Powered by Blogger.
Latest Post

Petani Rumput Laut NTT Menang Gugatan di Australia

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Friday, April 28, 2017 | 9:10 AM

Kontak Perkasa Futures - Rata-rata masyarakat di Indonesia mulai meninggalkan profesi petani yang ditekuni sejak dulu karena semakin canggihnya teknologi dan kemajuan peradaban. Salah satu alasan petani berpaling dari profesinya karena penghasilannya yang sangat minim. Pendapatan riil petani hanya Rp200 ribu per bulan, angka yang sangat kecil dibanding dengan harga bahan pokok yang terus meroket.

"Hasil penelitian dan bahan wawancara langsung dengan sejumlah petani di daerah tertentu diketahui bahwa petani merupakan profesi mulai ditinggalkan penduduk Indonesia, termasuk yang ada di NTT," kata Pengamat Pertanian Agribisnis Universitas Nusa Cendana Kupang Ir Leta Rafael Levis, M.Rur.Mnt di Kupang, Sabtu, (10/12/2016) seperti dilaporkan Antara.

"Pendapatan seperti itu itu berpotensi mengganggu target swasembada jagung yang ditargetkan secara nasional pada 2018," imbuh Dosen pada Fakultas Pertanian Undana Kupang itu.

Selain penghasilan yang minim, sebab lain petani mulai meninggalkan profesi ini karena perkembangan iklim dalam tiga tahun terakhir ini yang tidak beraturan yang menurut para ahlinya disebabkan oleh fenomena el-nino dan la-nina.

Dia mengatakan dengan tipe curah hujan moonsonal (memiliki satu puncak hujan) itu, NTT tidak luput dari fenomena ini. Normalnya musim kemarau yang berlangsung cukup lama hingga delapan bulan, sementara rata-rata musim hujan berlangsung selama 4 bulan (Desember-Maret) hampir tidak berjalan normal dalam tiga tahun terakhir ini.

Bahkan pada 2014 dan 2015, NTT mengalami musim kemarau yang lebih panjang dibandingkan tahun normal, meskipun intensitas hujan tidak sebesar peningkatan di daerah lain yang menimbulkan banjir.

Pola musim seperti ini di NTT dipengaruhi oleh angin kering dari Australia menyebabkan konvergensi awan tidak seintens wilayah Indonesia yang lain.

"Pertanian di NTT katanya merupakan sektor paling rentan terhadap resiko iklim ekstrim, baik itu el-nino maupun La-nina dengan dampaknya masing-masing, seperti pada kondisi La Nina tentumenyebabkan kerusakan tanaman akibat banjir, dan meningkatkan intensitas serangan hama dan penyakit," katanya.

La Nina menyebabkan kelembaban dan curah hujan tinggi yang disukai oleh Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Pada daerah rawan banjir, kehadiran La Nina menyebabkan gagal panen akibat terendamnya tanaman.

Pengaruh kelebihan air terhadap tanaman akan lebih sensitif pada tanaman muda dibandingkan tanaman dewasa. Sehingga tingkat kerentanan terhadap La Nina juga tergantung pada saat kejadiannya, apakah anomali iklim terjadi pada fase awal perkembangan tanaman atau pada tahap dewasa.

Karena itu, pemerintah daerah perlu memainkan peran yang strategis guna menarik minat masyarakat menjadi petani jagung yang profesional dalam rangka mewujudkan target swasembada jagung 2018.

"Ya salah satu strategi untuk mewujudkan target swasembada jagung 2018 untuk memenuhi kebutuhan jagung sendiri tanpa impor maka pemerintah harus menciptakan peluang guna menarik minat masyarakat menjadi petani yang profesional," katanya - Kontak Perkasa Futures
Sumber:tirto
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:10 AM

Gemar Mendaki Gunung? Kenali Gejala Acute Mountain Sickness

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Thursday, April 27, 2017 | 11:47 AM

PT Kontak Perkasa Futures - Mendaki gunung merupakan sebuah aktivitas di luar ruangan yang cukup populer bagi masyarakat Indonesia. Bahkan aktivitas mendaki gunung seringkali dijadikan hobi yang rutin dilakukan oleh sebagian orang.

"Namun dalam mendaki gunung, kita juga harus memperhatikan kondisi tubuh kita, apakah layak untuk mendaki atau tidak. Kenali juga berbagai penyakit yang nantinya bisa menyerang pada saat pendakian. Penyakit ini biasa disebut altitude illness atau penyakit ketinggian," kata Mountain Guide di Indonesia Expeditions, Rahman Muchlis pada acara 'Sharing Tips dan Pengalaman Mendaki Gunung di Atas 4.000 mdpl' di Consina Store Buaran.

Penyakit ketinggian yang biasanya menyerang para pendaki di atas gunung adalah Acute Mountain Sickness atau biasa disebut AMS.

"Hal-hal yang bisa menyebabkan pendaki terkena penyakit ini adalah daya tahan tubuh pendaki terhadap perbedaan ketinggian dan kecepatan pendakian yang tidak teratur," ujar Rahman.

Menurut gejala dan levelnya, AMS masih terbagi menjadi tiga kategori yakni AMS ringan, AMS sedang dan AMS berat.

Rahman menjelaskan bahwa sebanyak 75 persen kasus yang ada, AMS ringan biasanya terjadi pada saat pendaki memasuki ketinggian 3.000 - 4.000 mdpl. Gejala munculnya AMS ringan biasanya muncul 12-24 jam setelah pendaki tiba di ketinggian tersebut.

Gejala yang muncul biasanya berupa sakit kepala, mual, kehilangan nafsu makan, sesak nafas, tidur terganggu, dan lain sebagainya.

Solusi untuk mengatasi hal ini adalah pendaki harus tetap sadar dan tetap melakukan aktivitas ringan. "Disarankan untuk tidak langsung tidur jika mengalami gejala tersebut," kaa Rahman.

Sementara AMS sedang, lanjut Rahman, akan menyerang pendaki jika gejala pada AMS rendah tidak teratasi dengan baik.

Biasanya gejala yang muncul pada AMS sedang, pendaki akan merasakan sakit kepala parah, mual disertai muntah, penurunan kesadaran (ataksia), dan lain sebagainya.

Solusi jika pendaki mengalami gejala-gejala tersebut, segeralah turun ke tempat yang lebih rendah untuk proses penyesuaian ketinggian atau aklimatisasi.

"Hal ini harus dilakukan untuk menghindari gejala ataksia mencapai titik puncaknya di mana si penderita tidak akan bisa berjalan dengan normal," ujar Rahman.

Rahman melanjutkan, AMS berat terjadi ketika si penderita mengalami sesak nafas dan kehilangan kesadaran total (penurunan status mental).

Dalam kasus ini, pendaki tersebut sudah tidak sadarkan diri dan harus segera ditandu menuju tempat yang lebih rendah dan harus ditangani serius oleh petugas medis.

"Sebenarnya untuk menghindari penyakit AMS cukup simpel. Pada saat mendaki, biasakan untuk berjalan sesuai ritme, tidak terburu-buru atau tergesa-gesa. Hal ini berguna bagi tubuh membiasakan ketinggian atau aklimatisasi. Sehingga kerja tubuh juga tetap berjalan dengan normal," saran Rahman - PT Kontak Perkasa Futures
Sumber:nationalgeographic
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 11:47 AM

Santai Sore di Sejuknya Taman Sriwedari Solo

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Wednesday, April 26, 2017 | 10:05 AM


PT Kontak Perkasa - Kota Solo punya banyak spot untuk menghabiskan waktu senggang di sore hari. Taman Sriwedari jadi salah satu destinasi yang sayang untuk traveler lewatkan.

Taman Sriwedari merupakan kawasan taman hiburan yang sempat nge-tren di zamannya. Di sini ada Gedung Pertunjukan Wayang Orang Sriwedari, Taman Hiburan Rakyat Sriwiedari, dan juga rumah joglo besar yang bisa juga sebagai lokasi pementasan seni.

mengunjungi Taman Sriwedari saat libur panjang Jumat (15/4/2017) akhir pekan lalu. waktu sudah menunjukkan pukul 16.00 sore. Suasana Sriwedari saat itu cukup ramai pengunjung, mereka dudu-duduk di sekitar taman, serta menikmati aneka sajian kuliner yang ada di sana.

Sejarahnya, Taman Sriwedari merupakan taman kota yang didirikan oleh Raja Pakubuwono X. Sejak era Pakubuwono X, Taman Sriwedari menjadi lokasi tradisi hiburan rakyat 'Malem Selikuran'. Sriwedari juga pernah menjadi lokasi penyelenggaraan PON I di tahun 1948.

Namun sayang, Taman Sriwedari saat ini tengah menjadi sengketa antara Pemerintah Kota Solo dan juga ahli waris dari pihak KRMH Wirjodiningrat, selaku adik ipar dari Pakubuwono X. Sampai sekarang, kisruh ini belum kunjung usai.

Sangat disayangkan memang, padahal secara keseluruhan lokasi Taman Sriwedari ini menarik untuk dijelajahi. Ada arena taman bermain yang cocok untuk anak-anak. Ada pula gedung pertunjukan wayang orang yang sangat bersejarah.

Sore itu, langit Solo mendung tebal. Kunjungan kami di Taman Sriwedari harus diakhiri lebih cepat, karena hujan turun dengan derasnya. Terbersit satu harapan dari dalam hati, Taman Sriwedari bisa direvitalisasi dan hidup kembali seperti pada masa jayanya dulu.

Taman Sriwedari bisa menjadi pilihan liburan yang cukup murah meriah di Solo. Kawasannya sejuk, dan cocok sebagai liburan keluarga. Asalkan dilakukan perbaikan di sana sini, bukan tidak mungkin Taman Sriwedari akan jaya kembali - PT Kontak Perkasa
Sumber:travel.detik
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:05 AM

Temukan Fosil Gajah saat menggali Makam

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Tuesday, April 25, 2017 | 9:35 AM


Kontak Perkasa Futures, Yogyakarta - Ada banyak cerita unik soal penemuan fosil di Sangiran. Salah satunya, saat hendak menggali makam, ternyata di dalam lubang itu malah ketemu fosil gajah.

Tersembunyi di kedalaman tanah Sangiran, banyak tersimpan sisa-sisa tulang makhluk hidup yang telah membatu, atau biasa disebut fosil. Fosil-fosil ini berasal dari manusia, hewan, hingga tumbuhan yang berasal dari era pra sejarah, sekitar ratusan ribu hingga jutaan tahun silam.

Cerita penemuannya pun cukup unik dan menarik untuk disimak. Salah satunya dituturkan oleh Dody Wiranto, Kepala Seksi Pemanfaatan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran.

Kepada detikTravel, Dody bercerita pada satu waktu, ada warga Sangiran yang menemukan fosil gading gajah saat sedang menggali makam untuk kerabatnya yang meninggal. Penggalian makam pun terpaksa ditunda dan lokasinya mesti dipindah, karena fosil gajah dianggap lebih penting untuk lebih dahulu diselamatkan.

"Saat sedang gali makam, mayatnya udah mau dimasukin ke lubang, eh ada fosil gajah. Ya sudah nggak jadi dikubur. Kita datangi, kita selamatkan dulu fosil gajahnya. Kita pentingkan itu dulu. Padahal sudah jam 6, udah gelap itu," cerita Dody di kantornya Cluster Krikilan, Kamis (20/4) kemarin.

Lain cerita Dody, lain juga cerita Sutanto (61) alias Pak Tanto, warga asli Sangiran yang kerap menemani peneliti asing melakukan penelitian di Sangiran. Menurut cerita Pak Tanto, orangtuanya dulu ikut dalam ekspedisi Von Koenigswald dalam mencari fosil manusia purba di tahun 1934.

Von Koenigswald punya cara tersendiri agar para warga mau untuk mencari fosil. Di zaman itu, mencari fosil bukanlah aktivitas yang lazim dilakukan oleh warga asli Sangiran. Harus ada iming-iming imbalan, agar warga mau menemukan fosil.

"Waktu Von Koenigswald datang ke sini, dia bawa uang banyak terus disebar-sebar di bukit-bukit, di lereng-lereng. Kata dia uang itu boleh buat kalian, tapi kalau nemu fosil, harus diserahkan ke Von Koenigswald. Uangnya macem-macem ada kepeng, sen, ada benggol," kenang Tanto.

Cerita penemuan fosil berikutnya dikisahkan oleh Sukadi, anak dari Tukiman, seorang petani yang menemukan fosil S-17 alias Sangiran 17 di tahun 1969. Asal traveler tahu, fosil Sangiran 17 merupakan fosil Homo Erectus terlengkap yang pernah ditemukan di Indonesia.

Berkat fosil S-17, para peneliti bisa merekonstruksi wajah dari Homo erectus yang hidup ratusan ribu tahun silam. Sukadi bercerita, ayahnya dulu menemukan fosil S-17 secara tidak sengaja, sewaktu sedang mengerjakan parit di lahan persawahan.

"Ditemukannya tahun 1969, waktu itu bapak mau bikin parit pakai linggis. Nggak sengaja linggisnya kena tulang, dia nggak tahu itu apa, makanya sekarang fosil S-17 itu ada lubangnya, karena kena linggis bapak tadi," kisah Sukadi kepada detikTravel, Jumat (21/4/2017).

Kini, fosil S-17 disimpan di Museum Geologi Bandung. Kisah-kisah penemuan fosil di Sangiran, baik yang sengaja dicari maupun tidak, pelan-pelan membuka tabir sejarah kehidupan manusia purba di masa lampau. Sekarang, kita bisa menikmati dan memetik pelajaran sejarah dari fosil-fosil ini, bila berkunjung ke Museum Manusia Purba Sangiran - Kontak Perkasa Futures

Sumber:travel.detik
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:35 AM

Alasan Disarankan Bilas Sebelum Berenang

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Friday, April 21, 2017 | 10:04 AM


PT Kontak Perkasa Futures - Mereka yang berenang mungkin pernah merasa tenggorokan kering dan perih serta sulit bernapas. Tak sedikit yang panik karena mengira itu gejala sesak napas atau serangan jantung. Padahal penyebabnya adalah pengaruh klorin di air kolam renang.

“Lingkungan yang penuh klorin membuat orang merasa seperti tercekik atau sulit bernapas,” kata Dr. James Hull, dokter spesialis pernapasan di RS Royal Brompton di London, Inggris. Tapi dalam banyak kasus, bukan klorin yang memicu masalah tersebut melainkan reaksi kimiawi yang terbentuk ketika klorin ‘bersinggungan’ dengan zat-zat lain.

Kebanyakan zat lain tersebut dibawa oleh para perenang yang tidak membilas diri dulu sebelum masuk ke kolam. “Zat itulah yang kemudian meracuni air dan membahayakan perenang,” kata Hull seperti dilansir Dailymail. Sebab, dia menjelaskan, klorin yang berinteraksi dengan keringat, air seni, serta produk kecantikan membentuk kloramin yang mengambang di permukaan air dalam bentuk gas dan bisa terhirup.

Kloramin lebih berat dari udara. Zat ini mengapung di atas permukaan air sehingga sangat mudah terhirup. Banyak yang percaya kloramin bisa menyebabkan masalah pada paru-paru.

Sebuah penelitian di Swedia pada 2013 mempelajari kesehatan 146 pekerja di 46 kolam renang dalam ruangan dan 17 persen diantaranya mengalami gangguan pernapasan di tempat bekerja tapi tidak terjadi di rumah.

Sebuah laporan yang dimuat di jurnal Expert Review of Respiratory Medicine pada 2012 menunjukkan sensitivitas yang tinggi terhadap aliran udara di kalangan perenang. Riset para ilmuwan di Kanada tentang paru-paru para atlet renang mendapati setelah latihan, atlet-atlet itu menunjukkan gejala yang mirip asma.

Hull juga menyarankan mereka yang merasa kesulitan bernapas saat berenang segera memeriksakan diri ke dokter, terutama para lansia. Musababnya, bukan tak mungkin kesulitan bernapas itu memang benar berkaitan dengan masalah jantung, bukan sekedar akibat kloramin.

Memilih kolam renang terbuka lebih baik dibanding di dalam ruangan atau tertutup karena sirkulasi udara yang lebih sempurna. Hull mengimbau siapapun yang akan menceburkan diri ke kolam renang sebaiknya membilas diri dulu agar kotoran atau kosmetika di tubuh tak terbawa ke air dan membahayakan pemakai kolam yang lain - PT Kontak Perkasa Futures
Sumber:cantik.temo
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:04 AM

Di Tengah Perang Pun Mereka Tetap Gemar Membantu Orang Asing

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Thursday, April 20, 2017 | 8:55 AM

PT Kontak Perkasa - Dalai Lama ke 14, Tenzin Gyatso, pernah berkata bahwa esensi dari praktik spiritual adalah perilaku kita terhadap orang lain.

“Saat kamu memiliki motivasi yang jujur dan murni, maka perilakumu bekerja berdasarkan kebaikan, niat tulus, cinta dan rasa hormat. Praktik berbuat baik membuat kesadaran bahwa kita semua satu dan pentingnya orang lain yang mendapatkan manfaat dari perilakumu,” katanya.

Ucapan ini merupakan jawaban atas pertanyaan jurnalis Catherine Ingram, di Dharamsala, India pada 2 November 1988.

Sikap baik terhadap orang lain adalah wujud paling tinggi dalam relasi manusia. Ada banyak bentuk kebaikan yang dilakukan oleh orang asing terhadap orang asing lainnya yang terinspirasi dari sikap welas asih. Misalnya Caffè Sospeso, sebuah tradisi yang ada di kafe-kafe kelas pekerja di Naple, di mana seseorang membayar dua cangkir kopi, tapi hanya membawa satu saja. Jatah satu kopi yang lain diberikan kepada orang asing yang membutuhkan. Kebiasaan ini mampu membantu pengemis dan orang miskin yang membutuhkan kopi. Tak jarang, pemilik toko pun memberi makanan ringan.

World Economic Forum baru-baru ini meluncurkan laporan dari CAF World Giving Index yang menunjukkan negara-negara mana saja di dunia yang paling gemar membantu orang asing. Tidak sekadar membantu, laporan ini juga menunjukkan sikap ini adalah tradisi yang mendarah daging bagi orang-orang di negara tertentu dan menjadi bagian identitas agama atau kebudayaan mereka.

Pengantar dalam laporan itu menunjukkan tren keinginan membantu orang lain semakin meningkat, meski dunia sedang dalam ketakutan akibat teror. Stéphanie Thomson, editor dari situs World Economic Forum, menyebut bahwa ada data yang menunjukkan bahwa negara yang sedang mengalami pertikaian, tidak stabil, dan kerap dianggap berbahaya, tapi warganya adalah yang paling mungkin membantu orang asing di jalanan.

Dari 10 daftar negara dengan masyarakat paling ramah terhadap orang asing versi CAF World Giving Index, diketahui bahwa ada empat negara yang berada dalam kondisi buruk menurut Fragile States Index. Dua negara paling berbahaya dan rapuh tersebut adalah Irak dan Libya.

Warga kedua negara itu merupakan yang paling baik, mau membantu, dan berniat menolong orang asing jika membutuhkan. Orang-orang di negeri-negeri ini mengaku pernah membantu orang asing setidaknya dalam seminggu terakhir, padahal Irak dan Libya selama ini dilihat sebagai negara yang mengalami berbagai konflik, serangan teroris, dan kondisi politik yang buruk.

Bahkan sebelum perang berkecamuk, Libya dan Irak merupakan negara dengan kebudayaan berbagi antar-masyarakat yang demikian kuat. Menurut laporan CAF, masyarakat di kedua negara itu pernah disurvei sebelum perang, dan hasilnya menunjukkan 72 persen masyarakat Libya menyebut bersedia membantu orang asing jika bisa. Bahkan, saat perang, 79 persen masyarakat bersedia membantu orang lain apapun alasannya. Kebiasaan membantu ini tidak hanya karena tradisi setempat, tapi juga ajaran agama yang mereka anut.

Dalam film dokumenter berjudul Alone Through Iran - 1144 Miles of Trust, yang berkisah tentang Kristina Paltén, seorang perempuan Swedia yang menembus Iran dengan berlari sendirian, menemukan bahwa prasangka terhadap orang islam selama ini adalah hal yang salah dan buruk.

Saat menembus kota-kota di Iran, ia menemukan kebaikan, bantuan, dan kehangatan. Tidak jarang Paltén diberi tempat tinggal, makanan, dan juga kawalan di daerah berbahaya. Dari pertemuan dengan banyak orang Islam di Iran, Paltén menemukan wajah damai Islam, keramahan umat muslim, dan betapa berbeda gambaran teroris yang selama ini ia percaya.

Laporan dari CAF World Giving Index juga menunjukkan bahwa ada perasaan saling membantu saat krisis terjadi antar masyarakat yang mengalami masalah bersama. Ada indikasi bahwa semakin tinggi resiko atau masalah yang dihadapi oleh masyarakat maka semangat untuk saling membantu semakin tinggi, mendorong mereka untuk bersatu dan memperkuat satu sama lain.

Dalam riset yang dilakukan peneliti di Universitas Freiburg pada 2012 menunjukkan bahwa kelompok masyarakat yang menghadapi stres bersama memiliki tendensi untuk saling mempercayai satu sama lain. Mereka juga cenderung akan berbagi hal-hal yang dimiliki, dan meningkatkan interaksi untuk saling mendukung. Data dari CAF juga menunjukkan masyarakat di Yunani, Yaman, dan Palestina merupakan negara-negara yang terpapar krisis tapi sangat baik terhadap orang asing.

D luar kategori negara paling ramah, tahun ini Myanmar menjadi negara paling dermawan versi CAF. Mereka memiliki tradisi untuk memberikan derma terhadap biksu Buddha yang seringkali adalah orang asing.

Di Indonesia, tradisi membayar zakat, sedekah, dan infak membuat Indonesia menjadi negara dengan warga yang juga dermawan, tepatnya berada di peringkat ketujuh. Menurut CAF, ada kemungkinan bagusnya ranking itu karena survei dilakukan berdekatan dengan bulan Ramadan, sebab di tahun sebelumnya, kedermawanan Indonesia ada di peringkat ke-22 - PT Kontak Perkasa
Sumber:tirto
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:55 AM

Kontroversi Soal Selaput Dara Buatan

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Wednesday, April 19, 2017 | 10:08 AM



Kontak Perkasa Futures - Seorang wanita dianggap perawan bila selaput daranya masih utuh. Selaput dara ini menutupi bagian luar mulut vagina. Tipenya pun beragam, ada yang tipis dan lentur, ada yang tebal dan kaku.

Pada hubungan seks pertama, yang ditandai dengan masuknya alat kelamin pria ke dalam vagina, selaput dara akan sobek dan menyebabkan pendarahan. Berolahraga yang terlalu berat atau penggunaan tampon juga bisa menyobek selaput dara, sehingga sebenarnya selaput dara yang sobek tak selalu berkaitan dengan hilangnya keperawanan.

Karena selaput dara tak bisa beregenerasi, maka berbagai usaha pun dilakukan para wanita untuk memperbaikinya, mulai dari operasi sampai penggunaan selaput dara palsu. Operasi untuk merekonstruksi lagi selaput dara disebut juga hymenorrhaphy dan tak memiliki manfaat medis.

Biaya operasi selaput dara biasanya tak bisa dimintai pergantian ke tempat bekerja. Namun di beberapa negara, seperti Prancis, pergantian biaya bisa diberikan bila penyebabnya adalah trauma atau pemerkosaan.

Selain operasi, ada pula selaput dara palsu. Di beberapa negara, selaput dara palsu ini sempat menimbulkan kontroversi karena banyak yang menggunakannya untuk menipu calon suami, seolah-olah perempuan itu masih perawan. Selaput dara berbentuk membran palsu dan dibuat semirip mungkin dengan aslinya. Seperti dilansir Al Arabiya, di Mesir, alat seharga Rp 175 ribu ini sempat menimbulkan kemarahan masyarakat di sana dan menjadi perdebatan di berbagai kalangan.

Pada akhir dekade lalu, penggunaan alat yang diimpor dari Cina itu dikhawatirkan membuka jalan bagi para wanita untuk melakukan hubungan seksual bebas. Permintaan agar dibuat fatwa yang melarang penggunaan selaput dara buatan pun bermunculan dari berbagai kalangan dan yang nekad memakai atau mengimpornya akan dihukum.

Menurut New York Magazine, selaput dara mulai dikembangkan di Jepang pada awal 1990-an. Menurut para distributornya, kebanyakan di Asia Timur, alat ini sangat populer di kalangan bintang pornografi dan industri seksual. Konon, alat ini semakin populer setelah banyak digunakan di tempat-tempat prostitusi dan kelab-kelab malam di Thailand. Namun dalam perkembangannya, impor terbesar justru ke Amerika Serikat.

Selaput dara palsu berbentuk seperti selembar plastik tipis bening. Untuk menggunakannya cukup memasukkanya ke vagina dengan jari tangan. Di dalam plastik terdapat cairan merah seperti darah yang akan keluar bila selaput dara buatan itu sobek.

Penggunaan selaput dara palsu jauh lebih murah dibanding tindakan operasi agar selaput dara yang asli utuh kembali. Biaya operasi mencapai puluhan juta rupiah, sedangkan membeli selaput dara buatan hanya perlu mengeluarkan uang Rp 200-500 ribu saja.

Di dunia maya dan berbagai media sosial, kita bisa dengan mudah menjumpai iklan selaput dara palsu. Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti, mengatakan sampai saat ini belum menerima laporan dari masyarakat terkait jual-beli atau penggunaan selaput dara palsu tersebut.

“Apapun yang masuk ke pasar, kami akan pastikan dulu izinnya,” kata Widyastuti dalam acara diskusi di Jakarta, Selasa, 11 April 2017. “Kalau dilihat dari pengguaannya, ada benda asing yang dimasukan. Artinya, harus ada izin edar dan mesti diuji dulu di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).”

Dokter Spesialis Ongkologi Ginekologi Prof. Dr. dr. Andrijono SpOG(K) mengatakan belum mengetahuk risiko penggunaan selaput dara palsu tersebut. “Belum ada penelitiannya,” kata Ketua Himpunan Ongkologi Ginekologi Indonesia (HOGI) ini - Kontak Perkasa Futures
Sumber:cantik.temp
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:08 AM

Jokowi Sebut Investasi Arab Saudi Kurang Signifikan

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Tuesday, April 18, 2017 | 9:33 AM


PT kontak Perkasa Futures, Yogyakarta - Presiden Joko Widodo mengatakan untuk meningkatkan jumlah investasi dari negara lain termasuk Arab Saudi, Indonesia perlu melakukan introspeksi dan pembenahan dalam memberikan kemudahan bisnis yang dinilai masih kurang signifikan.

"Tetapi apapun, memang investasi di Tiongkok lebih besar. Itu harus menjadi instrospeksi kita, koreksi kita, mengapa kita tidak bisa meraih dengan jumlah yang lebih besar," kata Jokowi usai meresmikan Masjid Hasyim Asy'ari di Jakarta, Sabtu (15/4/2017) terkait nilai investasi Arab Saudi di Indonesia, seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Jokowi menyampaikan bahwa Arab Saudi, saat Raja Salman mengunjungi Indonesia, sepakat menanamkan modalnya di Indonesia sebesar Rp89 triliun. Jumlah itu dinilai kurang signifikan bila dibanding investasi Arab Saudi di China yang hampir mencapai Rp870 triliun.

Kendati demikian, Presiden menjelaskan justru hal tersebut akan menjadi masukan bagi Indonesia untuk membenahi kemudahan berbisnis dan kepastian hukum bagi investor di Tanah Air.

"Kalau kita sudah siap, investasi kita gede-gede, kalau ada keyakinan ya pasti akan lebih gede di tempat kita dibanding negara lain," tegas Jokowi.

Saat mengunjungi Pondok Buntet Pesantren pada Kamis (13/4/2017) untuk menghadiri Haul Al-Marhumin Sesepuh dan Warga Pondok Buntet Pesantren 2017, Presiden menceritakan beberapa hal yang dibahas dengan Raja Salman.

Selain itu, Jokowi juga menjelaskan bahwa negara-negara lain terkejut oleh luas dan kekayaan sumber daya alam serta suku-budaya di Indonesia - PT kontak Perkasa Futures
Sumber:tirto
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:33 AM

David Abraham: "Islam dan Yahudi itu Bersaudara"

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Monday, April 17, 2017 | 9:21 AM

PT Kontak Perkasa - Lelaki itu menunggu saya di ruangan kerjanya di lantai 10 Prince Center Building, Jalan Jenderal Sudirman Kav 3-4, Jakarta Pusat, Kamis siang pekan lalu (30/3). Hidungnya mancung, wajahnya mirip keturunan Arab, tapi siapa sangka, dalam darahnya mengalir keturunan Yahudi asal Bagdad, Irak.

Nama lelaki itu David Abraham. Ia pengacara berdarah Yahudi kelahiran Surabaya, Jawa Timur, dan secara terang-terangan juga penganut Yudaisme. Bagi Abraham, tak perlu ada yang ditutup-tutupi dari nenek moyangnya. Baginya, dilahirkan dari darah Yahudi merupakan bagian dari wajah keberagaman penganut-penganut agama di Indonesia.

Mengaku diri sebagai Yahudi tentu perkara sensitif di Indonesia, negara berpenduduk mayoritas muslim, lantaran kekerasan negara masih sering berkecamuk di Jalur Gaza dan Tepi Barat, wilayah Palestina yang diduduki Israel. Abraham salah seorang yang saya kenal dari keturunan Yahudi yang mau membuka identitas. Bahkan ia tak mempermasalahkan jika profesi dan fotonya dipublikasikan. Sepanjang perbincangan, Abraham mengaku tak pernah mengalami intimidasi. Ia berkawan baik dengan sesama muslim bahkan dengan banyak orang dari pelbagai latar belakang, ras, agama, dan budaya.

“Islam sama Yahudi itu adalah dua agama yang paling dekat,” kata Abraham. “Kalau saya melihat, sebenarnya, dua agama yang paling dekat ini Yahudi dan Islam.”

Saya berbincang mengenai salah satu identitas yang tersampir pada diri David Abraham, sejarah keluarganya, serta pandangannya tentang hubungan antar-agama di Indonesia dari sudut pandang salah satu komunitas yang paling minoritas. Wawancara berlangsung selama 90 menit dan, sambil berbincang, tiga kali ponselnya berdering. Di akhir perbincangan, seraya mengantarkan saya hingga ke pintu kantor, saya dikenalkan dengan putrinya yang ayu.

“Ini anak saya, dia campuran Yahudi dan Jawa,” kata Abraham seraya tertawa.

Di tengah sensitifnya keturunan Yahudi di Indonesia, Anda secara terang-terangan berani membuka identitas, apa alasannya?

Sebenarnya (alasan) pertama, kebanyakan teman-teman saya muslim. Istri saya muslimah.

Islam sama Yahudi itu adalah dua agama yang paling dekat. Ritual-ritualnya, larangannya, seperti contoh sunat, menyembelih binatang secara halal, air wudu. Tentunya Yahudi, karena Perjanjian Lama, justru larangannya lebih banyak dari Islam.

Kalau di Islam, yang haram makan babi, makan kodok itu makruh. Kalau di Yahudi itu juga sama dilarang, tetapi larangannya paling banyak.

Kalau lihat keturunannya juga, (sama-sama) dari Nabi Ibrahim. Kalau di Yahudi disebut Abraham, punya anak salah satunya Ismail.

Kalau saya lihat, Taurat, Injil, dan Alquran itu kan sebetulnya tidak bisa dipisahkan. Ketiganya agama Samawi. Yahudi, Nasrani, dan Islam. Jadi bagi saya tidak ada masalah. Teman-teman saya mayoritas muslim dan saudara istri saya juga muslim.

Saya sendiri kalau ke luar negeri bersama teman-teman saya yang muslim, seperti di Eropa, prinsipnya, mereka belum mau makan kalau saya belum makan. Jadi dua agama yang dekat sekali, tetapi seakan-akan dibuat bermusuhan, yang sebetulnya tidak.

Indonesia ini negara yang multi-agama, multi-ras. Jadi saya hanya satu bagian dari masyarakat Indonesia. Makanya, meski saya merasa sebagai keturunan Yahudi, tetapi nomor satu saya tetap orang Indonesia. Kalau soal Yahudi itu keturunan. Saya merasa tidak perlu ada yang ditutupi, kenapa harus ditutupi? Sebab itu saya terbuka saja.

Apakah pernah mengalami intimidasi?


Sama sekali tidak. Saya bahkan melihat banyak juga yang simpatik. Kalau saya mengatakan keturunan Yahudi, banyak yang simpatik. Saya tidak melihat ada keharusan menyembunyikan diri. Kenapa? Indonesia ini, kan, negara dari berbagai agama, berbagai suku, jadi saya melihat tidak ada keharusan menyembunyikan itu.

Sejak kapan Anda membuka diri keturunan Yahudi?

Saya sejak SD di Surabaya. Teman saya tahu saya keturunan Yahudi. Tidak ada masalah.

Bisa dijelaskan silsilah keluarga Anda?

Saat permulaan Perang Dunia Satu, banyak orang-orang Yahudi diusir dari negara-negara Arab. Jadi saya keturunan Yahudi yang berasal dari Arab. Nenek saya, kakek saya, meninggal di Surabaya. Mereka semua berasal dari Irak, Bagdad. Bahasa Arab saya pintar, bahasa Jawa pintar.

Saya sendiri merasa tetap sebagai orang Indonesia. Ini mutlak, tidak bisa ditawar. Saya lahir di Surabaya termasuk juga orangtua saya, mereka lahir di sini, di Indonesia.

Ada berapa keturunan Yahudi yang Anda ketahui?

Kalau keturunan yang berkewarganegaraan Indonesia itu tidak banyak. Mungkin sekitar 200 orang. Justru yang banyak itu yang ekspatriat, bule-bule.

Dari 200-an orang itu, termasuk juga di Manado dan Surabaya?

Iya. Berdarah Yahudi tapi warga negara Indonesia. Yahudi ini harus kita bedakan. Jadi ada yang rasnya Yahudi, lahir dari keturunan Yahudi dan memeluk agama Yahudi. Tapi ada juga yang lahir dari keturunan Yahudi tetapi memeluk agama Islam atau agama Kristen seperti di tempat Rabi Tovia Singer.

Bagaimana Anda menjalankan ibadah mengingat tidak ada sinagoga di Jakarta?

Iya. Sebetulnya yang namanya tempat ibadah di Jakarta itu tidak ada, karena tidak ada konsentrasi umat Yahudi di Jakarta. Sehingga ketika ingin membangun rumah ibadah, sinagoga, ia tidak seimbang dengan orang yang akan beribadah. Tapi di Jakarta itu ada seorang Rabi, pemuka agama Yahudi, namanya Tovia Singer itu. Seminggu sekali, setiap hari Sabat, melaksanakan ibadah. Kalau saya sempat, saya kesana.

Di sana ada banyak (penganut Yahudi), bahkan ada juga yang lahir bukan dari seorang Yahudi. Ada yang Indonesia, ada yang Cina, dan sebagainya.

Apakah Anda ingin agama Yahudi diakui di Indonesia?

Ya pengin, sih. Saya pribadi sebetulnya ingin agama Yahudi diakui di Indonesia. Untuk melakukan hal itu kan butuh tenaga. Kalau kita mengajukan permohonan, sebenarnya, kan, sesuai Undang-Undang Dasar.

Bagaimana soal kebutuhan alat-alat ibadah saat menjalankan agama Anda?

Sebenarnya (alat ibadah) tidak harus dari Israel. Amerika bisa. Australia bisa. Singapura juga begitu. Di mana pun asalkan ada komunitas Yahudi yang besar.

Bagaimana Anda memandang konflik di Jalur Gaza?

Itu tidak ada hubungannya dengan agama. Itu murni masalah rebutan tanah. Konflik itu sumbernya ekonomi, politik.

Dan kenapa rebutan tanah? Kalau kita lihat, Yerusalem itu, kan, kota suci, kota suci tiga agama. Menurut saya, bisa dilakukan negosiasi yang adil bagi semua pihak. Karena kalau kita lihat di Taurat, itu memang tanah perjanjian, diperuntukkan bagi Bani Israil. Jadi orang Israel merasa berhak, orang Palestina juga merasa berhak. Kenapa? Karena orang Yahudi pernah diusir dari situ, ya kan?

Saya terakhir ke Israel tahun 2009, dengan beberapa teman dari Pertamina. Ada yang Islam, ada yang Kristen. Kami keliling di sana, dan saya merasakan hal yang luar biasa karena tempat itu adalah pusat sejarah agama samawi. Saya berharap bukan hanya di Jalur Gaza, tetapi seluruh dunia, saya berharap, bisa damai. Termasuk juga di Suriah. Kita lihat Irak, saya sedih. Anak-anak kecil jadi korban, namanya perang...  

Apa yang Anda rasakan saat kali pertama ke Yerusalem?

Mengerti merinding, enggak? Masjidil Aqsa, Tembok Ratapan, Gereja Kristus, tiga ini berdempetan. Saya melihat di pasar, di kota tua Yerusalem, orang Yahudi pakai kipah, orang Islam pakai peci, terlihat baik-baik saja, (seakan) tidak ada masalah.

Masalahnya sebenarnya apa? Ada pemikiran-pemikiran bahwa orang Yahudi itu harus diusir dari situ, harus dibinasakan. Kalau ada yang berpikiran seperti itu, itulah yang menjadi muara konflik. Ini yang menjadi permasalahan. Tapi ini masalah yang seharusnya bisa diselesaikan oleh dunia internasional. Harusnya bisa diselesaikan.

Bagaimana Anda melihat toleransi di Indonesia?

Toleransi di Indonesia itu paling terbaik di dunia, ya kan? Saya kalau jalan dengan Rabi Tovia Singer itu, dia akan pakai kipah. Dia bilang dengan saya, belum tentu saya berani pakai kipah di Eropa, karena orang Eropa banyak yang anti-Yahudi, sampai orang Yahudi pernah dibantai pada Perang Dunia Dua.

Kalau Anda tahu, Israel itu ngotot banget mau membuka hubungan (dagang) dengan Indonesia. Karena apa? Karena Israel, teknologinya sangat maju. Kita ibaratkan, itu tanah kering bisa jadi hijau, itu kan bisa dimanfaatkan oleh Indonesia. Jadi bagi Indonesia ini sangat berguna.

Ada teman saya yang pejabat di KBRI Singapura, ia berteman baik dengan pejabat Israel di sana. Sebenarnya individu-individu ini tidak ada masalah. Ini saya lihat solidaritas saja. Seperti negara-negara Arab, sudah banyak yang membuka hubungan dengan Israel. Walaupun cuap-cuap, tetapi tetap menjalin hubungan dengan Israel.

Penasihat Raja Maroko orang Yahudi. Yordania buka hubungan diplomatik. Mesir dan Turki buka hubungan diplomatik. Kalau mereka bisa, kenapa kita (Indonesia) tidak bisa?

Solidaritas dengan Palestina dan sesuai UUD 1945, kita harus tenggang rasa sesama umat Islam. Tapi bukan (karena melihat Israel) kita tidak bisa tampil di pentas dunia untuk menyelesaikan masalah antara Palestina dan Israel.

Larangan hubungan dagang sudah dicabut, tapi banyak investasi Israel di Indonesia yang ditolak?

Sekarang saya lihat begini: Alat-alat militer Indonesia kebanyakan dari Israel, lewat negara ketiga. Jadi dari Israel dikirim misalnya ke Inggris, dari sana baru dikirim ke Indonesia. Ini harganya sudah tiga kali lipat. Jadi memang, ada yang diuntungkan dengan keadaan ini.

Israel memang negara kecil, tetapi memang menang di teknologi. Nah, itu harusnya kita manfaatkan, dong. Israel mau banget menjalin hubungan (dagang) dengan Indonesia.

Tetapi Kalau kita membuka hubungan, kita seakan-akan merestui pendudukan tanah Palestina - PT Kontak Perkasa
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:21 AM

Survei: Warga yang Anggap Ahok Menodai Agama Menurun

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Thursday, April 13, 2017 | 9:38 AM


 
 Kontak Perkasa Futures - Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan persentase warga yang menganggap calon gubenur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama menodai agama menurun. Perubahan itu terjadi seiring dengan waktu.

Pada survei 6-14 Desember 2016, sebanyak 62 persen responden menyebut Ahok menistakan agama Islam. Namun, pada jejak pendapat terhadap 800 responden pada 31 Maret-5 April 2017, hanya 47 persen yang setuju Ahok menistakan agama Islam.

Dalam survei, SMRC menanyakan permintaan maaf Ahok. Hasilnya, 82 persen responden mengaku sudah mengetahui permintaan maaf itu . Dari jumlah itu, sebanyak 63 persennya menilai permohonan maafnya tulus.

"Mayoritas warga (82%) tahu Ahok meminta maaf bila ucapannya menimbulkan salah pengertian. Di antara yang tahu, mayoritas (63%) menilai permohonan maaf Ahok tulus, sehingga harus dimaafkan," kata peneliti SMRC Deni Irfani di kantor SMRC Jalan Cisadane 8, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu 12 April 2017.

SMRC juga menelusuri keterpilihan pasangan Ahok-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada pilkada DKI Jakarta putaran dua. Elektabilitas kedua pasangan usai pemungutan suara putaran pertama beragam.

Deni menjelaskan, SMRC sempat meriset elektabilitas Ahok-Djarot dan Anies-Sandi usai melenggang ke putaran kedua. Hasilnya, kedua pasangan itu mendapat kenaikan elektabilitas.

"Anies-Sandi naik dari 46,7 persen ke 50,7 persen pada survei 2-9 Maret 2017. Begitu juga dengan Ahok-Djarot yang naik dari 40,8 persen menjadi 43,8 persen," ujar Deni.

Elektabilitas Anies-Sandi melempem saat dilakukan survei kembali SMRC pada 31 Maret-5 April 2017. Elektabilitas mereka melorot ke 47,9 persen. Meski begitu, pasangan nomor tiga ini masih di atas rivalnya.

Ahok-Djarot di survei kali ini mengalami tren kenaikan yang cukup baik. Dari 43,8 persen menjadi 46,9 persen. Alhasil, raihan elektabilitas mereka hanya terpaut satu persen.

Menurut Deni, elektabilitas Ahok-Djarot awalnya jauh melampaui pasangan Anies-Sandi. Namun, pidato Ahok tentang surat Al-Maidah yang dianggap menistakan agama Islam membuat elektabilitas Ahok-Djarot terjun bebas - Kontak Perkasa Futures
Sumber:pilkada.metrotvnew
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:38 AM

Korut: Siap Perang dengan Donald Trump dan Amerika Serikat

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Wednesday, April 12, 2017 | 9:19 AM

PT Kontak Perkasa Futures - Korea Utara telah mendeklarasikan kesiapannya untuk berperang dengan Amerika Serikat. Negara itu juga tak gentar menghadapi aksi militer Presiden Donald Trump yang bertujuan untuk menghancurkan misil dan nuklir miliknya.

Negeri yang dipimpin Kim Jong-un itu juga tak acuh terhadap pernyataan Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson yang mengancam akan memperberat sanksi jika Korut tak menghentikan program nuklirnya.

"Kekuatan nuklir Korea Utara adalah pedang yang berharga untuk keadilan dan menjadi tulang punggung untuk membela negara dan warga negara," kata Korean Central News Agency yang mengutip juru bicara Kemlu Korut. Demikian melansir The Independent pada Senin (10/4/2017).

"Kami memiliki kemampuan untuk merespons ancaman perang yang dikobarkan AS. Jika pebisnis yang kini jadi politikus AS (Donald Trump) itu berpikir akan menakut-nakuti kami, ia akan sadar bahwa metodenya gagal," lanjut keterangan dari jubir kemlu Korut.

Pernyataan itu dikeluarkan setelah Presiden Donald Trump mencela pemimpin Korea Utara Kim Jong-un karena 'bertindak konyol' setelah sukses menggelar uji coba tipe baru mesin roket nuklir.

Kim Jong-nam menyebut uji coba itu merupakan langkah revolusiner bagi program luar angkasa negerinya.

Minggu lalu, Menlu Tillerson sudah memberikan sinyal lebih keras lagi dan kemungkinan aksi militer melawan Korut.

"Perlu saya tekankan lagi, kebijakan strategi kesabaran telah habis," kata Tillerson saat mengunjungi perbatasan zona demiliterisasi (DMZ).

"Kami telah memberikan sejumlah langkah diplomatik, keamanan hingga ekonomi. Semua tinggal dipilih," lanjutnya. Tensi makin memanas setelah serangkaian uji coba balikstik dilakukan Korea Utera. Termasuk hulu ledak nuklr berkemampuan inter-kontinental.

Korut juga disebut-sebut telah memperbaharui sistem persenjataan mereka dan melanggar resolusi PBB - PT Kontak Perkasa Futures
Sumber:global.liputan
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:19 AM

7 Sebab Seseorang Dibenci Rekan Kerjanya

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Tuesday, April 11, 2017 | 9:14 AM


PT Kontak Perkasa - Setelah bekerja untuk beberapa waktu, mungkin akan ada satu masa di mana salah satu (atau lebih) rekan kerja antipati terhadap Anda. Kondisi ini tentu tidak menyenangkan.

Anda mungkin bingung dengan ketidaksukaan mereka, tapi mungkin ada beberapa perbuatan yang membuat mereka kesal. Berikut ini beberapa alasan rekan kerja bersikap membenci Anda

1. Anda pemain individual
Belajar bekerja sama dengan orang lain sangat penting untuk kesuksesan karier. Jika semua yang Anda pikirkan adalah diri sendiri dan kemajuan pribadi, sepanjang karier Anda akan merasa sendirian. Buat tempat kerja lebih menyenangkan dengan menjadi kooperatif karena satu hari nanti Anda akan membutuhkan bantuan seseorang.

2. Anda malas
Jika Anda sering bersantai di meja kerja, mendengarkan musik, dan bolak-balik melihat jam, kini saatnya mengubah kebiasaan itu. Tak ada yang menyukai “pengamat jam”. Jika merasa bosan dengan pekerjaan Anda, mungkin ini saatnya mencari pekerjaan baru atau mengambil tanggung jawab lebih. Manfaatkan waktu dengan baik karena hidup terlalu singkat untuk melakukan urusan yang tidak berguna.

3. Anda usil
Apakah Anda suka ikut-ikutan dalam percakapan orang lain? Jika kebetulan mendengar seseorang membicarakan topik yang “menyerempet” tentang Anda, tahan keinginan untuk nimbrung dan berkomentar karena mereka tidak berbicara dengan Anda. Kecuali itu adalah obrolan atau diskusi terbuka yang terjadi di ruang makan atau sebelum pertemuan dimulai, maka itu bukan masalah. Jika rekan kerja ingin mendengar pendapat Anda, mereka akan memintanya.

4. Anda terlalu banyak bicara
Apakah Anda tipe pekerja yang senang menghampiri rekan kerja lain dan mengajak mereka mengobrol panjang lebar? Jangan heran jika rekan kerja mencoba menghindari Anda.

Jika melihat rekan kerja berlari menjauh dan mencoba menghindari kontak mata dengan Anda, mulai sekarang coba hitung berapa banyak waktu yang Anda habiskan di meja kerja orang lain. Mengobrol di meja kerja orang lain sekitar 10 menit sudah terlalu lama. Ingatlah, kantor adalah tempat orang-orang sibuk bekerja, jadi kembalilah bekerja.

5. Anda penggosip
Apakah Anda membicarakan semua orang di belakang mereka? Kalau ya, tak heran tidak ada orang yang menyukai Anda. Hormati rekan kerja. Jangan menyebarkan gosip jika Anda ingin memiliki hubungan kerja yang baik. Gosip tidak hanya keji, tapi juga memecah-belah. Jika Anda mendengar beberapa kabar menarik tentang rekan kerja, simpan untuk diri sendiri.

6. Anda pengeluh
Jika selalu mengeluh tentang setiap hal kecil yang tidak beres di tempat kerja, Anda harus segera menghentikannya. Tidaklah realistis menuntut kesempurnaan di setiap hal sepanjang waktu. Jika atasan berwenang memutuskan siapa yang akan dia pecat, mungkin Anda masuk urutan pertamanya.

7. Anda menunda pekerjaan
Terus-menerus meminta perpanjangan batas waktu untuk menyelesaikan proyek bukanlah hal bagus. Anda perlu belajar mengelola waktu lebih baik. Cara terbaik dapat menyelesaikan tugas sebelum tenggat adalah dengan merencanakan waktu ke depan dan mengatur pengingat. Lupa adalah alasan klise karena sekarang Anda sudah dewasa. Jadi bersikaplah dewasa - PT Kontak Perkasa
Sumber:cantik.tempo






Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:14 AM

Metode Paliatif pada Pasien Kangker, Apa Saja Obatnya

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Monday, April 10, 2017 | 8:58 AM



Kontak Perkasa Futures, Yogyakarta - Penanganan paliatif dilakukan melalui pemberian-obat-obatan serta memperbaiki kesehatan psikososial, emosi, dan spiritual pasien kanker.

Suster senior di Parkway Cancer Centre, Singapura, Zhang Liting mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan prosedur pengelolaan nyeri pada penderita kanker dengan tiga tahap nyeri, yakni ringan hingga sedang, sedang hingga berat, dan berat sekali.

Pada nyeri ringan hingga sedang, pasien diberikan obat-obatan jenis nonopioid. Jenis obat ini antara lain parasetamol dan obat-obatan nonsteroid anti-pembengkakan, seperti Voltaren, Diclofenac, dan Celebrex (Celecoxib).

Selanjutnya, penderita dengan kondisi nyeri sedang hingga berat diberikan obat-obatan jenis opioid ringan, seperti Tramadol, Ultracet, dan Cadeine. Sedangkan untuk tahap sangat berat diberikan morfin. Pemberian morfin dikenal praktis karena banyak tersedia dan harganya murah.

Pilihan lainnya adalah fentanly, yang efek sampingnya lebih rendah dibanding morfin. Fetanly, menurut Zhang, adalah pilihan tepat bagi penderita kanker yang juga memiliki gangguan hati dan ginjal. Pada tahap sangat berat ini, diberikan pula obat penghilang rasa nyeri pendamping berupa oxycodone, oxynorm, oxycontin, atau oxycontin neo.

Zhang mengatakan, pemberian obat-obatan pereda nyeri secara reguler tidak menyebabkan pasien ketagihan, sepanjang berada di bawah pengawasan dokter. "Dosisnya juga dapat dikurangi atau bahkan dihentikan ketika nyeri sudah tidak terasa," kata dia.

Dia juga mengatakan morfin dan obat pereda nyeri lainnya, seperti opioid, diberikan dalam dosis ringan dulu, baru kemudian ditingkatkan secara bertahap. Bahkan, kadang, morfin tidak dibutuhkan pasien yang mendekati kematian - Kontak Perkasa Futures
Sumber:cantik.tempo
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:58 AM

Yoga Bikin Wajah Mulus dan Lebih Muda

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Friday, April 7, 2017 | 9:20 AM

PT Kontak Perkasa Futures  - Yoga adalah salah satu kegiatan yang memiliki banyak penggemar. Para selebriti Tanah Air juga tidak ketinggalan, mulai dari Chelsea Olivia, Pevita Pearce, dan masih banyak lagi.

Selain tubuh yang sehat, mereka yang melakukan yoga mengaku bahwa kegiatan ini juga bisa membantu mengurangi stres dan membuat lebih tenang. Lebih dari itu, ternyata yoga juga bisa mengatasi masalah pada kulit. Beikut masalah kulit yang bisa diredam dengan yoga.

#Jerawat
Ketika stres, tubuh akan memproduksi hormon kortisol yang memicu produksi minyak berlebih sehingga timbul jerawat. Stres yang dimaksud, jelas dokter kulit Marisa Garshick juga meliputi pola makan dan tidur yang tidak teratur. Melakukan yoga secara rutin akan mengurangi potensi jerawat hormonal, terutama pada bagian pipi dan rahang, seperti diberitakan laman Byrdie. Namun, biasakan segera mencuci wajah setelah melakukan yoga supaya keringat tidak menghambat pori-pori kulit dan membersihkan matras yoga secara rutin.

#Kulit kusam
Gerakan yoga dan teknik pernapasan akan meningkatkan jumlah oksigen yang masuk dalam tubuh sehingga kulit tampak lebih muda. Jika tidak punya banyak waktu, cukup lakukan berbagai gerakan yoga di mana kepala berada lebih rendah dibanding jantung. Atau sekadar menarik napas dalam-dalam.

#Kerutan halus dan keriput
Keriput muncul akibat otot yang tegang. Yoga mendorong otot wajah lebih rileks secara berkala sehingga menghasilkan efek yang sama seperti botoks, membantu mengurangi sel kulit mati, serta meningkatkan kadar antioksidan. Alhasil, respon tubuh terhadap penyebab stres dari luar akan lebih baik - PT Kontak Perkasa Futures
Sumber:cantik.tempo
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:20 AM

Sisi Positif dan Negatif Tidur Siang

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Thursday, April 6, 2017 | 9:24 AM


 

PT Kontak Perkasa - Sebuah penelitian di Inggris baru-baru ini menunjukkan tidur siang bisa bikin sehat. Namun bukan berarti boleh tidur selama berjam-jam. Para peneliti menyarankan pembatasan tidur siang yakni hanya 30 menit atau kurang dari itu.

"Penelitian sebelumnya telah menunjukkan tidur siang kurang dari 30 menit membuat kita lebih fokus, produktif, dan kreatif," kata psikolog Richard Wiseman dari Universitas Hertfordshire. Penemuan ini menunjukkan kemungkinan menggiurkan bahwa kita juga bisa menjadi lebih bahagia dengan tidur siang hanya dalam tempo singkat.
Sebuah survei daring memperlihatkan lebih dari 1.000 orang merasa bahagia dan ini berhubungan dengan berapa banyak waktu yang mereka habiskan untuk tidur siang. Dalam survei itu, seribu orang tersebut dibagi menjadi tiga kelompok, yakni tidak tidur siang, tidur selama 30 menit, dan yang tidur lebih dari 30 menit.

Hasilnya, dua per tiga dari peserta yang tidur siang sekitar 30 menit (66 persen) dilaporkan merasa bahagia ketimbang 60 persen partisipan yang tidak tidur siang, dan 56 persen mereka yang tidur siang cukup panjang. Bila diukur melalui skala kebahagiaan, orang-orang yang tidur siang singkat mencetak angka 3,67 (dari 5), mereka yang tidur siang 3,53, dan 3,44 untuk mereka yang tidur siang cukup panjang.

Usia ternyata juga memainkan peran di sini. Orang-orang muda (18-30 tahun) yang kurang tidur di malam hari cenderung menghabiskan waktu lebih panjang tidur siang dibanding 30 persen partisipan yang berusia di atas 50 tahun.

"Penelitian menunjukkan bahwa tidur siang dalam waktu singkat meningkatkan kinerja. Perusahaan seperti Google bahkan telah menyediakan ruang tidur siang untuk karyawannya," kata Wiseman. "Namun, efek kebahagiaan bisa hilang jika terlalu lama tidur."

Selain itu, dia menjelaskan, tidur siang dalam waktu lebih lama berhubungan dengan beberapa risiko kesehatan. Tidur siang selama satu jam saja misalnya berhubungan dengan meningkatnya penyakit sebanyak 82 persen - PT Kontak Perkasa
Sumber:cantik.tempo
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:24 AM

Punya Utang Tidur, Kenali Ciri-cirinya

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Wednesday, April 5, 2017 | 9:28 AM


PT Kontak Perkasa Futures - Setelah melakukan aktivitas seharian, tubuh butuh istirahat cukup. Apalagi tekanan pekerjaan dan sosial membuat otak penat sehingga perlu diistirahatkan. Tidur berperan melancarkan peredaran darah, regenerasi sel-sel tubuh, serta membantu produksi enzim dan hormon.

Ketika kurang tidur, berbagai penyakit akan menghampiri tubuh. Mulai masalah kulit sepele, seperti kering, tampak kusam, ‘mata panda’, dan jerawat, hingga tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Tubuh yang kurang istirahat akan menunjukkan beberapa gejala. Berikut ini tanda-tanda yang timbul jika tubuh kurang istirahat.

1. Selalu lapar
Ahli otak dan pengobatan tidur, Dr Chris Winter, mengatakan salah satu tanda kurang tidur adalah selalu lapar. “Jika otak tidak mendapat energi yang cukup dengan tidur, dia akan mengganti kekurangan tenaga dari makanan,” katanya.

Kurang tidur dan istirahat akan meningkatkan produksi ghrelin, hormon rasa lapar di perut. Winter menjelaskan, kelebihan ghrelin menyebabkan tubuh meminta makanan berlemak dan manis.

Selain itu, menurut dia, kurang tidur akan mempengaruhi leptin atau hormon kenyang. “Ketika tidak mendapat tidur yang cukup, seseorang cenderung makan lebih banyak makanan berlemak dan manis karena sinyal tubuh kenyang terganggu,” ucapnya.

2. Berat badan bertambah
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kurang tidur menyebabkan rasa lapar dan akhirnya menggiring tubuh menyantap makanan manis dan berlemak. Makanan itu tentu mengakibatkan berat badan bertambah jika tak diimbangi dengan aktivitas. “Ketika lelah, Anda tidak akan sadar makanan apa yang masuk ke tubuh,” ujar Winter. “Anda mencari dan memakan apa saja yang membuat tubuh melek.”

Winter melanjutkan, kurang tidur mempengaruhi metabolisme tubuh secara langsung. “Proses metabolisme tubuh akan menurun,” ucapnya. Selain itu, menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Annals of Internal Medicine pada 2012, tidur 4,5 jam sehari selama empat hari berturut-turut dapat menurunkan respons sel lemak tubuh terhadap hormon insulin sebanyak 30 persen. Akhirnya, lemak yang seharusnya diubah insulin menjadi energi tubuh, malah tertimbun dalam tubuh.

3. Lebih impulsif
Pernah mendengar sebuah jargon iklan yang berbunyi, “Lo rese kalo lagi lapar”? Hal tersebut benar karena tubuh cenderung lebih impulsif dalam keadaan lelah, apalagi ditambah rasa lapar. Ahli kesehatan, Gail Saltz, mengatakan tubuh yang lelah cenderung melakukan sesuatu tanpa berpikir. “Kemampuan Anda memilih makanan serta menahan diri menjadi lebih sulit,” katanya.

Tidak hanya terkait dengan makanan, dalam keadaan lelah, seseorang cenderung bertindak spontan, seperti marah-marah kepada orang lain. “Sebab, otak tak mampu melarang tubuh,” ujar dosen neurologi dari Universitas Northwestern, Chicago, Kelly Baron.

4. Sering lupa
Mungkin Anda sering lupa menaruh kunci atau hal-hal kecil lain. Mungkin itu tanda kurang tidur. “Ketika lelah, otak yang biasanya memperhatikan urusan detail menjadi tidak fokus,” kata Winter. Karena itu, cukup tidur berpengaruh terhadap kesehatan otak dalam jangka panjang.

Sebuah studi yang dilakukan Institut Kesehatan Nasional terhadap tikus menunjukkan otak melakukan proses detoksifikasi saat tidur. Dengan demikian, tidur sangat penting membersihkan sel-sel otak.

5. Sulit mengambil keputusan
Ketika kurang tidur, kemampuan memecahkan masalah akan menurun sehingga urusan sekolah atau karier terganggu. “Kurang tidur mempengaruhi kemampuan kognitif otak sehingga fungsinya untuk memecahkan masalah dan merespons sesuatu secara cepat dapat turun,” kata Baron.

6. Kemampuan motorik turun
Hal-hal sepele, seperti menjatuhkan barang atau tersandung, bisa jadi merupakan dampak kurang tidur. Tubuh yang lelah dapat mengurangi konsentrasi sehingga pergerakan tubuh tak terkendali. “Jika tubuh terlalu lelah, fungsi otak akan menurun,” ujar Winter. “Bahkan naik-turun tangga bisa menjadi aktivitas berat bagi otak karena sulit memproses gerakan tubuh.”

7. Emosional
Ketika kurang tidur, mungkin Anda akan merasa lebih moody atau emosional. “Anda menjadi lebih reaktif ,” ujar Baron. Karena itu, kurang tidur mungkin penyebab utama Anda menangis atau marah karena masalah sepele, seperti ketika menonton film sedih atau menjelang deadline, tapi pekerjaan belum selesai - Kontak Perkasa Futures
Sumber:cantik.tempo







Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:28 AM

Manfaat Sehat Dari Segelas Jus Pare

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Tuesday, April 4, 2017 | 9:08 AM



PT Kontak Perkasa Futures - Pare dikenal sebagai sayuran yang memiliki rasa pahit. Meski memiliki rasa pahit yang khas, namun beberapa orang suka mengonsumsinya. Pare pun bisa diolah dengan cara dikukus atau ditumis.

Well, apakah kamu pernah kepikiran untuk membuat jus dari pare? Memang rasanya akan pahit dan membuatmu mengernyitkan dahi namun segelas jus pare bisa memberikanmu manfaat sehat berikut ini.

Mengobati diabetes
Kandungan enzim alami dalam pare bermanfaat untuk menurunkan kadar glukosa darah sehingga mampu mencegah atau bahkan mengobati diabetes.

Mendetoks tubuh
Kamu merasa bahwa tubuhmu penuh dengan racun dan bakteri? Minumlah segelas jus pare yang bisa mendetoks tubuh secara maksimal.

Membersihkan paru-paru
Para perokok sangat disarankan untuk minum jus pare karena minuman ini bisa menghilangkan lapisan nikotin yang menempel di paru-paru.

Mengobati asma
Jus pare memiliki kemampuan untuk menyehatkan saluran pernapasan dan meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan penyebab alergi sehingga sangat baik diminum penderita asma.

Mendukung kesehatan pencernaan
Jus pare memiliki zat alami yang mampu merangsang produksi cairan sehat di pencernaan sehingga mampu mendukung kesehatan pencernaanmu.

Menurunkan berat badan
Minum jus pare secara rutin bisa membantumu dalam menurunkan berat badan secara cepat dan sehat.

Memperlambat penuaan dini
Jus pare sangat tinggi akan kandungan zat antioksidan sehingga meminumnya secara rutin mampu memperlambat proses penuaan sel yang bisa membuat tubuhmu sehat luar dalam.

Jus pare memang akan memiliki rasa yang pahit. Namun kamu bisa meminimalkan rasa pahit tersebut dengan menambahkan madu alami ke dalamnya - PT Kontak Perkasa Futures
Sumber:merdeka
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:08 AM

Jembatan Antargalaksi - PT Kontak Perkasa

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Monday, April 3, 2017 | 9:23 AM

PT Kontak Perkasa - Objek-objek alam semesta biasanya bergerak secara berkelompok. Bulan mengitari planet, planet mengitari bintang, dan galaksi kadangkala mengitari galaksi lainnya.

Galaksi tempat tinggal kita disebut Bima Sakti. Galaksi kita ini merupakan kelompok raksasa beranggotakan bintang-bintang, debu-debu kosmik, gas dan benda-benda lainnya. Sekitar 50 galaksi yang berukuran lebih kecil diduga mengorbit galaksi kita meskipun kita hanya bisa melihat dua di antaranya tanpa bantuan teleskop. Dua galaksi ini disebut Awan Magellan Besar dan Awan Magellan Kecil.

Walaupun kita dapat melihat keduanya tanpa teleskop, menyelidiki detail Awan-Awan Magellan tersebut senantiasa sulit karena keduanya merentang luas di angkasa. Supaya mengerti kenapa demikian, coba lihat bangunan utuh sebuah gedung dengan menggunakan binokuler.

Dengan menggunakan teleskop antariksa baru akhirnya kita bisa melihat galaksi-galaksi tetangga kita dengan sangat detail dan kita pun menemukan hal yang sangat menarik: kedua galaksi tersebut tampak terhubung oleh jembatan kosmik.

Jembatan yang tersusun atas bintang-bintang dan gas kosmik itu membentang sejauh 43.000 tahun cahaya (lebih dari empat kali bentangan Awan Magellan Besar itu sendiri!).

Sebagian penyusun ‘jembatan’ ini adalah bintang-bintang yang ditarik keluar dari Awan Magellan Kecil oleh Awan Magellan Besar. Hal ini mungkin telah terjadi 200 juta tahun yang lalu, saat galaksi-galaksi katai tersebut berpapasan cukup dekat.

Bintang-bintang dan gas lainnya mungkin ditarik keluar dari Awan Magellan Besar oleh Galaksi kita, Galaksi Bima Sakti. Ini nyaris seperti orangtua yang mengajari anak-anaknya berebut mainan.

Gambar di atas memperlihatkan lengkungan galaksi Bima Sakti yang membentang di langit malam. Kalian bisa melihat dua galaksi katai di bawahnya; yang lebih terang adalah Awan Magellan Besar sedangkan yang lebih redup adalah Awan Magellan Kecil - PT Kontak Perkasa
Sumber:nationalgeographic


Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:23 AM
 
Copyright © 2011. PT.Kontak perkasa Futures Yogyakarta All Rights Reserved
Disclaimer : Semua Market Reviews atau News di blog ini hanya sebagai pendukung analisa,
keputusan transaksi atau pengambilan harga sepenuhnya ditentukan oleh nasabah sendiri.
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger