Powered by Blogger.
Latest Post

Output Penjualan Industri Retail Jepang Melambat

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Tuesday, April 30, 2013 | 9:40 AM

MarketWatch (30/4) - LOS ANGELES – Sektor produksi industri Jepang memperlambat pertumbuhannya dibulan Maret yang lalu, sementara penjualan retail jatuh lebih jauh, sementara menteri ekonomi, industri dan perdagangan telah melaporkan pada hari Selasa ini, dengan kedua angka yang jauh dari estimasi.
Sedangkan produksi pada sektor industri naik sebanyak 0.2% dari bulan sebelumnya, yang sempat meredam dari kenaikan sebanyak 0.6% dibulan Februari dan gain sebanyak 0.3% untuk bulan Januari yang lalu, sementara hasil berita Dow Jones dan polling ekonom dari Reuters telah menghentikan peningkatan sebesar 0.4%, dengan bahan kimiawi yang merupakan segmen pada performa puncaknya, yang diikuti oleh suku cadang elektronik dan peralatan seperti yang dikatakan oleh menteri tersebut.
Sebuah survey dalam sektor manufaktur yang termasuk dengan data tiap bulan yang telah memperlihatkan ekspektasi yang sedikit lebih baik untuk dibulan April, dengan sebuah proyeksi sebesar 0.8% terhadap gain dalam output sektor industri, yang telah naik dari perkiraan bulan lalu untuk peningkatan dibulan April sebesar 0.6%.
Data lain telah memperlihatkan penjualan retail yang terjatuh sebanyak 0.3% dibulan Maret sejak setahun sebelumnya, meskipun para penjual retail berskala besar telah berayun menuju gain sebanyak 2.4%, sementara dibulan Februari penjualan keseluruhan telah menurun sebanyak 2.2%, sementara bagi para penjual retail besar turun sebanyak 3.7%, sedangkan polling dari pihak Reuters telah memprediksikan gain sebanyak 0.6% untuk total penjualan retail.(tito)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:40 AM

Asian Stocks Climb to Five-Year High

Reuters, (30/4) --Asian stocks rose, sending the benchmark index to its highest level since June 2008, as U.S. home sales climbed and investors speculated central banks will extend stimulus measures. The won gained and silver declined.

The MSCI Asia Pacific Index climbed 0.4 percent at 9:35 a.m. in Tokyo. Japan’s Topix Index added 0.4 percent, set for its best month since 1999. Futures on the S&P 500 Index were little changed. South Korea’s currency strengthened against all its major peers, while the yen fell 0.2 percent to 97.91 per dollar. Silver and copper slid 0.4 percent.

Taiwan’s economy expanded at a slower pace than economists estimated in the first quarter, data showed today. Gross domestic product rose 1.54 percent from a year earlier, after increasing 3.72 percent in the final quarter of 2012. Economists forecast 3.1 percent growth, according to the median estimate in a Bloomberg survey.

Chinese markets are closed today for holidays, while Japan’s were shut yesterday.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:36 AM

Emas Menuju Bulan Terburuk sejak 2011 seiring Penyusutan Kepemilikan Investor

Bloomberg (30/4) – Emas menuju penurunan bulanan terbesarnya sejak bulan Desember 2011, sebagai asset dalam produk exchange- traded berbasis bullion dengan rekor penyusutan yang paling banyak, diimbangi dengan peningkatan terhadap fisik logam berharga tersebut.

Bullion untuk pengiriman segera jatuh sebanyak 0.3% hingga level $1,472.05 per ons, serta diperdagangkan dilevel $1,474 pada jam 8:36 pagi di Singapura, komoditi tersebut bersiap untuk mengalami penurunan sebanyak 7.8% dibulan April ini setelah logam tersebut terjun kedalam sebuah bear market pada bulan ini, dengan harga-harga yang  telah merosot sebanyak 14% selama dua hari hingga tanggal 15 April pekan lalu, merupakan yang terbanyak sejak tahun 1983, sementara emas untuk pengiriman bulan Juni naik sebanyak 0.6% menuju ke level  $1,476.60 per ons pada bursa Comex di New York sebelum ditransaksikan pada level $1,473.20.

Kepemilikan emas ETP menurun sebanyak 168.22 metrik ton dibulan April ini, menuju ke arah rekor penurunan bulanan terbesarnya dalam segi tonnage, berdasarkan data Bloomberg, sementara harga-harga telah pulih sebanyak 11% dari dua tahun terendahnya dilevel $1,321.95 pada tanggal 16 April seiring dengan demand koin dan perhiasan yang mengembang dari A.S hingga China dan juga India, yang masih berada 5.6% dibawah penutupan pada tanggal 11 April sebanyak $1,561.45 yang mengawali kejatuhannya.(tito)

http://www.bloomberg.com/news/2013-04-30/gold-set-for-worst-month-since-2011-as-investor-holdings-shrink.html
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:25 AM

S&P naik ke rekor baru atas data penjualan rumah, optimisme stimulus

New York, Bloomberg (29/04) – Saham-saham AS naik, dengan indeks Standard & Poor 500 maju ke rekor tinggi karena penjualan rumah tertunda naik di tengah optimisme bahwa bank sentral akan mempertahankan rencana stimulusnya.

Index S & P 500 naik 0,7 persen di 1,593.61 pada pukul 4 pm di New York, melampaui rekor penutupan 1,593.37 yang dicapai pada 11 April lalu. Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 106,20 poin, atau 0,7 persen, ke posisi 14,818.75. Lebih dari 5,1 miliar saham yang diperdagangkan di bursa AS, atau 19 persen di bawah rata-rata tiga bulanan.

Bank Sentral Eropa diperkirakan akan memangkas suku bunga acuan ke rekor rendah 0,5 persen pada 2 Mei mendatang, menurut mayoritas ekonom dalam survei Bloomberg, sementara the Fed dapat mempertimbangkan untuk memperbarui komitmennya dalam pembelian obligasi pada pertemuan dua hari mulai besok (Selasa).

Ekuitas naik hari ini setelah rilis angka dari National Association of Realtors menunjukkan bahwa indeks penjualan rumah yang tertunda naik 1,5 persen setelah revisi penurunan sebesar 1 persen dibulan sebelumnya yang lebih besar dari yang dilaporkan. Para ekonom memperkirakan kenaikan 1 persen, menurut estimasi median dalam survei Bloomberg.

Data ekonomi terpisah juga menunjukkan tingkat belanja konsumen yang naik lebih dari yang diproyeksikan pada bulan Maret. Pendapatan meningkat kurang dari perkiraan dan inflasi mereda ke tingkat terendah dalam lebih dari tiga tahun. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:53 AM

Bursa Asia Meningkat dengan Emas Seiring Pelemahan Yen, Minyak Turun

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Monday, April 29, 2013 | 1:42 PM

Bloomberg, (29/4) - Saham Asia naik beserta dengan dengan emas ditengah optimisme bank sentral yang akan mempertahankan kebijakan moneter yang longgar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Mata uang Yen menguat terhadap sebagian besar mata uang utama, sementara minyak turun.

MSCI Asia Pacific Index Tidak termasuk Jepang naik 0,3 persen pada 13:08 di Sidney, memperpanjang kenaikan mingguan terbesarnya dalam tiga bulan. Index Standard & Poor, AOS 500 sedikit berubah. Emas naik sebanyak 0,5 persen dan minyak mentah turun sebanyak 0,4 persen di New York. Yen menguat 0,6 persen menjadi 97,49 terhadap dolar. Pasar ekuitas Jepang dan Cina ditutup hari ini selama hari libur nasional.

Pihak Federal Reserve AS akan memulai pertemuan kebijakan selama dua hari besok pasca rilis laporan pemerintah pada pekan lalu yang menunjukkan kondisi ekonomi terbesar dunia yang berkembang kurang dari perkiraan analis. Melambatnya pertumbuhan laba perusahaan industri Cina pada bulan Maret yang lalu menambah bukti bagi Negara tersebut.

Data pada hari ini dapat memperlihatkan belanja konsumen yang stagnan dibulan lalu, yang meningkatkan kemungkinan bahwa Federal Reserve akan memperbaharui komitmennya untuk program pembelian obligasi pada minggu ini.
Beberapa saham 283 menguat dan saham 258 yang jatuh dalam acuan MSCI Asia ex-Jepang, yang telah naik sebanyak 1% dibulan ini. Acuan yang menelusuri perusahaan perawatan kesehatan dan keuangan yang naik paling banyak pada hari Senin ini, dengan para produsen komoditas yang mengalami penurunan. Sementara Index AOS S & P / ASX 200 Australia naik sebanyak 0,5 persen.

Laba bersih bagi perusahaan industri di Cina telah meningkat sebanyak 5,3 persen pada bulan lalu dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dengan penurunan pertumbuhan sebanyak 17,2 persen dalam dua bulan pertamanya, berdasarkan situs dari Nasional Biro Statistik pada 27 April.

Minyak mentah WTI melemah sebanyak 0,4 persen menjadi $ 92,66 per barel. Tembaga untuk pengiriman selama tiga bulan turun 0,4 persen menjadi $ 7.001 per metrik ton di London Metal Exchange. Emas naik sebanyak 0,5 persen menjadi $ 1,469.45 per ons, yang memangkas penurunan bulanan hingga 8 persen.(brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 1:42 PM

Emas Naik 1%, Mendekati Sepekan Tertingg

Reuters (29/4) - SINGAPORE – Emas naik labih dari 1% pada hari Senin ini dan mendekati level tertingginya dalam lebih dari sepekan seiring dengan sebuah rebound pada harga terendah multi-year yang gagal untuk memangkas minat para investor terhadap logam nerharga tersebut, yang mengarah kepada kekurangan cadangan emas fisik.

Data pertumbuhan terkini yang suram dari A.S telah meningkatkan harapan bahwa pihak Federal Reserve akan mempertahankan laju terkininya terhadap pembelian obligasi pada level $85 milyar sebulannya yang juga telah mendukung emas yang pada umumnya terlihat sebagai sebuah lindung nilai terhadap inflasi.

Emas berjangka A.S, yang kerap memberikan petunjuk perdagangan kepada emas tunai, telah mencapai level tinggi sebanyak $85 per ons, pada jam 02.26 GMT, dengan harga berada dilevel $1,469.60, naik sebanyak $16.00, sementara spot emas naik sebanyak $7.51 per ons hingga level $1,470.01.

Emas tunai dan berjangka keduanya tenggelam hingga sekitar level $1,321 pada tanggal 16 April yang lalu, merupakan level terendahnya selama lebih dari dua tahun, setelah sebuah penurunan dibawah level $1,500 yang telah memicu sebuah aksi jual yang mendorong para investor untuk memangkas kepemilikan merela terhadap ETF, keduanya telah menyentuh 11 hari puncaknya diatas level $1,484 pada hari Jumat.(tito)

http://www.reuters.com/article/2013/04/29/markets-precious-idUSL3N0DG04220130429
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 1:39 PM

Penurunan Harga Emas Menawarkan Sedikit Keringanan

Bloomberg (29/4) – Obsesi India terhadap emas kemungkinan akan mendongkrak volume impor logam berharga tersebut, yang mengimbangi terhadap keringanan bagi rekening perdagangan Negara tersebut dari sebuah penurunan tajam yang terkini dalam harga-harga, berdasarkan data HSBC.

India adalah konsumen emas terbesar dunia dan telah mengimpor hampir mendekati level harga $60 Milyar logam berharga tersebut beserta permata dalam periode Sembilan bulan dari bulan April hingga Desember 2012 tahun lalu, berdasarkan data pemerintahan, sudah sangat umum bagi rumah tangga lokal untuk menahan sebagian dari kekayaan mereka dan memiliki simpanan dalam bentuk emas.

Tetapi dalam kehadiran dari kegunaan produktif manapun seperti simpanan tersebut, dalam prakteknya kerap mendapatkan kritikan, khususnya kaerna dampak impor emas berada pada posisi luar Negara tersebut.

Impor emas telah terhitung sebanyak 2.9% dalam GDP tahun 2012. Ketika Negara tersebut melaporkan penurunan terhadap current-account mereka yang telah lompat hingga sebanyak 5.1% dari GDP, berdasarkan kalkulasi dari pihak HSBC.

Level premium emas di India naik pada pekan lalu seiringan dengan para pedagang retail lokal yang telah membayar harga yang lebih tinggi pada impor untuk mencapai penguatan terhadap demand domestik, berdasarkan laporan dari The Wall Street Journal.(tito)

http://blogs.marketwatch.com/thetell/2013/04/29/gold-price-drop-to-offer-little-relief-to-indias-current-account/
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 1:34 PM

Saham-saham Asia Berujung Naik, Market Waspada

Reuters (29/4) – Saham-saham Asia merambat maju pada hari Senin ini, sementara mata uang dollar telah kehilangan pijakannya terhadap mata uang yen, seiring dengan market yang membungkuk kebawah dalam sebuah pekan yang sibuk untuk persiapan data ekonomi serta pertemuan mengenai kebijakan oleh pihak bank sentral yang berada didalam zona euro dan Amerika Serikat.

Kegiatan tersebut jarang dengan market Jepang yang ditutup selama hari libur nasional dan China yang juga tutup hingga hari Kamis diminggu ini, sementara Index MSCI Asia-Pacific yang berada diluar Jepang telah naik sebanyak 0.2%, tetapi telah terlepas dari enam minggu level tertingginya yang tersentuh pada hari Jumat pekan lalu.

Saham-saham Korea Selatan ditransaksikan dengan datar, sementara market Australia bertambah sebanyak 0.5% berkat penguatan yang sedang berlangsung dalam bursa saham perbankan.

Spot emas bernaung lebih kuat dilevel $1,464.91 per ons, yang telah berkonsolidasi dengan pantulan dari pekan yang lalu, sedangkan minyak mentah A.S turun sebanyak 37 sen dilevel $92.63 per barrel dan juga minyak Brent yang turun sebanyak 33 sen dilevel $102.83.

Sementara data pertumbuhan yang mengecewakan dari A.S, China dan juga dari zona euro telah melemahkan market komoditas dan mendorong turun terhadap yield obligasi , hal tersebut telah membatasi dampak pada ekuitas global.(tito)

http://www.reuters.com/article/2013/04/29/us-markets-global-idUSBRE88901C20130429
 
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:29 AM

Bursa HK naik tertinggi dalam sebulan terakhir

Bloomberg, (29/4) -- Saham-saham Hong Kong menguat, dengan Indeks Hang Seng menuju level tertingginya sejak Maret setelah didukung oleh sektor perbankan dan Operator internet, Tencent Holdings Ltd. Sektor industri turun setelah data menunjukkan bahwa laju pertumbuhan laba mengalami perlambatan.

Indeks Hang Seng naik 0,2 persen menjadi 22,601.15 pada pukul 9:59 a.m. di Hong Kong, dengan sekitar lima saham naik untuk setiap empat yang mengalami penurunan. Hang Seng China Enterprises Index turun 0,2 persen di 10,816.90.

Volume perdagangan di Indeks Hang Seng adalah 20 persen lebih kecil dibandingkan 30-hari rata-rata intraday. Pasar ekuitas China daratan ditutup hingga 1 Mei untuk libur nasional. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:25 AM

Emas naik setelah tingginya permintaan fisik mengimbangi outflow ETFs

Bloomberg, (29/4) -- Emas naik, memperkecil kerugian bulanan terburuk sejak Desember 2011 karena permintaan untuk logam fisik mengimbangi outflow dari produk emas yang diperdagangkan di bursa (ETFs).

Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,6 persen menjadi $ 1,470.40 per ounce, dan diperdagangkan di $ 1,469.60 pada pukul 09:53 a.m. di Singapura. Emas menuju penurunan 8,1 persen selama bulan April setelah logam terjun ke pasar beruang (bear market) bulan ini.

Emas naik 4,2 persen pekan lalu, menunjukkan yang terbaik sejak Januari 2012 berkat lonjakan permintaan terhadap koin dan perhiasan emas dari AS, China hingga India. Volume untuk acuan kontrak di Shanghai Gold Exchange melonjak ke rekor baru pada minggu lalu, sementara premi untuk mengamankan pasokan di India melonjak sampai lima kali sebelum harga merosot tajam. Penjualan koin emas oleh US Mint ditetapkan untuk menjadi yang tertinggi sejak Desember 2009, sedangkan persediaan yang dipantau oleh Comex jatuh pekan lalu ke level terendah sejak Juli 2008.

Emas untuk pengiriman Juni naik sebanyak 1,1 persen menjadi $ 1,469.50 per ounce di Comex dan diperdagangkan di posisi $ 1,468.40. Hedge fund dan spekulan besar lainnya mempertahankan 69.726 kontrak pada tanggal 23 April atau hanya 0,6 persen dari dari level tertinggi sepanjang yang dicapai enam minggu sebelumnya, menurut data dari US Commodity Futures Trading Commission. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:21 AM

Index USD turun jelang laporan data belanja konsumen AS

Bloomberg, (29/4) - Indeks Dollar jatuh sebelum rilis data AS yang bisa menunjukkan bahwa tingkat belanja konsumen cenderung stagnan selama bulan lalu, meningkatkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan memperbaharui komitmennya untuk program pembelian obligasi pada pertemuan kebijakan pekan ini.

Laporan pemerintah pada tanggal 26 April lalu menunjukan bahwa ekonomi AS tumbuh kurang dari perkiraan pada kuartal pertama, membantu imbal hasil obligasi Treasury memperpanjang penurunan bulanan mereka yang tertajam sejak Mei. Yen mempertahankan gain versus mata uang Australia dan Selandia Baru setelah dari laporan China menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan industri di negara Tirai Bambu tersebut melambat bulan lalu.

Indeks Dollar, yang mana IntercontinentalExchange Inc menggunakannya untuk melacak greenback terhadap mata uang dari enam mitra dagang AS, turun 0,1 persen menjadi 82,436 pada pukul 08:23 a.m. di Singapura. Mata uang AS turun 0,2 persen menjadi 97,89 yen dan sedikit berubah pada posisi $ 1,3035 per euro. Mata uang dari 17 negara Eropa turun 0,1 persen menjadi 127,57 yen.

Pasar finansial Jepang ditutup hari ini untuk liburan.

Dolar menguat 2,9 persen selama tiga bulan terakhir terhadap sembilan rekan-rekan negara berkembang yang dilacak oleh Bloomberg Correlation Weighted Index. Euro telah melemah 1 persen selama periode tersebut, sementara yen turun 5,5 persen, menjadi the biggest loser.

Mata uang Jepang naik 0,2 persen menjadi 100,62 per dolar Australia hari ini setelah naik 1,4 persen pada tanggal 26 April. Mata uang itu sedikit berubah terhadap dollar Selandia Baru di 83,11 menyusul gain 1.4 persen pada akhir pekan lalu. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:11 AM

Kenaikan Emas, Mendekati puncak 1 pekan Tertinggi

Reuters (29/4) - SINGAPORE – Emas naik dengan perlahan pada hari Senin ini, mendekati level tertingginya selama lebih dari sepekan, seiring dengan rebound harga dari palung selama 2 tahun terakhir yang gagal untuk membatasi minat para investor terhadap logam berharga tersebut.
FUNDAMENTAL

* Spot emas telah naik sebanyak $1.15 per ons menuju ke level $1,463.65 pada jam 00.25 GMT, dengan pencapaian terhadap gain mingguan terbesarnya dalam 3 bulan terakhir hingga pekan yang lalu. Emas turun hingga sekitar level $1,321 pada tanggal 16 April, merupakan yang terendah selama lebih dari dua tahun, dalam sebuah aksi jual yang mengejutkan minat emas para investor dan bullion.

* emas A.S untuk pengiriman dibulan Juni berdiri dilevel $1,463.20 per ons, naik sebanyak $9.60. 

* Kepemilikan ETF berbasis emas yang terbesar, New York's SPDR Gold Trust GLD, turun sebanyak 0.66% pada hari Jumat pekan lalu sejak hari Kamis, sementara ETF yang berbasis perak yang terbesar, New York's iShares Silver Trust SLV, naik sebanyak 0.25% dalam periode yang sama.

* Hedge funds dan para menajer keuangan telah memangkas kepemilikan bersihnya dalam emas berjangka dan opsi diminggu ini hingga tanggal 23 April pekan lalu seiring dengan para investor yang mengurangi taruhan terhadap bullish, seperti yang telah ditunjukkan oleh sebuah laporan dari Commodity Futures Trading Commission (CFTC) pada hari Jumat minggu lalu.(tito)

http://www.reuters.com/article/2013/04/29/markets-precious-idUSL3N0DG01X20130429
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:37 AM

Saham berjangka China naik ditopang perbankan, Petrochina pasca hasil laba

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Friday, April 26, 2013 | 9:11 AM

Bloomberg, (26/4) - Indeks saham berjangka China naik, menandakan indeks benchmark itu mungkin akan memperkecil kerugian mingguannya setelah perusahaan dari Bank of China Ltd hingga China Life Insurance Co melaporkan hasil pendapatan yang lebih tinggi.

Kontrak pada Indeks CSI 300 naik 0,2 persen menjadi 2,474.2 pada pukul 09:20 a.m. waktu setempat. Bank of China dan Bank of Communications Co mungkin akan berfluktuasi setelah membukukan laba kuartalan yang mencapai rekor. China Petroleum & Chemical Corp, PetroChina Co, dan BYD Co mungkin akan aktif diperdagangkan setelah melaporkan hasil laba.

Shanghai Composite Index turun 0,9 persen di level 2,199.31 kemarin, mengambil kerugian mingguannya menjadi 2 persen. Indeks itu telah turun 1,6 persen selama bulan April, menuju penurunan bulanan ketiga beruntun. Pasar finansial China akan ditutup untuk tiga hari pertama pada minggu depan untuk hari libur nasional.

Index CSI 300 turun 1,1 persen di 2,467.88 kemarin. Hang Seng China Enterprises Index naik 1,3 persen di Hong Kong.

Index komposit Shanghai tersebut telah merosot 9,7 persen sejak tertinggi di 6 Februari pada kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi yang akan merugikan pendapatan perusahaan. Ekonomi China tumbuh 7,7 persen pada kuartal pertama, berada dibawah perkiraan setelah produksi industri dan investasi aset tetap untuk bulan Maret turun lebih rendah dari perkiraan.

Biro statistik China akan merilis laba perusahaan industri untuk Maret pada hari esok.

Laba bersih di Bank of China naik 8,2 persen menjadi 39,8 miliar yuan ($ 6,5 milyar) pada kuartal pertama, sejalan dengan 39,2 miliar yuan estimasi median dari analis yang disurvei oleh Bloomberg News, kata bank kreditur tersebut kemarin. Laba di BoCom tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan sebesar 12 persen menjadi 17,7 miliar yuan.

PetroChina membukukan laba bersih sebesar 36 miliar yuan dalam tiga bulan yang berakhir 31 Maret, mengalahkan estimasi rata-rata enam analis untuk 34,3 miliar yuan.

China Petroleum & Chemical Corp, refiner terbesar di Asia dan yang juga dikenal sebagai Sinopec, mengatakan bahwa laba bersih naik 25 persen menjadi 16,7 miliar yuan pada kuartal pertama, membuntuti perkiraan analis sebesar 18,9 milyar yuan.

China Life Insurance, perusahaan asuransi terbesar di negara itu, mencatat peningkatan 79 persen dalam laba pada kuartal pertama. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:11 AM

Sebagian saham Asia turun jelang BOJ; emas naik dan won menguat

Bloomberg, (26/4) - Sebagian besar saham Asia jatuh sebelum pertemuan pertama dewan Bank of Japan sejak bank sentral tersebut mengumumkan pelonggaran moneter yang belum pernah terjadi sebelumnya pada awal bulan ini. Emas naik dan won juga menguat.

MSCI Asia Pacific Index sedikit berubah pada pukul 09:23 a.m. di Tokyo, dengan sekitar dua saham jatuh untuk setiap satu yang menguat. Index S&P/ASX 200, Australia naik 0,4 persen. Index berjangka Standard & Poor 500 turun 0,2 persen. Spot emas naik 0,3 persen, dan mata uang won Korea Selatan menguat 0,3 persen.

BOJ akan mengumumkan prakiraan inflasi dan produk domestik bruto (GDP) untuk tahun fiskal yang dimulai April 2013 hingga 2014 pukul 3 sore waktu Tokyo. Harga konsumen (CPI) tidak termasuk makanan segar turun 0,5 persen pada bulan lalu dari tahun sebelumnya, kata biro statistik hari ini di Tokyo. Data ekonomi dari AS kemarin menunjukan bahwa klaim pengangguran turun dan ekonomi Inggris tumbuh lebih dari perkiraan. Nomura Holdings Inc dan ICBC Ltd adalah salah satu perusahaan di Asia yang akan melaporkan hasil pendapatan hari ini.

Japan Tobacco Inc, produsen rokok berkinerja terbaik di dunia tahun ini, naik 4,1 persen setelah memperkirakan laba yang mengalahkan perkiraan analis dan menaikkan proyeksi dividen tahunan.

Emas naik 0,3 persen menjadi $ 1,472.58 per ounce, siap untuk penutupan tertinggi sejak 12 April. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:09 AM

Saham Hong Kong Dapat Memperpanjang Gain Mingguan

Reuters (25/4) – Saham Hong Kong dapat memperpanjang gain mingguannya dihari Jumat ini, yang telah menelusuri kebangkitan terhadap wall street setelah menguatnya data tenaga kerja A.S yang cukup mengejutkan dan seiringan dengan pulihnya harga komoditis fisik jauh setelah aksi jualnya yang terakhir.

Sedangkan laba perusahaan kuartal akan tetap difokuskan, dengan adanya sebuah kebingungan dari lembaga keuangan di China sehubungan dengan laporan yang akan dirilis menyusul pada hari ini, yang termasuk industri bank “Empat Besar” serta BOC dan juga bank konstruksi China.

Sementara Index Hang Seng berakhir naik sebanyak 1% dilevel 22,401.2 pada hari Kamis, yang merupakan penutupan terbesarnya sejak tanggal 27 Maret yang lalu, dengan Index China Enterprises yang naik sebanyak 1.3%, pada minggu ini tiap-tiap saham mengalami kenaikan sebanyak 1.8%.

Dibelahan lain Asia, Index Nikkei Jepang naik sebanyak 0.1% sementara itu Index Kospi Korea Selatan mengalami penurunan sebanyak 0.1% pada jam 00.27 GMT.(tito)

http://www.reuters.com/article/2013/04/26/markets-hongkong-stocks-preopen-idUSL3N0DD0RI20130426
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:07 AM

Gold heads for biggest weekly gain since late 2011

Reuters (26/4) - SINGAPORE - Gold rose to its highest in more than a week on Friday, heading for its biggest weekly gain since October 2011, after a surge in physical demand in Asia helped pluck the metal from a 2-year trough.

FUNDAMENTALS

* Spot gold added $4.06 an ounce to $1,471.05 by 0025 GMT after posting its biggest daily rise since June last year on Thursday. Gold plunged to around $1,321 on April 16, the lowest in more than two years, in a sell-off that surprised ardent gold investors and bulls.

* U.S. gold futures for June delivery stood at $1,471.00 an ounce, up $9.00.

* SPDR Gold Trust, the world's largest gold-backed exchange-traded fund, said its holdings fell 0.25 percent to 1,090.27 tonnes on Thursday from 1,092.98 tonnes on Wednesday. The current holdings are at their multi-year lows.

* Turkey, one of the world's biggest gold buyers, has imported more of the precious metal in April than in any month since last July following a surge in domestic demand after gold prices hit a two-year low last week.

* Premiums for gold bars soared to multi-year highs in Asia after a spate of physical buying ran down supplies, with dealers in top consumer India expecting a surge in imports this month/


* Russia and Turkey raised their gold reserves in March, the International Monetary Fund said on Wednesday, increasing their holdings ahead of a spectacular plunge in prices this month.

http://www.reuters.com/article/2013/04/26/markets-precious-idUSL3N0DD0Q320130426
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:03 AM

Saham AS meningkat, klaim pengangguran turun

New York, Bloomberg (25/04) – Saham-saham AS naik, memperpanjang reli pada indeks Standard & Poor 500 untuk hari kelima setelah laporan laba dari United Parcel Services Inc hingga Cliffs Natural Resources Inc melampaui estimasi dan klaim pengangguran turun.

Index S & P 500 menguat 0,4 persen menjadi 1,585.16 di New York. Indeks ini telah naik 2,8 persen sejak 18 April. Sementara, indeks Dow Jones Industrial Average naik 24,50 poin, atau 0,2 persen, ke level 14,700.80.

'Mayoritas laba perusahaan terus mengalahkan ekspektasi, jadi itu pertanda baik,' kata Peter Jankovskis, chief investment co-chief dari Oakbrook Investments LLC. 'Data klaim pengangguran muncul lebih baik dari perkiraan, sehingga itu turut memberikan dukungan.'

Sekitar 59 perusahaan di index S & P 500 telah membukukan pendapatannya hari ini. Dari 237 anggota indeks yang telah mempublikasikan laporan hasil pendapatannya sejauh musim ini, 73 persen telah melampaui perkiraan pendapatan analis, sementara 56 persen dibawah perkiraan atas tingkat revenue, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Aplikasi untuk tunjangan pengangguran turun 16.000 menjadi 339.000 dalam pekan yang berakhir 20 April menurut data dari Departemen Tenaga Kerja yang dirilis hari ini di Washington. Para ekonom dalam survei Bloomberg memiliki estimasi median sebesar 350.000 klaim.

Di Inggris, ekonomi tumbuh 0,3 persen pada kuartal pertama, lebih dari perkiraan ekonom, menghindari resesi triple-dip. 24 dari 40 ekonom yang disurvei Bloomberg memperkirakan bahwa Bank Sentral Eropa untuk memangkas suku bunga acuan sebesar seperempat persentase poin menjadi 0,5 persen minggu depan. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:57 AM

Emas lompat 2,5% untuk gain sehari terbesar sejak Juni

New York/London, 25/04 (Reuters) – Emas melompat 2,5 persen merupakan penguatan sehari terbesar sejak Juni, didorong oleh depresiasi dolar, penguatan harga komoditas lainnya dan perburuan emas di saat harga sangat murah (bargain) pasca terjerembab ke terendah 2-tahun pada 15 April silam.
Para trader juga mendapat support dari pembelian bank sentral setelah data Dana Moneter Internasional menunjukkan bahwa Rusia, Kazakhstan dan Turki telah terus menambah kepemilikan mereka pada bulan Maret. Turki mengimpor 18,5 ton dalam tiga minggu pertama bulan April.
Pembelian terus berlanjut sehari setelah miliarder investor John Paulson mengatakan ia akan mempertahankan pandangan bullish pada emas. Sentimen juga mendapat dorongan pada Rabu sore, ketika data menunjukkan bank sentral Rusia dan lainnya membeli emas pada bulan Maret.
Tapi daily outflows dari exchange-traded funds (ETF) tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, menunjukkan bahwa kepercayaan investor yang mengendur tidak mungkin dipulihkan dalam waktu dekat setelah pekan lalu sell-off.
'Muncul lonjakan besar minat terhadap emas fisik di Asia - kami memiliki level rekor pengiriman ke India pekan lalu, yang mana dua kali level pada minggu sebelumnya,' kata analis Standard Chartered Daniel Smith.
Para analis juga mengatakan bahwa harga didongkrak oleh short-covering. Mereka juga mensinyalir pembelian emas dan perak ada kaitannya dengan berakhirnya opsi Mei Comex setelah pasar libur pada hari Kamis.
Dolar memangkas pelemahan terhadap yen Jepang dan euro setelah data AS menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran, turun pekan lalu. (rf)
New York/London, 25/04 (Reuters) – Emas melompat 2,5 persen merupakan penguatan sehari terbesar sejak Juni, didorong oleh depresiasi dolar, penguatan harga komoditas lainnya dan perburuan emas di saat harga sangat murah (bargain) pasca terjerembab ke terendah 2-tahun pada 15 April silam.
Para trader juga mendapat support dari pembelian bank sentral setelah data Dana Moneter Internasional menunjukkan bahwa Rusia, Kazakhstan dan Turki telah terus menambah kepemilikan mereka pada bulan Maret. Turki mengimpor 18,5 ton dalam tiga minggu pertama bulan April.
Pembelian terus berlanjut sehari setelah miliarder investor John Paulson mengatakan ia akan mempertahankan pandangan bullish pada emas. Sentimen juga mendapat dorongan pada Rabu sore, ketika data menunjukkan bank sentral Rusia dan lainnya membeli emas pada bulan Maret.
Tapi daily outflows dari exchange-traded funds (ETF) tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, menunjukkan bahwa kepercayaan investor yang mengendur tidak mungkin dipulihkan dalam waktu dekat setelah pekan lalu sell-off.
'Muncul lonjakan besar minat terhadap emas fisik di Asia - kami memiliki level rekor pengiriman ke India pekan lalu, yang mana dua kali level pada minggu sebelumnya,' kata analis Standard Chartered Daniel Smith.
Para analis juga mengatakan bahwa harga didongkrak oleh short-covering. Mereka juga mensinyalir pembelian emas dan perak ada kaitannya dengan berakhirnya opsi Mei Comex setelah pasar libur pada hari Kamis.
Dolar memangkas pelemahan terhadap yen Jepang dan euro setelah data AS menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran, turun pekan lalu. (rf)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:54 AM

Emas Naik Menuju Level Tertingginya sejak Penurunan Sebelumnya

Bloomberg (25/4) – Emas naik menuju ke level tertingginya sejak tanggal 15 April, ketika komoditi tersebut telah menyelesaikan penurunannya dalam tiga dekade, seiring dengan peningkatan terhadap bank sentral serta pembelian emas fisik yang diimbangi dengan asset-aset yang berjatuhan dalam produk exchange-traded.

Sementara itu emas untuk pengiriman segera naik sebanyak 1.1% menuju ke level $1,448.28 per ons, dan ditransaksikan pada level $1.444.26 pada jam 9:24 pagi di London, yang telah membalikkan penurunan sebanyak 0.3%, bullion terjatuh sebanyak 14% dalam dua hari hingga tanggal 15 April pekan lalu, yang merupakan terbanyak sejak tahun 1983.

Russia dan Kazakhstan telah memperluas cadangan emasnya untuk selama enam bulan sejak bulan Maret yang lalu, seperti yang telah ditunjukkan oleh data IMF, volume untuk kontrak acuan Shanghai Gold Exchange yang sudah lebih dari empat kali rata-rata harian tahun lalu setiap harinya sejak tanggal 16 April yang lalu, sementara penjualan koin emas oleh Mints A.S sedang menuju ke level tertingginya sejak bulan Desember 2009.

Kepemilikan dalam SPDR Gold Trust, yang merupakan produk exchange traded berbasis bullion yang terbesar sedang bersiap untuk penurunan bulanan terbesarnya sejak trading tersebut dimulai pada tahun 2004.(tito)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:49 AM

Sebagian besar saham Asia menguat, Won gain dibelakang pertumbuhan domestik

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Thursday, April 25, 2013 | 8:40 AM

Bloomberg, (25/4) - Sebagian besar saham Asia menguat dan Won naik akibat spekulasi bahwa bank sentral global akan memperpanjang pelonggaran moneter dan Korea Selatan melaporkan pertumbuhan ekonomi pada laju tercepat dalam dua tahun terakhir.

MSCI Asia Pacific Index naik 0,2 persen pada pukul 9:40 a.m. di Tokyo, menuju penutupan tertinggi sejak 3 Mei 2011. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,2 persen, sedangkan indeks Kospi naik 0,3 persen. Index saham berjangka Standard & Poor 500 turun 0,1 persen. Won menguat 0,2 persen menjadi 1,115.80 per dolar.

Ekonomi Korea Selatan tumbuh lebih cepat dari estimasi sebesar 0,9 persen di kuartal terakhir. Lembaga dana Jepang menjual $8.9 milyar aset luar negeri dalam pekan yang berakhir 19 April lalu berdasarkan data dari kementerian keuangannya; mengisyaratkan bahwa mengumpulkan uang kembali ke negara itu dalam menanggapi stimulus ekonomi. Bank of Japan akan mengadakan pertemuan kebijakan besok.

Sementara itu, Commerzbank AG, UBS AG, Rabobank International dan Royal Bank of Scotland Group Plc mengatakan bahwa Bank Sentral Eropa mungkin akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin di bulan Mei. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:40 AM

Pembukaan Saham Hong Kong Diharapkan Lebih Stabil

Reuters (25/4) – Saham Hong Kong dapat memulai pembukaaan yang lebih stabil pada hari Kamis ini setelah melambatnya laba pada kuartal yang pertama dari penentu arah perusahaan-perusahaan China yang berkisar dari perusahaan minyak besar China seperti PetroChina dan Sinopec Corp hingga Bank of China.

Citic Securities, China Life Insurance, China Unicom, COSCO Pacific, Great Wall Motor dan Yanzhou Coal yang juga merupakan diantara perusahan-perusahaan yang telah melaporkan laba untuk kuartal pertamanya menyusul dihari yang sama.

Sementara pada hari Rabu kemarin, Index Hang Seng berakhir sebanyak 1.7% dilevel 22,183.1, yang merupakan penutupan tertingginya sejak tanggal 3 April yang lalu, sementara Index China Enterprises naik sebanyak 2%.

Dibelahan lain Asia, Index Nikkei Jepang naik sebanyak 0.1%, sementara Index Kospi Korea naik sebanyak 0.4% pada jam 00.32 GMT.(tito)

http://www.reuters.com/article/2013/04/25/markets-hongkong-stocks-preopen-idUSL3N0DC0QQ20130425
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:33 AM

Most Japan Shares Rise Before BOJ Meet

Bloomberg, (25/4) -- Most Japanese shares rose, with the Nikkei 225 Stock Average climbing to its highest since 2008, before a Bank of Japan policy meeting. Gains were limited as Canon Inc. and Nintendo Co. fell on disappointing earnings.

Mitsubishi UFJ Financial Group Inc., Japan’s biggest lender, climbed 0.3 percent. Canon tumbled the most on the Nikkei 225 after projecting net income lower than analyst estimates on slumping demand for compact cameras. Nintendo slumped 5.2 percent after the world’s biggest maker of video-game consoles posted profit that missed analyst estimates.

The Nikkei 225 added 0.2 percent 13,868.30 as of 9:34 a.m. in Tokyo, its highest since June 2008. The Topix Index advanced 0.3 percent to 1,167.36, with almost two shares gaining for each that fell on the 1,698-member gauge.

The Topix advanced 61 percent since mid-November through yesterday as Prime Minister Shinzo Abe and central bank Governor Haruhiko Kuroda pledged to defeat 15 years of deflation. The gauge trades at 1.3 times book value compared with 2.3 for the Standard & Poor’s 500 Index and 1.6 for the Stoxx Europe 600 Index, according to data compiled by Bloomberg.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:21 AM

Menimbang kinerja pendapatan; sebagian besar saham AS naik

New York, Bloomberg (24/04) – Sebagian besar saham-saham AS menguat, perpanjang gain pada indeks Standard & Poor 500 untuk hari keempat karena investor masih menimbang laba kuartalan pada dari Boeing Co hingga ke Apple Inc.

Boeing dan Yum! Brands Inc naik setidaknya 3 persen setelah melaporkan laba kuartal pertama yang melampaui perkiraan. Apple jatuh 0,2 persen setelah berencana untuk mengembalikan return tambahan senilai $ 55 milyar dalam bentuk tunai kepada pemegang saham di tengah penurunan laba pertama dalam satu dekade. Procter & Gamble Co turun 5,9 persen setelah perkiraan labanya meleset dari proyeksi analis. AT&T Inc turun 5 persen setelah tingkat penjualannya berada dibawah perkiraan.

Index S & P 500 naik kurang dari 0,1 persen di 1,578.79 pada pukul 4 p.m. di New York. Indeks itu telah reli 2,4 persen selama empat hari terakhir. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 43,16 poin, atau 0,3 persen, ke level 14,676.30 hari ini.

'Laba kuartal pertama pada umumnya melebihi harapan dan terlihat bagus, tapi proyeksi untuk kuartal kedua tampaknya sedikit lebih rendah,' kata Eric Teal, kepala investasi dari First Citizens Bancshares Inc dalam sebuah wawancara telepon. 'Jadi itu sedikit memberikan sinyal campuran, namun pasar telah stabil.'

47 perusahaan dalam S & P 500 telah membukukan laporan pendapatannya hari ini. Dari 180 perusahaan yang telah mempublikasikan laporan pendapatanl sejauh musim pelaporan ini, sebanyak 73 persen telah melampaui prediksi analis berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Laba di perusahaan S & P 500 turun 1,1 persen dalam tiga bulan pertama tahun ini, menurut perkiraan yang disusun oleh Bloomberg. Itu akan menandai penurunan per tahun pertamanya sejak 2009. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:16 AM

Emas naik 4 kali dalam 5 sesi terakhir pada permintaan koin emas

New York, 24/04 (Bloomberg) – Emas berjangka naik untuk keempat kalinya dalam lima sesi perdagangan terakhir karena permintaan investor untuk koin melonjak di tengah kemerosotan produk ETFs emas yang diperdagangkan di bursa.

Royal Mint Inggris menjual lebih dari tiga kali jumlah koin emas pada bulan ini dari tahun sebelumnya setelah harga mencatat penurunan paling dalam di tiga decade terakhir, sementara US Mint kehabisan koin emas American Eagle-nya. Pekan lalu, berjangka anjlok 7 persen, terbesar sejak September 2011, dan kepemilikan ETP menuju rekor kejatuhan bulanannya.

'Dukungan untuk harga emas datang dari pasar tunai,' kata Jeffrey Friedman, senior broker komoditas dari RJO Futures di Chicago, dalam sebuah wawancara telepon. 'Masih ada nada bearish untuk beberapa hal, tapi orang yang menerima pengiriman fisik emas cenderung untuk terus bertahan untuk sementara waktu. '

Emas berjangka untuk pengiriman Juni naik 1,1 persen dan ditutup pada level $ 1,423.70 per ounce pukul 1:39 p.m. di Comex, New York. Sejak menyentuh level terendah 26-bulan di $ 1,321.50 pada tanggal 16 April lalu, harga telah naik sebanyak 7,7 persen.

Pada tahun 2013, berjangka telah merosot 15 persen pasca reli 12 tahun berturut-turut. Aset yang dimiliki di SPDR Gold Trust, ETP terbesar di dunia, jatuh kemarin ke level terendah sejak Oktober 2009. Itu telah turun 10 persen selama bulan ini.

UBS AG mengatakan kemarin bahwa arus fisik emas ke India, pembeli terbesar dunia, mendekati tingkat tertingginya sejak 2008, sementara Standard Chartered Plc mengatakan bahwa pengiriman minggu lalu adalah 20 persen di atas rekor sebelumnya.

'Kenaikan permintaan fisik memberikan pengaruh yang sensitif terhadap harga, terutama di negara-negara berkembang, sangat mengesankan dan itu telah mengangkat harga sekarang,' kata Howard Wen, analis dari HSBC Securities (USA) Inc, dalam sebuah laporan. 'Penjualan ETF tetap menjadi kendala utama untuk pemulihan harga yang lebih kuat.' (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:13 AM

Saham China berayun antara gain dan loss pasca kejatuhan kemarin

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Wednesday, April 24, 2013 | 9:24 AM

Bloomberg, (24/4) - Pasar saham China berayun antara keuntungan dan kerugian setelah perlambatan aktivitas sektor manufaktur menyeret indeks patokan ke level terendah dalam tiga minggu terakhir pada sesi kemarin. Perusahaan Telecom naik sementara produsen konsumen turun.

Shanghai Composite Index naik 0,1 persen menjadi 2,186.58 pada pukul 09:52 a.m. waktu setempat, setelah terjun 2,6 persen kemarin. Index CSI 300 sedikit berubah pada level 2,449.64.

Namun menurut Goldman Sachs Asset Management, saham China menjadi menarik dengan penurunan valuasi pada ekuitas.

Pertumbuhan laba China akan turun menjadi sekitar 15 persen menjadi 20 persen, dari sekitar 20 persen menjadi 30 persen, ungkap Alina Chiew, kepala perdagangan ekuitas untuk China dari Goldman Sachs Asset Managementkepada wartawan di New York. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:24 AM

Gold edges up after 1 pct drop, dollar weighs

Reuters, (24/4) -- Gold stabilised on Wednesday after falling more than 1 percent in the previous session, but the precious metal is still under pressure from a firm U.S. dollar and daily falls in exchange-traded funds holdings.

Spot gold rose $4.20 an ounce to $1,416.44 by 0026 GMT on bargain hunting. Prices sank to around $1,321 on April 16, its lowest in more than 2 years, in a brutal sell-off that surprised ardent gold investors and bulls.

U.S. gold for June delivery was at $1,416.50 an ounce, up $7.70.

Premiums for gold bars soared to multi-year highs in Asia on Tuesday after a spate of physical buying led to supply constraints, with dealers in top consumer India expecting a surge in imports this month.

SPDR Gold Trust GLD, the world's largest gold-backed exchange-traded fund, said its holdings fell 0.68 percent to 1097.19 tonnes on Tuesday from 1104.71 tonnes on Monday. The current holdings are at multi-year lows.

The U.S. Mint said it has suspended sales of its one-tenth ounce American Eagle gold bullion coins as surging demand after bullion's plunge to two-year lows depleted the government's inventory.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:23 AM

Nikkei hits nearly 5-year highs on soft yen, robust U.S. earnings

Reuters (24/4)- TOKYO- Japan's Nikkei share average climbed to its highest level in nearly five years on Wednesday on robust U.S. company earnings and as the yen resumed its downward slide towards 100 to the dollar.

The benchmark Nikkei has surged 58 percent and the yen hasweakened 24 percent versus the dollar since mid-November, when Shinzo Abe, who became prime minister in December, promised bold monetary and fiscal expansionary policies during his election campaign.

A senior dealer said that while movements in the stock market had been tied to the weakness in the yen, a time may come soon when the rally is not just a currency play, but one backed up by improvements in fundamentals, bringing in even more investors.

http://www.reuters.com/article/2013/04/24/markets-japan-stocks-idUSL3N0DB1UV20130424
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:17 AM

Saham Asia gain pada sinyal pertumbuhan ekonomi AS

Bloomberg, (24/4) - Sebagian besar saham Asia menguat setelah data penjualan rumah AS meningkat dan Apple Inc meningkatkan dividennya. Dolar Selandia Baru menguat setelah bank sentral negara itu mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi domestik terus menguat. Minyak dan emas naik.

MSCI Asia Pacific Index naik 0,4 persen pada pukul 09:27 a.m. di Tokyo. Index berjangka Standard & Poor 500 turun 0,1 persen setelah indeks underlying-nya naik 1 persen kemarin. Kiwi (dolar Selandia Baru) menguat 0,4 persen menjadi 84,28 sen AS, sementara yen melemah 0,2 persen menjadi 99,66 per dolar. Minyak naik 0,2 persen menjadi $ 89,31 per barel dan emas naik 0,3 persen.

Empat saham naik untuk setiap satu yang jatuh pada indeks MSCI. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 1,4 persen. SK Hynix naik 1,4 persen di Seoul, sementara LG Display Co naik 0. persen.

Gubernur Reserve Bank of New Zealand, Graeme Wheeler mempertahankan suku bunga acuan resmi sebesar 2,5 persen, tidak berubah sejak Maret 2011. Keputusan itu telah diperkirakan oleh ke-15 ekonom dalam survei Bloomberg. Bank sentral itu menegaskan bahwa biaya pinjaman kemungkinan akan dipertahankan pada tahun 2013. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:32 AM

Emas turun karena penguatan dollar, penurunan ETF

New York, 23/04 (Reuters) – Emas jatuh lebih dari 1 persen pada Selasa karena penguatan dolar yang menekan harga-harga dan outflow dari exchange-traded fund (ETF) emas terakselerasi sehingga menggeser pilihan investor kepada ekuitas dan aset lainnya.

Pada pertengahan sesi, emas, bersama dengan pasar saham, obligasi, minyak dan komoditas lainnya, mengalami gejolak sebentar karena laporan palsu tentang adanya ledakan di Gedung Putih. Emas memantul dari intraday terendahnya pada laporan palsu tersebut.

Pedagang mengatakan bahwa harga emas turun ke posisi terendah intraday karena penguatan dolar sebagai reaksi terhadap lemahnya data manufaktur China dan Jerman untuk bulan April.

Emas turun 1,4 persen ke sesi terendahnya di $ 1,405.44 per ounce dan telah memperkecil kerugiannya di $ 1,412.70 pada pukul 02:14 WIB, turun 0,87 persen. Emas telah jatuh 15 persen tahun ini.

Emas berjangka AS untuk pengiriman Juni turun 0,61 persen pada posisi $ 1,412.30 per ounce.

Tak lama setelah 00:00 WIB, harga emas berhenti dari posisi terendahnya, obligasi pemerintah AS sedikit mengalami melonjak, dan pasar saham turun tajam setelah tweet palsu dari Associated Press mengatakan ada dua ledakan di Gedung Putih dan Presiden Barack Obama telah terluka.

Seorang juru bicara Associated Press mengatakan kepada Reuters bahwa pesan dari Twitter yang melaporkan adanya dua ledakan di Gedung Putih adalah 'palsu' dan Gedung Putih mengatakan bahwa Obama baik-baik saja.

Logam ini juga di bawah tekanan dari penguatan dolar dan reboundnya pasar ekuitas setelah penjualan rumah baru di AS naik pada bulan Maret, menunjukkan bahwa pemulihan pasar perumahan tetap berada di jalurnya.

Kepemilikan SPDR Gold Trust, exchange-traded fund emas terbesar di dunia, jatuh 1,6 persen ke level terendah sejak November 2009 di 35.51 juta ons. Yang diikuti penurunan harian yang kurang dari 1 persen dalam sepekan terakhir. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:30 AM

Saham China turun sebelum rilis data manufaktur PMI China

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Tuesday, April 23, 2013 | 9:06 AM

Bloomberg, (23/4) - Saham-saham China mengalami penurunan dengan dipimpin oleh perusahaan-perusahaan industri dan produsen komoditas sebelum rilis data manufaktur negara itu.

Shanghai Composite Index turun 0,3 persen di 2,235.45 pada pukul 09:38 a.m. waktu setempat. Index CSI 300 turun 0,4 persen di 2,521.65. Hang Seng China Enterprises Index turun 0,6 persen di Hong Kong.

Shanghai Composite turun 8,2 persen dari level tertinggi di 6 Februari lalu karena kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi akan berdampak kepada menurunnya pendapatan. Perekonomian China tumbuh 7,7 persen dalam tiga bulan pertama tahun ini, menurut laporan resmi; tumbuh kurang dari 8 persen untuk empat kuartal berturut-turut.

HSBC merekomendasikan klien mereka untuk memegang saham-saham China daripada benchmark indeks global karena valuasi yang relatif rendah dan di tengah harapan ekspansi China yang akan terus meningkat dalam beberapa bulan mendatang. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:06 AM

Emas Jatuh dari 1 Minggu Tertingginya, ETF Merosot

Reuters (23/4) - SINGAPORE – Emas berbalik lebih rendah pada hari Selasa setelah naik menuju 1 minggu tertingginya pada perburuan tawar-menawar yang terjadi disesi sebelumnya, sementara terdapat lebih banyak outflow emas dari ETF yang menyimpulkan ke atas terhadap pelemahan kepercayaan diri para investor pada logam tersebut.

Sementara itu para investor sedang menunggu rilis data manufaktur China untuk indikasi yang lebih jauh terhadap outlook pertumbuhan bagi kondisi ekonomi terbesar kedua didunia, yang juga merupakan konsumen emas terbesar yang kedua setelah India.

FUNDAMENTAL

* Emas jatuh sebanyak $4.63 per ons menuju level $1,420.51 pada jam 00.21 GMT. Logam tersebut, yang telah merosot lebih dari 15 persen pada tahun ini, yang telah melaporkan loss harian terbesarnya yang pernah terjadi dalam dollar dihari Senin yang lalu, yang telah mengejutkan para investor yang telah menggunakan emas sebagai proteksi terhadap inflasi dan resiko market lainnya.

* Emas berjangka A.S untuk pengiriman buulan Juni berdiri dilevel $1,420.20 per ons, turun sebesar $1.00.

* SPDR Gold Trust, ETF berbasis emas yang terbesar didunia, mengatakan bahwa kepemilikannya telah jatuh sebanyak 1.63 percent menuju level 1104.71 ton pada hari Senin kemarin dari sebelumnya sebanyak 1123.06 ton pada hari Jumat, kepemilikan tersebut berada dilevel terendahnya sejak awal tahun 2010.

*  Newcrest Mining NCM.AX dari Australia, yang merupakan produsen emas no. 3 didunia, mengatakan pada hari Selasa ini bahwa mereka sedang mereview terhadap sebuah kinerja bisnis yang berhubungan dengan ongkos produksi yang lebih tinggi pada periode ketika terjadinya kenaikan terhadap biaya industri dan sebuah pengurangan terhadap harga emas.(tito)

http://www.reuters.com/article/2013/04/23/markets-precious-idUSL3N0DA03420130423
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:01 AM

Saham Asia naik di hari ketiga; investor tunggu data ekonomi China

Bloomberg, (23/4) - Saham-saham Asia di luar Jepang menuju level tertinggi dalam dua minggu terakhir, dipimpin oleh perusahaan-perusahaan energi karena investor menunggu laporan manufaktur China. Saham Jepang berayun antara keuntungan dan kerugian.

MSCI Asia Pasifik kecuali index Jepang naik 0,3 persen di 469,59 pada pukul 9:40 a.m. di Tokyo sebelum pasar saham China dan Hong Kong dibuka. Index acuan yang mencakup perusahaan-perusahaan Jepang meningkat 6,2 persen tahun ini hingga kemarin di tengah tanda-tanda pemulihan ekonomi AS dan reli pada ekuitas Jepang ditengah spekulasi bahwa Bank Of Japan akan meningkatkan upaya untuk mensimulasikan ekonominya. Indeks Nikkei 225 Stock Average menuju gain bulan kesembilan, kenaikan beruntun terpanjang sejak Januari 2006.

'Setelah lonjakan selama sembilan bulan, pasar sedang trending menyamping sekarang,' kata Matthew Sherwood, kepala peneliti dari Perpetuial Investment. 'Dorongan dari likuiditas bank sentral mulai berkurang dan lingkungan pertumbuhan mulai anemia mulai menegaskan kembali pengaruhnya.' (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:58 AM

Aksi bargain hunting angkat emas di awal pekan

Singapura, 22/04 (Reuters) –Emas ditutup naik 1,5 persen pada hari Senin, memangkas keuntungan di akhir sesi namun tetap didukung oleh pembelian fisik yang kuat setelah harga mencapai level terendah pada dua tahun minggu lalu.

Pada saat yang sama, investor mengurangi kepemilikan exchange-traded product bullion yang diperdagangkan di bursa ke level terendah dalam hampir tiga tahun.

Prospek teknis jangka pendek tetap positif untuk emas, yang turun lebih dari 15 persen tahun ini. Namun, jangka panjang mungkin melanjutkan downtrend nya meskipun ada pembelian fisik di Asia dan tempat lainnya.

Emas spot naik 2,48 persen dan mencapai sesi-tertinggi di $ 1,438.66 per ons. Itu sudah lebih dari $ 100 lebih tinggi dari level dua tahun terendahnya di $ 1.321 pada Selasa lalu. Kemudian bullion mengurangi gainnya ke $ 1,424.30 per ons, atau hanya naik 1,47 persen dibandingkan akhir Jumat lalu.

Emas berjangka AS mencapai intraday tertinggi $ 1,438.80 per ons pada Senin dari penutupan sebelumnya di $ 1,395.60. Emas untuk pengiriman Juni berakhir pada posisi $ 1,421.20, naik 1,8 persen, kemudian reli ke $ 1,426.70 dalam perdagangan after-hours.

'Berlanjutnya bounce teknis dari terendah baru-baru ini sedang didorong oleh aksi bargain hunting dan permintaan fisik yang kuat yang kita lihat di pasar pasca sell off,' kata David Meger, wakil presiden dan direktur perdagangan logam, dari Vision Financial Market di Chicago, Illinois.

U.S. Mint melaporkan penjualan koin emas kepada publik sebanyak 167.500 ons sejauh ini pada bulan April, level tertinggi sejak Mei 2010, Barclays mengatakan dalam sebuah catatan kepada klien.

'Pasar rentan terhadap intensitas short-covering ... sementara banyak pemain fisik melihat harga ini sebagai level yang sangat menarik,' kata analis VTB, Andrey Kryuchenkov. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:50 AM

Emas Naik untuk Hari Kelima pada Kemenangan Berturut Terpanjang Tahun ini

Bloomberg (22/4) – Emas naik untuk hari kelima dalam reli terpanjangnya tahun ini seiring dengan penurunan terbesarnya dalam tiga dekade yang telah mendongkrak pembelian terhadap fisik emas.

Volume untuk kontrak emas tunai acuan Shanghai Gold Exchange pada hari Senin ini telah melebihi sebanyak 43,000 kg (43 metrik ton) untuk pertama kalinya, berdasarkan data pada website bursa, sementara Mint A.S telah menjual sebanyak 167,500 ons koin emas sepanjang bulan April, yang dibandingkan dengan sebanyak 62,000 ons yang terjual disepanjang bulan Maret, berdasarkan data Bloomberg.

Emas untuk pengiriman segera naik sebanyak 1.3% menuju level $1,422.56  pada jam 9:23  pagi di London, hari kelima terhadap gain akan menjadi jalannya yang terpanjang sejak tanggal 27 Desember, sementara bullion untuk pengiriman dibulan Juni naik sebanyak 1.9% menuju ke level $1,422 per ons pada Comex, yang gain untuk hari ketiganya.

Volume emas berjangka pada Comex sebanyak 83% lebih tinggi dari rata-rata 100 hari pada kali ini dihari ini, dan volume perak yang berada dilevel 137% lebih tinggi, dengan bullion yang berada diposisi 8.9% berada dibawah level penutupannyam yang sebesar $1,561.45 pada tanggal 11 April, sebelum terjadinya penurunan sebanyak 14 persen selama dua hari hingga tanggal 15 April yang lalu, yang merupakan kemerosotan yang paling terburuk sejak tahun 1983, sementara emas turun sebanyak 15% ditahun 2013 setelah naik sebanyak enam kali lipat dalam reli selama 12 tahun hingga tahun lalu.

Para Fund Manager dan para spekulator lainnya meningkatkan posisi laba bersih jangka panjang terhadap emas sebanyak 9.8% hingga sampai 61,579 kontrak berjangka dan opsi diminggu tersebut yang berakhir ditanggal 16 April yang lalu berdasarkan data Commodity Futures Trading Commission, bullion yang dimiliki dalam produk exchange-traded telah menurun hingga 14 hari menuju level 2,340.618 metrik ton pada tanggal 19 April pekan lalu merupakan yang paling sedikit sejak bulan November tahun 2011.

Sedangakan society Chinese Gold & Silver Exchange di Hong Kong yang merupakan bursa bullion berumur satu abad, hampir kehabisan emas fisik dan sebagian besar anggotanya kekurangan logam tersebut, berdasarkan ketua exchange Haywood Cheung, sementara pengiriman dari Switzerland dan London akan tiba di Hong Kong pada sekitar tanggal 24 April nanti, pada interview di TV Bloomberg pada tanggal 19 April pekan lalu.

Di India, Impor emas dapat melompat sebanyak 36% dalam tiga bulan hingga bulan Juni dibandingkan dengan setahun sebelumnya, seiring dengan para konsumen yang berebut untuk membeli perhiasan dan koin setelah harga-harga turun, menurut Asosiasi Bullion di Bombay pada tanggal 18 April pekan lalu,  India dan China adalah konsumen terbesar emas didunia.(tito)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:41 AM

Harga Emas Naik Mengikuti Kemerosotan Mingguan

MarketWatch (22/4) - MADRID — Emas berjangka naik pada hari Senin ini, mengikuti sebuah data yang memperlihatkan bahwa beberapa investor mengharapkan harga logam berharga tersebut untuk rebound setelah aksi jual terakhirnya,
Emas untuk pengiriman dibulan Juni naik sebanyak 1.9% sebesar $26.90, menuju ke level $1,421.90 per ons selama jam perdagangan di Eropa dan harga-harga juga mengalami peningkatan di Asia.

Sementara pada penutupan sesi regular di Asia, dengan data laporan dari Commodity Futures Trading Commission’s Commitments of Traders yang memperlihatkan uang yang dikelola, termasuk hedge funds dan advisor commodity trading yang mengambil keuntungan dari sebuah penurunan tajam yang terjadi terhadap harga emas untuk memotong taruhan “short” mereka atau taruhan bahwa harga-harga akan turun lebih rendah.

Data tersebut mencakup posisi pelaporan diantara para trader sejak tanggal 16 April yang lalu, yang merupakan tanggal setelah emas berjangka mengalami penurunan dalam satu hari yang terbesarnya sejak yang terjadi pada tahun 1980.

Sedangkan aksi jual emas belakangan ini telah terlihat mendorong pembelian fisik emas, menurut para dealer bullion.
Harga-harga emas pada pekan lalu mengakhiri dengan loss sebanyak 7%.

Para analis telah mengatakan sejumlah faktor yang telah berkontribusi terhadap penurunan dalam harga emas, termasuk penurunan dalm kepemilikan emas diantara ETF, kecemasan bahwa bank sentral akan mulai menjual cadangan emas, dan sebuah perkiraan harga emas yang lebih rendah dari Goldman Sachs.(tito)

http://www.marketwatch.com/story/gold-prices-on-the-rise-following-weekly-slide-2013-04-22
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:39 AM

Emas bertahan diatas $1400 pada Senin pagi

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Monday, April 22, 2013 | 8:42 AM

Reuters, (22/4) - Emas naik tipis pada Senin pagi dan bertahan di atas level psikologis US $ 1.400 per ounce, meskipun sentimen sedikit goyah setelah arus keluar dari exchange-traded funds memperkecil kepemilikan emas ke level terendah dalam tiga tahun terakhir.

Tapi permintaan fisik diharapkan bisa memberikan dukungan setelah peritel berjuang untuk mengatasi lonjakan minat beli untuk emas batangan, koin, dan dan perhiasan menyusul penurunan harga yang terjadi baru-baru ini.

Emas naik $ 1,49 per ounce menjadi $ 1,405.34 pukul 07:32 WIB. Harga jatuh sekitar 5 persen pekan lalu setelah membukukan kerugian harian terbesar pada Senin lalu. Kejatuhan tersebut mengejutkan banyak investor veteran, yang melihat emas sebagai perlindungan terhadap portofolio inflasi dan risiko pasar lainnya.

Emas AS untuk pengiriman Juni berada di $ 1,406.70 per ounce, naik $ 11,10.

Kepemilikan exchange-traded fund (ETF) di SPDR Gold Trust GLD, turun 0,88 persen pada hari Jumat dari posisi Kamis lalu. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:42 AM

Bursa HK catat loncatan terbesar dalam 15 pekan terakhir


Bloomberg, (19/4) - Saham-saham Hong Kong menguat, dengan indeks acuan Hong Kong mencatat gain terbesar sejak lebih dari 15 minggu terakhir karena Morgan Stanley menaikkan prospek terhadap saham-saham Hong Kong dan di tengah spekulasi bahwa pemerintah China akan memperlebar kisaran perdagangan yuan dalam tiga hari ke depan.

Indeks Hang Seng naik 2,3 persen dan ditutup pada posisi 22,013.57, kenaikan terbesar sejak 2 Januari dengan volume perdagangan hanya 18 persen di atas rata-rata 30-hari. Untuk minggu ini, turnover harian di bursa itu hanya HK$60.3 milyar, 16 persen kurang dari rata-rata harian sepanjang tahun ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Indeks mengakhiri minggu ini dengan penurunan 0,3 persen setelah hampir menghapus kerugian empat hari perdagangan sebelumnya. Hang Seng China Enterprises Index perusahaan Cina yang terdaftar di kota naik 2,1 persen menjadi 10,483.60.

'Tingkat turnover masih sangat rendah dan saya pikir ini hanya sebuah faktor teknis,' kata Alex Wong, direktur dari Ample Capital Ltd. 'Untuk bank-bank China, saya pikir ini hanya pemulihan pasca sell-off sebelumnya karena mereka telah berada di bawah tekanan yang cukup berat. Jika Anda membandingkan rebound hari ini terhadap sell off sebelumnya, itu sangat kecil.'

Morgan Stanley menaikkan proyeksi untuk saham dalam MSCI Index Hong Kong menjadi overweight, menurut sebuah laporan yang ditulis oleh analis Jonathan Garner, mengutip revisi pendapatan yang kuat dan valuasi ringan.

China mungkin akan memperluas jangkauan dalam perdagangan yuan selama negara-negara G20 melakukan pertemuan di Washington pekan ini, tulis analis dari UBS, Manik Narain dan Geoffrey Yu dalam sebuah catatan setelah Deputi Gubernur bank sentral China, Yi Gang mengisyaratkan bahwa bank sentral akan melonggarkan kontrol atas mata uangnya. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:40 AM

NIkkei 225 gain setelah Jepang lolos dari kritik anggota G20


Bloomberg, (19/4) - Pasar saham Jepang naik, dengan Indeks Topix memperkecil kerugian mingguannya setelah Tokyo Electron Ltd memimpin gainer dan eksportir rebound mengikuti komentar dari Menteri Keuangan Jepang, Taro Aso atas penurunan mata uang domestik yang baru-baru ini dikecam oleh para pembuat kebijakan global.

Index Topix naik 0,3 persen dan ditutup pada posisi 1,126.67 di Tokyo, menandai 1,9 persen penurunan mingguan yang terbesar sejak November. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,7 persen menjadi 13,316.48, rebound dari penurunan 0,3 persen karena yen melemah terhadap 16 mata uang utama lainnya. Canon Inc dan Nintendo Co adalah di antara lebih 200 perusahaan dari 1.698-anggota Index Topix yang akan melaporkan hasil pendapatannya minggu depan, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

'Melihat bahwa yen tidak akan naik, saham kemudian rebound,' kata Isao Kubo, seorang analis ekuitas dari Nissay Asset Management Corp. 'Ada ekspektasi bahwa perusahaan-perusahaan akan melaporkan laba yang kuat di belakang kebijakan pelonggaran pemerintah dan depresiasi yen.'

Aso mengatakan bahwa kebijakan yang dilakukan pemerintah Jepang untuk menurunkan mata uang domestik ke level terendah empat tahun tidak akan dibahas pada pertemuan Kelompok 20 (G20) di Washington akhir pekan ini. Sebuah rancangan pernyataan telah disiapkan untuk mengakhiri pertemuan G20 yang mengisyaratkan bahwa para anggotanya akan menahan kritik langsung terhadap stimulus Jepang sementara menegaskan komitmen bersama untuk menghindari pelemahan mata uang untuk mendapatkan keuntungan perdagangan.

Eksportir naik. Toyota menguat 0,9 persen menjadi ¥ 5.480 setelah jatuh sebanyak 1,5 persen. Toyota tengah mempersiapkan produksi mobil Lexus di AS untuk pertama kalinya, kata dua pejabat perusahaan.
 
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:38 AM

Gold inches above $1,400, seen choppy


Reuters, (22/4) - Gold edged up on Monday and held above the psychologically key level of $1,400 an ounce, although sentiment was shaky after steady outflows from exchange-traded funds trimmed holdings to their lowest in three years.

But physical demand was expected to offer support as gold retailers struggled to cope with a surge in buying interest for bars, coins, nuggets and jewellery following a recent slump in prices.

Gold had added $1.49 an ounce to $1,405.34 by 0032 GMT. It fell around 5 percent last week after notching its biggest-ever daily loss in dollar terms on Monday. The collapse surprised many veteran investors, who see gold as portfolio protection against inflation and other market risks.

U.S. gold for June delivery was at $1,406.70 an ounce, up $11.10.

Holdings of the largest gold-backed exchange-traded-fund (ETF), New York's SPDR Gold Trust GLD, dropped 0.88 percent on Friday from Thursday, while those of the largest silver-backed ETF, New York's iShares Silver Trust SLV remained unchanged for the same period.

But hedge funds and other big speculators ploughed new money into gold even after the precious metal posted a record loss in dollar terms this week, according to trading data on Friday that also showed inflows for many other commodities

It is too early for the European Central Bank to judge whether a further interest rate cut is needed but the impact of Japan's easing must be closely monitored, ECB Governing Council member Ewald Nowotny said on Saturday.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:36 AM

Gold Survey: Survey Participants See Higher Gold Prices Next Week

Friday, Kitco (19 Apr 2013) - After the sharp price losses in gold, survey participants in the Kitco News weekly survey said they expect values to rise at least slightly next week.

In the Kitco News Gold Survey, out of 35 participants, 27 responded this week. Of those 27 participants, 17 see prices up, while four see prices down, and six see prices moving sideways or are neutral. Market participants include bullion dealers, investment banks, futures traders, money managers and technical-chart analysts.

Survey participants who see higher prices next week said given the hefty losses the gold market has experienced over the past trading week, the market could see a small rebound on the ideas prices had fallen too far, too fast.  Some also suggested that the market found some temporary support at this week’s lows.

Also, others pointed out the strong physical demand that showed up in several parts of the world has helped firm prices this week and they expect that to continue into next week.

There is some debate among the participants who see higher prices, however. Some said any rebound is nothing more than a rally in a bear market, sometimes referred to as a “dead-cat” bounce, while others said this is the correction gold needed and it will rebound during the next round of worries – either geopolitical or economic.

Those who see weaker prices said the rout in gold prices is only taking a temporary reprieve and further downside is possible.

“Despite a dramatic recovery from lows, gold closed out the week with a loss of over 5%. We (believe) that the downside for gold is not over yet, and we expect gold to be on the defensive in the months to come. (We have a) downside target zone of $1,200 an ounce. OUCH to the gold bulls,” said Adam Hewison, president, INO.com

Others said they are taking a wait-and-see approach regarding the gold market, given the volatile action.

“Sideways seems the safest bet given this week’s range from $1,495 to $1,321. Not only is the market dealing with an incredibly large weekly range this week ($174), the June contract could close near midrange while weekly stochastics near a bullish crossover at the oversold level of 20%,“ said Darin Newsom, DTN senior analyst.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:33 AM

Ikuti Bursa Saham Asia, Bursa Eropa Menguat

INILAH.COM (19/4) - London - Bursa saham Eropa bergerak naik pada perdagangan saham Jumat (19/4/2013) didorong dari kenaikan bursa saham Asia.

Indeks saham Stoxx Europe naik 0,4% ke level 284,84. Indeks saham Perancis CAC 40 naik 0,7% menjadi 3.624,16. Sementara itu, indeks saham Jerman DAX naik 0,3% menjadi 7.495,54. Indeks saham Inggris FTSE 100 naik 0,2%.

Pelaku pasar akan membeli saham dengan harga murah setelah indeks saham melemah menjelang akhir pekan. 'Banyak sentimen sedang dicerminkan dari hasil positif di bursa saham Asia, meski pun juga mungkin bahwa investor mencari setiap alasan untuk membeli saham,' ujar Shavaz Dhalla, Financial Trader Spreadex, seperti dikutip dari Marketwatch, Jumat (19/4/2013)

Saham Loreal SA naik 2,3% setelah perseroan melaporkan pendapatan melebihi perkiraan analis. Saham Burberry Group Plc naik 1%. Sementara itu, saham SAP AG turun 3,3%.

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1980097/ikuti-bursa-saham-asia-bursa-eropa-menguat#.UXEL30rEanQ
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:31 AM

Bursa Asia Naik seiring Perusahaan Komoditas Menghentikan Penurunan Mingguan

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Friday, April 19, 2013 | 10:41 AM

Bloomberg (19/4) – Bursa Asia naik, menghapus penurunan sebelumnya, seiring dengan perusahaan komoditas yang telah menghentikan penurunan mingguan terburuknya sejak bulan Agustus yang lalu, sementara Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. dan Lenovo Group Ltd. Memimpin saham teknologi lebih tinggi.

Rio Tinto Group, merupakan perusahaan pertambangan No.2 terbesar dunia, naik sebanyak 3.2% di Sidney setelah terdapat penurunan sebanyak 11% selama enam hari, TSMC melompat sebanyak 6.6% di Taipei setelah memperkirakan rekor terhadap penjualan kuartalan, sementara pembuat komputer personal kedua terbesar Lenovo Group Ltd., telah naik sebanyak 4.3% di Hong Kong saetelah mengatakan bahwa pada saat ini perusahaan tersebut sedang membicarakan mengenai sebuah akuisisi.

Index MSCI Asia Pacific gain sebanyak 0.3% menuju level 136.29 pada jam 11:26 di Tokyo, yang membalikkan sebuah penurunan sebanyak 0.3%, sementara sebuah acuan produsen material dalam acuan tersebut naik sebanyak 1.1%, yang memangkas terhadap penurunan mingguannya sebanyak 4.3%, merupakan yang terbanyak sejak bulan Agustus.(tito)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:41 AM

Saham Jepang Volatile, Menghadapi Penurunan Mingguan

MarketWatch (19/4) - LOS ANGELES – Blue-Chip Jepang bersifat volatile pada perdagangan pagi dihari Jumat ini, dengan acuan Index Nikkei yang kemungkinan posting penurunan mingguan pertamanya dalam empat minggu, sementara Index Nikkei dibuka sebanyak 0.4% lebih tinggi, tetapi telah kehilangan pijakan terhadap kemerosotan gain.

Secara fraksional menuju level 13,216.69, Index Topix yang lebih luas juga berbalik lebih rendah pada penurunan sebanyak 0.5%, sementara saham-saham energi telah gagal mendapatkan sebuah dorongan dari minyak berjangka yang naik diatas level $87 per barrel dalam waktu semalam.(tito)

http://www.marketwatch.com/story/japan-stocks-volatile-face-weekly-loss-2013-04-18
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:39 AM

Emas menguat didorong oleh short-covering dan bargain hunting

New York, 18/04 (Reuters) – Harga emas naik pada hari Kamis oleh membaiknya permintaan fisik tetapi para buyer tetap berhati-hati menyusul sell-off historis logam mulia ini pada awal minggu.
Emas rebound tajam setelah jatuh hampir 3 persen pada perdagangan Asia di tengah berita bahwa kepemilikan terbesar di dunia Exchange-Traded Fund (ETF), SPDR Gold Trust, telah turun 1 persen ke level terendah dalam tiga tahun.
Tanda-tanda peningkatan permintaan fisik di harga yang lebih rendah, termasuk serentetan pembelian emas batangan, koin dan nugget (gumpalan emas) di Asia, dan sangat kuatnya penjualan koin emas di AS, mendongkrak pasar.
Kemerosotan di dalam ekuitas AS atas klaim pengangguran mingguan AS yang mengecewakan dan data pabrik, dikombinasikan dengan pemulihan di hampir sebagian besar komoditas yang dipimpin oleh minyak mentah juga meningkatkan minat emas.
Sentimen di kalangan investor emas tetap terguncang karena penurunan tajam emas mendorong pasar mempertanyakan status tradisional logam mulia ini sebagai safe haven.
'Kelemahan di pasar ekuitas mungkin akan melihat beberapa pembelian yang masuk kembali ke emas. Ini mungkin akan panjang sebelum “logam kuning” ini memberikan banyak perasaan aman, 'kata Carlos Perez-Santalla di broker komoditas Marex Spectron.
Spot emas turun 0,8 persen pada $1,387.50 per ounce, setelah sebelumnya mencapai level rendah di $1,339.86.
'Volatilitas kemungkinan akan tetap sangat tinggi dalam beberapa sesi ke depan,' kata analis Commerzbank, Daniel Briesemann.
Diberitakan $34 miliar fund negara minyak Azerbaijan berencana menambahkan cadangan 12 ton emas untuk mencapai cadangan 30 ton, direktur eksekutif fund mengatakan kepada Reuters, berita tersebut membantu men-support pasar. (rf)

New York, 18/04 (Reuters) – Harga emas naik pada hari Kamis oleh membaiknya permintaan fisik tetapi para buyer tetap berhati-hati menyusul sell-off historis logam mulia ini pada awal minggu.
Emas rebound tajam setelah jatuh hampir 3 persen pada perdagangan Asia di tengah berita bahwa kepemilikan terbesar di dunia Exchange-Traded Fund (ETF), SPDR Gold Trust, telah turun 1 persen ke level terendah dalam tiga tahun.
 
Tanda-tanda peningkatan permintaan fisik di harga yang lebih rendah, termasuk serentetan pembelian emas batangan, koin dan nugget (gumpalan emas) di Asia, dan sangat kuatnya penjualan koin emas di AS, mendongkrak pasar.
Kemerosotan di dalam ekuitas AS atas klaim pengangguran mingguan AS yang mengecewakan dan data pabrik, dikombinasikan dengan pemulihan di hampir sebagian besar komoditas yang dipimpin oleh minyak mentah juga meningkatkan minat emas.
 
Sentimen di kalangan investor emas tetap terguncang karena penurunan tajam emas mendorong pasar mempertanyakan status tradisional logam mulia ini sebagai safe haven.
'Kelemahan di pasar ekuitas mungkin akan melihat beberapa pembelian yang masuk kembali ke emas. Ini mungkin akan panjang sebelum “logam kuning” ini memberikan banyak perasaan aman, 'kata Carlos Perez-Santalla di broker komoditas Marex Spectron.
 
Spot emas turun 0,8 persen pada $1,387.50 per ounce, setelah sebelumnya mencapai level rendah di $1,339.86.
'Volatilitas kemungkinan akan tetap sangat tinggi dalam beberapa sesi ke depan,' kata analis Commerzbank, Daniel Briesemann.
 
Diberitakan $34 miliar fund negara minyak Azerbaijan berencana menambahkan cadangan 12 ton emas untuk mencapai cadangan 30 ton, direktur eksekutif fund mengatakan kepada Reuters, berita tersebut membantu men-support pasar. (rf)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:14 AM
 
Copyright © 2011. PT.Kontak perkasa Futures Yogyakarta All Rights Reserved
Disclaimer : Semua Market Reviews atau News di blog ini hanya sebagai pendukung analisa,
keputusan transaksi atau pengambilan harga sepenuhnya ditentukan oleh nasabah sendiri.
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger