Powered by Blogger.
Latest Post

Perangi Ponsel Ilegal, Kemenperin Gandeng Qualcomm

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Friday, August 18, 2017 | 10:52 AM


PT Kontak Perkasa Futures - Kementerian Perindustrian dan perusahaan teknologi Qualcomm Incorporated menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memerangi ponsel ilegal di Indonesia.

"Sebagai negara berpenduduk terpadat ketiga di Asia, Indonesia tentu menjadi target pasar bagi berbagai perangkat seluler. Hal ini memicu masuknya perangkat ilegal yang justru menghambat industri dalam negeri dan merugikan konsumen," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Kamis, 10 Agustus 2017.

Untuk itu, Kemenperin menggandeng Qualcomm yang memiliki kemampuan dan kapasitas untuk membuat sistem pendukung dalam memerangi ponsel ilegal.

MoU tersebut ditandatangani Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin, I Gusti Putu Suryawirawan, dan Senior Vice President & President Asia Pacific & India Qualcomm International, Inc, Jim Cathey.

Melalui MoU itu, pemberantasan ponsel ilegal dilakukan dengan mempelajari dampak dari penerapan Device Identification, Registration, and Blocking System (DIRBS) di Indonesia.

DIRBS memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi, mendaftarkan, dan mengontrol akses jaringan seluler melalui nomor International Mobile Equipment Identify (IMEI) ponsel.

Putu menyampaikan, dalam hal ini, Kemenperin akan memberikan 500 juta data IMEI yang terdaftar untuk bisa diidentifikasi oleh sistem yang dimiliki pihak Qualcomm, kemudian ditentukan legalitasnya. "Datanya akan diidentifikasi selama enam bulan ke depan," ungkap Putu.

Jim Cathey, mewakili Qualcomm International, menyampaikan rasa terhormatnya dapat menjadi bagian dalam upaya pemerintah Indonesia mengurangi penggunaan ponsel ilegal. "Kami percaya inisiatif ini akan menguntungkan konsumen, operator, dan juga industri lokal di Indonesia," ungkap Cathey - PT Kontak Perkasa Futures
Sumber:bisnis.tempo
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:52 AM

Kenapa Wanita Lebih Sering Menolak Seks

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Wednesday, August 16, 2017 | 2:08 PM

PT Kontak Perkasa - Mengapa banyak orang yang enggan melakukan hubungan seksual sekarang ini? Shervin Assari, peneliti sekaligus psikiater dari University of Michigan menemukan alasannya.

Seks merupakan kebutuhan fisik mendasar. Meski demikian, ada jutaan orang saat beranjak dewasa tidak berhubungan seks. Hal tersebut disebabkan oleh tekanan emosional, rasa malu dan tidak percaya diri.  Assari menemukan penolakan untuk tidak melakukan hubungan seks dapat diketahui dengan sangat mudah sejak awal.

Seseorang yang sering melakukan hubungan seks akan memiliki tingkat percaya diri tinggi. Begitu pula kualitas hubungan asmaranya akan tinggi. Jauh lebih tinggi dibanding yang tidak bercinta terlalu sering.

Alfred Kinsey salah seorang peneliti menemukan bahwa 19 persen orang dewasa di Inggris tidak melakukan hubungan seks. Sementara peneliti lain mengkonfirmasi bahwa lebih banyak perempuan yang menolak untuk berhubungan seks dibanding laki-laki.

Faktanya, hampir 40 persen perempuan beberapa kali menolak untuk berhubungan seks semasa hidupnya. Sakit yang dirasakan selama melakukan hubungan seks dan rendahnya libido menjadi alasan utama.

Banyak pula remaja perempuan yang pantang melakukan seks dibanding remaja laki-laki. Perempuan cenderung enggan melakukannya karena pelecehan seksual yang menimpa dirinya saat masih anak-anak.

Perempuan hamil takut melakukan hubungan seks dengan alasan keguguran atau akan mencelakai jabang bayi. Mereka juga cenderung menghindar dengan alasan tidak bergairah dan sakit kepala.

Sementara itu, alasan klasik bagi laki-laki untuk menolak berhubungan seks adalah disfungsi ereksi, kondisi kesehatan kronis dan kurang memiliki kesempatan.

Para peneliti kemudian menyimpulkan bahwa kondisi kesehatan menjadi alasan utama baik laki-laki maupun perempuan. Sebagai contoh, pasien jantung kerap menolak berhubungan seks karena takut terkena serangan jantung. Ketakutan tersebut juga ditemukan pada penderita stroke.

Nyeri kronis mengurangi kesenangan saat melakukan hubungan seks sekaligus membatasi seseorang untuk mengeksplor posisi-posisi seks. Kondisi metabolik, seperti obesitas dan diabetes juga mengurangi aktivitas seksual seseorang.

Faktanya, diabetes mempercepat penurunan gairah seksual pada laki-laki. Berat badan juga merusak intimasi, sehingga menutup kesempatan untuk seseorang dapat melakukan hubungan seks.

Ketergantungan obat-obatan, trauma masa kecil, kurang tidur, semuanya berperan penting bagi kemampuan dan gairah seksual seseorang. Banyak obat-obatan seperti anti-depresi dan anti-cemas mengurangi libido dan aktivitas seksual.

Agar tidak merasa kesepian, baik laki-laki maupun perempuan sama-sama disarankan untuk menghabiskan lebih banyak waktu untuk berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya. Seseorang yang merasa kesepian terkadang mengganti aktivitas seksualnya dengan menonton film porno. Atau hal lain berbau pornografi.

Banyak orang dewasa merasa malu untuk melakukan hubungan seks karena berpikir ‘terlalu tua untuk itu’. Meski demikian, tidak benar jika berasumsi bahwa orang dewasa bahkan cenderung tua tidak tertarik untuk melakukan hubungan seks.

Apa solusinya?
Beberapa orang memutuskan untuk berbicara dengan dokter mengenai masalah seksualnya. Setidaknya, setengah dari kunjungan medis yang dilakukan tidak semua berhubungan dengan masalah seksual.

Rasa malu, budaya, faktor agama menahan beberapa dokter menanyakan kembali kehidupan seks pasiennya. Beberapa dokter bahkan enggan menanyakan perihal kehidupan seksual pasiennya.

Para peneliti mengungkapkan banyak pasien yang berniat untuk menjawab dengan jujur jika memang ditanya. Dengan kata lain, masalah seksual pasien tidak akan terekspos jika dokter tidak bertanya terlebih dahulu - PT Kontak Perkasa
Sumber:cantik.tempo




Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 2:08 PM

Alasan Mengapa Pria Sulit Menangis

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Tuesday, August 15, 2017 | 9:45 AM

Kontak Perkasa Futures - Dalam sebuah film dokumenter, Pangeran Harry membicarakan ibunya, mendiang Putri Diana. Secara jujur ia mengaku bahwa hanya meneteskan air mata untuk kematian ibunya dua kali dalam 20 tahun sejak wafat.

"Pertama kali saya menangis saat berada di pemakaman dan baru sejak itu mungkin sekali. Orang-orang menghadapi kesedihan dengan cara yang berbeda, dan cara saya adalah dengan mematikannya, menguncinya," kata Harry dalam film yang disiarkan di Channel 7, salah satu saluran TV di Australia.

Pengakuan Pangeran Harry itu seolah menegaskan citra para pria yang memang tidak mudah menangis seperti halnya wanita.

Profesor Ad Vingerhoets melakukan beberapa penelitian di Belanda untuk lebih memahami air mata manusia. Dalam penelitian ini ia membandingkan rasio air mata pria dan wanita.

Wanita ternyata menangis antara 30 dan 64 kali setahun, dan pria hanya menangis antara 6 sampai 17 kali setiap tahun.

Psikolog Georgia Ray menjelaskan ada beberapa alasan sosiologis dan fisiologis yang sangat jelas kenapa pria menumpahkan sedikit air mata daripada wanita. "Pria lebih sedikit menangis  karena alasan yang terkait dengan sifat dan pengasuhan," katanya.

Dia menambahkan, “Laki-laki memiliki tingkat prolaktin (hormon yang ditemukan dalam air mata emosional) yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan wanita."

Jadi, penjelasan fisiologisnya adalah hormon yang saling berhubungan. Tapi juga ada alasan lain yang cukup jelas, yaitu budaya. "Stereotip dan harapan masyarakat membuat pria enggan menunjukkan air mata secara emosional," kata Ray.

Singkatnya, pria memiliki lebih sedikit hormon yang memungkinkan manusia menangis, dan ketika mereka melakukannya, lingkungan sosial akan menghakimi.

Apa tujuan menangis?

Air mata manusia timbul karena berbagai alasan kesedihan, kemarahan, rasa bersalah, kebahagiaan, kelegaan, penyesalan, rasa syukur. Mereka rumit dan seringkali secara spontan tumpah.

Meskipun kita tahu apa yang menyebabkan air mata, bagi para ilmuwan masih menjadi teka-teki soal manfaat menangis. Selain cara terbaik untuk membersihkan mata, apa lagi?

Charles Darwin memutuskan pada tahun 1872 bahwa air mata sebenarnya tidak berguna. Sekitar 12 dekade kemudian Profesor Vingerhoets membantah teori ini.

Dia mengatakan Darwin "salah”, tapi belum memperluas penelitian kecilnya untuk memberikan bukti alternatif.

Teori yang umum diketahui berasal dari Dr. William Frey yang mengatakan bahwa menangis adalah bagian dari pelepasan racun alami tubuh. Dia mengatakan air mata emosional "membawa lebih banyak protein" daripada air mata non-emosional dan ini memicu proses penyembuhan bagi manusia.

Vingerhoets telah mencoba untuk meniru studi Fey beberapa kali dan gagal jadi dia yakin penalaran ini tidak valid. Nick Knight di London memiliki gelar Ph.D percaya ada penjelasan sederhana untuk air mata emosional. Dia mengklaim respons emosional Anda terhadap kejadian berasal dari sistem limbik  yang terhubung ke sistem saraf.

Saat Anda merasa ingin menangis, emosi Anda mengingatkan sistem saraf Anda yang menginstruksikan air mata mengalir - Kontak Perkasa Futures
Sumber:nationalgeographic
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:45 AM

Gula Picu Gangguan Mental? Simak Penelitiannya

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Monday, August 14, 2017 | 9:49 AM

PT Kontak Perkasa Futures - Gula mungkin tidak hanya buruk untuk gigi dan lingkar pinggang Anda, tapi juga kesehatan mental Anda, itulah hasil klaim sebuah penelitian yang disambut skeptis oleh para ahli lainnya.

Peneliti di University College London (UCL) membandingkan laporan asupan gula oleh lebih dari 8.000 orang dalam penelitian jangka panjang di Inggris dengan suasana hati mereka.

Partisipan yang merupakan pegawai negeri, dimonitor selama 1985-1988, dan mengisi kuesioner setiap setiap beberapa tahun.

Peneliti menganalisa data studi yang mempelajari hubungan antara asupan gula dan "gangguan mental umum" (CMD) seperti rasa cemas dan depresi.

Tim UCL menemukan pria yang mengkonsumsi lebih banyak makanan dan minuman manis punya kemungkinan lebih besar menderita gangguan mental setelah lima tahun.
Mereka menyimpulkan, dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports, bahwa "asupan gula yang lebih rendah bisa dikaitkan dengan kesehatan psikologis yang lebih baik." Namun ahli gizi Catherine Collins, juru bicara British Dietetic Association, mengatakan bahwa hasil ini "belum terbukti".

Masalahnya adalah jumlah konsumsi gula dilaporkan sendiri oleh partisipan dan asupan gula dari alkohol tidak dihitung.

Para periset tersebut, katanya, tampaknya merancukan gula alami dari bahan makanan seperti susu, dan gula yang ditambahkan ke minuman panas atau permen.

"Mengurangi asupan gula sangat baik untuk gigi, dan mungkin juga baik untuk berat badan, tapi sebagai perlindungan terhadap depresi? Tidak terbukti," kata Collins.

Pakar nutrisi Tom Sanders sepakat hasilnya harus ditafsirkan "dengan hati-hati".

"Dari sudut pandang ilmiah sulit untuk melihat bagaimana gula dalam makanan berbeda dari sumber karbohidrat lain pada kesehatan mental karena keduanya dipecah menjadi gula sederhana di usus sebelum diserap," katanya seperti dilansir AFP - PT Kontak Perkasa Futures
Sumber:cantik.tempo
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:49 AM

Daging Sapi Palsu Memicu Geger di Spanyol

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Thursday, August 10, 2017 | 10:15 AM


Kontak Perkasa Futures - Tak hanya mi, beras, susu formula palsu yang banyak beredar di pasaran. Belakangan daging palsu juga tengah marak.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah daging palsu Spanyol. Negara itu diketahui sebagai produsen dan konsumen terbesar di Eropa.

Sebanyak 21 persen total industri makanan di Spanyol berbahan dasar daging. Dan industrinya saat ini tengah menghadapi skandal besar terkait penipuan.

"Saat Anda memberi label daging sapi pada sebuah produk, kemudian mengganti bahan-bahannya, itu berarti Anda menipu konsumen," kata ahli gizi, Aitor Sanchez seperti dalam video Zoomin.Tv Indonesia yang dikutip Selasa (1/8/2017).

"Konsumen mengira mereka membeli daging sapi," imbuh Aitor.

Kini salah satu produsen daging sapi di Spanyol pun tengah menghadapi investigasi terkait hal tersebut.

"Kami menerima informasi pada 2015 dari seorang pekerja perusahaan. Kami mengambil sampil produk dari perusahaan tersebut di berbagai titik penjualan di Spanyol," jelas Kapten Guardia Sipil, Jose Manuel Vivas Prada.

"Kami menemukan bahwa bahan-bahan yang tertera pada label tidak sesuai dengan isinya. Kami rasa perusahaan ini sudah melakukan kecurangan setidaknya sejak 5 tahun sebelumnya," papar Jose.

Aitor pun menambahkan, langkah tersebut kemungkinan terjadi untuk mengurangi biaya produksi perusahaan. Dengan menurunkan kualitas, tetap akan mendapat keuntungan.

Menurut CNN yang edisi 17 Juli 2017, polisi Spanyol sejauh ini telah menahan dan mendakwa 65 orang terkait peredaran daging kuda di seluruh benua -- dari binatang dalam kondisi buruk, terlalu tua atau diberi label tak sesuai untuk dikonsumsi. Demikian menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Europol.

Dalam siaran persnya, Guardia Sipil Spanyol yang berkoordinasi dengan Europol agen polisi Eropa, mendakwa orang-orang itu dengan kasus kejahatan termasuk penyiksaan hewan, pemalsuan dokumen, melanggar hukum, kejahatan terhadap kesehatan masyarakat, pencucian uang dan menjadi bagian dari organisasi kriminal - Kontak Perkasa Futures
Sumber:global.liputan6
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:15 AM

Tata Tertib Jadi Tamu Ratu Elizabeth II

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Tuesday, August 8, 2017 | 2:56 PM

PT Kontak Perkasa - Bertemu dengan Ratu Elizabeth II dari Inggris adalah kesempatan langka buat kebanyakan orang dan hanya orang-orang tertentu yang bisa bertemu secara pribadi, seperti tamu negara atau undangan khusus. Langkanya kesempatan juga diikuti oleh etiket dan peraturan yang ribet bila bertemu sang ratu.

Tak sedikit orang yang masih bingung ketika berhadapan dengan Ratu Elizabeth II meski sebelumnya pasti sudah berlatih khusus. Contohnya apa yang harus dikatakan, bagaimana memanggilnya, dan apa yang tak boleh dilakukan?

Berikut penjelasan mengenai apa yang harus dan tak boleh dilakukan saat bertemu dengan nenek Pangeran William ini.

Menurut laman British Monarchy, tak ada peraturan atau perilaku khusus yang dituntut saat seseorang bertemu sang ratu. Namun orang tersebut harus mematuhi cara tradisional yang sudah ditetapkan.

Pertama, para wanita harus memberi hormat dengan cara sedikit menekuk kaki kanan sedangkan laki-laki cukup menundukkan kepala, dan dilakukan sebelum bersalaman dengan ratu. Saat bersalaman, sebutan pertama pada ratu adalah “Your Majesty” atau Yang Mulia dan berikutnya cukup menyebut “Ma’am”.

Aturan yang sama juga berlaku untuk keluarga kerajaan yang lain, misalnya para pangeran. Sebutan pertama adalah “Your Royal Highness” atau “Yang Mulia”, diikuti dengan “Sir” untuk laki-laki atau “Ma’am” untuk perempuan pada sebutan berikut.

Kedua, hanya berbicara bila diajak bicara oleh ratu serta jangan duduk atau makan sebelum Yang Mulia melakukannya. Bila diundang menjadi tamu, datanglah sebelum sang ratu tiba.

Ketiga, perihal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Salah satu yang tak boleh dilakukan adalah menyentuh ratu dan hanya menjabat tangannya bila ia mengajak bersalaman. Michelle Obama, istri mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama, pernah melanggar protokoler itu pada 2009 dengan merangkul bahu sang ratu.

Keempat, bila diundang ke jamuan makan malam, sungguh penting untuk memahami di sisi sebelah mana ratu kita akan duduk. Tamu kehormatan biasanya ditempatkan di sebelah kanan dan dengan orang-orang di sisi itulah ratu akan pertama berbicara.

Setelah itu, baru ia mengalihkan perhatian pada orang-orang di sisi sebelah kiri. Pembalap F1 Lewis Hamilton pernah gagal memahami aturan ini dan dengan sopan diberi tahu gilirannya berbicara belum tiba.

Kelima, jangan pernah membelakangi ratu karena dianggap sangat tidak sopan. Jangan pernah pula mengambil foto saat berkunjung ke kediamannya. Para tamu juga tak boleh meninggalkan acara sebelum ratu pergi kecuali ada izin khusus. Berbicaralah dengan sopan dan dilarang mengajukan pertanyaan pribadi kepada Ratu Elizabeth II - PT kontak Perkasa
Sumber:cantik.tempo
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 2:56 PM

Gua Ini Simpan Bukti Tsunami Aceh 7.400 Tahun Silam

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Friday, August 4, 2017 | 12:29 PM


PT Kontak Perkasa - Di Aceh ditemukan gua yang menyimpan jejak tsunami dahsyat pada masa lalu. Konon gua ini telah ada semenjak 7.400 tahun yang lalu.

Ternyata bencana tsunami yang melanda Aceh bukan hanya terjadi pada 26 Desember 2004. Jauh sebelum itu, sekitar 7400 tahun silam, provinsi Serambi Mekkah ini juga pernah diterjang gelombang dahsyat. Jejak-jejaknya tsunami masa lalu masih tersimpan di Gua Ek Leuntie di Aceh Besar, Aceh.

Peneliti Universitas Syiah Kuala, Nazli Ismail, mengatakan bahwa jejak tsunami di Gua Ek Leuntie diketahui berdasarkan hasil temuan Unsyiah dengan Nanyang Technological University (NTU) Singapore. Tim peneliti berhasil mengidentifikasi lapisan-lapisan pasir yang mengendap akibat tsunami ribuan tahun lalu.

"Misteri kedahsyatan tsunami tahun 2004 di Aceh mulai terpecahkan melalui temuan besar ini dan sudah dipublikasikan di Nature Communications," kata Nazli dalam keterangan tertulis yang diterima detikTravel, Rabu (2/8/2017).

Gua Ek Leuntie terletak di kawasan Meunasah Lhok, Kecamatan Lhong, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Gua ini perlu dilestarikan dan dijadikan sebagai museum alam.

"Gua Ek Leuntie merupakan situs yang dapat dijadikan sebagai tempat pembelajaran tentang kebencanaan dan Unsyiah berharap keberadaan gua tsunami tersebut dapat dilestarikan," ungkap Nazli.

Sementara itu, Rektor Unsyiah Prof Samsul Rizal, mengatakan, Unsyiah mendesak semua pihak untuk menyelamatkan situs Gua Ek Leuntie. Masyarakat desa setempat bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, Badan Penanggulangan Bencana Aceh, dan Kemristekdikti perlu menetapkan gua ini sebagai situs cagar tsunami purba yang perlu dilindungi dan dilestarikan.

Selain itu, situs gua ini dapat dijadikan sebagai fasilitas pendidikan dan penelitian lapangan mengenai tsunami purba dan sarana penyadaran akan pentingnya kesiapsiagaan bencana di Aceh.

"Gua Ek Leuntie sangat berpotensi untuk menjadi tujuan pariwisata dan Unsyiah siap membantu pemerintah untuk pelestarian gua tersebut," kata Rektor.

Prof Hermann M Fritz dari The Georgia Institute of Technology Amerika Serikat mengungkapkan, kejadian tsunami tahun 2004 di Aceh berdampak luas ke berbagai negara. Namun, semua negara yang terkena dampak tidak menggunakan peringatan dini sehingga banyak korban jiwa yang berjatuhan.

"Maka sudah seharusnya kita belajar dari sejarah dan pengalaman dengan meningkatkan infrastruktur peringatan dini dan perangkat komunikasi untuk mengurangi resiko bencana," paparnya - PT Kontak Perkasa
Sumber:travel.detik
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 12:29 PM

Pentingnya Imunisasi Campak dan Rubella

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Wednesday, August 2, 2017 | 10:31 AM

Kontak Perkasa Futures - Presiden Joko Widodo berpesan agar masyarakat tidak menganggap remeh penyakit campak dan rubella karena sudah terbukti sangat berbahaya jika dibiarkan menjangkiti anak-anak.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencanangkan Kampanye Imunisasi Measles-Rubella (MR) yang dilaksanakan di MTs Negeri 10 Sleman yang terletak di Ngaglik Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Selasa.

"Pesan saya jangan remehkan MR ini karena kedua penyakit ini bisa berbahaya untuk anak-anak kita yang kita cintai," katanya. 

Ia mengatakan, dalam jangka panjang akibat tanpa imunisasi MR untuk bayi bisa lahir dengan cacat bawaan.

"Hati-hati sekali, kita harus hati-hati sekali karena itu kita mendukung penuh dilaksanakannya kampanye imunisasi nasional agar anak-anak bisa bebas dari Measles Rubella," katanya.

Presiden mengingatkan bahwa imunisasi sejatinya bukan barang baru dan Indonesia pernah berhasil dulu melakukan program tersebut misalnya untuk vaksinasi cacar, polio, dan tetanus.

Menurut dia, Indonesia telah berhasil melakukan program imunisasi sebelumnya, sehingga ia percaya sekarang pun keberhasilan imunisasi Measles Rubella optimistis bisa diraih.

"Dan untuk melindungi anak-untuk melindungi hak-hak anak Indonesia agar tetap sehat dan ceria, melindungi masa depan anak-anak kita," katanya.

Ia pun meminta kepada semua kementerian dan instansi terkait untuk turun langsung ke lingkungan masyarakat dan menjelaskan tentang imunisasi MR yang sangat diperlukan untuk kesehatan anak-anak.

"Gandeng seluruh sekolah, madrasah, pesantren, gandeng semua orang tua untuk turut menyukseskan imunisasi Measles Rubella. Buka lebar pintu posyandu, puskesmas, rumah sakit, dan semua yang ditunjuk pemerintah untuk melaksanakan imunisasi Measles Rubella," kata Presiden Jokowi - Kontak Perkasa Futures
Sumber: cantik.tempo
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:31 AM

Aplikasi Kencan: Cari Jodoh / Teman Bobo

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Tuesday, August 1, 2017 | 10:16 AM

PT Kontak Perkasa Futures - Kuning, 29 tahun, tidak menyangka pertemuan dengan Bob (34) di aplikasi kencan Tinder berakhir di pelaminan. Keduanya kenal di Tinder pada awal 2015. Bob sedang liburan dan Kuning sudah dua tahun tinggal di Bali.

Bob, turis asal Jerman, sedang mencari teman kencan selama liburan. Kuning mengisi waktu luang dengan mainan Tinder dan tak bermaksud mencari pasangan. “Cuma cari temen saja, iseng juga,” kata Kuning.

Saat melihat profil Kuning, Bob langsung swipe right. Kuning yang tertarik dengan profil Bob juga melakukan hal sama. Keduanya cocok. Bob menyapa. Kuning membalasnya. Keduanya bertemu. Keduanya bertemu lagi. Makin lama makin intens. Setelahnya adalah deklarasi: mereka resmi sepasang kekasih dan memutuskan menikah pada Mei 2017 usai dua tahun menjalani hubungan jarak Bali - Muenchen.

Semua itu terjadi tanpa rencana. Kalau ada pihak yang harus bertanggung jawab atas hubungan keduanya adalah Tinder. Pada akhirnya Tinder yang menjodohkan mereka.

Kuning sebenarnya masih sulit percaya ia menikahi orang yang ditemui lewat aplikasi kencan. Umumnya aplikasi kencan semacam Tinder lekat dipersepsikan sebagai semata mencari pasangan hookup atau seks.

“Beneran cuma iseng, itu juga awalnya kayak cuma cinta pas liburan, tapi malah jadi,” ujarnya.

Adni (27) juga punya pengalaman serupa. Ia bertemu Gilang (31) lewat Tinder pada awal 2016. Semula memakai Tinder cuma buat mencari teman baru, belakangan Adni menginginkan persona yang mau diajak hubungan serius. Pada momen itulah ia bertemu Gilang dan mereka lanjut ke jenjang pernikahan.

Leah LeFebvre, asisten profesor jurusan komunikasi dan jurnalisme dari Universitas Wyoming, pernah melakukan survei pada 2017 terhadap 395 responden berusia 18 sampai 34 pemakai aplikasi kencan Tinder. Survei ini menunjukkan motivasi beragam dari mereka yang memutuskan menggunakan Tinder.

Sebagian besar (48,3 persen) memakai Tinder karena popularitas di lingkaran pertemanan dan media. Sisanya desain aplikasi yang menarik (14,7 persen), menghasratkan suatu hubungan (8,9 persen), rasa ingin tahu (7,9 persen), hooking up (5,1 persen), kemudahan aplikasi (4,1 persen), serta motif mencari hiburan dan memperluas jaringan (3 persen). (Baca: Apakah Tinder Memang Aplikasi buat Cari Teman Mesra?)

Riset serupa dilakukan Jajak Pendapat Aplikasi (Jakpat) pada 2017 terhadap 512 pengguna Tinder di Indonesia. Motivasi responden beragam—tak cuma dominan buat kepentingan hooking up: ada semata buat cari teman (74 persen), mengisi waktu luang (50,29 persen), berjejaring (42,27 persen), senang-senang belaka (34,05 persen), mencari pasangan potensial (31,70 persen), mencari rekanan bisnis (25,64 persen), dan cuma buat mengamati orang (25,05 persen).

Riset itu setidaknya membantah stigma bahwa aplikasi kencan hanya untuk memuaskan hasrat seksual. Itu tak cuma Tinder. Aplikasi kencan lain seperti OKCupid, Setipe, dan Wavoo—yang banyak digunakan orang Indonesia tak melulu bertujuan buat urusan seks.

Lia (25), misalnya, menggunakan OKCupid lebih untuk mencari teman baru. Ia tak berniat untuk hookup atau mencari pacar atau bahkan calon suami. “Gue itu kerja hampir 12 jam, enggak punya waktu buat ketemu orang baru, jadi pakai aplikasi kencan,” katanya.


Aplikasi Kencan: Hookup atau Lanjut ke Hubungan Serius?

Dalam aplikasi OKCupid, pengguna diberi pilihan tujuannya apakah untuk kencan singkat, menjalin kencan jangka panjang, hookup, dan teman baru. Ada yang terang-terangan sekadar mencari hookup, meski ribet pada akhirnya.

Itu dialami Amel (26) yang memang berniat mencari teman hookup sejak menggunakan OKCupid. Namun, ia khawatir akan dicap sebagai "perempuan gampangan" karena pilihan itu. Ia akhirnya mengisi semua pilihan yang tersedia di OKCupid. “Kalau begitu (cuma memilih untuk hookup), biasanya pada enggak sopan,” keluh Amel.

Di OKCupid, pengguna direkomendasikan untuk menjawab sejumlah pertanyaan terkait agama hingga seks. Salah satu pertanyaannya: Apakah lebih membutuhkan cinta atau seks. Jawaban atas pertanyaan ini bisa dibuka untuk publik. Tujuannya memudahkan para pengguna saling memahami pilihan tersebut.

Memakai aplikasi kencan untuk hookup pernah dilakukan oleh Soren. Perempuan 27 tahun ini pernah hookup dengan lelaki asal Jepang yang tengah berbisnis di Indonesia. Soren berkenalan dengannya lewat aplikasi Tinder dan ia tak berharap menjalin hubungan serius setelah hookup.

“Memang butuhnya cuma seks sekarang,” ujarnya.

Memang kehadiran aplikasi kencan berperan dalam menumbuhkan hookup culture, tetapi tak sedikit penggunanya menemukan cinta dan gairah dari sana. Dari survei Jakpat, 19,37 persen pengguna Tinder melanjutkan hubungan lebih serius.

Meski ada survei macam itu, aplikasi kencan kerapkali dianggap melulu sebagai saran online untuk menjalin hubungan seksual singkat (hookup), mencari pasangan untuk diajak bercinta satu malam, atau kegiatan seksual lain.

Kita tak pernah tahu motivasi orang per orang saat memakai aplikasi kencan. Pilihan itu entah untuk mencari jodoh atau sekadar teman tidur sepenuhnya otonom pengguna - PT Kontak Perkasa Futures
Sumber : tirto.id
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:16 AM

Siasat Kesultanan Siak Menandingi Belanda

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Monday, July 31, 2017 | 2:04 PM

PT Kontak Perkasa - Tahun 1864, Kesultanan Siak Sri Inderapura yang berpusat di Riau punya pemimpin baru, Sultan Assyaidis Syarif Kasim Abdul Jalil Syarifuddin atau Sultan Syarif Kasim I. Namun, sang sultan harus menerima kenyataan bahwa kerajaan yang dipimpinnya tidak bisa lagi bergerak leluasa karena kekuasaan pemerintah kolonial Hindia Belanda.

Keterjepitan itu setidaknya sudah muncul sejak era Sultan Assyaidis Syarif Ismail Abdul Jalil Syarifuddin atau Sultan Said Ismail (1827-1864). Pada 1 Februari 1858, ayahanda Sultan Syarif Kasim I terpaksa menandatangani Traktat Siak yang isinya sangat menguntungkan Belanda (Sapardi Djoko Damono & Marco Kusumawijaya, Siak Sri Indrapura, 2005:71).

Traktat Siak, Siasat Belanda

Traktat Siak adalah konsekuensi keputusan Sultan Said Ismail yang meminta bantuan Belanda untuk mengusir Inggris dari wilayah kekuasaan Kesultanan Siak Sri Inderapura. Belanda menyanggupi permintaan tersebut, tapi tentunya tidak gratis. Dan ternyata, Inggris berhasil diusir.

Tibalah saatnya Belanda menagih balas jasa kepada Sultan Said Ismail. Diwakili oleh Residen Riau, J.F. Niewenhuyzen, ada dua poin besar yang dituntut Belanda dalam kontrak politik bertajuk Traktat Siak itu (Yuli S. Setyowati, Sejarah Riau, 2004: 217).

Pertama, Belanda mengakui hak otonomi Siak secara terbatas, yakni hanya wilayah asli milik Kesultanan Siak Sri Inderapura (di luar daerah taklukan). Kedua, Belanda meminta 12 daerah taklukan Siak, meliputi Kota Pinang, Pagarawan, Batu Bara, Badagai, Kualiluh, Panai, Bilah, Asahan, Serdang, Langkat, Temiang, serta Deli.

Belanda benar-benar menggunakan pengaruhnya untuk membatasi gerak Kesultanan Siak Sri Inderapura. Dengan ditandatanganinya Traktat Siak berarti kekuasaan kolonial di Siak telah dimulai karena Kesultanan Siak Sri Inderapura dinyatakan bernaung di bawah Kerajaan Belanda (Adila Suwarno, dkk., Siak Sri Indrapura, 2007:71).

Alhasil, penerusnya, Sultan Syarif Kasim I, dihadapkan kepada situasi yang sama karena masih terikat Traktat Siak dengan Belanda. Namun, sultan muda ini punya cara jitu untuk setidaknya menunjukkan Kesultanan Siak Sri Inderapura masih punya cara untuk menjaga kehormatan meski ruang geraknya dibatasi.
Sultan Peletak Modernisasi Siak

Sultan Syarif Kasim I sadar betul ada risiko dan pertaruhan besar jika ia menggerakkan Kesultanan Siak Sri Inderapura untuk melawan Belanda secara frontal. Selain kalah dari sisi yuridis lantaran masih berlakunya Traktat Siak, Belanda juga jauh lebih unggul dari segi kekuatan militer dan modal. Maka dari itu, dicarilah siasat lain agar marwah Kesultanan Siak Sri Inderapura tidak semakin melemah.

Kerap berinteraksi dengan orang-orang Belanda justru menghasilkan berkah tersendiri bagi Sultan Syarif Kasim I. Ia menyadari Belanda bisa menjadi kuat lantaran punya visi yang jelas dan mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman.

Ketimbang memikirkan strategi berperang melawan Belanda, Sultan Syarif Kasim I lebih fokus untuk menuntun Kesultanan Siak menuju era modern. Pembangunan digalakkan dalam pelbagai sektor kehidupan, dari pemerintahan, ekonomi, pendidikan, seni dan budaya, hingga pembangunan secara fisik.

Salah satu bangunan megah yang berdiri pada era pemerintahan Sultan Syarif Kasim I adalah Masjid Raya Syahabuddin (Abdul Baqir Zein, Masjid-masjid Bersejarah di Indonesia, 1999:80). Masjid ini menjadi salah satu simbol kemajuan Kesultanan Siak Sri Inderapura di tengah pengawasan pemerintah kolonial Hindia Belanda.

Madrasah Pesaing Sekolah Belanda


Pondasi kehidupan modern yang ditanamkan oleh Sultan Syarif Kasim I kemudian dilanjutkan oleh sultan-sultan Siak Sri Inderapura setelahnya, terutama pada masa kepemimpinan Sultan Assyaidis Syarif Kasim Sani Abdul Jalil Syarifuddin atau Sultan Syarif Kasim II (1908-1946), cucu Sultan Syarif Kasim I.

Selain pembangunan fisik, kualitas sumber daya manusia tentu juga sangat penting. Dan itu amat disadari oleh Sultan Syarif Kasim II yang berpandangan bahwa orang Belanda mampu melangkah lebih jauh salah satunya berkat faktor kecerdasan. Hal macam ini bisa diperoleh melalui pendidikan yang baik.

Sultan Syarif Kasim II tentu saja ingin masyarakat Siak nantinya memiliki sumber daya manusia yang mumpuni. Langkah awal yang dilakukannya dengan mendirikan sekolah dasar untuk menandingi Belanda yang sudah jauh-jauh hari mempunyai Hollandsche Inlandsche School (HIS).

Sultan Syarif Kasim II punya alasan kuat sebelum mendirikan sekolah sendiri. Ia kecewa terhadap kebijakan Belanda mengenai HIS. Tak sembarang kalangan bisa mengenyam pendidikan di sekolah tersebut. Selain anak-anak Eropa dan peranakan Tionghoa, hanya anak bangsawan, orang kaya atau terkemuka dari golongan pribumi saja yang boleh masuk HIS. Ini membuat segelintir putra Siak memperoleh kesempatan pendidikan terbaik.

Selain itu, kurikulum HIS tak sesuai dua unsur utama yang sangat dipegang teguh oleh sultan: agama (Islam) dan nasionalisme. Karena itu sultan memprakarsai pendirian Madrasah Taufiqiyah al Hasyimiah (Suwardi Mohammad Samin, Sultan Syarif Kasim II: Pahlawan Nasional dari Riau, 2002:66).

Akhirnya, sekolah dasar ala Kesultanan Siak Sri Inderapura berdiri pada 1917, diperuntukkan bagi anak laki-laki dengan masa pendidikan selama 7 tahun. Selain untuk memperdalam ajaran Islam, Madrasah Taufiqiyah al Hasyimiah mengajarkan ilmu-ilmu pengetahuan umum.

Para Permaisuri pun Beraksi

Jika Madrasah Taufiqiyah al Hasyimiah adalah sekolah untuk anak-anak laki-laki, ada pula sekolah untuk anak perempuan. Sebagai pelopornya adalah permaisuri Sultan Syarif Kasim II, yakni Tengku Agong (Tengku Agung) atau yang bergelar Syarifah Latifah. Sekolah ini kemudian dinamakan Latifah School.

Syarifah Latifah tergerak mendirikan sekolah bukan hanya ia adalah permaisuri Sultan Syarif Kasim II. Ia sendiri yang punya gagasan tersebut setelah mendampingi sultan mengunjungi daerah di luar Siak, seperti saat menghadap Residen Sumatera Timur di Medan, juga ke Langkat atau Tanjungpura (Ahmad Yusuf, Sultan Syarif Kasim II: Raja Terakhir Kerajaan Siak Sri Indrapura, 1992:169).

Sang permaisuri melihat masyarakat di dua kota itu lebih modern ketimbang Siak, termasuk dalam hal emansipasi wanita. Tidak sedikit perempuan pribumi yang menjalani profesi selayaknya kaum pria, juga memakai pakaian ala Barat. Hal seperti ini masih sangat sulit diterima oleh masyarakat Siak.

Sepulang dari kunjungan tersebut, Syarifah Latifah berinisiatif menggagas sekolah untuk perempuan pertama di Siak, bahkan di Riau. Berdirilah sekolah kepandaian putri Latifah School, antara 1926 atau 1928 (Wilaela, Sultanah Latifah School di Kerajaan Siak, 2014:130). Sayang, Syarifah Latifah tidak lama mengurusi sekolah yang digagasnya itu. Belum genap setahun Latifah School berdiri, sang permaisuri meninggal dunia.

Perjuangan belum usai. Permaisuri kedua Sultan Syarif Kasim II, yakni Tengku Maharatu, melanjutkan kiprah Syarifah Latifah dengan mengurusi Latifah School. Ia juga berinisiatif membangun asrama putri bernama Istana Limas untuk menampung anak-anak yatim piatu yang disekolahkan di Latifah School.

Tengku Maharatu menggagas pula pendirian sekolah untuk perempuan yang tak cuma mempelajari seputar keterampilan seperti yang diajarkan di Latifah School, melainkan sekolah untuk mempelajari ilmu pengetahuan umum.

Maka, berdirilah Madrasyahtul Nisak, sekolah khusus untuk perempuan yang setara sekolah dasar macam HIS atau Madrasah Taufiqiyah al Hasyimiah. Selain itu, Tengku Maharatu menggagas sekolah taman kanak-kanak (Adila Suwarno, dkk., 2005:73).

Siasat cerdas melalui jalan pendidikan oleh keluarga Kesultanan Siak Sri Inderapura itu terbukti ampuh dan bertahan lama. Sultan Syarif Kasim II pun sanggup mempertahankan statusnya sebagai Sultan Siak bahkan hingga Indonesia merdeka pada 1945.

Jauh sebelum meninggal dunia pada 1968, Sultan Syarif Kasim II telah menyerahkan wilayah Kesultanan Siak Sri Inderapura kepada pemerintah Republik Indonesia. Wilayah Siak Sri Inderapura pun meleburkan diri sebagai bagian dari Republik Indonesia dan kini termasuk wilayah administratif Provinsi Riau - PT Kontak Perkasa
Sumber:tirto.id
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 2:04 PM

Ramai-ramai Menerbitkan Obligasi

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Friday, July 28, 2017 | 9:51 AM

Kontak Perkasa Futures - Penerbitan obligasi korporasi diperkirakan akan marak pada semester kedua tahun ini. Sebagian penerbitan obligasi itu untuk refinancing atau pembiayaan kembali obligasi yang sudah jatuh tempo, sebagian lagi untuk memenuhi kebutuhan keuangan korporasi.

Dilihat dari tenor penerbitan, memang sebagian besar obligasi yang diterbitkan bertenor jangka pendek, 3 dan 5 tahun. Untuk obligasi bertenor 5 tahun, tahun 2017 ini sudah jatuh tempo. Pada tahun 2012 lalu, jumlah obligasi korporasi yang diterbitkan mencapai Rp68,6 triliun dengan outstanding ketika itu sebesar Rp187,5 triliun.

Presiden Direktur Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Salyadi Saputra memperkirakan, pada tahun ini ada sekitar Rp87,2 triliun obligasi yang akan jatuh tempo. Sebagian dari obligasi yang jatuh tempo itu akan dibayar dengan penerbitan obligasi lain (refinancing).

“Hingga semester pertama sudah ada Rp57,3 obligasi korporasi yang diterbitkan. Mudah-mudahan hingga akhir tahun bertambah dan lebih banyak dari tahun lalu,” kata Salyadi di Jakarta beberapa saat lalu.

Tahun lalu, penerbitan obligasi tercatat sebanyak Rp 114 triliun. Hingga akhir tahun nanti, Pefindo menerima mandat penerbitan obligasi yang belum terealisasi sebesar Rp 37,7 triliun lagi.

Salah satu perusahaan yang menerbitkan obligasi untuk refinancing adalah PT Global Mediacom Tbk (BMTR). BMTR menerbitkan obligasi senilai Rp1,1 triliun yang akan digunakan untuk refinancing. Demikian pula dengan PT Indosat Tbk, emiten dengan kode saham ISAT ini menerbitkan obligasi berkelanjutan senilai Rp2,7 triliun dan sukuk ijarah berkelanjutan senilai Rp300 miliar. Obligasi ini digunakan untuk refinancing utang ISAT yang jatuh tempo.

Salyadi mencermati, memang emiten obligasi sebagian besar adalah perbankan dan perusahaan pembiayaan. Akan tetapi pada tahun ini porsi industri non finansial yang menerbitkan obligasi pun semakin besar. Menurut Salyadi, semakin banyak perusahaan non keuangan yang menerbitkan obligasi untuk membiayai proyek infrastruktur. Adapun dominasi perusahaan sektor keuangan yang menerbitkan obligasi juga memandakan bahwa peran pasar modal sebagai institusi intermediary belum terlalu signifikan sebagai alternatif pembiayaan untuk sektor riil.

Tahun ini bank juga banyak menerbitkan obligasi. Misalnya saja BNI yang juga menerbitkan obligasi sebesar Rp3 triliun. Obligasi berjangka waktu lima tahun ini digunakan untuk penyaluran kredit.

Tidak mau ketinggalan, Maybank Indonesia yang menerbitkan obligasi subordinasi berkelanjutan II tahap II senilai Rp800 miliar. Selain itu, Maybank juga menerbitkan sukuk senilai mudharabah berkelanjutan I tahap II senilai Rp700 miliar.  Emisi obligasi itu digunakan  untuk menambah likuiditas untuk penyaluran kredit.

Serupa, Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) juga menerbitkan obligasi sebesar Rp2 triliun. Penerbitan obligasi oleh perbankan sebagian besar digunakan untuk mendanai penyaluran kredit. Direktur Utama Bank Mantap Josephus K Triprakoso mengatakan, ketika menerbitkan obligasi tersebut, Bank Mantap mengalami kelebihan permintaan.

Seiring dengan bertambahnya proyek infrastruktur yang didanai dengan penerbitan obligasi, penerbitan obligasi bertenor jangka panjang pun semakin banyak. Pada tahun lalu, obligasi bertenor 7 tahun hanya ada 7 persen sementara hingga pertengahan tahun ini meningkat menjadi 17%. Sementara obligasi dengan tenor lebih panjang, 10 tahun naik dari 8% menjadi 13%. Porsi obligasi bertenor 3 tahun masih mendominasi walaupun sudah menurun dari 34,5% pada tahun lalu menjadi 26,4% tahun ini. Obligasi bertenor 5 tahun turun dari 31% menjadi 24% tahun ini.

“Diharapkan lama kelamaan tenor obligasi semakin panjang, terutama untuk obligasi yang terkait dengan infrastruktur. Pembiayaan infrastruktur memang memerlukan obligasi yang berjangka lebih panjang. Jika didanai dengan obligasi minimal bertenor 10 tahun,” kata Salyadi lagi.

Obligasi Infrastruktur

Dia memberikan ilustrasi. Sebuah proyek jalan tol baru yang belum tersambung dengan ruas tol lain, setidaknya memerlukan waktu hingga 5 tahun untuk mencapai titik impasnya. “Jika dibiayai dengan obligasi bertenor 5 tahun tentu berat,” kata dia.

Salah satu BUMN yang menerbitkan obligasi untuk pembangunan infrastruktur adalah Hutama Karya yang menerbitkan Rp1,968 triliun obligasi untuk mendanai proyek tol di Sumatera.

Khusus untuk pendanaan infrastruktur, Otoritas Jasa Keuangan sedang mengkaji aturan-aturan pendukung pendanaan infrastruktur seperti  obligasi berbasis proyek dan obligasi infrastruktur. “Untuk infrastruktur bond sudah kami buat aturannya,  mudah-mudahan cepat selesai,” kata Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida. OJK juga sedang membahas aturan perpetual bond yaitu obligasi yang tidak memiliki jatuh tempo. PT Pembangunan Perumahan (PTPP) sudah tertarik menerbitkan perpetual bond, tetapi masih menunggu aturan-aturan dari otoritas.

Walaupun perusahaan tertarik mencari pendanaan melalui emisi obligasi, tantangan terbesar adalah penyerapan. Beberapa penerbitan obligasi tidak mencapai target karena minat investor yang lebih rendah. “Daya serap investor terbilang rendah. Ini merupakan tantangan sekaligus peluang. Di tengah penurunan tingkat suku bunga deposito, kupon bunga obligasi korporasi relatif lebih atraktif bagi investor institusi,” kata Salyadi lagi.

Menurut dia, rendahnya investasi perusahaan asuransi terhadap obligasi korporasi disebabkan karena kewajiban mengalokasikan investasi sebesar 30% pada surat utang pemerintah. “Memang ada fenomena daya serap investor lokal yang terbatas. Beberapa klien kami mengurangi jumlah penerbitan, salah satunya karena hal itu,” kata dia.

Penurunan emisi obligasi korporasi dapat juga dipengaruhi oleh faktor rendahnya kupon yang ditawarkan kepada investor, sementara investor meminta kupon tinggi dan momentum penawaran obligasi yang berbarengan dengan emisi obigasi dari korporasi lainnya - Kontak Perkasa Futures
Sumber:tirto.id
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:51 AM

Penampakan Orang Terkasih Menjelang Ajal

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Thursday, July 27, 2017 | 9:11 AM

PT Kontak Perkasa Futures - Menjelang ajal, ada beberapa fenomena menarik yang terjadi berulang pada orang-orang yang berbeda dari berbagai latar belakang budaya yang berlainan.

Misalnya, seperti kisah yang dikutip dari Washington Post pada Selasa (25/7/2017) berikut. Seorang penulis bernama Steven Petrow menceritakan apa yang dialami ibunya yang berusia lanjut menjalani hari-hari terakhirnya.

Pada musim panas tahun lalu, sekitar 6 bulan sebelum meninggal, Petrow memasuki kamar tidur ibunya dan disambut dengan ucapan pelan disertai senyuman yang lebar.

Perempuan sepuh itu kemudian melanjutkan 'obrolannya' dengan sosok ibunya yang meninggal dunia pada 1973.

"Kamu di mana," ucapnya pada sosok tak kasat mata itu.

Petrow terhenyak dan hanya bisa diam, sementara ibunya meneruskan obrolan selama beberapa menit dengan menggunakan suara seperti remaja putri.

Pertanyaan terbesit di benak pria tersebut. Mungkinkah sang ibu menunjukkan reaksi terhadap obat-obatan atau demensia yang semakin parah? Atau ia sedang dalam "transisi" menuju alam lain?

Ternyata, perbincangan si ibu dengan "hantu" adalah suatu pertanda bahwa ajalnya telah mendekat.

Orang-orang yang menangani pasien penyakit parah, misalnya pekerja sosial dan perawat rumah jompo, menyebut episode atau penampakan sejenis itu sebagai manifestasi hal yang disebut 'kesadaran menjelang ajal' (Near Death Awareness).

"Mereka yang sedang menjelang ajal dan seperti datang-pergi dalam dunia ini dan yang 'berikut' terkadang mendapati kehadiran orang-orang tercinta yang telah meninggal dan berkomunikasi dengan mereka," kata Rebecca Valla, seorang ahli psikiatri di Winston-Salem, North Carolina,

"Dalam banyak kasus, orang-orang tercinta yang sudah meninggal itu seakan membantu 'transisi' ke dunia yang akan datang."

Anggota keluarga seringkali tidak mengerti tentang fenomena itu.

Namun demikian, suatu penelitian kecil pada 2014 terhadap sejumlah warga panti jompo menyimpulkan bahwa "kebanyakan peserta" melaporkan adanya penampakan dan bahwa ketika orang-orang itu "menyongsong kematian.

Mimpi atau penampakan menyenangkan oleh mereka yang telah meninggal menjadi semakin sering."

Jim May, seorang pekerja sosial berlisensi di Durham, North Carolina, mengatakan bahwa anggota-anggota keluarga --dan si pasien itu sendiri-- seringkali dikejutkan oleh apa yang terlihat seperti kunjungan para tamu di sisi ranjang, dan seringkali meminta bantuan untuk mengerti apa yang sedang terjadi.

May menjelaskan kepada Petrow, "Saya mencoba sebisa mungkin untuk menguatkan orang, entah yang terkait pengalaman nyaris meninggal atau halusinasi, agar mengalir saja."

"Apapun yang mereka alami memang nyata bagi mereka."

Valla sepakat dengan pandangan itu dan mengajukan sejumlah hal yang harus dihindari, "Mengecilkan, membantah, atau bahkan mencurigai cerita-cerita itu dapat berbahaya dan bisa berdampak traumatis bagi orang yang sedang menanti ajal."

May mengatakan bahwa, "bagi kebanyakan pasien, obrolan itu membuat nyaman."

Setidaknya itulah yang dialami oleh ibu si penulis yang berbahagia berbincang dengan beberapa teman lama yang sudah meninggal.

Dalam suatu perbincangan TEDtalk pada 2015, Christopher Kerr, yang waktu itu menjadi kepala medis di Center for Hospice and Palliative Care di Buffalo, New York, mempertontonkan kisah salah satu pasien penyakit maut yang membicarakan penampakan-penampakan di seputar ranjang.

Menurut pasien dalam tayangan itu, "Ibu dan ayah saya, paman saya, semua kenalan saya yang telah meninggal dunia, ada di sana (di samping saya). Saya ingat melihat setiap bagian wajah mereka."

Ibu penulis itu memang telah mendapat diagnosis demensia parah, sehingga awalnya obrolan itu dikira sebagai pertanda semakin parahnya penyakit si ibu.

Kenyataannya, sejumlah temuan dari beberapa penelitian teranyar menengarai adanya kombinasi penjelasan fisiologis, farmakologis, dan psikologis.

Pengalaman Jim May selama 14 tahun juga mengungkapkan hal serupa.

Menurutnya, dapat dimaklumi jika 'sulit mendapatkan bukti empiris' untuk episode demikian pada para pasien, tapi yang penting adalah agar anggota-anggota keluarga dan pekerja kesehatan mengetahui cara memberi tanggapan.

Pada musim gugur lalu, penampakan kunjungan kepada ibu Petrow memasuki tahap baru.

Seperti sebelumnya, si ibu menyambut dengan memanggil nama, tapi kemudian kembali menengok ke rak buku dekat ranjang dan mulai menenangkan 'bayi' yang olehnya disebut sebagai 'miliknya'.

Setahun sebelumnya, si ibu bercerita tentang Anna, keponakan Petrow, yang disebutkan telah membuat makan malam yang nikmat kemarin dan sedang berberes-beres.

Padahal, Anna sedang berada di kampus yang jauh dan belum pernah terlihat memasak dan bahkan belum punya SIM.

Ketika ditanyai tentang hal itu, Jim May mengusulkan begini, "Jangan berbantah karena ia tidak memerlukan bantahan." Dengan demikian, si penulis ikut serta dalam kisah 'bayi' tersebut dan pura-pura membawanya di dapur untuk memberinya susu.

Lebih jauh memasuki musim gugur, penampakan bayi itu semakin sering dan si ibu semakin merasa tertekan karena merasa bayi itu sedang sakit.

Penelitian  tentang fenomena itu menyebutkan bahwa kedatangan tamu-tamu tak kasat mata meningkatkan kecemasan dan ketakutan akan kematian.

Suatu malam, si penulis membuatkan makan malam sederhana, pasta dan salad dedaunan hijau. "Bagaimana kamu tahu?," kata sang ibu.

Petrow balik bertanya,"Apa yang saya ketahui?"

"Menu itu yang saya inginkan pada saat pemakaman. Undangllah semua orang yang saya sukai dan makannya seperti tadi."

Enam minggu kemudian, si ibu Petrow meninggal dunia. Menu untuk para tamu saat ibadah penghiburan termasuk pasta dan salad - PT Kontak Perkasa Futures
Sumber:global.liputan6
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:11 AM

Jika Nol Dalam Rupiah Dipotong

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Tuesday, July 25, 2017 | 8:35 AM



Kontak Perkasa Futures - Adanya wacana pemotongan nilai rupiah atau redenominasi sejak 6 tahun yang lalu, tampaknya sudah menemukan sedikit titik terang. Seperti dikatakan anggota Komisi XI DPR RI, Muhammad Misbakhun, ada kemungkinan bagi Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi untuk masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2017. Jika sudah masuk daftar Prolegnas, komisi akan membahasnya bersama pemerintah.

Redenominasi sendiri adalah upaya untuk menyederhanakan nilai uang rupiah dengan menghilangkan 3 digit terakhir, tanpa mengurangi nilai mata uang tersebut. Misalnya jika sebelumnya Rp10.000 menjadi hanya Rp10 saja. Seperti dilansir Finance Twitter, Indonesia menjadi negara dengan denominasi tertinggi di Asia kedua setelah Vietnam. Pecahan uang kertas rupiah tertinggi adalah Rp100.000 dan terendah Rp1.000. Sedangkan mata uang Vietnam, dong, pecahan terbesarnya 500.000. Tak heran jika mata uang negara kita dicap sebagai ‘garbage money‘ atau ‘uang sampah’ oleh negara lain karena dinilai membuang-buang angka nol.

Adanya redenominasi tentu akan berdampak pada beberapa hal. Meski kalaupun jadi dilakukan, pemerintah perlu waktu setidaknya 7-8 tahun untuk mempersiapkannya, namun tak ada salahnya mengetahui kondisi-kondisi yang mungkin terjadi saat nilai rupiah benar-benar dipotong Guys. Yuk simak ulasan Hipwee News & Feature berikut ini!

1. Tidak menutup kemungkinan para pedagang akan menaikkan harga barang atau jasa mereka karena adanya uang baru

Pernyataan tersebut bisa diperjelas dengan contoh kasus, misalnya saja harga beras semula adalah Rp9.700. Setelah terjadinya redenominasi harganya bisa saja dibulatkan ke atas menjadi Rp10.000 atau Rp10. Jadi jangan kaget jika nanti saat benar-benar diimplementasikan, banyak harga ikut naik karena pembulatan ke atas tadi. Tapi risiko ini dapat diminimalisir kalau pemerintah juga mengeluarkan uang sen, seperti halnya pernah diberlakukan di AS.

2. Miliuner atau miliarder “turun tahta” jadi jutawan. Terus jutawan sendiri jadi apa ya?

Nah, redenominasi juga akan berdampak pada gelar jutawan, miliuner, atau triliuner nih karena aset rupiah mereka secara otomatis juga akan terpangkas tiga digit di belakangnya. Misalnya saja miliuner A memiliki kekayaan sebesar Rp5 miliar. Dengan adanya redenominasi, kekayaannya juga berubah menjadi Rp5 juta saja. Memang sih nilai uang tidak berubah, dengan kata lain kekayaannya tidak berkurang. Tapi dengan penyebutan yang berbeda itu jelas akan berpengaruh pada gelarnya juga ya. Lah kalau jutawan berubah jadi apa dong? Ribuwan?

3. Adanya redenominasi akan turut memudahkan sistem informasi teknologi perbankan. Mencatat uang di komputer akan lebih mudah

Tidak bisa dipungkiri bahwa rencana redenominasi akan membawa angin segar bagi industri perbankan. Selama ini penulisan dan penghitungan uang dalam perbankan dinilai tidak efektif lantaran setiap nominal harus terkomputerisasi dengan tepat yang tentu akan memakan memori penyimpanan. Bayangkan saja berapa ruang yang dibutuhkan untuk mencatat anggaran negara yang jumlahnya sudah memasuki kuadriliun? Jadi dengan adanya redenominasi, kemungkinan salah dalam pencatatan nilai uang dapat diperkecil.

4. Tak hanya sistem yang terkomputerisasi, tapi kamu juga harus terbiasa dengan label harga di toko-toko yang menghilangkan tiga nol di belakangnya

Meski sekarang sudah banyak restoran atau cafe yang menghapus tiga nol terakhir di belakang harga menu mereka, misalnya Rp10.000 jadi IDR 10k, tapi saat redenominasi kamu harus lebih beradaptasi lagi karena tidak hanya restoran saja yang akan menerapkan penulisan seperti itu melainkan di semua tempat jual beli. Contohnya seperti toko elektronik. Tentu mereka akan mengubah label harga mereka. Jangan kaget kalau harga TV yang semula Rp10 juta, jadi cuma Rp10 ribu. Ingat ya, nilai uang tidak berubah, yang berubah hanya jumlah nolnya.

5. Redenominasi merupakan langkah yang tidak mudah, butuh setidaknya 7-8 tahun untuk mempersiapkan. Saat adaptasi, bersiaplah beredar dua jenis uang

Pemerintah memprediksi bahwa redenominasi akan dilaksanakan secara penuh pada 2022. Persiapannya sendiri akan dilakukan secara bertahap, termasuk sosialisasinya, untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi nominal uang baru. Ketika masa transisi, kamu juga harus bersiap kalau akan ada dua jenis uang beredar di pasaran. Uang lama dengan digit banyak tidak sepenuhnya ditarik. Jadi kamu bisa memilih akan melakukan transaksi dengan menggunakan uang lama atau uang baru yang pecahannya sudah disederhanakan. Hayo loh, siap-siap bingung..

Itulah 5 hal yang mungkin terjadi ketika nilai rupiah benar-benar dipotong. Meskipun belum pasti kapan akan diberlakukan karena kebijakannya masih digodok, nggak ada salahnya kalau kamu mulai cari tahu lebih lanjut mengenai redenominasi dan bagaimana dampaknya ke kehidupan kita selanjutnya - Kontak Perkasa Futures
Sumber:hipwee


Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:35 AM

Maestro Legendaris Di Balik Tarian Populer Bali

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Monday, July 24, 2017 | 4:25 PM


PT Kontak Perkasa Futures - Berbagai tarian populer di Bali seperti tari Kecak, tari Pendet, tari Puspanjali, dan lain-lain tentunya sudah tak asing lagi di telinga. Namun, siapa sajakah sosok dibalik beragam tarian sohor tersebut?

Yuk, simak ulasan mengenai para maestro tarian Bali tersebut.

Wayan Limbak
Wayan Limbak adalah pencipta dibalik tarian indah tari Kecak. Sekitar tahun 1930an, ia bersama Walter Spies, seorang pelukis Jerman, memodifikasi tarian Sanghyang menjadi tari Kecak yang saat ini kita kenal.

Dalam modifikasi tarian tersebut, Limbak dan Spies menyisipkan sebuah cerita yang diambil dari epos Ramayana. Cerita itu menuturkan peristiwa ketika Jatayu dan Hanuman bertempur untuk melawan pasukan Rahwana yang menculik Dewi Sinta.

Selain cerita pertempuran Rahwana, Limbak juga memberikan sentuhan kisah Subali ketika bertempur dengan adiknya, Sugriwa.

Dalam mempopulerkan tariannya di kancah nasional maupun internasional, Wayan Limbak membawa grup tarinya ke berbagai festival internasional.

Tarian yang dijuluki “The Monkey Dance” tersebut nyatanya tidak mengkhianati kreatornya. Tari Kecak telah berhasil menjadi tarian terpopuler di Indonesia dan dunia.

Pada 31 Agustus 2003, Wayan Limbak tutup usia di desa Bedulu, Gianyar, Bali. Ia meninggal di usia 160 tahun, meninggalkan karya yang tak terpisahkan dari Indonesia, khususnya Bali.

I Wayan Rindi
Siapa yang tak kenal tari Pendet. Tari tradisional Bali ini telah melambung di kancah dunia dan menjadi salah satu warisan budaya Indonesia yang patut diacungi jempol. I Wayan Rindi menjadi pencipta mahakarya yang sempat diklaim Malaysia pada 2009 silam ini.

I Wayan Rindi adalah seorang gadis Bali yang sudah memiliki darah seni sejak kecil. Perempuan yang lahir pada 1917 ini gemar mempelajari beragam jenis tarian tradisional.

Ia berguru kepada beberapa seniman sohor tari Bali, seperti I Nyoman Kaler (pencipta tari Panji Semirang, Margapati, Prembon), I Wayan Lotering, dan I Regog.

Mulanya, tari Pendet hanyalah tarian pemujaan yang dilakukan di berbagai pura di Bali. Namun, berkat gubahan Rindi, tarian ini berhasil dikenal oleh berbagai kalangan hingga taraf internasional, tanpa meninggalkan nilai-nilai sakral dan keindahan budaya bali.

Dengan seorang teman bernama I Ketut Reneng, Rindi mengeksplorasi dan menginovasi tarian Pendet Wali yang sebelumnya ada. Hal tersebut tak lepas dari kehebatannya dalam menciptakan gerakan yang indah dan citranya sebagai penari yang termashyur.

Kini, tarian tersebut dikenal dengan tari Pendet, yang dilakukan sebagai tari penyambutan selamat datang.

I Wayan Rindi wafat pada tahun 1976. Ia meninggalkan ilmu mengenai warisan Indonesia tersebut dan menularkannya kepada ratusan orang yang berguru kepadanya. Ia juga tidak pernah mematenkan tari ciptaannya itu hingga akhir hayatnya.

N.L.N. Swasthi Wijaya
N.L.N Swasthi Wijaya Bandem atau N.L.N Swasthi Wijaya merupakan tokoh dibalik kemashyuran tari Puspanjali. Selain sebagai pencipta, ia juga merupakan orang yang pertama kali memperkenalkan tari Puspanjali pada masyarakat Bali.

Berkat tangan dingin perempuan kelahiran Mei 1946 ini, terciptalah mahakarya yang bermakna “tarian penghormatan bagi para tamu” tersebut.

Dalam penggarapannya, Swasthi Wijaya tidak hanya menyajikan koreografi semata, tetapi juga berkolaborasi dengan I Nyoman Windha sebagai penata musiknya.

Kolaborasi kedua seniman profesional itu pun menghasilkan karya tari yang indah dipandang mata. Tersaji keelokan dan kelembutan gerakan wanita Bali ketika menari tari Puspanjali. Pertunjukan yang diperankan oleh 5 hingga 7 penari ini menunjukkan kekompakan yang harmonis.

Pada tahun 1977 sampai 1980, Swasthi Wjaya pernah menjadi pengajar tari Bali di Wesleyan University, Connecticut, USA. Kini, ia menjadi pengajar di Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar.

I Nyoman Kaler
I Nyoman Kaler menjadi salah satu tokoh seni yang melegenda. Perempuan asal Denpasar ini lahir dari keluarga seniman. Ayahnya, I Gde Bakta merupakan seniman terkemuka pada masanya.

Begitu pula dengan ibu Kaler. Ia merupakan anak dari seorang guru tari dan tabuh bernama I Gde Salin. Tak heran, sejak kecil Kaler berguru tentang seni kepada ayah dan kakeknya.

Kaler tidak pernah mengenyam pendidikan formal. Namun, kemampuannya dalam baca tulis aksara Bali dan huruf Latin patut diacungi jempol. Kemampuannya tersebut tak lepas dari seni tari dan tabuh yang ia pelajari.
I Made Sariada, I Gusti Gede Candu, dan I Made Nyankan merupakan tokoh-tokoh yang pernah mengajarkan seni kepadanya.

Ketika berusia 26 tahun, I Nyoman memperdalam tari Legong Kraton pada Ida Bagus Boda. Ia juga semakin mengeksplorasi kemampuan tari dan tabuhnya pada Anak Agung Rai Pahang dari Sukawati, Gianyar.

Teknik-teknik mengagumkan yang diajarkan Pahang kepada Kaler pun mampu menjadikan anak didiknya tersebut sebagai pencipta beberapa tarian populer di Bali, seperti tari Margapati, tari Panji Semirang, dan tari Prembon. Ia juga menguasai hampir seluruh alat gamelan di Bali.

Atas dedikasinya terhadap seni, ia menerima penghargaan tertinggi di bidang seni, yaitu Wijaya Kusuma, dari pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1968 dan Dharma Kusuma dari Pemerintah Daerah Bali tahun 1980. I Nyoman Kaler telah membesarkan nama Bali di kancah dunia karena beragam mahakarya yang ia ciptakan.

I Gede Manik
Pesohor seni lainnya yang turut melegenda adalah I Gede Manik. Manik menjadi penabuh dan penari pertama tari Kebyar Legong.

Suatu saat, ia menginovasi gerakan tari Kebyar Legong versi lain dengan durasi yang lebih pendek, tetapi tetap memiliki gerakan yang dinamis. Gerakan ini menggambarkan pemuda yang enerjik, penuh emosi, dan berusaha memikat seorang gadis.

Awalnya, tarian ini tidak memiliki nama, hanya disebut sebagai tari Kebyar Dangin Enjung. Namun, ketika dipertunjukkan di depan Bung Karno dan rekan-rekannya pada 1950 silam di Denpasar, presiden pertama Indonesia itu menamai tarian tersebut dengan tari Trunajaya. Trunajaya bermakna “teruna yang digdaya”, atau “pemuda yang tak terkalahkan”.

Sebelum sohornya Trunajaya, Manik sempat menelurkan tarian lain bernama tari Palawakya pada tahun 1925. Ia juga menciptakan Tabuh Singa Ambara Raja dan berbagai tabuh lainnya di Buleleng.

Tak heran, ia telah meraih beberapa penghargaan, seperti Anugerah Seni dari Mendikbud RI, Mashuri (1969); Wija Kusuma dari Bupati Buleleng, I Nyoman Tastra (1981); Dharma Kusuma dari Gubernur Bali, Ida Bagus Mantra (1981), dan Satya Lencana (2003) dari Presiden RI, Megawati Soekarno Putri - PT Kontak Perkasa Futures
Sumber:nationalgeographic
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 4:25 PM

Awas Penyendiri Bisa Jadi Sasaran Bullying

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Friday, July 21, 2017 | 9:33 AM

PT Kontak Perkasa - Perundungan atau bullying adalah sebutan untuk tindak kekerasan atau proses intimidasi yang dilakukan oleh seseorang atau suatu kelompok kepada seseorang yang dianggap lemah atau berbeda. Tindakan tersebut biasanya menimbulkan trauma bagi korban.

Korban biasanya adalah orang yang mudah putus asa, tidak memiliki rasa percaya diri, bahkan jika dibiarkan berlarut korban akan menarik diri dari keluarga ataupun teman-temannya. Kondisi ini akan membuat korban mudah terjerumus pada hal negatif seperti narkoba, bahkan tindakan bunuh diri.

Bagaimanakah perilaku bullying bisa muncul? Seorang anak bisa melakukan perundungan kepada temannya karena memiliki dendam tertentu kepada korban atau sebelumnya pelaku pernah menjadi korban. Kemungkinan lain karena pelaku tidak bisa mengatasi masalah yang sedang dihadapi dan akhirnya melampiaskan kekesalan pada orang lain.

Faktor keluarga juga dapat memicu munculnya perilaku tersebut. Misalnya karena kurangnya kedekatan atau pengawasan orang tua. Kondisi ini menyebabkan seorang anak merasa bebas melakukan apapun yang diinginkan.

Jika seorang bergaul dengan pelaku bullying, maka dia dapat menjadi pelaku juga. Faktor penyebab lain adalah lingkungan yang permisif dengan tindakan penindasan. Belum lagi pengaruh dari berbagai media seperti televisi, film, ataupun gim video. Terkadang perilaku ini juga digunakan sebagai alat untuk mencari perhatian dari lingkungan pergaulan atau keluarga.

Untuk bertahan jika menjadi korban, hal pertama yang harus diingat adalah meningkatkan keberanian, percaya diri, dan mengalihkan perhatian pada kegiatan lain yang bermanfaat, seperti fokus pada pendidikan atau mengikuti ekstra kurikuler sesuai minat.

Jangan pedulikan orang-orang yang suka merundung dan jangan menyimpan dendam atau memendam amarah pada mereka. Anggap saja mereka melakukan hal tersebut karena tidak puas dengan diri mereka.

Kemarahan atau balasan yang kita lakukan pada pelaku tidak ada gunanya karena justru akan membuat kita lebih sakit hati dan mendatangkan konsekuensi yang tidak mengenakkan seperti hukuman dari guru.

Hal yang harus dipikirkan jika mengalami kejadian ini adalah masih ada banyak orang yang sayang dan peduli dengan kita. Memperluas pergaulan juga bisa menghindarkan kita dari tindakan bullying karena pelaku biasanya mengincar orang-orang yang senang menyendiri karena lebih mudah disudutkan.

Hal terpenting, kalau perundungan atau bullying yang kita alami terasa berlebihan dan sangat mengganggu keseharian, ceritakan perilaku tersebut kepada orang tua, guru, dosen, atau orang yang punya wewenang di lingkungan. Mereka pasti memiliki cara tepat untuk menghentikannya, solusi yang mungkin tidak pernah kita pikirkan sebelumnya - PT Kontak Perkasa
Sumber: cantik.tempo
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:33 AM

Melihat Kasus Bullying? Simak Saran Psikolog

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Thursday, July 20, 2017 | 2:51 PM

Kontak Perkasa Futures - Setiap orang pasti tahu harus bersikap seperti apa saat terjadi tindak perundungan atau bullying. Kita antara lain harus membela korban dan berusaha menghentikan pelaku.

Akan tetapi, pada praktiknya hal itu sulit dilakukan. Lebih banyak orang memilih diam, atau justru ikut membuli tanpa sadar, misalnya dengan ikut menertawakan penderitaan korban.

Menurut psikolog klinis dewasa Anna Margaretha Dauhan dari Pusat Informasi dan Rumah Konsultasi Tiga Generasi Jakarta, idealnya seseorang memang seharusnya berani menentang perilaku yang tidak tepat itu.

"Bisa kita katakan pada pihak yang membuli untuk menghentikan hal tersebut dan mengajak korban menjauhi kerumunan agar tidak berlarut - larut," kata Anna.

"Apabila sudah keterlaluan, kita bisa segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang, misalnya guru, dosen, atau petugas keamanan," lanjutnya.

Sanksi sosial memang sebaiknya diberikan agar menjadi pembelajaran bahwa membuli bukanlah sikap yang dapat diterima. Apalagi bila korbannya adalah kelompok yang tergolong ringkih, seperti anak-anak, lansia, penyandang cacat, anak berkebutuhan khusus, atau orang sakit. Namun jika kita tidak bisa dan berani melakukan pembelaan langsung, minimal laporkan saja, saran Anna.

"Laporkan ketika ada perilaku bullying terjadi. Bila terjadi di lingkungan akademis, hal ini biasanya ditindak lanjuti karena menjadi bagian dari tugas sekolah atau kampus untuk mencegah hal-hal semacam ini," ujar Anna. "Kalau bisa kita juga mendorong mereka untuk mengambil tindakan kepada para pelaku - Kontak Perkasa Futures
Sumber: cantik.tempo
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 2:51 PM

Semut Api Bisa Membuat "Menara"

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Tuesday, July 18, 2017 | 10:25 AM

PT Kontak Perkasa - Untuk mendapatkan wawasan mengenai cara memprogram kawanan robot mungil, para ilmuwan sedang mempelajari salah satu spesies semut api yang paling kohesif di alam.

Ketika serangga bekerja sama, kekuatan mereka perlu diperhitungkan. Makhluk-makhluk kecil itu mampu menggunakan tubuh mereka untuk menciptakan struktur menjulang dengan tinggi lebih dari 30 tumpukan semut.

Selain itu, mereka juga mampu menyusun diri menjadi sebuah rakit yang dapat mengapung di atas air, meskipun tangan manusia berusaha menenggelamkan mereka ke dalam air.

Peneliti di Georgia Institute of Technology telah bekerja bertahun-tahun untuk menganalisis bagaimana semut secara sosial dan fisik membentuk gumpalan yang rumit tanpa adanya pemimpin dan perencanaan sebelumnya.

Dalam sebuah penelitian yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Royal Society Open Science, kamera berkecepatan tinggi menunjukkan koloni semut yang saling merapatkan diri untuk membentu suatu menara di sekitar tiang yang licin. Koordinasi tersebut menghasilkan struktur berbentuk lonceng, seperti menara Eiffel.

Para ilmuwan sebelumnya telah mengamati semut-semut yang menciptakan struktur menjulang ini dari tubuh mereka sendiri, dan video tersebut menyajikan tampilan baru pada fenomena ini.

Bagaimana mereka melakukannya?

Ternyata usaha untuk membuat menara ini tidaklah mudah. Menurut penelitian, seekor semut mampu menopang tiga semut lainnya, yang terhubung dengan bantalan lengket di kakinya.

Jika semut di bawah telah menanggung beban yang lebih berat dari yang seharusnya, semut-semut di atas akan berjatuhan layaknya hujan deras. Dengan saling berebut satu sama lain untuk naik ke atas, mereka bisa membangun basis yang kokoh, saling membangun dari bawah ke atas.

Para ilmuwan percaya bahwa perilaku ini digunakan sebagai struktur sementara setelah terjadinya “banjir semut” tersebut. Penskalaan struktur yang tinggi memungkinkan mereka untuk berburu ruang kosong di mana mereka dapat membuat rumah baru.

Karena semut-semut itu terus tenggelam, mereka harus berulang kali memanjat satu sama lain hingga mencapai tempat berlindung, menjadikan menara tersebut lebih dinamis daripada statis.

"Sebaliknya, semut-semut itu beredar seperti air mancur,” ungkap salah satu penulis penelitian tersebut.

Semut tak bisa ditenggelamkan

 Pada tahun 2014, dinamika struktur statis menara tersebut ditemukan oleh kelompok penelitian yang sama, ketika mereka mempelajari bagaimana semut membentuk struktur rakit yang kuat.

Dengan mengaduk segumpal semut ke dalam cangkir, semut secara alami akan membentuk bola seperti adonan dengan saling meraih kaki satu sama lain yang lengket.

Membentuk pola yang tegak lurus, semut-semut tersebut mampu mendistribusikan berat badan mereka secara merata. Rangkaian itu menciptakan rakit yang mampu mengapung di air dan tak tergoyahkan ketika ditenggelamkan.

Meskipun tidak diketahui secara khusus bahwa semut merupakan makhluk yang cerdas, tetapi mereka mahir bekerja secara kolektif. Selain itu, mereka juga dapat berkomunikasi melalui sistem feromon—zat kimia yang dikeluarkan oleh seekor hewan yang memungkinkannya berkomunikasi dengan anggota lain yang sejenis—dan suara yang rumit yang tidak dapat didengar oleh manusia.

Peneliti berharap agar robot kecil dapat diprogram untuk membentuk rakit dan jembatan mereka sendiri. "Bayangkan jika robot dapat membangun penghalang atau menambal lubang saat terjadi tanggap bencana," tutur salah satu penulis penelitian tahun 2014 kepada Nature - PT Kontak Perkasa
Sumber:nationalgeographic
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:25 AM

Air Dingin Vs Air Hangat

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Monday, July 17, 2017 | 12:27 PM

Kontak Perkasa Futures - Tahukah Anda bahwa untuk mendapatkan manfaat maksimal dari minum air, Anda perlu minum segelas air putih di pagi hari segera setelah bangun tidur?

Air adalah minuman sehat tanpa kalori yang sangat penting untuk berbagai fungsi tubuh. Air juga mengandung mineral penting tertentu dalam berbagai proporsi  sesuai sumber airnya.

Berikut beberapa alasan utama mengapa Anda perlu minum, juga plus minus air hangat dan air dingin seperti dikutip dari laman Boldsky.

1. Meringankan rasa sakit
Minum air hangat memiliki kemampuan untuk mengurangi pembengkakan di tenggorokan dan juga membantu dalam memberikan bantuan sementara. Minum air hangat sangat berguna di pagi hari saat Anda terbangun dengan tenggorokan kering dan rasa sakit yang ditimbulkannya saat Anda menelan.

2. Meningkatkan Sirkulasi
Minum air hangat meningkatkan aliran darah dalam sistem peredaran darah. Telah terbukti dalam beberapa penelitian bahwa ketika tubuh terkena suhu tinggi, aliran sel darah meningkat secara signifikan.

3. Memperbaiki kerja usus
Minum segelas air hangat saat perut kosong adalah cara yang baik merangsang usus besar untuk lebih mudah buang air besar. Selanjutnya, juga membuat tubuh menyerap makanan dengan lebih baik pada siang hari.

4. Bantu turunkan berat badan
Mengkonsumsi air hangat merupakan cara terbaik untuk membantu proses penurunan berat badan. Minum air hangat meningkatkan penurunan nafsu makan, berat badan, dan indeks massa tubuh.

Mengapa minum air dingin buruk bagi Anda?

A. Mengurangi Hidrasi
Minum air dingin diketahui menyempitkan pembuluh darah dan ini akan menyebabkan pengurangan hidrasi. Tidak cukup minum air putih bisa menimbulkan beberapa masalah.

B. Menghambat pencernaan
Minum air dingin membuat tubuh kesulitan untuk mencerna makanan. Alasannya adalah karena cairan dingin memperkuat lemak dalam aliran darah.

C. Meningkatkan suhu tubuh
Tubuh mengeluarkan lebih banyak energi saat Anda meminum air dingin untuk memanaskan suhu tubuh dan menggunakannya.

D. Merangsang lendir berlebih

Air dingin diketahui merangsang lendir berlebih pada sistem pernafasan. Hal ini menyebabkan pernafasan terhambat dan juga menimbulkan risiko infeksi tenggorokan - Kontak Perkasa Futures
Sumber:cantik.tempo
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 12:27 PM

Fakta Tentang Telur Mentah

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Friday, July 14, 2017 | 3:27 PM


PT Kontak Perkasa Futures -Telur terbukti menjadi salah satu jenis makanan sehat karena mengandung beberapa nutrisi penting yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, amankah telur mentah dikonsumsi seseorang?

Berikut ini fakta penting mengenai telur mentah:

1. Protein dalam telur mentah tidak bisa diserap tubuh secara maksimal.
Telur dikenal sebagai sumber protein lengkap. Tapi, makan telur mentah ternyata bisa menurunkan penyerapan kualitas proteinnya. Sekira 90 persen protein dalam telur matang bisa diserap tubuh manusia, namun hanya bisa menyerap 50 persen protein bila disantap dalam keadaan mentah.

Dilansir Bold Sky, penelitian menunjukkan bahwa protein pada telur yang dimasak lebih mudah dicerna manusia daripada protein dalam telur mentah. Jika memakannya secara mentah, maka tubuh seseorang mungkin tidak bisa menyerap semua proteinnya.

2. Telur mentah bisa mencegah penyerapan biotin.
Biotin alis vitamin B7 penting agar tubuh seseorang bisa memproduksi glukosa dan asam lemak. Telur mentah mengandung protein avidin yang bisa menghalangi penyerapan biotin.

3. Telur mentah bisa terkontaminasi bakteri.
Telur mentah bisa terkontaminasi bakteri Salmonella. Bakteri tersebut tak hanya ada di cangkang telur, tapi juga di dalam telur. Mengonsumsi telur yang terkontaminasi bisa menyebabkan keracunan makanan. Infeksi semacam itu bisa mengancam bayi dan anak, perempuan hamil, manusia lanjut usia (manula), serta orang yang sistem imunitasnya lemah.

Pengidap kencing manis (diabetes), terjangkit virus merapuhnya kekebalan tubuh (human immuno-deficiency virus/HIV) dan tumor ganas adalah sebagian orang yang tidak boleh makan telur mentah - PT Kontak Perkasa Futures
Sumber:cantik.tempo
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 3:27 PM

Jenis Pekerjaan Rumah buat Anak Sesuai Usia

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Thursday, July 13, 2017 | 1:24 PM

PT Kontak Perkasa- Mengajarkan anak-anak untuk membantu mengerjakan beberapa tugas harian di rumah sangat baik buat perkembangan mereka. Ajarkan anak melakukan berbagai tugas rumahan, mulai dari mencuci piring sampai membereskan meja. Semua itu akan memberi mereka pelajaran dan tanggung jawab mengenai kebersihan dan kerapihan.

Pakar parenting Naomi Richards berbagi tip kepada Hello mengenai pembagian tugas untuk anak bisa dimulai setelah mereka berumur 3 tahun dengan tugas-tugas yang disesuaikan dengan usia. Berikut pekerjaanrumah apa saja yang bisa dilakukan buah hati sesuai usia mereka.

#3-6 tahun
Tugas: Membereskan mainan, baju, dan sepatu setelah dipakai

Mereka akan belajar soal kerapihan. Mereka belajar sesuatu harus berada pada tempatnya sehingga mudah ditemukan lagi. Tugas ini juga memperkenalkan mereka cara membantu orang lain dan menjaga barang-barang milik mereka,” kata Richards.

#6-9 tahun
Tugas: Merapikan tempat tidur, membereskan baju, merapikan meja, menyiapkan tas sekolah, menyiram tanaman

Tugas ini akan mengajarkan anak lebih mandiri dan tidak bergantung pada orang lain untuk melakukan hal-hal yang mereka bisa lakukan. Pada usia ini anak-anak mulai belajar kerja sama antar anggota keluarga.

#9-12 tahun
Tugas: Mencuci piring, membantu membuat daftar belanja, membantu menyiapkan makan malam. “Tugas-tugas ini sudah makin berat seiring dengan kemampuan mereka untuk melakukan lebih banyak hal dan tanggung jawab yang semakin besar,” kata Richards.

Menurutnya, pada usia ini anak-anak juga boleh diminta membantu memasak dan mereka akan belajar mengupas, memotong, mengiris, dan membuat campuran bahan makanan. Selain itu memasak bareng anak adalah hal yang menyenangkan - PT Kontak Perkasa




Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 1:24 PM

Mengapa Orang-Orang Kaya di Asia Membeli Lukisan Mahal

Written By PT Kontak perkasa Futures Yogyakarta on Wednesday, July 12, 2017 | 1:29 PM

 Kontak Perkasa Futures - Balai lelang Christie baru baru ini menjual lukisan impresionis Max Beckmann dengan nilai $45,8 juta kepada seorang kolektor di Asia. Ini menjadi lukisan lain yang dibeli oleh kolektor asal Asia. Sebelumnya, miliuner asal Jepang Yusaku Maezawa membeli lukisan karya Jean-Michel Basquiat dengan harga $110,5 juta. Selain Maezawa, ada pula Soichiro Fukutake dari Benesse Holdings dan Hikonobu Ise dari Ise Group Inc. yang menjadi patron bagi banyak seniman di Asia.

Mengapa banyak sekali miliuner di Asia yang menjadi kolektor karya seni? Mungkin Farah Wardani, asisten direktur untuk Resource Centre National Gallery Singapore, bisa memberikan sedikit gambaran tentang fenomena ini. Menurutnya, ekosistem seni rupa Asia booming terutama sejak krisis keuangan Eropa-AS 2006-2008 dan naiknya Cina serta Korea sebagai kekuatan ekonomi. Banyak nouveau riche alias Orang Kaya Baru (OKB) dan pembentukan kelas menengah baru di Cina, Korea, Malaysia, Singapura, dan juga Indonesia.

“Seni rupa dilihat sebagai salah satu sektor yang menarik bagi kasta baru ini, selain memiliki nilai budaya [menjadi patron], juga nilai ekonomi [investasi]. Sejak ini juga ada tren baru yaitu namanya Global Art, yang sebenernya lebih menandai tren perkembangan mobilitas dunia seni rupa yang menjadi semakin ‘internasional’,” katanya.

Selain faktor kebangkitan ekonomi Asia, ada pula pengaruh perkembangan teknologi, informasi dan media, serta transportasi yang semakin mudah dan murah. Ekosistem seni rupa sekarang terbentuk dari jejaring patron, pelaku, kolektor, pekerja, dan seniman, dengan ajang-ajang seperti art fair, biennale, festival, dan even seni reguler lainnya. Farah berpendapat tren seni global hari ini tidak jauh beda dengan tren lari.

Secara sederhana, orang yang memiliki kesenangan serupa akan mampu bikin komunitasnya sendiri, jika event itu ada di luar negeri ia akan datang, lantas ia akan membikin jejaring.

“Dengan kemeriahan dan kemudahan seperti inilah kolektor-kolektor paling papan atas saling berkompetisi untuk mengklaim yang ‘terbaik’. Salah satunya mendapatkan karya yang sudah dianggap kelas dunia, semahal apa pun,” kata Farah.

Farah tidak salah. Sheikha al Mayassa binti Hamad al Thani dari Qatar, misalnya, adalah salah satu sosok paling berpengaruh dalam seni rupa di Arab. Oleh Forbes ia dijuluki sebagai ratu seni tak terkalahkan. Sheikha al Mayassa adalah adik dari penguasa Qatar dan seorang kolektor yang tekun. Ia memimpin museum Qatar, bertugas melakukan akuisisi karya seni atas nama negara dan museum itu.

Setiap tahun, ia mendapatkan anggaran satu miliar dolar untuk pembelian karya seni. Koleksi seninya misalnya lukisan Damien Hirst, Andy Warhol, dan Mark Rothko. Ia juga mengoleksi karya seni dari seniman Arab seperti Jewad Selim, Mahmoud Moukhtar, Faraj Duham, dan Ali Hassan. Sheikha al Mayassa berupaya menjadikan Qatar sebagai tujuan seni terbaik di Arab, bahkan di Asia. Ia menjanjikan karya-karya seni paling penting dalam sejarah Islam dan Arab bisa dinikmati berdampingan dengan seni rupa karya seniman Barat.

Farah menilai banyak kolektor papan atas di Asia, yang kebanyakan adalah miliuner dan memiliki galeri pribadi, menjadikan karya kelas dunia sebagai bukti dan simbol status. “Ya selain mahalnya juga ada perasaan memiliki benda bersejarah atau menjadi patron budaya global itu tadi, memantapkan kedudukan. Jadi lukisan itu seperti piala,” katanya.

Tren ini sebenarnya telah dimulai oleh Jepang sejak 1990an, seperti saat lukisan van Gogh dibeli oleh pengusaha Jepang dengan harga mahal. Tren ini dilanjutkan setidaknya oleh beberapa miliuner seperti Yusaku Maezawa.

Keberadaan balai lelang juga menjadi penting bagi banyak kolektor karya seni di Asia. Balai lelang menjadi pusat penjualan barang-barang seni mahal dari seniman di Eropa, Amerika, dan Asia sendiri. Termasuk di dalamnya barang antik, perhiasan langka, lukisan, benda purbakala, pusaka kerajaan, sampai harta karun. Balai lelang seperti Christie's atau Sotheby's mendapatkan reputasi dari sana.

“Christie’s cukup ketat dalam menjaga reputasinya. Walau pernah ada selentingan menjual barang palsu ini-itu, tapi selentingan enggak pernah sampai merusak reputasinya,” kata Farah.

Farah menyebut bahwa keberadaan balai lelang dengan reputasi baik akan terus menumbuhkan kolektor baru. Mereka punya pasar baru yang lebih luas karena pertumbuhan ekonomi melahirkan orang kaya baru dan memiliki ketertarikan terhadap karya seni.

Pierre Chen dari Taiwan misalnya, terhitung masih sangat muda tapi telah memimpin Yageo, perusahaan penyedia komponen elektronik di Taiwan. Ia memiliki koleksi lukisan dari Francis Bacon, Gerhard Richter, Mark Rothko, Willem de Kooning, Peter Doig, hingga Thomas Struth.


Bagaimana Balai Lelang Bekerja

Jika anda penasaran bagaimana balai lelang bisa menjual karya seni penting dan menjamin keasliannya, Farah menjelaskan beberapa tahapan yang ia ketahui. Jika Anda memiliki karya seni penting dari seniman terkenal, sebut saja Paul Gauguin, maka petugas dari balai lelang akan datang untuk melihat dan menilai karya itu.

“Juru lelang atau auctioneer biasanya punya tim spesialis sendiri, bisa melibatkan kurator, bisa tidak, yang nanti ke mana-mana buat mengumpulkan karya. Proses awalnya sesimpel itu tapi kemudian yang paling penting adalah proses pencatatan tentang provenance (penelusuran asal usul dan otentitas) dari karya tersebut,” jelas Farah.

Pencatatan provenance penting untuk mengetahui si kolektor ini punya karyanya asalnya bagaimana, apakah warisan keluarga atau sumber lain. Jika karya itu didapat dari orang lain, siapa orang yang dulu memilikinya, hingga informasi paling detil. Faktor ini yang bisa menjamin keaslian karya tersebut. Pengarsipan dan dokumentasi seniman dan karya juga sangat penting.

“Kalau karya-karya yang nggak terlalu lama sih provenance-nya mungkin simpel saja ya. Tapi bayangkan kalau karya seni ratusan tahun, atau permata/perhiasan yang juga sudah berabad-abad, nah ini mereka akan mempekerjakan ahli (biasanya sejarawan atau pakar) untuk menuliskan provenance history karya itu,” jelas Farah.

Provenance analysis ini juga metode yang sama yang dipakai museum-museum internasional untuk menjustifikasi akuisisi/pembelian karya dan merupakan materi mutlak untuk dimasukkan ke dalam database koleksi. Sejarah harga juga termasuk ke dalam provenance. Misalnya dulu sebuah karya dibeli oleh kolektor A, 30 tahun lalu, dengan harga x, lalu ia dijual lagi ke kolektor B, tahun sekian, harganya naik lagi.

“[Penilaian] gitu terus sampai dilelang. Harga jual terakhir yang menentukan bukaan harga untuk bidding," terang Farah.

Selain mempercayakan kepada kurator, balai lelang atau kolektor kerap kali lebih percaya pewaris atau anggota keluarga untuk menilai keaslian karya. Terutama di Asia Tenggara yang sistem legalitasnya untuk mendukung Artists Estates (penjaga legacy seniman, bisa keluarga atau yayasan) belum jelas. Padahal, menurut Farah, negara dengan apresiasi seni baik biasanya mendukung dan mengayomi lembaga penjamin keaslian ini melalui museum sebagai institusi tertinggi dalam memberi nilai sejarah karya/benda - Kontak Perkasa Futures
Sumber:tirto.id
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 1:29 PM
 
Copyright © 2011. PT.Kontak perkasa Futures Yogyakarta All Rights Reserved
Disclaimer : Semua Market Reviews atau News di blog ini hanya sebagai pendukung analisa,
keputusan transaksi atau pengambilan harga sepenuhnya ditentukan oleh nasabah sendiri.
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger