Powered by Blogger.
Latest Post

Bursa Jepang turun di sesi I

Written By Kontak Perkasa Futures on Friday, March 22, 2013 | 10:08 AM

Bloomberg (22/3) - Bursa Jepang jatuh pada Jumat pagi, dengan Nikkei 225 Stock Average menuju penurunan mingguan terbesarnya sejak November karena penguatan yen setelah Gubernur Bank of Japan baru, Haruhiko Kuroda gagal mengumumkan stimulus baru dan Siprus dikejar waktu untuk menemukan rencana bailout yang baru.

Index Nikkei 225 turun 1,5 persen menjadi 12,446.68 pada istirahat perdagangan di Tokyo, menuju penurunan 0,9 persen minggu ini, penurunan mingguan terbesar sejak periode yang berakhir 9 November. Indeks Topix turun 0,9 persen menjadi 1.048,16, dengan 30/33 subindex yang berakhir di area negatif.

'Kuroda tidak mengumumkan sesuatu yang konkret dan kondisi market adalah sedikit di depan dari fundamentalnya dalam hal harapan,' kata Ayako Sera, ahli strategi pasar dari Sumitomo Mitsui Trust Bank Ltd. 'Rasa kehati-hatian investor meningkat karena masalah Siprus, dan kami berada dalam suasana risk-off.'

Kuroda, berbicara kemarin dalam konferensi pers pertamanya dengan mengulangjanjinya untuk mengejar kebijakan pelonggaran yang berani guna mencapai target inflasi 2 persen dan melanjutkan program pembelian aset secara terbuka (tanpa batas waktu). Ia menolak untuk mengomentari apakah ia akan mengadakan pertemuan darurat sebelum pertemuan kebijakan bank sentral tanggal 3-4 April mendatang. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:08 AM

Bursa HK turun kedua kalinya

Bloomberg (22/3) - Pasar saham Hong Kong jatuh untuk hari kedua sejalan dengan upaya dari presiden Siprus pada rencana baru untuk mendapatkan bailout Eropa dan setelah manufaktur Jerman mengalami kontraksi. Namun, penurunan masih dibatasi oleh data ekonomi AS yang terus memberikan sinyal kelanjutan pemulihan.

Saham HSBC Holdings Plc, turun 1,2 persen. Li & Fung Ltd, turun 1,3 persen setelah mengatakan akan kehilangan target laba 2013 sejalan dengan krisis yang sedang berlangsung di Eropa. Namun, AAC Technology Holdings Inc, naik 1,9 persen. China Unicom Hong Kong Ltd, gain 4,1 persen setelah hasil laporan kuartal keempat mengalahkan perkiraan analis.

Indeks Hang Seng turun 0,4 persen menjadi 22,143.20 pada pukul 9:56 pagi di Hong Kong, dengan tiga saham yang turun untuk setiap dua yang naik. Untuk minggu ini, index tersebut menuju penurunan sebesar 1,7 persen - penurunan mingguan kedua beruntun. Hang Seng China Enterprises Index turun 0,5 persen menjadi 10,893.45. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:07 AM

Minyak Mentah Premium Brent Menurun

Bloomberg (22/3) – Minyak mentah premium Brent untuk WTI jatuh ke delapan bulan terendah, sementara eksport OPEC akan jatuh melewati awal April seiring adanya perbaikan pada  penyulingan di puncak Asia, berdasarkan pergerakan minyak, sebuah pelacak tanker.

Brent sedikit berubah di London setelah jatuh 1.2% kamis kemarin, sementara organisasi Negara pengeksport Petroleum akan mengurangi pengiriman sebanyak 0.2% diminggu ke empat hingga tanggal 6 April, berdasarkan laporan mingguan mengenai pergerakan minyak, dengan Libya yang menutup dua ladang minyak dikarenakan pertempuran, berdasarkan info dari LANA, agensi berita Negara tersebut, sementara pihak otoritas Cypriot akan memulai sebuah debat pada hari Jumat ini pada legislasi untuk membuka kunci dana bailout untuk menghindari keruntuhan finansial yang mengancam untuk memperdalam krisis hutang Eropa.

Brent oil untuk pengiriman bulan Mei berada dilevel $92.58 per barrel, turun 21 sen di London-based ICE Futures Europe exchange pada jam 8:33 pagi waktu Singapura,  sementara volume seluruh kontrak berjangka yang diperdagangkan berada 83% dibawah nilai rata-rata 100 hari dalam kurun waktu hari ini, kontrak tersebut merosot sebesar $1.25 kemarin untuk mengakhiri sesi dilevel $107.47, dengan acuan premium WTI Eropa berada dilevel $14.68, spread ditutup dilevel $14.93 pada tanggal 19 Maret, yang tersempit sejak bulan Juli.

WTI untuk pengiriman bulan Mei berada dilevel $92.58 per barrel, naik 13 sen pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, dengan volume seluruh perdagangan yang diperdagangkan berada 60% dibawah rata-rata 100 hari, kontrak tersebut merosot sebanyak $1.05 ke penutupan dilevel $92.45 dihari kemarin, harga turun 0.9% dipekan ini, yang merupakan penurunan pertamanya dalam tiga minggu.

Demand minyak A.S dibulan Februari jatuh kelevel terendahnya dibulan itu dalam 20 tahun, berdasarkan American Petroleum Institute, total pengiriman petroleum yang menjadi acuan demand turun 4.1% dari satu tahunlebih awal ke 18 Juta barrel per hari yang merupakan level bulan februari terendah  sejak tahun 1993, disampaikan oleh grup yang didanai oleh sektor industri pada laporan bulanan kemarin.(tito)

Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:06 AM

Emas diperkirakan lanjutkan gain pekan depan; Siprus bangkitkan bullish emas

Bloomberg (22/3) - Para pedagang emas menjadi lebih bullish seiring dengan meningkatnya kecemasan memburuknya krisis utang di Eropa yang akan memacu permintaan untuk perlindungan kekayaan pada saat negara-negara dari AS hingga Jepang memberikan sinyal stimulus lebih lanjut.

16 Analis yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan harga untuk lanjutkan gain minggu depan, sementara 7 memperkirakan bearish dan 2 netral. Itulah proporsi tertinggi bullish sejak 8 Maret lalu. Harga Mencapai tiga minggu tertinggi di $ 1.617,07 per ounce minggu ini setelah parlemen Siprus menolak pengenaan retribusi tabungan yang belum pernah terjadi sebelumnya atas usulan dari para menteri keuangan zona euro sebagai syarat pemberian bailout.

Kekacauan di Siprus telah melukai peluang Eropa yang tengah dalam proses pemulihan dari resesi. Bank Sentral Eropa mengatakan akan menghentikan bantuan dana darurat untuk bank negara tersebut pada 25 Maret mendatang kecuali negara itu menyetujui syarat bailout. (brc)
 
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:31 AM

Meredanya ketakutan Siprus tekan harga emas

New York, 22/03 (Reuters) – Harga emas jatuh pada hari Jumat karena investor mendulang untung sehari setelah logam mulia ini mencapai tertinggi satu bulan, dan pembelian safe haven yang terus menyusut akibat kesepakatan antara Yunani dan Siprus meredakan kekhawatiran eskalasi krisis utang di zona euro.
Untuk minggu ini, emas naik 1 persen, merupakan weekly gain terbesarnya dalam 2 bulan, dimana investor mencari perlindungan pada logam mulia untuk sebagian besar minggu ini di tengah kekhawatiran tentang apakah Siprus bisa mengamankan bailout dari Uni Eropa.
'Daya tarik emas bisa kembali pasca delay, seperti yang terjadi sebagai akibat langsung dari krisis keuangan tahun 2008. Tetapi emas gagal merespon, ia kehabisan katalis untuk mendongkrak harga lebih tinggi, 'kata Suki Cooper, strategis logam mulia di Barclays Capital.
Pemantulan ekuitas di Wall Street semakin menekan emas setelah Siprus setuju dengan Yunani atas pengambilalihan unit Yunani bank Siprus, mengakhiri ketidakpastian atas nasib operasional mereka.
Emas berjangka AS untuk pengiriman April ditutup turun $7,70 pada $1,606.10 per ounce, dengan volume perdagangan sekitar 20 persen di bawah rata-rata 250-hari, data awal Reuters menunjukkan.
Siprus sedang berjuang untuk menghindari krisis pada sistem perbankan mereka dan kemungkinan keluar dari euro, menghadapi tenggat waktu dari Uni Eropa hari Senin untuk memperoleh €58 miliar untuk mengamankan tenggat waktu internasional €10 miliar ($13 miliar).
'Tidak adanya kesepakatan bailout membuat kita positif pada emas untuk jangka pendek, 'kata James Steel, kepala analis logam mulia di HSBC.
Jika kesepakatan bailout di Siprus tidak tercapai, analis mengatakan, emas dapat lagi melihat resisten di $1.620 per ounce, harga yang tidak terlihat sejak akhir Februari. Penembusan di atas level tersebut juga bisa mengobarkan antusiasme di dalam perdagangan. (rf)
New York, 22/03 (Reuters) – Harga emas jatuh pada hari Jumat karena investor mendulang untung sehari setelah logam mulia ini mencapai tertinggi satu bulan, dan pembelian safe haven yang terus menyusut akibat kesepakatan antara Yunani dan Siprus meredakan kekhawatiran eskalasi krisis utang di zona euro.
Untuk minggu ini, emas naik 1 persen, merupakan weekly gain terbesarnya dalam 2 bulan, dimana investor mencari perlindungan pada logam mulia untuk sebagian besar minggu ini di tengah kekhawatiran tentang apakah Siprus bisa mengamankan bailout dari Uni Eropa.
'Daya tarik emas bisa kembali pasca delay, seperti yang terjadi sebagai akibat langsung dari krisis keuangan tahun 2008. Tetapi emas gagal merespon, ia kehabisan katalis untuk mendongkrak harga lebih tinggi, 'kata Suki Cooper, strategis logam mulia di Barclays Capital.
Pemantulan ekuitas di Wall Street semakin menekan emas setelah Siprus setuju dengan Yunani atas pengambilalihan unit Yunani bank Siprus, mengakhiri ketidakpastian atas nasib operasional mereka.
Emas berjangka AS untuk pengiriman April ditutup turun $7,70 pada $1,606.10 per ounce, dengan volume perdagangan sekitar 20 persen di bawah rata-rata 250-hari, data awal Reuters menunjukkan.
Siprus sedang berjuang untuk menghindari krisis pada sistem perbankan mereka dan kemungkinan keluar dari euro, menghadapi tenggat waktu dari Uni Eropa hari Senin untuk memperoleh €58 miliar untuk mengamankan tenggat waktu internasional €10 miliar ($13 miliar).
'Tidak adanya kesepakatan bailout membuat kita positif pada emas untuk jangka pendek, 'kata James Steel, kepala analis logam mulia di HSBC.
Jika kesepakatan bailout di Siprus tidak tercapai, analis mengatakan, emas dapat lagi melihat resisten di $1.620 per ounce, harga yang tidak terlihat sejak akhir Februari. Penembusan di atas level tersebut juga bisa mengobarkan antusiasme di dalam perdagangan. (rf)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:23 AM

Manufaktur China terakselerasi, Hang Seng lanjutkan gain

Written By Kontak Perkasa Futures on Thursday, March 21, 2013 | 10:11 AM

Bloomberg (21/3) - Pasar saham Hong Kong naik untuk hari kedua karena Federal Reserve berjanji untuk terus merangsang ekonomi AS dan setelah laporan menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur China terus bertambah pada kecepatan yang lebih tinggi bulan Ini.

Indeks Hang Seng naik 0,5 persen menjadi 22,361.15 pada 10:20 pagi di Hong Kong. Indeks ini telah jatuh 3,3 persen sejak awal tahun hingga kemarin karena upaya China untuk mengendalikan harga properti dan merestrukturisasi ekonominya dan ditambahkan oleh kekhawatiran krisis Siprus.

Pembacaan awal dari Indeks Pembelian Manajer, (sebuah indikator aktivitas manufaktur negara) naik ke 51,7 di bulan Maret, menurut pernyataan dari HSBC Holdings Plc dan Markit Economics pagi ini. Angka tersebut dibandingkan dengan pembacaan akhir bulan Februari di 50,4 dan dari perkiraan median sebesar 50,8 dalam survei Bloomberg News dari 11 analis. Angka di atas 50 Menunjukkan ekspansi. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:11 AM

Ini tiga sentimen yang menyebabkan emas hitam liar

Kontan.co.id ~ SINGAPURA. Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) bergerak liar setelah mencatatkan kenaikan terbesar dalam dua pekan terakhir pada pagi ini (21/3). Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 12.35 waktu Sydney, harga kontrak minyak WTI untuk pengantaran Mei berada di posisi US$ 93,27 per barel atau turun 23 sen di New York Mercantile Exchange.

 Sementara, harga kontrak minyak untuk pengantaran April yang habis masa berlakunya kemarin (20/3), ditutup lebih tinggi 80 sen di posisi US$ 92,96 per barel. Ada sejumlah isu besar yang menyebabkan pergerakan harga si emas hitam naik turun. Salah satunya, cadangan minyak AS secara tidak terduga mengalami penurunan. Berdasarkan data yang dirilis Departemen Energi AS, cadangan minyak AS pada pekan lalu turun sebanyak 1,3 juta barel. Ini merupakan penurunan pertama dalam dua bulan belakangan.

Sentimen lainnya datang dari Iran di mana pemerintah Iran melihat adanya kemungkinan untuk mencapai kata sepakat terkait program nuklirnya. Seperti yang diketahui, pada bulan lalu, program pembahasan nuklir Iran mengalami kebuntuan sehingga menyebabkan pasar ekspor minyak Iran dikenakan sanksi internasional.

Selain kedua faktor tadi, keputusan the Federal Reserve mengenai kelanjutan program stimulus senilai US$ 85 miliar juga turut mempengaruhi pasar minyak dunia. "Reli yang terjadi pada pasar minyak kemarin (20/3) didorong oleh rasa lega karena pernyataan the Fed," ujar Ric Spooner, chief market analyst CMC Markets di Sydney. Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Mei turun 29 sen menjadi US$ 108,43 per barel di ICE Futures Europe exchange.
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 10:03 AM
 
Copyright © 2011. PT.Kontak perkasa Futures Yogyakarta All Rights Reserved
Disclaimer : Semua Market Reviews atau News di blog ini hanya sebagai pendukung analisa,
keputusan transaksi atau pengambilan harga sepenuhnya ditentukan oleh nasabah sendiri.
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger