol di Rp 1.160.000, harganya turun Rp 4.000 dibandingkan perdagangan hari sebelumnya (31/10/2023). Emas ini tersedia mulai ukuran/satuan 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Sementara Antam Retro adalah emas kemasan lama di mana keping emas dan sertifikatnya terpisah. Emas Antam Retro kali terakhir diproduksi pada 2018, dan tersedia mulai satuan 0,5 gram hingga 100 gram. Hari ini, harga emas Antam Retro dibanderol Rp 1.134.000/gram alias turun Rp 5 ribu dari hari sebelumnya.

Terakhir, ada emas UBS yang dikeluarkan PT Untung Bersama Sejahtera harganya masih sama seperti kemarin yaitu Rp1.129.000 per gram. Emas UBS yang tersedia lengkap mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Meski terjadi penurunan yang terpantau pada harga emas di Pegadaian, Harga emas dunia sedikit mengalami menguat pada hari ini. Pada perdagangan awal November, Rabu (1/11/2023), harga emas ada di posisi US$ 1.984,35 atau menguat 0,08%.

Analis dari Exinity, Han Tan, menjelaskan harga emas masih bisa bergerak menguat selama konflik di Timur Tengah memanas. Emas adalah aset aman yang akan dicari setiap kali ada ketegangan geopolitik.

Situasi Gaza, Palestina, makin memburuk.Pengeboman terus terjadi tanpa henti selama lebih dari 24 jam, Selasa-hingga Rabu (1/11/2023).

Mengutip laporan Reuters, serangan baru Israel dilakukan termasuk ke kamp pengungsi. Disebut bagaimana rudal Israel menghantam kamp pengungsi padat penduduk di Gaza Utara, Jabalia. - PT Kontakperkasa

Sumber : cnbcindonesia.com

Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:08 AM

Bursa Asia Dibuka Ambruk, IHSG Kudu Waspada!

Written By Kontak Perkasa Futures on Thursday, October 26, 2023 | 2:05 PM

 


PT Kontakperkasa - Bursa Asia-Pasifik dibuka berjatuhan pada perdagangan Kamis (26/10/2023), mengikuti pergerakan bursa saham Amerika Serikat (AS) yang kembali merana kemarin.
Per pukul 08:30 WIB, indeks Nikkei 225 Jepang ambruk 1,9%, Hang Seng Hong Kong turun tipis 0,07%, Shanghai Composite China melemah 0,47%, Straits Times Singapura terkoreksi 0,11%, ASX 200 Australia ambles 1,11%, dan KOSPI Korea Selatan anjlok 1,8%.

Dari Korea Selatan, ekonominya pada kuartal III-2023 mampu menjaga momentum pertumbuhannya, setara dengan output kuartal sebelumnya seiring dengan membaiknya ekspor.

Produk domestik bruto (PDB) Korea Selatan pada kuartal III-2023 tumbuh menjadi 1,4% secara tahunan (year-on-year/yoy), dari sebelumnya sebesar 0,9%.

Sedangkan secara basis kuartalan (quarter-to-quarter/qtq), PDB Negeri Ginseng tak banyak berubah dari kuartal II-2023 yakni sebesar 0,6%.

Ekspor tumbuh 3,5%, didorong oleh pengiriman semikonduktor dan mesin, setelah penurunan 0,9% pada kuartal kedua, berdasarkan data dari bank sentral Korea Selatan (Bank of Korea/BoK).

Pada 19 Oktober lalu, BoK mempertahankan suku bunga di level 3,5%. Dalam menjaga suku bunga tetap stabil, bank tersebut menyoroti risiko kenaikan harga minyak akibat perang antara Israel dan kelompok militan Hamas, serta sikap kebijakan moneter yang restriktif di negara-negara besar.

Pada hari yang sama, BoK memperkirakan pertumbuhan ekonomi Korea Selatan sebesar 1,4% pada tahun ini, sejalan dengan proyeksi yang dibuat pada Agustus lalu.

Ekspor barang-barang berteknologi tinggi merupakan pendorong utama pertumbuhan di negara ini, dengan penurunan pengiriman barang-barang teknologi informasi dalam beberapa bulan terakhir. Ekspor semikonduktor turun 14,4% pada September, sementara ekspor chip sistem turun 7,7%.

Di lain sisi, bursa Asia-Pasifik yang cenderung terkoreksi terjadi di tengah merananya bursa saham AS, Wall Street kemarin, karena melonjaknya kembali imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (US Treasury).

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutupmelemah 0,32%, S&P 500 ambles 1,43%, dan Nasdaq Composite berakhir ambruk 2,43%.

Investor terus memperhatikan imbal hasil US Treasury, karena imbal hasil berada di dekat level tertinggi dalam beberapa tahun.

Yield Treasry bertenor 10 tahun naik hampir 11 basis poin (bp) menjadi sekitar 4,95%. Ini diperdagangkan di atas 5% pada awal pekan, yang mengguncang investor dan memukul saham-saham teknologi.

Di lain sisi, pasar masih mencerna pernyataan Ketua bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed), Jerome Powell di Economic Klub New York.

Powell mengatakan bahwa The Fed saat ini mengambil langkah dengan hati-hati dan para pembuat kebijakan akan membuat keputusan mengenai sejauh mana kebijakan tambahan akan diperkuat dan berapa lama kebijakan akan tetap bersifat restriktif berdasarkan totalitas data yang masuk, prospek yang berkembang, dan keseimbangan risiko.

Selain itu, Powell juga mengatakan bahwa kebijakan ketat memberikan tekanan pada aktivitas ekonomi dan inflasi.

Namun, bukti tambahan mengenai pertumbuhan yang terus-menerus berada di atas tren, atau bahwa pengetatan pasar tenaga kerja tidak lagi berkurang, dapat menempatkan kemajuan inflasi lebih lanjut dalam risiko dan memerlukan pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut.

Powell juga mencatat bahwa inflasi masih terlalu tinggi dan bahwa pengembalian berkelanjutan ke sasaran inflasi 2% kemungkinan memerlukan periode pertumbuhan di bawah tren dan kondisi pasar tenaga kerja yang lebih lemah.

The Fed mempertahankan kisaran target suku bunga dana federal pada level tertinggi dalam 22 tahun sebesar 5,25%-5,5% pada pertemuan September 2023.

Sementara para pelaku pasar melihat The Fed masih akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan 1 November mendatang. Menurut perangkat FedWatch, Pasar meyakini 97,5% The Fed tetap mempertahankan suku bunga. - PT Kontakperkasa

Sumber : cnbcindonesia.com

Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 2:05 PM

Update Pasar Global: Saham Asia Pasifik Naik di Tengah Gejolak Pasar Obligasi

Written By Kontak Perkasa Futures on Tuesday, October 24, 2023 | 8:51 AM

 


PT KP Press - Pasar Asia Pasifik diperdagangkan di wilayah positif pada hari Selasa (24/10), menyusul sesi yang bergejolak di Wall Street karena pasar obligasi tetap volatil.

Pada pukul 06.40 WIB, S&P/ASX 200 dan Nikkei 225 Futures masing-masing naik 0,3% dan 0,4%.

Saham-saham AS sebagian besar ditutup turun pada hari Senin setelah sesi perdagangan yang berombak membuat Treasury yield 10 tahun sempat melewati 5% untuk pertama kalinya dalam 16 tahun. Indeks S&P 500 berakhir turun sekitar 7 poin atau 0,2%, mendekati 4.216, menandai penurunan sesi kelima berturut-turut. Indeks Dow Jones Industrial Average turun sekitar 191 poin atau 0,6%, berakhir di dekat 32.936, sementara Indeks Nasdaq Composite naik 0,3%.

Investor sangat fokus laporan keuangan, dengan raksasa teknologi seperti Microsoft Corporation (NASDAQ:MSFT), Alphabet (NASDAQ:GOOGL) Inc (NASDAQ:GOOG), Meta Platforms Inc (NASDAQ:META), dan Amazon.com Inc (NASDAQ:AMZN) yang akan melaporkan angka-angka kuartal ketiga minggu ini.

Di pasar komoditas, minyak Brent jatuh 1,8% ke US$90,44 per barel, sementara harga emas turun 0,2%.

Di Asia, saham-saham China melanjutkan tren penurunan dari minggu lalu, di mana Indeks Shanghai Composite jatuh 1,5% menjadi 2.939,29. Saham Hong Kong juga turun dalam sesi ketiga berturut-turut di tengah pelemahan regional yang lebih luas. Saham di Jepang berakhir turun, terdampak oleh turunnya saham-saham elektronik dan baja.

Di Eropa, STOXX 600 berakhir turun 0,1% ke 433,27, CAC 40 menguat 0,5%, dan DAX berakhir datar. FTSE 100 turun 0,4% menjadi 7370,81, mencapai level terendah intraday delapan minggu di 7356,28. - PT KP Press

Sumber : investing.com

Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:51 AM

Yang Mau Jual Emas, Harga Hari Ini Melejit Jadi Rp 1 Juta per Gram

Written By Kontak Perkasa Futures on Friday, October 20, 2023 | 3:30 PM

 


PT Kontakperkasa - Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, Jumat pagi kembali naik Rp 12 ribu menjadi Rp 1.112.000 per gram. Sebelumnya pada Kamis (19/10/2023), harga emas batangan Antam berada di posisi Rp 1.100.000 per gram.

Sedangkan, harga jual kembali (buyback) emas batangan Antam, Jumat pagi naik Rp14.000 menjadi Rp 1.000.000 per gram dibandingkan harga buyback pada Kamis (19/10) senilai Rp 986.000 per gram

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di Logam Mulia Antam Jumat pagi:


- Harga emas 0,5 gram: Rp606.000.

- Harga emas 1 gram: Rp1.112.000.

- Harga emas 2 gram: Rp2.164.000.

- Harga emas 3 gram: Rp3.221.000.

- Harga emas 5 gram: Rp5.335.000.

- Harga emas 10 gram: Rp10.615.000.

- Harga emas 25 gram: Rp26.412.000.

- Harga emas 50 gram: Rp52.745.000.

- Harga emas 100 gram: Rp105.412.000.

- Harga emas 250 gram: Rp263.265.000.

- Harga emas 500 gram: Rp526.320.000.

- Harga emas 1.000 gram: Rp1.052.600.000.

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. - PT Kontakperkasa

Sumber :  republika.co.id

Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 3:30 PM

Awas! Harga Minyak Bisa Melonjak Jika Iran Gabung Perang Hamas-Israel

Written By Kontak Perkasa Futures on Thursday, October 12, 2023 | 9:21 AM

 


PT KP Press - CEO Pioneer Natural Resources Scott Sheffield mengatakan, harga minyak dunia bisa melonjak jika Iran terlibat dalam perang antara Hamas dan Israel. Iran merupakan salah satu produsen minyak dunia yang juga mendukung Hamas.
"Jika Iran ikut perang, tentu saja kita akan melihat harga minyak jauh lebih tinggi," kata Sheffield seperti dikutip dari CNBC, Kamis (12/10/2023).

Meluasnya konflik dikhawatirkan bisa mengancam pasokan minyak mentah global. Apalagi Arab Saudi dan Rusia telah memangkas produksi minyak mereka.

Minyak mentah Brent diperdagangkan sedikit lebih rendah menjadi US$ 86,93 per barel pada hari Rabu, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 78 sen, atau 0,91%, menjadi US$ 85,19.

Brent dan WTI telah melonjak lebih dari US$ 3,50 pada hari Senin di tengah kekhawatiran bahwa konflik antara Israel dan Hamas dapat meningkat menjadi konflik yang lebih luas.

"Saya yakin itu tergantung pada (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu. Jadi tergantung pada seberapa banyak bukti yang dia miliki bahwa mereka (Iran) berada di belakangnya, dan apakah dia memutuskan untuk melakukan sesuatu atau tidak," kata Sheffield.

Jumlah korban tewas terus meningkat dalam konflik tersebut. Sementara militer Israel terus mengumpulkan pasukannya di dekat Jalur Gaza. Di sisi lain Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyatakan belum jelas apakah Iran terlibat dalam perang ini atau tidak. - PT KP Press

Sumber : detik.com


Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:21 AM

Wall Street Menguat Dipicu Lonjakan Saham Energi

Written By Kontak Perkasa Futures on Tuesday, October 10, 2023 | 9:09 AM

 


PT Kontakperkasa - Wall Street menguat pada Senin (9/10/2023) dipicu melonjaknya saham sektor energi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 197,07 poin, atau sekitar 0,59 persen, menjadi 33.604,65. Indeks S&P 500 meningkat 27,16 poin, atau sekitar 0,63 persen, menjadi 4.335,66. Indeks komposit Nasdaq menguat 52,90 poin, atau sekitar 0,39 persen, menjadi 13.484,24.

Saham sektor energi melonjak seiring meningkatnya harga minyak dunia yang dipicu mencuatnya tensi geopolitik di Timur Tengah. Indeks sektor energi S&P 500 melambung 3,5 persen, menjadi sektor dengan lonjakan tertinggi dari 11 sektor utama indeks S&P 500.

Saham perusahaan pertahanan mengalami peningkatan tajam. Indeks Aerospace & Defense S&P 500 melambung 5,6 persen, peningkatan harian tertajam sejak November 2020.

Saham Northrop Grumman dan L3Harris Technologies masing-masing meroket 11,4 persen dan 9,96 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman November 2023 naik 0,9 persen menjadi US$1.862,10 per ons. Indeks dolar AS turun 0,16 persen.

Bursa saham Eropa melemah pada Senin, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,3 persen, dipicu eskalasi ketegangan di Timur Tengah setelah Hamas menyerang Israel.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 2,37 poin menjadi 7.492,21. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 101,66 poin, atau sekitar 0,67 persen, menjadi 15.218,11.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 84,50 poin, atau sekitar 0,91 persen, menjadi 9.151,30. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, merosot 38,75 poin, atau sekitar 0,55 persen, menjadi 7.021,40.

Nilai tukar poundsterling melemah 0,4 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2180 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1568 euro per pound. - PT Kontakperkasa

Sumber : investing.com

Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:09 AM

Harga Emas Antam Kok 'Ngoyo' Liat Harga Jual Tambah Loyo

Written By Kontak Perkasa Futures on Friday, October 6, 2023 | 2:33 PM

 


 

PT KP Press - Harga emas Antam pada perdagangan akhir pekan ini Jumat (6/10/2023) kembali tidak begitu menggemberikan para pemegangnya, lantaran harganya makin 'ngoyo', kalau lihat harga jual atau buyback justru tambah loyo.

Mengutip logamulia.com harga emas lansiran BUMN ini tidak mengalami perubahan harga sedangkan harga buyback sedikit naik Rp1.000 per gram.

Pada laman tersebut harga emas per gram Jumat ini berada di level Rp1.043.000 sama dengan harga emas Kamis kemarin.

Jika ditarik dalam waktu satu minggu kebalakang harga emas Antam sudah ambrol Rp10.000 per gram.

Secara harian, harga emas Antam pada perdagangan Jumat (29/9/2023) pekan lalu yang senilai Rp1.053.000 per gram merupakan level tertingginya dalam sepekan. Namun selanjutnya harga emas terus menurun ke level terendahnya dalam sepekan senilai Rp1.039.000 per gram pada Selasa (3/10/2023).

Harga emas Antam sempet mengalami penurunan tajam dalam sembilan hari berturut-turut pada 25 September hingga 3 Oktober 2023. Dalam sembilan hari tersebut, logam mulia ini tercatat anjlok hingga Rp40.000 per gram. Namun harga emas Antam mulai kembali bangkit sejak 4 Oktober 2023.

Sementara itu harga buyback emas pada Kamis ini berada di level Rp920.000 per gram naik dibandingkan dengan harga buyback Kamis kemarin yang Rp919.000 per gram.

Nilai itu juga lebih rendah Rp13.000 dibandingkan harga buyback pada Jumat (29/9/2023) pekan sebelumnya.

Berikut rincian harga emas Antam hari ini:

Pecahan 1 gram Rp1.043.000
Pecahan 5 gram Rp 4.990.000
Pecahan 10 gram Rp 9.925.000
Pecahan 25 gram Rp 24.687.000
Pecahan 50 gram Rp 49.295.000
Pecahan 100 gram Rp 98.512.000
Pecahan 250 gram Rp 246.015.000
Pecahan 500 gram Rp 491.820 000
Pecahan 1000 gram Rp 983.600.000. - PT KP Press

Sumber : suara.com

Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 2:33 PM

Wall Street Melemah Dipicu Kekhawatiran Peningkatan Suku Bunga The Fed

Written By Kontak Perkasa Futures on Wednesday, October 4, 2023 | 11:10 AM



PT Kontakperkasa - Wall Street melemah pada Selasa (3/10/2023) dipicu mencuatnya kekhawatiran peningkatan suku bunga Federal Reserve.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 430,97 poin, atau sekitar 1,29 persen, menjadi 33.002,38. Indeks S&P 500 merosot 58,94 poin, atau sekitar 1,37 persen, menjadi 4.229,45. Indeks komposit Nasdaq anjlok 248,31 poin, atau sekitar 1,87 persen, menjadi 13.059,47.

Data terbaru menunjukkan jumlah lowongan pekerjaan di AS di luar dugaan meningkat pada Agustus. Ketatnya pasar tenaga kerja AS mendukung peningkatan suku bunga The Fed dalam pertemuan bulan depan.

Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, sektor utilitas menjadi satu-satunya sektor yang tidak berakhir di teritori negatif.

Imbal hasil obligasi AS meningkat ke level tertinggi dalam 16 bulan terakhir pada Selasa. Perusahaan-perusahaan pertumbuhan menjadi yang paling terdampat tingginya imbal hasil obligasi AS.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman November 2023 turun 0,3 persen menjadi US$1.841,50 per ons. Indeks dolar AS naik 0,09 persen menjadi 107,10.

Bursa saham Eropa melemah pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa merosot 1,1 persen, seiring terpuruknya saham sektor utilitas dan pertambangan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 40,56 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 7.470,16. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, merosot 162 poin, atau sekitar 1,06 persen, menjadi 15.085,21.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 153,50 poin, atau sekitar 1,65 persen, menjadi 9.165,50. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melemah 71,11 poin, atau sekitar 1,01 persen, menjadi 6.997,05.

Nilai tukar poundsterling melemah 0,1 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2075 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,1 persen menjadi 1,1526 euro per pound. - PT Kontakperkasa

Sumber : investing.com

Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 11:10 AM

IHSG Awali Pekan Ini di Zona Hijau

Written By Kontak Perkasa Futures on Monday, October 2, 2023 | 2:57 PM


 

PT KP Press - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ini di zona hijau. Pagi ini pasar saham dibuka menguat.

Mengutip data RTI, Senin (2/10/2023), pagi ini IHSG dibuka naik 10 poin (0,15%) ke 6.950. Indeks LQ45 juga dibuka naik 0,34% poin ke posisi 955.

IHSG berada di level tertingginya pada level 6.956 dan terendahnya 6.943. Sebanyak 304 juta lembar saham diperdagangkan pagi ini dengan nilai Rp 235 miliar.

Mengutip riset Ajaib Sekuritas, sentimen yang mempengaruhi pasar dari dalam negeri yakni Indonesia berpartisipasi dalam Berlin Global Dialogue (BGD) di Jerman tanggal 29 September 2023. Forum BGD menghadirkan Presiden, Menteri, Akademisi dan CEO perusahaan internasional.

Pada forum tersebut Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani Indrawati menyampaikan dukungan terhadap proses transisi menuju energi bersih. Pendanaan yang dibutuhkan Indonesia untuk mencapai penurunan emisi karbon tersebut mencapai Rp3.500 triliun atau USD246 miliar.

Dari mancanegara, Indeks konsumen Michigan Consumer Sentiment periode September 2023 tercatat sebesar 68,1, setelah pada bulan sebelumnya di level 71,6. Turunnya ekspektasi konsumen menyusul pemogokan kerja di sektor otomotif Amerika Serikat (AS) yang melibatkan tiga produsen otomotif terbesar akibat tuntutan kenaikan upah dan jam kerja.

Adapun kenaikan harga bahan pangan dan bahan bakar juga menjadi pertimbangan turunnya optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi AS. Dari Asia, Biro Statistik Nasional China (NBS) mencatat PMI manufaktur pada September 2023 naik ke level 50,2 dari bulan sebelumnya yang masih di level kontraksi sebesar 49,7.

Sementara itu bursa Asia pagi ini bervariasi. Berikut pergerakannya.

- Nikkei naik 482 poin (1,51%) ke 32.340
- Hang Seng masih sama
- Shanghai masih sama
- Straits Times naik 7 poin (0,22%) ke 3.224 - PT KP Press

Sumber : detik.com

Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 2:57 PM
 
Copyright © 2011. PT.Kontak perkasa Futures Yogyakarta All Rights Reserved
Disclaimer : Semua Market Reviews atau News di blog ini hanya sebagai pendukung analisa,
keputusan transaksi atau pengambilan harga sepenuhnya ditentukan oleh nasabah sendiri.
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger