Powered by Blogger.
Latest Post

Saham Asia gain pada sinyal pertumbuhan ekonomi AS

Written By Kontak Perkasa Futures on Wednesday, April 24, 2013 | 8:32 AM

Bloomberg, (24/4) - Sebagian besar saham Asia menguat setelah data penjualan rumah AS meningkat dan Apple Inc meningkatkan dividennya. Dolar Selandia Baru menguat setelah bank sentral negara itu mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi domestik terus menguat. Minyak dan emas naik.

MSCI Asia Pacific Index naik 0,4 persen pada pukul 09:27 a.m. di Tokyo. Index berjangka Standard & Poor 500 turun 0,1 persen setelah indeks underlying-nya naik 1 persen kemarin. Kiwi (dolar Selandia Baru) menguat 0,4 persen menjadi 84,28 sen AS, sementara yen melemah 0,2 persen menjadi 99,66 per dolar. Minyak naik 0,2 persen menjadi $ 89,31 per barel dan emas naik 0,3 persen.

Empat saham naik untuk setiap satu yang jatuh pada indeks MSCI. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 1,4 persen. SK Hynix naik 1,4 persen di Seoul, sementara LG Display Co naik 0. persen.

Gubernur Reserve Bank of New Zealand, Graeme Wheeler mempertahankan suku bunga acuan resmi sebesar 2,5 persen, tidak berubah sejak Maret 2011. Keputusan itu telah diperkirakan oleh ke-15 ekonom dalam survei Bloomberg. Bank sentral itu menegaskan bahwa biaya pinjaman kemungkinan akan dipertahankan pada tahun 2013. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:32 AM

Emas turun karena penguatan dollar, penurunan ETF

New York, 23/04 (Reuters) – Emas jatuh lebih dari 1 persen pada Selasa karena penguatan dolar yang menekan harga-harga dan outflow dari exchange-traded fund (ETF) emas terakselerasi sehingga menggeser pilihan investor kepada ekuitas dan aset lainnya.

Pada pertengahan sesi, emas, bersama dengan pasar saham, obligasi, minyak dan komoditas lainnya, mengalami gejolak sebentar karena laporan palsu tentang adanya ledakan di Gedung Putih. Emas memantul dari intraday terendahnya pada laporan palsu tersebut.

Pedagang mengatakan bahwa harga emas turun ke posisi terendah intraday karena penguatan dolar sebagai reaksi terhadap lemahnya data manufaktur China dan Jerman untuk bulan April.

Emas turun 1,4 persen ke sesi terendahnya di $ 1,405.44 per ounce dan telah memperkecil kerugiannya di $ 1,412.70 pada pukul 02:14 WIB, turun 0,87 persen. Emas telah jatuh 15 persen tahun ini.

Emas berjangka AS untuk pengiriman Juni turun 0,61 persen pada posisi $ 1,412.30 per ounce.

Tak lama setelah 00:00 WIB, harga emas berhenti dari posisi terendahnya, obligasi pemerintah AS sedikit mengalami melonjak, dan pasar saham turun tajam setelah tweet palsu dari Associated Press mengatakan ada dua ledakan di Gedung Putih dan Presiden Barack Obama telah terluka.

Seorang juru bicara Associated Press mengatakan kepada Reuters bahwa pesan dari Twitter yang melaporkan adanya dua ledakan di Gedung Putih adalah 'palsu' dan Gedung Putih mengatakan bahwa Obama baik-baik saja.

Logam ini juga di bawah tekanan dari penguatan dolar dan reboundnya pasar ekuitas setelah penjualan rumah baru di AS naik pada bulan Maret, menunjukkan bahwa pemulihan pasar perumahan tetap berada di jalurnya.

Kepemilikan SPDR Gold Trust, exchange-traded fund emas terbesar di dunia, jatuh 1,6 persen ke level terendah sejak November 2009 di 35.51 juta ons. Yang diikuti penurunan harian yang kurang dari 1 persen dalam sepekan terakhir. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:30 AM

Saham China turun sebelum rilis data manufaktur PMI China

Written By Kontak Perkasa Futures on Tuesday, April 23, 2013 | 9:06 AM

Bloomberg, (23/4) - Saham-saham China mengalami penurunan dengan dipimpin oleh perusahaan-perusahaan industri dan produsen komoditas sebelum rilis data manufaktur negara itu.

Shanghai Composite Index turun 0,3 persen di 2,235.45 pada pukul 09:38 a.m. waktu setempat. Index CSI 300 turun 0,4 persen di 2,521.65. Hang Seng China Enterprises Index turun 0,6 persen di Hong Kong.

Shanghai Composite turun 8,2 persen dari level tertinggi di 6 Februari lalu karena kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi akan berdampak kepada menurunnya pendapatan. Perekonomian China tumbuh 7,7 persen dalam tiga bulan pertama tahun ini, menurut laporan resmi; tumbuh kurang dari 8 persen untuk empat kuartal berturut-turut.

HSBC merekomendasikan klien mereka untuk memegang saham-saham China daripada benchmark indeks global karena valuasi yang relatif rendah dan di tengah harapan ekspansi China yang akan terus meningkat dalam beberapa bulan mendatang. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:06 AM

Emas Jatuh dari 1 Minggu Tertingginya, ETF Merosot

Reuters (23/4) - SINGAPORE – Emas berbalik lebih rendah pada hari Selasa setelah naik menuju 1 minggu tertingginya pada perburuan tawar-menawar yang terjadi disesi sebelumnya, sementara terdapat lebih banyak outflow emas dari ETF yang menyimpulkan ke atas terhadap pelemahan kepercayaan diri para investor pada logam tersebut.

Sementara itu para investor sedang menunggu rilis data manufaktur China untuk indikasi yang lebih jauh terhadap outlook pertumbuhan bagi kondisi ekonomi terbesar kedua didunia, yang juga merupakan konsumen emas terbesar yang kedua setelah India.

FUNDAMENTAL

* Emas jatuh sebanyak $4.63 per ons menuju level $1,420.51 pada jam 00.21 GMT. Logam tersebut, yang telah merosot lebih dari 15 persen pada tahun ini, yang telah melaporkan loss harian terbesarnya yang pernah terjadi dalam dollar dihari Senin yang lalu, yang telah mengejutkan para investor yang telah menggunakan emas sebagai proteksi terhadap inflasi dan resiko market lainnya.

* Emas berjangka A.S untuk pengiriman buulan Juni berdiri dilevel $1,420.20 per ons, turun sebesar $1.00.

* SPDR Gold Trust, ETF berbasis emas yang terbesar didunia, mengatakan bahwa kepemilikannya telah jatuh sebanyak 1.63 percent menuju level 1104.71 ton pada hari Senin kemarin dari sebelumnya sebanyak 1123.06 ton pada hari Jumat, kepemilikan tersebut berada dilevel terendahnya sejak awal tahun 2010.

*  Newcrest Mining NCM.AX dari Australia, yang merupakan produsen emas no. 3 didunia, mengatakan pada hari Selasa ini bahwa mereka sedang mereview terhadap sebuah kinerja bisnis yang berhubungan dengan ongkos produksi yang lebih tinggi pada periode ketika terjadinya kenaikan terhadap biaya industri dan sebuah pengurangan terhadap harga emas.(tito)

http://www.reuters.com/article/2013/04/23/markets-precious-idUSL3N0DA03420130423
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 9:01 AM

Saham Asia naik di hari ketiga; investor tunggu data ekonomi China

Bloomberg, (23/4) - Saham-saham Asia di luar Jepang menuju level tertinggi dalam dua minggu terakhir, dipimpin oleh perusahaan-perusahaan energi karena investor menunggu laporan manufaktur China. Saham Jepang berayun antara keuntungan dan kerugian.

MSCI Asia Pasifik kecuali index Jepang naik 0,3 persen di 469,59 pada pukul 9:40 a.m. di Tokyo sebelum pasar saham China dan Hong Kong dibuka. Index acuan yang mencakup perusahaan-perusahaan Jepang meningkat 6,2 persen tahun ini hingga kemarin di tengah tanda-tanda pemulihan ekonomi AS dan reli pada ekuitas Jepang ditengah spekulasi bahwa Bank Of Japan akan meningkatkan upaya untuk mensimulasikan ekonominya. Indeks Nikkei 225 Stock Average menuju gain bulan kesembilan, kenaikan beruntun terpanjang sejak Januari 2006.

'Setelah lonjakan selama sembilan bulan, pasar sedang trending menyamping sekarang,' kata Matthew Sherwood, kepala peneliti dari Perpetuial Investment. 'Dorongan dari likuiditas bank sentral mulai berkurang dan lingkungan pertumbuhan mulai anemia mulai menegaskan kembali pengaruhnya.' (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:58 AM

Aksi bargain hunting angkat emas di awal pekan

Singapura, 22/04 (Reuters) –Emas ditutup naik 1,5 persen pada hari Senin, memangkas keuntungan di akhir sesi namun tetap didukung oleh pembelian fisik yang kuat setelah harga mencapai level terendah pada dua tahun minggu lalu.

Pada saat yang sama, investor mengurangi kepemilikan exchange-traded product bullion yang diperdagangkan di bursa ke level terendah dalam hampir tiga tahun.

Prospek teknis jangka pendek tetap positif untuk emas, yang turun lebih dari 15 persen tahun ini. Namun, jangka panjang mungkin melanjutkan downtrend nya meskipun ada pembelian fisik di Asia dan tempat lainnya.

Emas spot naik 2,48 persen dan mencapai sesi-tertinggi di $ 1,438.66 per ons. Itu sudah lebih dari $ 100 lebih tinggi dari level dua tahun terendahnya di $ 1.321 pada Selasa lalu. Kemudian bullion mengurangi gainnya ke $ 1,424.30 per ons, atau hanya naik 1,47 persen dibandingkan akhir Jumat lalu.

Emas berjangka AS mencapai intraday tertinggi $ 1,438.80 per ons pada Senin dari penutupan sebelumnya di $ 1,395.60. Emas untuk pengiriman Juni berakhir pada posisi $ 1,421.20, naik 1,8 persen, kemudian reli ke $ 1,426.70 dalam perdagangan after-hours.

'Berlanjutnya bounce teknis dari terendah baru-baru ini sedang didorong oleh aksi bargain hunting dan permintaan fisik yang kuat yang kita lihat di pasar pasca sell off,' kata David Meger, wakil presiden dan direktur perdagangan logam, dari Vision Financial Market di Chicago, Illinois.

U.S. Mint melaporkan penjualan koin emas kepada publik sebanyak 167.500 ons sejauh ini pada bulan April, level tertinggi sejak Mei 2010, Barclays mengatakan dalam sebuah catatan kepada klien.

'Pasar rentan terhadap intensitas short-covering ... sementara banyak pemain fisik melihat harga ini sebagai level yang sangat menarik,' kata analis VTB, Andrey Kryuchenkov. (brc)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:50 AM

Emas Naik untuk Hari Kelima pada Kemenangan Berturut Terpanjang Tahun ini

Bloomberg (22/4) – Emas naik untuk hari kelima dalam reli terpanjangnya tahun ini seiring dengan penurunan terbesarnya dalam tiga dekade yang telah mendongkrak pembelian terhadap fisik emas.

Volume untuk kontrak emas tunai acuan Shanghai Gold Exchange pada hari Senin ini telah melebihi sebanyak 43,000 kg (43 metrik ton) untuk pertama kalinya, berdasarkan data pada website bursa, sementara Mint A.S telah menjual sebanyak 167,500 ons koin emas sepanjang bulan April, yang dibandingkan dengan sebanyak 62,000 ons yang terjual disepanjang bulan Maret, berdasarkan data Bloomberg.

Emas untuk pengiriman segera naik sebanyak 1.3% menuju level $1,422.56  pada jam 9:23  pagi di London, hari kelima terhadap gain akan menjadi jalannya yang terpanjang sejak tanggal 27 Desember, sementara bullion untuk pengiriman dibulan Juni naik sebanyak 1.9% menuju ke level $1,422 per ons pada Comex, yang gain untuk hari ketiganya.

Volume emas berjangka pada Comex sebanyak 83% lebih tinggi dari rata-rata 100 hari pada kali ini dihari ini, dan volume perak yang berada dilevel 137% lebih tinggi, dengan bullion yang berada diposisi 8.9% berada dibawah level penutupannyam yang sebesar $1,561.45 pada tanggal 11 April, sebelum terjadinya penurunan sebanyak 14 persen selama dua hari hingga tanggal 15 April yang lalu, yang merupakan kemerosotan yang paling terburuk sejak tahun 1983, sementara emas turun sebanyak 15% ditahun 2013 setelah naik sebanyak enam kali lipat dalam reli selama 12 tahun hingga tahun lalu.

Para Fund Manager dan para spekulator lainnya meningkatkan posisi laba bersih jangka panjang terhadap emas sebanyak 9.8% hingga sampai 61,579 kontrak berjangka dan opsi diminggu tersebut yang berakhir ditanggal 16 April yang lalu berdasarkan data Commodity Futures Trading Commission, bullion yang dimiliki dalam produk exchange-traded telah menurun hingga 14 hari menuju level 2,340.618 metrik ton pada tanggal 19 April pekan lalu merupakan yang paling sedikit sejak bulan November tahun 2011.

Sedangakan society Chinese Gold & Silver Exchange di Hong Kong yang merupakan bursa bullion berumur satu abad, hampir kehabisan emas fisik dan sebagian besar anggotanya kekurangan logam tersebut, berdasarkan ketua exchange Haywood Cheung, sementara pengiriman dari Switzerland dan London akan tiba di Hong Kong pada sekitar tanggal 24 April nanti, pada interview di TV Bloomberg pada tanggal 19 April pekan lalu.

Di India, Impor emas dapat melompat sebanyak 36% dalam tiga bulan hingga bulan Juni dibandingkan dengan setahun sebelumnya, seiring dengan para konsumen yang berebut untuk membeli perhiasan dan koin setelah harga-harga turun, menurut Asosiasi Bullion di Bombay pada tanggal 18 April pekan lalu,  India dan China adalah konsumen terbesar emas didunia.(tito)
Written by: Kontak Perkasa Futures
PT.Kontak Perkasa Futures, Updated at: 8:41 AM
 
Copyright © 2011. PT.Kontak perkasa Futures Yogyakarta All Rights Reserved
Disclaimer : Semua Market Reviews atau News di blog ini hanya sebagai pendukung analisa,
keputusan transaksi atau pengambilan harga sepenuhnya ditentukan oleh nasabah sendiri.
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger